cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Penyelesaian Sengketa Hukum Islam : Studi Transformasi Sosial Dan Tantangan Regulasi Syariah: Utilization of Artificial Intelligence in Islamic Legal Dispute Resolution: A Study of Social Transformation and Challenges of Sharia Regulation Mawardi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6898

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam ranah hukum telah memasuki penyelesaian sengketa hukum Islam, termasuk perkara perceraian, nafkah, ?a??nah, dan kewarisan. Transformasi ini mendorong perubahan sosial berbasis digital sekaligus menimbulkan diskusi mengenai kesesuaian AI dengan Maqasid Syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran AI sebagai instrumen pendukung penyelesaian sengketa dengan pendekatan sistem Jasser Auda, yang menekankan keterbukaan, fleksibilitas, multidimensi, dan keterkaitan antar unsur hukum. Melalui metode library research dengan analisis normatif-sosiologis, penelitian ini menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan efektivitas proses peradilan melalui efisiensi waktu, akurasi analisis dokumen, dan dukungan pengambilan keputusan yang lebih objektif, sehingga sejalan dengan prinsip kemaslahatan. Namun ditemukan pula tantangan berupa kekosongan regulasi syariah, bias algoritmik, persoalan etika, dan cultural lag antara perkembangan teknologi dan kesiapan otoritas hukum Islam. Penelitian menyimpulkan bahwa AI dapat diintegrasikan secara konstruktif dalam hukum keluarga Islam jika didukung standar etika teknologi syariah dan regulasi adaptif berbasis Maqasid Syariah.
Pengaruh Brand Loyalty terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Produk Elektronik LG: The Influence of Brand Loyalty on Consumer Purchasing Decisions for LG Electronic Products Indriany; Fathul Huda
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.7189

Abstract

Brand loyalty merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen, khususnya pada industri elektronik yang memiliki tingkat persaingan tinggi. Konsumen yang memiliki loyalitas terhadap suatu merek cenderung melakukan pembelian ulang dan merekomendasikan produk tersebut kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand loyalty terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk elektronik LG. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada konsumen produk elektronik LG. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel brand loyalty dan keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand loyalty berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk elektronik LG. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat loyalitas merek konsumen, maka semakin besar kecenderungan konsumen untuk mengambil keputusan pembelian terhadap produk LG. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran berbasis loyalitas merek.
Strategi Pencegahan dan Penanggulangan Hipertensi: Edukasi dan Pengolahan Pangan Lokal Buah Pepaya Berupa Olahan Pudding Pepaya Sebagai Menu Cemilan Yang Bergizi untuk Lansia : Hypertension Prevention And Control Strategies: Education And Local Food Processing Of Papaya Fruit In The Form Of Processed Papaya Pudding As A Nutritious Snack Menu For The Elderly Andi Yaumil Bay R Thaifur; Jumadi; Muh Subhan
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.7332

Abstract

Data World Health Organization (WHO) dan The International Society of Hipertensi (ISH) memuat saat ini terdapat 600 juta penderita hipertensi di seluruh dunia. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya,diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 milyar orang yang terkena hipertensi, diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya.Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan buah pepaya sebagai bahan pangan kaya nutrisi yang dapat diolah menjadi produk inovatif, seperti puding, untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencegah dan menanggulangi hipertensi. Metode pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test, melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan Puding Pepaya, membagikan leaflet serta memberikan Puding Pepaya sebagai intervensi fisiknya. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank yang menunjukkan nilai Prob > |z| = 0,0000 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh penyuluhan dan demo masak terhadap pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan dan demo masak. Hal ini menunjukkan pula terdapat peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan dan demo masak. Pusing berbahan dasar Pepaya merupakan salah satu inovasi makanan yang dapat menurunkan angka hipertensi.
Etika Hukum Aparatur Sipil Negara Dalam Digitalisasi Pelayanan Hukum Di Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru: Legal Ethics Of Civil Servants In The Digitalization Of Legal Services At The Secretariat Of The Banjarbaru City Regional People's Representative Council Raida Noor Hikmah; I Made Dwi Jayantara; Hidayatullah; Lutfi Yusup Rahmathoni
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.7965

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara merupakan profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang bekerja pada instansi pemerintah dalam rangka menjalankan fungsi pelayanan publik, pemerintahan, dan pembangunan. Perkembangan era digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam tata kelola pelayanan publik, termasuk pelayanan hukum di lingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru. Transformasi digital tersebut menuntut tidak hanya peningkatan efisiensi dan kecepatan layanan, tetapi juga penguatan standar etika hukum sebagai landasan profesionalitas ASN. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi etika hukum ASN dalam prosedur pelayanan hukum berbasis digital di Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru serta mengidentifikasi tantangan dan peluang penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif- empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar etika hukum dalam prosedur digital mampu meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan kualitas substansi hukum, namun masih dihadapkan pada keterbatasan literasi hukum digital dan ketiadaan kode etik digital khusus. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan kode etik digital ASN, pelatihan berkelanjutan literasi hukum digital, serta pengembangan platform interoperable yang mengintegrasikan prinsip-prinsip etika hukum. Dengan demikian, etika hukum berfungsi sebagai fondasi operasional transformasi digital pelayanan hukum di pemerintah daerah
Pola Hubungan Relasionalitas Hukum Islam, Hukum Adat, Dan Hukum Nasional Perspektif Antropologi Hukum: The Relational Relationship Pattern of Islamic Law, Customary Law, and National Law from a Legal Anthropology Perspective Mawardi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.8212

Abstract

Artikel ini mengkaji pola hubungan antara hukum Islam, hukum adat, dan hukum nasional di Indonesia melalui perspektif antropologi hukum. Dengan pendekatan interdisipliner, artikel ini menyoroti bagaimana ketiga sistem hukum ini saling berinteraksi, berbenturan, dan bertransformasi dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan antara hukum Islam, hukum adat, dan hukum nasional bersifat relasional dan dinamis, bergantung pada konteks sosial, budaya, dan politik yang ada. Hukum Islam sering berperan dalam ranah privat, terutama dalam hal perkawinan, warisan, dan ekonomi syariah, sedangkan hukum adat lebih berfokus pada nilai-nilai lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Hukum nasional, di sisi lain, bersifat formal dan kodifikatif. Meskipun terdapat potensi konflik antara ketiga sistem hukum, mereka juga dapat hidup berdampingan dalam mekanisme koeksistensi dan kadang mengalami kooptasi, di mana norma-norma adat atau syariat diadopsi ke dalam sistem hukum negara. Artikel ini mengemukakan pentingnya pendekatan holistik dan inklusif dalam merumuskan kebijakan hukum nasional yang mampu mengakomodasi keberagaman hukum lokal dan nilai-nilai agama, serta mengedepankan prinsip keadilan sosial dan hak asasi manusia.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen Menggunakan Jasa Rio Digital Printing Di Kota Palu : Analysis of Factors Influencing Consumer Loyalty Using Rio Digital Printing Services in Palu City Dahrul Istimewa; Hariyanto R. Djatola; Nurhadi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.8478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas konsumen dalam menggunakan jasa Rio Digital Printing di Kota Palu. Variabel awal yang diteliti meliputi produk, harga, lokasi, kualitas layanan, dan kepuasan konsumen. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 60 responden. Analisis data dilakukan dengan analisis faktor untuk menyederhanakan variabel, kemudian dilanjutkan dengan regresi linier berganda berganda untuk menguji pengaruhnya terhadap loyalitas konsumen. Dengan menggunakan bantuan SPSS. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa hanya dua variabel yang memenuhi kriteria untuk diuji lebih lanjut, yaitu produk dan harga. Sementara itu, variabel lokasi, kualitas layanan, dan kepuasan konsumen dikeluarkan karena memiliki nilai egen value <1 dan tidak membentuk kelompok faktor yang kuat. Uji F menunjukkan bahwa produk dan harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (F hitung = 10,040 > F tabel = 3,16; Sig. = 0,000). Uji t menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan secara parsial, dengan produk menjadi faktor dominan (? = 0,375). Adapun koefisien korelasi serempak (Multiple R) sebesar 0,510 menunjukkan adanya hubungan positif yang cukup kuat antara variabel independen dan loyalitas konsumen. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa produk dan harga merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap loyalitas konsumen di Rio Digital Printing. Hal ini terlihat dari hasil uji regresi setelah dilakukan uji MSA dan componen faktor, di mana produk dan harga menjadi faktor yang tertinggi mempengaruhi. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan kualitas hasil cetak serta menetapkan harga yang sesuai dengan nilai produk adalah hal penting untuk membangun dan mempertahankan loyalitas konsumen di Rio Digital Printing.
Gambaran Sikap Kerja Duduk Pada Kursi Dan Meja Kerja Yang Tidak Ergonomi Dengan Kelelahan Kerja Pegawai Dinas Kesehatan Kota Baubau: Description of Working Posture Sitting on Non-Ergonomic Chairs and Work Desks with Work Fatigue of Baubau City Health Service Employees Rininta Andriani; Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Jumadi; Isma
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.8602

Abstract

Kursi dan meja kerja yang tidak ergonomis dapat memengaruhi kelelahan kerja, produktivitas, dan sikap kerja karyawan. Berdasarkan teori kelelahan kerja (Fatigue Theory), postur kerja yang tidak sesuai menyebabkan kelelahan fisik dan potensi cedera otot, sehingga menurunkan kinerja. Teori ergonomi menekankan pentingnya desain tempat kerja yang sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan manusia untuk meminimalkan beban kerja fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Sikap Kerja Duduk Pada Kursi Dan Meja Kerja Yang Tidak Ergonomi Dengan Kelelahan Kerja Pegawai Dinas Kesehatan Kota Baubau. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang, yang merupakan pegawai Dinas Kesehatan Kota Baubau pada bidang kesehatan masyarakat, dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dan kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa sikap kerja duduk pada kursi dan meja kerja yang tidak ergonomis menyebabkan ketidaknyamanan fisik seperti nyeri punggung, leher, dan bahu yang berdampak pada penurunan produktivitas kerja pegawai Dinas Kesehatan Kota Baubau. Berdasarkan analisis antropometri, ukuran kursi dan meja belum sesuai dengan tinggi badan rata-rata pegawai (155–160 cm), sehingga posisi duduk tidak ideal dan menimbulkan kelelahan. Dengan demikian, kesesuaian fasilitas kerja dengan ukuran tubuh pekerja sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan produktivitas kerja.
Tingkatkan Keuntungan: Strategi Efektif untuk Peningkatan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit di Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi: Increasing Profits: Effective Strategies for Increasing Income from Chili Farming in Kalawara Village, Gumbasa District, Sigi Regency Endah Wahyuning Asih
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8962

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia memiliki peran krusial dalam perekonomian dan penyerapan tenaga kerja, dengan cabai sebagai salah satu tanaman hortikultura yang sangat dibutuhkan dan dikonsumsi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi rata-rata biaya usahatani cabai rawit per hektar dalam satu musim tanam di Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. Kkemudian untuk mengetahui rata-rata penerimaan dan pendapatan dari usahatani cabai rawit per hektar di lokasi yang sama. Penelitian ini dilakukan dari Februari hingga Juni 2024 dengan melibatkan 37 petani cabai rawit di Desa Kalawara yang dipilih melalui teknik sampling acak sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa usahatani cabai rawit di Desa Kalawara menguntungkan, dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp. 12.768.166,67 per hektar dan rata-rata penerimaan sebesar Rp. 38.820.952,38 per hektar, menghasilkan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 26.052.809,50 per hektar.
Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Materi Status Dan Peran Individu Dalam Hubungan Sosial Di Masyarakat Dengan Penerapan Cooperative Learning Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas XB MAN 2 Kota Palu: Improving Sociology Learning Outcomes on the Status and Role of Individuals in Social Relations in Society by Applying Cooperative Learning Role-Playing Methods to Class XB Students of MAN 2 Palu City Kaokabah; Nurasiah; Kuliawati
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8971

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Sosiologi materi status dan peran individu dalam hubungan sosial di masyarakat dengan penerapan Cooperative Learning metode bermain peran pada siswa kelas XB Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu Provinsi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama minimal 2 siklus. Subjek pada penelitian ini adalah 33 siswa kelas XB MAN 2 Kota Palu. Teknik pengumpulan data hasil belajar siswa dengan tes hasil belajar. Teknis analasis data adalah analisis data kuantitatif, yaitu rata-rata nilai tes hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Cooperative Learning metode bermain peran dapat meningkatkan hasil belajar Sosiologi materi status dan peran individu dalam hubungan sosial di masyarakat pada siswa kelas XB MAN 2 Kota Palu di semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026 yang dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa pada pra siklus menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 66,82 atau 33,33% siswa tuntas, Siklus I hasil belajar siswa belum mencapai kriteria minimal ketuntasan sebesar 63,64% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 72,45 yang masih di bawah nilai KKM ?70 dan persentase ketuntasan KKM ?70%. Pada Siklus II hasil belajar siswa sudah mencapai kriteria minimal ketuntasan 100% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 81,06 dan telah melebihi nilai KKM ?70. Dari data penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Cooperative Learning metode bermain peran telah berhasil meningkatkan hasil belajar Sosiologi materi status dan peran individu dalam hubungan sosial di masyarakat sehingga layak untuk diterapkan di MAN 2 Kota Palu.
Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Melalui Pembuatan Bubur Kacang Merah Sebagai Strategi Penurunan Angka Stunting di Desa One Waara Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah: Innovation In Local Food Processing Through The Production Of Red Bean Porridge As A Strategy To Reduce Stunting Rates In One Waara Village, Lakudo District, Central Buton Regency Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Irwan Amar; Rininta Andriani; Jumadi; Wa Ode Azfari Azis; Eky Endriana Amiruddin; Muh. Subhan; Fitriani; Wahyuddin; Taswin; Nurhidayati; Dahmar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9057

Abstract

Pengolahan pangan lokal di Desa One Waara masih terbilang bersifat tradisional karena dilakukan berdasarkan kebiasaan secara turun temurun. Pada umumnya pangan lokal terbanyak di desa One Waara yaitu kacang merah. Selain itu kacang merah banyak dikonsumsi masyarakat setempat sebagai makanan sehari-hari seperti sop, bubur, es kacang merah. Kejadian stunting dapat dihindari apabila mempunyai cukup pengtahuan tentang cara pemeliharaan gizi dan mengatur makanan anak. Tujuan dari Program Pengelolaan ini yaitu dapat memberikan nilai tambah bagi produk lokal yang melimpah di Desa One Waara. Metode yang digunakan meliputi diskusi, tanya jawab serta praktek pembuatan bubur kacang merah. Hasil kegiatan pengabdian adalah kacang merah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dari segi penampilan, warna dan rasa sehingga mempengaruhi penampilan dari produk-produk olahan, menjadikan produk olahan pangan dan dapat menjadi salah satu alternatif yang dikaitkan dengan kesehatan, meningkatnya wawasan para kelompok pengolah makanan dan kelompok ibu-ibu.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue