cover
Contact Name
Bramianto Setiawan
Contact Email
snhrp2021@gmail.com
Phone
+628562805580
Journal Mail Official
snhrp2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60234
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP)
ISSN : -     EISSN : 27765105     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) merupakan salah satu ajang mempertemukan para peneliti disemua bidang pada tingkat nasional. Tujuan diadakan kegiatan ini agar peneliti akan mampu mengembangkan jaringan sosial, bertukar pengetahuan dan membangun jaringan yang kuat antara komunitas riset Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Adi Buana
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,202 Documents
ANALISIS RISIKO K3 DAN POSTUR KERJA REPARASI BAN DENGAN METODE JSA DAN REBA DI BENGKEL ANUGERAH BAN MOTOR Moch. Nashrul Amrulloh
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mengevaluasi ergonomic postur kerja pada aktivitas reparasi ban di Bengkel Anugerah Ban Motor. Proses perbaikan ban secara manual pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) sering kali mengabaikan aspek ergonomi dan keselamatan, sehingga memicu tingginya angka keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan potensi kecelakaan kerja. Pendekatan penelitian menggunakanmetode deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui studi kasus lapangan. Identifikasi risiko bahaya keselamatan dianalisis menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA), sementara penilaian ergonomi postur kerja operator dihitung menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil identifikasi JSA menunjukkan adanya potensi bahaya kritis pada proses pengangkatan ban, pembukaan pelek menggunakan alat manual (linggis ban), serta pembakaran/pemanasan karet tambal. Hasil evaluasi REBA pada elemen aktivitas pembukaan ban memperoleh skor akhir 9 (risiko tinggi, tindakan segera diperlukan), dan proses pemasangan ban memperoleh skor akhir 8 (risiko tinggi). Secara keseluruhan, usulan perbaikan berupa penggunaan dongkrak ergonomis, meja kerja penahan tinggi ban (pneumatic tire changer semi-mekanis), serta edukasi peregangan otot dinamis dirancang guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja serta menurunkan tingkat keluhan kelelahan fisik bagi para mekanik.
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR DENGAN BERAT BADAN BALITA USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS LIMAPULUH KOTA PEKANBARU Yulnefia; Aulia Iffah K
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita (2–5 tahun) merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan gizi seimbang, termasuk buah dan sayur. Konsumsi buah dan sayur di Indonesia masih rendah meskipun ketersediaannya cukup, yang dapat mempengaruhi status gizi balita, walaupun menurut data SSGI tahun 2022 prevalensi stunting provinsi Riau berada di urutan ke-6 terendah sebesar 17,0 % akan tetapi di Ibu Kota Provinsi tersebut masih banyak ditemukan balita dengan kejadian stunting. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan konsumsi buah dan sayur dengan berat badan balita usia 2–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional pada 88 balita yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Konsumsi buah dan sayur diukur menggunakan kuesioner frekuensi, sedangkan berat badan diukur dan dibandingkan dengan standar WHO (Z-score BB/U). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas konsumsi sayur 1x/hari pada 42% balita dan mayoritas konsumsi buah 1x/hari pada 55,7% balita. Sebagian besar balita 72,2% memiliki berat badan normal, 17,0% underweight, 4,5% severely underweight, dan 5,8% overweight. Terdapat hubungan signifikan antara konsumsi sayur dengan berat badan (p=0,000 r=0,589) dan konsumsi buah dengan berat badan (p=0,000 r=0,512). Konsumsi buah dan sayur berhubungan dengan berat badan balita. Peningkatan asupan keduanya penting untuk mendukung status gizi optimal.
KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA JERAMI PADI, BIOCHAR JERAMI PADI, DAN BIOCHAR SEKAM PADI DI DESA KARANGLO KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Sri Widyastuti; Ida Kusnawati Tjahjani; Alexander Indra Putra Hartawan; Budi Sampurno
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan, kelimpahan, morfologi, dan karakteristik polimer mikroplastik pada jerami padi, biochar jerami padi, dan biochar sekam padi yang berasal dari Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Identifikasi morfologi dilakukan menggunakan mikroskop stereo, sedangkan karakterisasi polimer dilakukan menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Bentuk mikroplastik yang ditemukan meliputi fiber, film, dan fragmen, sementara hasil FTIR menunjukkan adanya kemiripan spektrum dengan beberapa polimer sintetis. Hasil ini mengindikasikan bahwa proses pirolisis berpotensi menurunkan jumlah mikroplastik, namun belum sepenuhnya menghilangkan residu polimer. Temuan ini memberikan informasi awal mengenai keamanan biomassa pertanian sebagai bahan baku biochar dan implikasinya terhadap pengelolaan tanah berkelanjutan
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG PERANCANGAN TATA LETAK DENGAN METODE CLASS BASED STORAGE Ahcmad Hafid; Yunia Dwei Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan tata letak gudang yang tidak teratur seringkali menyebabkan berbagai masalah, seperti jarak tempuh yang panjang, lama waktu mencari barang, serta tingginya biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menyatukan hasil dari berbagai penelitian sebelumnya mengenai penerapan metode Class Based Storage (CBS) dalam merancang dan memperbaiki tata letak gudang. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis dengan mengkaji 20 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2022 hingga 2026 yang terindeks dalam basis data SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode CBS, apabila digabungkan dengan analisis ABC, terbukti efektif diterapkan pada berbagai jenis gudang, termasuk untuk barang jadi, bahan baku, suku cadang, dan kebutuhan proyek. Secara umum, penerapan metode ini dapat mengurangi jarak tempuh antara 7,48% hingga 69%, mengurangi waktu penanganan, serta menurunkan biaya operasional hingga 52,4%. Meskipun menghasilkan dampak positif, masih terdapat kekurangan dalam penelitian, seperti terbatasnya pengukuran dampak jangka panjang dan kurangnya integrasi dengan sistem teknologi informasi. Kajian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas metode CBS dan menjadi dasar untuk pengembangan penelitian di masa mendatang.
OTOMASI MANAJEMEN KUALITAS REAL-TIME BERBASIS PYTHON: STUDI KASUS PERANCANGAN GAZEBO OUTDOOR Onny Purnamayudhia; Ampar Jaya Suwondo; Subaderi; Nur Hidayatullah; Risky Hikmah Agustian
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan produk gazebo luar ruangan pintar membutuhkan keselarasan tinggi antara ekspektasi pengguna dan presisi lantai perakitan manufaktur. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan metode Quality Function Deployment (QFD) melalui matriks House of Quality (HOQ) dan Statistical Quality Control (SQC) menggunakan otomasi Python Data Library (Pandas dan NumPy). Pengolahan data primer bersumber dari kuesioner Voice of Customer (VoC) terhadap 30 responden, sedangkan data sekunder dihimpun dari inspeksi 40 unit prototipe fisik. Pengujian instrumen menunjukkan kuesioner valid (rₕᵢₜᵤₙ_g > 0,361) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,615). Melalui matriks HOQ, parameter teknik Kekuatan Kayu Jati 10x10 cm (TR₅) ditetapkan sebagai prioritas utama rekayasa desain (24,46%) untuk menopang struktur atap dan kursi ayun gantung. Di sisi lain, analisis SQC melalui Diagram Pareto mengidentifikasi dominasi cacat elektrik terminal daya sebesar 55%, didukung oleh peta kendali p-chart yang mendeteksi penyimpangan proses operasional pada Batch 6 (Proporsi = 0,275 > UCL = 0,2622) dengan nilai kapabilitas proses belum ideal (Cₚₖ = 0,94). Integrasi sistem lingkar tertutup (Closed-Loop Quality System) berbasis pemrograman terbukti memotong rantai birokrasi penyesuaian mutu melalui pembaruan spesifikasi teknis dan otomatisasi rekayasa ulang batas toleransi (Automated Tolerance Design) secara real-time.
EFEKTIVITAS TEKNIK PENGAPLIKASIAN FOUNDATION TERHADAP KETAHANAN MAKEUP PADA KULIT BERMINYAK DALAM MATA PELAJARAN RIAS NUSANTARA SMKN 3 KEDIRI Dinda Laura Prastika; Diana Evawati; Iut Nuraini
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik pengaplikasian foundation yang meliputi teknik manual, teknik bakar, dan teknik rendam terhadap ketahanan makeup pada kulit berminyak dalam mata pelajaran Rias Nusantara di SMKN 3 Kediri. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen yang melibatkan 80 peserta didik Kompetensi Keahlian Tata Kecantikan sebagai subjek penelitian. Proses pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi yang menilai ketahanan makeup berdasarkan indikator visual, tingkat pudar, kehalusan, dan kerataan hasil rias. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji anova untuk menguji signifikansi perbedaan efektivitas antar teknik pengaplikasian foundation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bakar merupakan metode yang paling berpengaruh dan menduduki peringkat efektivitas tertinggi dengan nilai eta squared sebesar 0,654. Teknik manual memperoleh nilai eta squared sebesar 0,608, menjadikannya cukup efektif namun berada di posisi kedua. Teknik rendam menunjukkan hasil efektivitas terendah dengan nilai eta squared sebesar 0,473, sehingga kurang disarankan untuk kebutuhan ketahanan riasan jangka panjang pada kulit berminyak. Secara statistik, terdapat perbedaan rata-rata signifikan yang membuktikan bahwa teknik pengaplikasian foundation secara simultan berpengaruh terhadap ketahanan makeup pada subjek penelitian.
PENERIMAAN KONSUMEN TERHADAP VARIASI KADAR TEPUNG TAPIOKA PADA CAMILAN UBI UNGU DENGAN TOPPING KARAMEL GULA AREN BERDASARKAN UJI ORGANOLEPTIK Hafidatul Jannah; Susilowati
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar tepung tapioka terhadap tingkat penerimaan konsumen pada camilan berbahan dasar ubi ungu dengan topping karamel gula aren berdasarkan uji organoleptik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen satu faktor pada tiga taraf perlakuan, yaitu kadar tepung tapioka 35%, 50%, dan 75%. Penerimaan konsumen dinilai melalui uji organoleptik metode hedonik terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan, yang melibatkan 30 panelis tidak terlatih. Data hasil uji organoleptik dianalisis secara deskriptif, dilanjutkan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat, kemudian uji One Way ANOVA dan uji lanjut Games-Howell untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kadar tepung tapioka berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap seluruh parameter organoleptik yang diuji, yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur, dengan perlakuan kadar tepung tapioka 75% memperoleh nilai rata-rata tertinggi pada hampir seluruh parameter. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar tepung tapioka yang ditambahkan, tekstur camilan yang dihasilkan semakin sesuai dengan preferensi panelis, sehingga turut meningkatkan penerimaan terhadap rasa dan kesukaan keseluruhan; tingkat penerimaan konsumen terhadap ketiga perlakuan secara umum berada pada kategori suka hingga sangat suka, dengan tekstur dan rasa menjadi faktor dominan dalam menentukan penerimaan produkEnglish : This study aimed to determine the effect of variations in tapioca flour concentration on consumer acceptance of purple sweet potato-based snacks with palm sugar caramel topping based on an organoleptic test. This study used a quantitative approach with a one-factor experimental method consisting of three treatment levels, namely tapioca flour concentrations of 35%, 50%, and 75%. Consumer acceptance was evaluated using a hedonic organoleptic test covering the attributes of color, aroma, taste, texture, and overall acceptance, involving 30 untrained panelists. The organoleptic test data were analyzed descriptively, followed by normality and homogeneity tests as prerequisite tests, One-Way ANOVA, and the Games-Howell post-hoc test to determine differences among treatments. The results showed that variations in tapioca flour concentration had a significant effect (p<0.05) on the organoleptic parameters tested, namely color, aroma, taste, and texture, with the 75% tapioca flour treatment obtaining the highest mean scores for almost all parameters. This indicates that increasing the amount of tapioca flour produced a snack texture that was more consistent with the panelists' preferences, thereby contributing to increased acceptance of taste and overall acceptance. Overall, consumer acceptance of the three treatments ranged from liked to highly liked, with texture and taste being the dominant factors in determining product acceptance
EMOSI INDIVIDU PEMILIK FEARFUL AVOIDANT ATTACHMENT SEBAGAI INSPIRASI BUSANA KONSEPTUAL Intan Nur Fitriana; Diana Evawati
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketercapaian representasi dualitas emosi individu pemilik fearful avoidant attachment pada busana konseptual melalui penerapan unsur desain busana meliputi material, warna, tekstur, siluet, bentuk, detail, dan pelengkap busana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap tiga informan ahli serta sepuluh informan non-ahli. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi dualitas emosi berhasil diwujudkan melalui penerapan unsur-unsur desain busana. Material mikado yang kaku merepresentasikan mekanisme pertahanan diri, sedangkan lace transparan melambangkan kerentanan emosional. Warna hitam, putih, merah, dan fearful avoidant attachment pink memperkuat makna perlindungan diri, konflik batin, harapan, serta kebutuhan akan kasih sayang. Tekstur kontras, siluet hourglass, bentuk geometris, bentuk hati, motif floral, detail benang berserabut, serta pelengkap busana membentuk narasi visual yang menggambarkan konflik antara keinginan untuk dicintai dan ketakutan untuk terluka. Berdasarkan evaluasi informan ahli dan non-ahli, keseluruhan unsur desain dinilai mampu merepresentasikan dualitas emosi secara jelas sehingga menghasilkan busana konseptual yang memiliki nilai estetis, simbolik, dan komunikatif. This study aimed to evaluate the representation of the emotional duality of individuals with a fearful avoidant attachment style in conceptual Fashion through the application of Fashion design elements, including materials, colors, textures, silhouettes, shapes, details, and Fashion accessories. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through literature review, documentation, and in-depth interviews with three expert informants and ten non-expert informants. Data validity was ensured through source triangulation, while data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the representation of emotional duality was successfully achieved through the application of Fashion design elements. Rigid mikado fabric symbolized self-defense mechanisms, whereas transparent lace represented emotional vulnerability. The use of black, white, red, and fearful avoidant attachment pink strengthened the psychological meanings of self-protection, inner conflict, hope, and the need for affection. Contrasting textures, an hourglass silhouette, geometric and heart shapes, floral motifs, frayed thread details, and Fashion accessories created a visual narrative portraying the conflict between the desire for intimacy and the fear of being hurt. Based on evaluations from expert and non-expert informants, the overall design elements effectively represented emotional duality, resulting in a conceptual Fashion work with aesthetic, symbolic, and communicative value.
”PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TUTORIAL TERHADAP PENINGKATAN HASIL PRAKTIK MAKEUP KARAKTER TENGKORAK 2 DIMENSI” (PADA SISWA TATA KECANTIKAN DI SMKN 3 KEDIRI) Dewi Rahmawati; Yunus Karyanto; Ria Andriani Mukti
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif dalam pendidikan vokasi, termasuk penggunaan video tutorial pada pembelajaran praktik tata kecantikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media video tutorial terhadap hasil praktik makeup karakter tengkorak 2 dimensi pada siswa Tata Kecantikan SMKN 3 Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing 29 siswa. Data dikumpulkan melalui lembar penilaian hasil praktik dan angket respon siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji Independent Samples t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media video tutorial terhadap hasil praktik makeup karakter tengkorak 2 dimensi. Siswa pada kelas eksperimen memperoleh hasil praktik yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa media video tutorial efektif meningkatkan keterampilan praktik serta dapat dijadikan alternatif media pembelajaran pada mata pelajaran tata kecantikan. The rapid development of digital technology has encouraged the use of innovative learning media in vocational education, including video tutorials for beauty practice learning. This study aimed to analyze the effect of video tutorial media on the practical performance of two-dimensional skull character makeup among Beauty students at SMKN 3 Kediri. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 58 students divided into an experimental group and a control group, with 29 students in each group. Data were collected through practical assessment sheets and student response questionnaires, then analyzed using validity, reliability, normality, homogeneity, and Independent Samples t-test with SPSS. The results showed a Sig. (2-tailed) value of 0.001 (<0.05), indicating a significant effect of video tutorial media on students' practical performance in two-dimensional skull character makeup. Students in the experimental group achieved higher practical scores than those in the control group. These findings indicate that video tutorial media effectively improves practical skills and can be used as an alternative learning medium in vocational beauty education.
PENERAPAN METODE PJBL DENGAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MURID PADA MATA PELAJARAN DASAR BUSANA MURID SMK DI SURABAYA. Aminatus Khusniyah; Diana Evawati
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman murid terhadap materi pengelompokan bahan pelapis masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan belum didukung media yang memfasilitasi penyusunan konsep secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Project Based Learning (PjBL) dengan Mind Mapping, mendeskripsikan pemahaman murid pada materi pengelompokan bahan pelapis, serta menganalisis pengaruh penerapan metode tersebut terhadap pemahaman murid. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Research dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 62 murid, terdiri atas 31 murid kelas eksperimen dan 31 murid kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif dan analisis hipotesis menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Project Based Learning (PjBL) dengan Mind Mapping terlaksana sesuai sintaks pembelajaran, pemahaman murid mengalami peningkatan setelah pembelajaran, serta hasil Independent Samples t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman murid pada materi pengelompokan bahan pelapis. Dengan demikian, metode Project Based Learning (PjBL) dengan Mind Mapping dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman murid pada materi pengelompokan bahan pelapis