Journal of Language and Health
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles
342 Documents
Hubungan Status Gizi dan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil
Riza, Nelva;
Fitria, Fitria;
Halizasia, Gadis
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5123
Anemia pada ibu hamil menyebabkan gangguan suplai oksigen dan nutrisi ke janin. Anemia pada masa kehamilan berdampak terhadap tumbuh kembang anak yang dilahirkan. Status gizi yang kurang optimal serta jarak kehamilan yang terlalu dekat sering kali menjadi faktor risiko utama anemia pada ibu hamil berpotensi menyebabkan komplikasi serius selama kehamilan dan persalinan. Jika hemoglobin kurang dari 11 mg/dL, ibu hamil dinyatakan anemia. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Metode Penelitian: Penelitian observasional analitik dengan desain penelitian crossectional. Sampel diambil dengan Teknik Purposive sampling sebanyak 55 orang ibu hamil trimester I, II dan III di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Data diperoleh dengan melakukan pemeriksaan kadar Hb dengan Easy Touch GCHb dan wawancara dengan kuisioner. Data univariat dianalisis secara deskriptif, dan data bivariat dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh proporsi kejadian anemia dalam kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam adalah sebesar 25,5%. Ada hubungan antara Status Gizi (p=0,000), dan Jarak Kehamilan (p= 0,012) dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil. Peneliti menyarankan pada tenaga kesehatan untuk menyusun strategi intervensi yang lebih efektif baik dalam bentuk edukasi gizi, perencanaan keluarga, maupun program kesehatan komunitas. Penelitian ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan dalam memperbaiki kualitas hidup ibu hamil di berbagai lapisan masyarakat sehingga ibu hamil dapat terpenuhinya kebutuhan gizi selama hamil agar tidak terjadi anemia dalam kehamilan.
Penerapan Tindakan Nostril Breathing Exercise terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Reong, Antonia Rensiana;
Gaharpung, Mediatrix Santi;
Sedo, Yunita Elisabeth
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5153
Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang dimana peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 MmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 MmHg, serta memiliki gejala umum yang sering dialami oleh penderita hipertensi adalah sakit kepala, kelelahan, tengkuk tegang, pengelihatan berputar, detak jantung tidak teratur. Untuk mengatasi tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi diperlukan terapi nonfarmakologi yaitu dengan tindakan Nostril Breathing Exercise. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas Tindakan Nostril Breathing Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Penelitian ini merupakan rancangan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengetahui efektivitas Nostril Breathing Exercise terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Subjek penelitian studi kasus ini berjumlah 1 informend. Instrumen penelitian ini menggunakan SOP Nostril Breathing Exercise dan SOP Pengukuran Tekanan Darah. Adanya perbedaan yang signifikan pada pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi tindakan Nostril Breathing Exercise. Tindakan Nostril Breathing exercise di berikan selama 4 hari berturut-turut dengan sehari dua kali perlakuan dan mengalami penurunan tekanan darah setelah di berikan tindakan dengan hasil nilai systole 40 MmHg dan diastole 40 MmHg.
Gambaran Tugas Perkembangan Keluarga
Wega, Marianus Oktavianus;
Eda, Laurentina Nona;
Oktavianey, Maria
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5154
Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat. Perkembangan keluarga merupakan suatu proses perubahan sistem keluarga, termasuk perubahan pola interaksi dan hubungan antar anggotanya. Menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka, jumlah KK di Kabupaten Sikka sebanyak 106.627 KK (2023), dan jumlah KK di Dusun Bola sebanyak 168 KK (Data: Desa Bola, 24 Juni 2024. Tujuan untuk mengetahui tugas pembangunan keluarga di Dusun Bola. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif, dengan jumlah populasi sebanyak 168 keluarga, dengan sampel yang diperoleh menggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 118 keluarga. Penelitian ini menggunakan teknik Non Probability sampling dengan metode dental sampling, dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Didapatkan bahwa Tugas Pembinaan Keluarga di Dusun Bola Tahap Keluarga dengan jumlah anak remaja terbanyak kategori Baik sebanyak 17 orang dengan persentase 39%, lansia terbanyak pada kategori Cukup sebanyak 18 orang dengan persentase 49%, lansia terbanyak pada kategori Cukup sebanyak 30 orang dengan persentase 49%. presentasi 58%. Gambaran Tugas Pembangunan Keluarga di Dusun Bola dapat dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan.
Efektifitas Edukasi Penggunaan Insulin terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus
Eda, Laurentina Nona;
Reong, Antonia Rensiana;
Tia, Stevania Cici Karlina
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5155
Penatalaksanaan diabetes melitus dipengaruhi oleh pengetahuan tentang penggunaan suntikan insulin sehingga diperlukan peran perawat dalam meningkatkan pengetahuan pasien melalui edukasi. Edukasi pengelolaan DM memiliki tujuan memberikan pengetahuan mengenai penyakit, pencegahan, penyulit dan penatalaksanaan diabetes kepada pasien dan keluarga. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas edukasi penggunaan insulin terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus di BLUD RSUD Dr. TC. Hillers Maumere. Metode: Jenis desain penelitian yang dilakukan dengan menggunakkan pendekatan studi kasus dengan subjek penelitian satu orang pasien Diabetes Melitus dan mendapat terapi insulin di BLUD RSUD Dr. TC. Hillers Maumere selama 7 hari.Hasil: Dari penelitian didapatkan karakteristik subjek berjenis kelamin laki-laki, usia 54 tahun, bekerja sebagai PNS, tingkat pendidikan terakhir SMA, dan telah menderita penyakit diabetes melitus selama tiga (3) tahun. Diketahui dari hasil penelitian menunjukkan dengan pemberian edukasi kepada tuan A.D.R tentang pemberian insulin adanya peningkatan pengetahuan responden meningkat menjadi 100% atau dalam kategori baik dan kadar glukosa darah 204% m/dl. Kesimpulan: pemberian edukasi kepada informan tentang penggunaan terapi insulin dinyatakan efektif dengan dibuktikan meningkatnya pengetahuan informan dari evaluasi formatif dan sumatif sebesar 30% dan tidak terkontrolnya kadar glukosa darah yang dibuktikan dengan terus meningkatnya kadar glukosa dalam darah pada evaluasi pertama 71 m/dl dan evaluasi kedua 89 m/dl.
Implementasi Latihan Ergonomis terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Pasien Gout Arthritis
Gaharpung, Mediatrix Santi;
Reong, Antonia Rensiana;
Titu, Maria Silvana
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5156
Artritis asam urat atau yang sering dikenal dengan asam urat merupakan penyakit yang menyerang persendian tubuh. Prevalensi penyakit asam urat (gout arthritis) di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Di Nusa Tenggara Timur (NTT) penyakit gout terjadi pada usia 15 – ≥75 tahun dan di Kabupaten Sikka sendiri terjadi pada pra lansia usia 45-59 tahun sebanyak 427 orang dan lansia usia ≥ 60 tahun. Dengan data prevalensi tertinggi di Puskesmas Kopeta. Permasalahan inilah yang menjadi alasan peneliti tertarik untuk meneliti senam ergonomis pada pasien gout arthritis di wilayah Iligetang Desa Beru Kecamatan Alok Timur. Artritis gout merupakan penyakit yang terjadi akibat penumpukan kristal monosodium urat di dalam tubuh. Salah satu upaya non farmakologi yang dapat mencegah dan mengatasi penyakit asam urat adalah dengan melakukan senam ergonomis yang praktis dan ekonomis dapat diakses oleh masyarakat luas. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden dua orang dan latihan ergonomis dilakukan selama 3 hari. Pengumpulan data menggunakan lembar wawancara. Hasil penelitian ini terjadi penurunan kadar asam urat sebesar 3 mg/dl pada responden Ny. B dan pada responden Mr Y terjadi penurunan kadar asam urat sebesar 3 mg/dl. Responden Y mengalami penurunan kadar asam urat sebesar 1 mg/dl. Kadar asam urat dalam darah responden sebelum melakukan senam ergonomis lebih tinggi dibandingkan setelah melakukan senam ergonomis.
Efektifitas Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari Tangan dan Bernapas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Labot, Helena Kidi;
Aga, Maria Sofia Anita;
Luju, Lusia Yolanti
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5157
Dominasi permasalahan kesehatan di masyarakat saat ini mulai beralih dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Penyebab kematian penduduk semua kelompok umur saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular secara berurutan adalah stroke, hipertensi, diabetes melitus, tumor/kanker ganas, penyakit jantung, dan pernafasan kronis. Saat ini prevalensi penyakit tidak menular meningkat pada kelompok umur 10-14 tahun. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular terbanyak kedua di Indonesia. Penatalaksanaan Hipertensi dapat dimodifikasi baik secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi adalah terapi relaksasi genggaman jari dan pernapasan dalam. Pasien mampu menerapkan terapi genggaman jari dan pernapasan untuk menurunkan tekanan darah. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 orang responden penderita hipertensi yang tidak rutin mengonsumsi obat antihipertensi, berusia 45-59 tahun di Desa Egon Kecamatan Waigete. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar dokumentasi, tensimeter, dan stetoskop, serta leaflet. Penelitian dilakukan pada Ibu R.D dan Tuan N.H yang menderita hipertensi. Sebelum diberikan perlakuan finger grip dan pernafasan tekanan darah kedua responden berada pada hipertensi derajat dua dan setelah diberikan perlakuan finger grip dan pernafasan dalam selama 2 hari tekanan darahnya mengalami penurunan menjadi hipertensi derajat satu. Hasil penelitian, pengobatan genggaman jari dan pernafasan dalam dikatakan efektif karena dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Asuhan Keperawatan dengan Pemberian Relaksasi Benson untuk Menurunkan Kadar Gula Darah pada Pasien yang Mengalami Penyakit Diabetes Miletus Tipe 2
Aga, Maria Sofia Anita;
Labot, Helena Kidi;
Ovi, Elisabeth
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5158
Diabetes mellitus terjadi karena adanya kelainan sekresi insulin yang progresif dan adanya resistensi insulin. Penyakit diabetes melitus yang tidak ditangani dapat menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi yang berbahaya bagi penderitanya yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas hidup. Tujuan : Penerapan relaksasi benson dalam penelitian ini dilakukan untuk membantu mengontrol dan menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif mengunakan pendekatan studi kasus, dengan pendekatan Asuhan Keperawatan yang meliputi identifikasi data dari hasil pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sampel penelitian ini berjumlah satu orang. tindakan terapi relaksasi benson dilakukan selama 3 hari dengan 1 hari dilakukan 2 kali pemberian dengan waktu 10 menit. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan lembar observasi gula darah, SOP relaksasi benson. Terapi relaksasi benson dilakukan selama 3 hari. Hasil : Relaksasi benson efektif dalam menurunkan kadar gula darah setelah diberikan intervensi selama 3 hari yaitu terjadi perubahan kadar gula darah dari nilai GDS tertinggi sebelum diberikan relaksasi benson adalah 229mg/dl dan setelah diberikan relaksasi benson nilai GDS terendahnya adalah 190 mg/dl. Kesimpulan: Relaksasi benson efektif dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita DM Tipe 2.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian (KEK) Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil
Dwijayanti, Novia;
Husna, Husna;
Pratiwi, Indri
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5164
Kekurangan Energi Kronis (KEK) status gizi kurang seseorang karena ketidakseimbangan antara asupan pemenuhan kebutuhan dan pengeluaran energi. Kurang Energi Kronis pada ibu hamil dapat diartikan juga sebagai keadaan dimana ibu mengalami kekurangan asupan protein dan energi pada masa kehamilan yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang muncul pada ibu dan janin. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) ibu hamil adalah pendidikan, paritas, jarak kehamilan, status ekonomi, dukungan petugas kesehatan dan asupan zat gizi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain cross sectional populasi berjumlah 188 ibu hamil, sampel yang digunakan 65 orang ibu hamil. Hasil menunjukkan diperoleh hasil penyebab kekurangan energi kronik pada ibu hamil di indonesia terdapat 5 faktor utama yaitu faktor paritas, faktor umur, faktor pendapatan keluarga, faktor anemia dan faktor IMD. Pada faktor-faktor tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain dalam menyebabkan terjadinya kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Simpulan Faktor Pendidikan, Pengetahuan, Umur, Paritas, memiliki hubungan yang signifikan dengan KEK. Faktor paling dominan penyebab KEK. Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan program penanganan pada ibu hamil Kekurangan Energ Kronis (KEK) dan melakukan deteksi dini faktor-faktor yang menyebabkan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil.
Pengaruh Endorpin Massage terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kala 1 Persalinan Normal
Pakpahan, Asima Lamtiar Hotnauli
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5201
Persalinan merupakan proses pengeluaran bayi ditandai dengan kontraksi pada rahim sehingga menimbulkan nyeri selama bayi belum lahir.Terapi massage endorpin merupakan sebuah terapi sentuhan/pijatan ringan yang cukup penting diberikan pada ibu bersalin diwaktu menjelang sehingga saat melahirkan.hal ini dapat merangsang.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh endorphin massage terhadap penurunan intensitas nyeri kala 1 persalinan normal diklinik Citra. Metode penelitian ini Jenis penelitian yang digunakan adalah Desain Quasi experiment. Dengan rancangan One group Pretest – Post test. Pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dan di dapatkan 16 orang ibu bersalin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan bahwa p-value = 0,003 < 0,005 . maka dapat disimpulkan bahwa dari hasil uji tersebut “Ha diterima dan H0 ditolak” sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh Endhorpin Massage terhadap penurunan intesitas nyeri kala persalinan normal.
Pregnant Women's Experiences with Sleep Disturbances in the Third Trimester
Dirgahayu, Ingrid;
Rustikayanti, R.Nety;
Jayanti, Tri Nur
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5268
Hormonal and physiological changes affect a woman's ability to sleep, especially during pregnancy. Changes in steroid sex hormones and gonadotropins during the first trimester and the additional physical discomfort associated with foetal growth during the second and third trimesters are obvious reasons for sleep disturbances. Describe and interpret the perspectives of pregnant women who experience complaints or sleep disorders that affect sleep quality during pregnancy. The research method used was qualitative with a phenomenological approach. Recruitment of participants was carried out by purposive sampling. The criteria for participants in this study are: third trimester pregnant women with sleep complaints who can communicate well, are not on medication and are physically and mentally healthy. The number of participants in this study was 9 participants until data saturation. Data analysis was conducted after each participant had collected data. Interview transcripts and field notes were analysed. Specific analysis techniques were used using the selective or high-leverage approach. The most common physical complaints felt by pregnant women are lower back pain, a growing belly, frequent urination at night and hot flashes being the most common complaints. Emotional disturbances during the third trimester of pregnancy such as anxiety, mood disorders, and discomfort can greatly affect the quality of sleep of pregnant women. The combination of psychological and physiological factors during the third trimester of pregnancy can create significant challenges to sleep quality. Therefore, it is important to provide emotional support, provide access to healthcare, and teach pregnant women appropriate stress management strategies.