cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Legal Protection of Participants of the Regional Contribution Assistance Social Security Agency in Choosing A First-Level Health Facility Hidayah, Nurul; Huda, Mokhamad Khoirul; Pramono, Agung
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5374

Abstract

In order to guarantee that all citizens, notably individuals who have enrolled in national health insurance, are capable of getting medical care without any barriers, national health insurance is necessary. This research indicates to analyze the legal safeguards provided for individuals that are part of the national health insurance program whenever choosing first level health facilities. This study combines a normative and empirical approach for examining the laws and regulations controlling the legal entitlements of national health insurance participants, as well as their implementation in practice. Legal materials for this study were collected from books, magazines, articles, papers, journals, newspapers, and works by legal experts to obtain relevant secondary legal data. The findings are presented systematically, linking the materials to address the research problem comprehensively. In the analysis phase, which is crucial for the study, the collected data is processed and interpreted to uncover truths that answer the research questions. The legal material was analyzed qualitatively using descriptive-analytical methods. This approach relates the identified issues to literature, expert opinions, and applicable legal regulations. The outcomes of the research reveal that, despite legal regulations granting national health insurance participants the opportunity to choose first-level health care facilities, this right is still violated. The key hurdles include the limited number of first-level health facilities that partner with national health insurance, unequal distribution of health facilities, and a lack of socialization from national health insurance. The research presented here suggests raising socialization about national health insurance participants' rights since deciding on first level healthcare facilities, raising the number of joining forces primary level with health facilities, and more rigorous oversight of participant rights implementation. With these efforts, it is envisaged that the rights of national health insurance participants to choose first level health facilities may be properly preserved and enable expanded access and quality of health services in Indonesia.
Karakteristik Pasien Hifema Akibat Trauma Tumpul Olahraga Non-Kontak: Studi Retrospektif Utami, Putri; Muslima, Patriotika; Octaviany, Efi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5389

Abstract

Hifema traumatika adalah kondisi terdapat darah di bilik mata depan yang diakibatkan trauma. Trauma dapat terjadi pada berbagai kegiatan salah satunya kegiatan olahraga yaitu trauma tumpul. Olahraga non kontak dapat juga menyebabkan trauma tumpul jika tidak menggunakan pelindung mata. Kondisi ini dapat berbaya jika tidak ditangani dengan tepat. Komplikasi yang dapat terjadi seperti kenaikan tekanan intra orbita maupun kerusakan pada retina. Penangan segera dapat mencegah komplikasi dan kerusakan secara permanen. Untuk menganalisis kasus traumatik hifema dari oleh raga non-kontak, mengindetifikasi penyebab, Tingkat keparahan, dan hasil pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif deskriptif. Data diambil melalui rekam medis pasien dengan diagnosis traumatik hifema. Didapatkan 19 pasien dengan diagnosis traumatik hifema yang disebabkan oleh trauma tumpul akibat olahraga non kontak dalam jangka waktu Januari-November 2024. Pasien laki-laki dan perempuan berusia 6-60 tahun dengan rata-rata umur 27 tahun. Sebanyak 78% disebabkan oleh badminton, 12% lainnya disebabkan oleh sepak bola dan pingpong. Terdapat variasi keparahan derajat hifema dari derajat I (57.9%) hingga derajat III (5.3%). Komplikasi yaitu galukoma sekunder. Mayoritas pasien diterapi berupa bed rest dengan kepala ditinggikan serta diberikan steroid untuk mengurangi peradangan. Dari semua pasien yang datang berobat semua diikuti dengan terjadinya traumatik iritis akibat trauma tumpul hingga beberapa kasus berat berupa perdarahan vitreus. Sebagian besar pasien datang ke IGD dalam waktu ≤24 jam (89,5%). Sebagian besar kasus dapat diatasi dengan terapi non-bedah. Rekomendasi meliputi penggunaan pelindung mata untuk mencegah risiko trauma pada olahraga non-kontak.
Analysis of Factors in the Use of Traditional Care for Postpartum Women Mursal, Mursal; Akbar, Yudi; Rizana, Novia
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5395

Abstract

Traditional medicine is a material or concoction in the form of plants, animals, minerals, extracts, or mixtures of these materials that have been used for treatment for generations and can be applied according to the norms prevailing in society. Postpartum is a period where a mother after giving birth, namely where the mother's body adapts after giving birth. The postpartum period is 6-8 weeks after giving birth. During the postpartum period, mothers experience many psychological changes to face the postpartum period which can increase the risk of health problems for the mother. Issues that are often experienced by postpartum mothers and cause pain during the postpartum period include wounds in the perineum area that occur during the labor process. The purpose of the study was to determine how traditional care is applied to postpartum mothers. The design of this study was a cross-sectional study. The population in this study were all postpartum mothers totaling 55 respondents using the total respondent technique. Data was collected using a questionnaire and analyzed univariately and bivariately. The results of the study showed that the application of traditional care to postpartum mothers was in the category applied by 39 respondents (70.9%) and the type of application of conventional care to postpartum mothers that was most widely applied was manoe-peut-ploh-peut by 48 respondents (87.2%) and the least applied was madeung massage therapy by 30 respondents (54.5%). It is expected that postpartum mothers who use traditional medicine will consult with health workers to avoid side effects and other dangers from the application of conventional care.
Kajian Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sesuai Standar Kesehatan Triyono, Triyono; Warniningsih, Warniningsih; Amyati, Amyati; Purnomo, Parmadi Sigit
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5397

Abstract

Desa dondong Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap adalah satu desa yang menjadi bagian dari program desa Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Dalam upaya pemberantasan kemiskinan ekstrem, pemerintah mengeluarkan salah satu program yaitu penyediaan air bersih. Masyarakat Desa Dondong memperoleh air bersih dari sumur-sumur dangkal milik pribadi namun kualitas airnya kurang baik dan harus menimba air untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi desa adalah daerah rawan air dan pada saat musim kemarau sumur air dangkal mengalami penurunan debit air secara drastis, sehingga kebutuhan air minum masyarakat sebagian besar harus mengambil air dari sumur yang sumber airnya lebih besar. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian yang diharapkan bisa menjawab permasalahan Desa Dondong terkait ketersediaan air bersih. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk Desa Dondong. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk memberikan gambaran mengenai kondisi sistem penyediaan air minum (SPAM) yang ada di Desa Dondong, Kabupaten Cilacap, serta sejauh mana sistem tersebut memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Tahapan yang dilakukan dalam peneIitian ini yaitu pekerjaan persiapan dan pengumpulan data, review studi terdahulu, survei lapangan, inventarisasi sarana dan prasarana penyediaan air bersih, pengukuran dan penggambaran hasil pengukuran, pembuatan detail desain, dan pembuatan gambar desain. Pada proses pengumpulan data, peneliti turun langsung ke objek studi penelitian. Pengamatan di lokasi pengembangan SPAM menggunakan survei primer yaitu survei langsung ke lokasi panel dengan melakukan pengambilan gambar-gambar serta wawancara pada perwakilan masyarakat untuk selanjutnya mendiskripsikan kondisi yang terjadi di desa. Berdasarkan geografis dan topologi desa perencanaan SPAM di Desa Dondong akan dibangun pompa, toren, jaringan air ke rumah serta aksesoris jaringan. Data yang dibutuhkan dalam perencanaan ini adalah jumlah sambungan rumah (SR), panjang pipa, kedalaman sumur, kondisi lingkungan sekitar, dan elevasi.
Perilaku Pencegahan Stunting Menggunakan Health Promotion Model Edayani, Safrina; Muhazir, Rahmat; Mauliana, Riska
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5403

Abstract

Stunting merujuk pada gagalnya pertumbuhan fisik anak usia dibawah lima tahun karena kekurangan gizi secara kronis serta terjadinya infeksi pada anak sehingga balita menjadi pendek. Stunting pada balita perlu mendapatkan perhatian khusus karena berkaitan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, penurunan kapasitas fisik, gangguan perkembangan dan fungsi kondisi motorik dan mental anak. Stunting provinsi Aceh tahun 2022 menduduki peringkat 5 dari 34 provinsi di Indonesia dengan persentase angka 31,2%, sedangkan Kota Lhokseumawe prevalensi stunting sebesar 28,1%. Salah satu faktor yang mempengaruhi stunting adalah makanan sehari- hari yang diberikan oleh orang tua, sehingga peran perilaku orang tua, terutama ibu sangat penting dalam pencegahan stunting. Teori Health Promotion Model menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi perilaku kesehatan pada balita, terutama faktor ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku pencegahan stunting menggunakan health promotion model pada 10 ibu yang mempunyai balita di Kota Lhokseumawe. Desain penelitian kualitatif, jenis fenomenologi deskriptif. Pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi. Data di analisa menggunakan analysis content. Hasil analisa didapatkan tiga tema yaitu masa hamil, masa menyusui, masa tumbuh kembang anak. Kesimpulan perlu adanya peningkatan dalam upaya pencegahan stunting di masyarakat, baik oleh keluarga, masyarakat, maupun tenaga kesehatan, serta pemerintah.
Inovasi Terapi Tiup Balon sebagai Pendukung Pengelolaan Asma pada Anak: Sebuah Tinjauan Literatur Handayani, Rina Tri; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni; Wardani, Ratna; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Pradana, Krisnanda Aditya
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5414

Abstract

Asma adalah penyakit pernapasan kronis pada anak yang dapat mengurangi kualitas hidup. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas terapi meniup balon sebagai latihan pernapasan untuk meningkatkan fungsi paru-paru pada anak-anak dengan asma. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mencari dan menyeleksi data dari berbagai etnis, ras, dan lokasi di dunia tanpa batasan rentang waktu. Artikel diperoleh dari basis data seperti PubMed, ProQuest, Google Scholar, dan Clinical Key, dengan kata kunci “Tiup Balon” AND ASMA AND Anak. Pencarian berlangsung selama 2 minggu, dengan kriteria inklusi mencakup artikel full text, membahas terapi tiup balon untuk asma, serta ditulis dalam Bahasa Inggris atau Indonesia. Analisis literatur menunjukkan bahwa terapi ini mampu memperkuat otot pernapasan, meningkatkan aliran ekspirasi puncak (Peak Expiratory Flow), dan mengurangi gejala asma. Terapi meniup balon berpotensi mengurangi ketergantungan pada obat inhalasi, sehingga menjadi pilihan non-farmakologis yang terjangkau dan mudah diterapkan di rumah atau fasilitas kesehatan. Selain manfaat fisiologis, terapi ini juga menyenangkan bagi anak, sehingga meningkatkan kepatuhan mereka dalam menjalani terapi. Implementasi terapi meniup balon menjadi solusi efektif dan holistik dalam manajemen asma pada anak-anak.
Penggunaan Rebusan Air Kunyit dalam Mengelola Nyeri Lambung pada Pasien Maag dalam Lingkungan Keluarga: Kajian Literatur Iswahyuni, Sri; Putri, Anggi Pradana; Wardani, Ratna; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Anasulfalah, Hakim
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5415

Abstract

Nyeri lambung merupakan keluhan umum bagi penderita gastritis atau maag, yang sering disertai gejala mual dan muntah. Salah satu metode pengobatan alternatif yang banyak diminati adalah konsumsi kunyit (Curcuma longa) rebus, yang diketahui memiliki efek anti-inflamasi dan gastroprotektif. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kunyit rebus dalam mengurangi nyeri lambung pada penderita maag. Langkah awal literature review ini adalah memilih topik dan menentukan kata kunci “Air Kunyit” AND Gastritis untuk pencarian artikel di Google Scholar. Artikel yang dipilih berasal dari 5 tahun terakhir (2019–2024) dan memenuhi kriteria inklusi, yaitu membahas penggunaan air rebusan kunyit untuk nyeri gastritis. Hanya lima jurnal yang direview. Hasil tinjauan ini mendukung penggunaan kunyit rebus sebagai terapi tambahan yang aman dan mudah diakses untuk masyarakat dalam mengelola nyeri lambung tanpa efek samping dari obat kimia. Kunyit (Curcuma longa) dengan senyawa kurkumin memiliki efek antiinflamasi, gastroprotektif, dan mampu mengatur mikrobiota lambung, sehingga efektif mengurangi nyeri gastritis. Penelitian menunjukkan konsumsi air rebusan kunyit secara signifikan menurunkan nyeri lambung, menjadikannya terapi non-farmakologis yang aman, terjangkau, dan mudah diterapkan. Telemedicine memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam sistem kesehatan secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung perawatan konvensional dan memperluas jangkauan layanan kesehatan.
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Manajemen Diet Rendah Purin pada Pasien Gout Arthritis Faradilla, Nita; Fitriani, Lisa; Kasih, Laras Cyntia
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5430

Abstract

Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepatuhan seseorang dalam menerapkan diet rendah purin. Kurangnya dukungan oleh keluarga akan berpengaruh pada kualitas hidup seseorang terhadap diet yang dijalankan. Pasien yang memiliki dukungan keluarga kurang baik disertai dengan lamanya menderita gout arthritis mengakibatkan kejenuhan serta tidak bersemangat untuk kembali menerapkan diet rendah purin secara rutin, sehingga berdampak buruk pada fisik dan psikologisnya. Tujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap manajemen diet rendah purin pada 108 pasien gout arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan membagikan angket dan melakukan wawancara terpimpin dengan mengajukan beberapa pertanyaan dari lembar kuesioner dukungan keluarga (26 item) dan manajemen diet rendah purin (17 item) kepada semua responden yang ikutserta dalam penelitian ini. Hasil: diperoleh sebanyak 70,4% memiliki dukungan keluarga baik, dan 62,0% berkategori baik pada manajemen diet yang diterapkan, sehingga menunjukkan ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap manajemen diet rendah purin (p-value=0,003). Dukungan keluarga yang tinggi berdampak pada kepatuhan diet juga pengurangan gejala, serta penting dalam mengelola gout arthritis.
Analisis Penggunaan Perangkat Seluler pada Resusitasi Jantung Paru Novendi, Nugrah Dwi; Masfuri, Masfuri
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5431

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Perkembangan teknologi yang memadukan alat komunikasi dengan jam tangan yaitu smartwatch dan smartphone. Salah satu penggunaan teknologi di dunia kesehatan adalah pemanfaatan perangakat seluler smartwatch dan smartphone dalam melakukan tindakan life saving resusitasi jantung paru (kompresi dada) yang sesuai dengan acuan dari American Hearth Associations (AHA). Menelaah perkembangan teknologi perangkat seluler ketika melakukan resusitasi jantung paru. Resusitasi jantung paru merupakan kunci penentu dari keberlangsungan hidup ketika terjadi serangan jantung. Strategi untuk mempertahankan kedalaman dan kecepatan resusitasi jantung paru akan meningkatkan kualitas dan keberhasilan resusitasi. Hasil uji secara statistik menggunakan pearson korelasi penggunaan perangkat smartwatch dan smartphone sangat akurat untuk mengukur kedalaman kompresi dada (Pearson’s R = 0,91) dan memiliki kesalahan khas rata-rata 2,9 mm (95% CI 2,1 hingga 4,7 mm) untuk kedalaman kompresi dada (5 hingga 6 cm) dan tingkat (100 hingga 120 / menit). Pemakaian perangkat seluler ini membutuhkan dukungan dari pihak manajemen rumah sakit atau fasilitas kesehatan agar dapat meningkatkan kualitas resusitasi jantung paru yang diberikan petugas kesehatan pada pasien yang mengalami cardiac arrest.
Strategy to Achieve Food Security for Hajj Pilgrimage Prospectives Marinajati, Dwi; Susanto, Wahyu Puput Ari; Tambunan, Rusma; Azania, Azania
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5434

Abstract

To achieve the goal of food and nutrition security, this indicator of commitment to food and nutrition security was created. The availability of food that is sufficient in quantity and quality, safe, diverse, meets nutritional needs, is evenly distributed, is affordable, and does not conflict with religion, beliefs, or culture is a reflection of the state of food and nutrition fulfillment from the national level to individuals, disembarkation is the point at which pilgrims from Saudi Arabia arrive for the Hajj, as decided by the minister in charge of religious affairs. This study is to determine the strategy for realizing food security for prospective pilgrims embarking in Palembang in 2024. Research that describes a social symptom or phenomenon that produces descriptive data in the form of written or spoken words about real problems as they exist at the time the research is conducted is known as descriptive research. The Hajj Dormitory catering service provider, PT. Hidayah Abadi, became the subject of the Hajj dormitory catering service supervision activity. The Hajj dormitory cooking service does not have a processing kitchen throughout the arrival period, in contrast to the departure period. The results of the activity indicate that, in general, the environmental conditions of the catering service meet the required standards. To achieve the strategic goal of achieving food security in consumer protection initiatives, distributors, producers, consumers, and the government with effective law enforcement must all have good information and cooperate. To ensure that every link in the food security chain is safe, the country's strategy for building food security includes educating producers, consumers, and distributors.