cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Determinan Status Gizi Mahasiswa pada Mahasiswa Kesehatan Emiliani, Emiliani; Abdullah, Asnawi; Agustina, Agustina
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5465

Abstract

Rendahnya literasi gizi di kalangan mahasiswa dikaitkan dengan malnutrisi, yang memengaruhi keragaman makanan dan kemampuan mengevaluasi informasi makanan. Ketidakseimbangan asupan gizi menyebabkan masalah seperti kekurangan energi, obesitas, gizi buruk, dan anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan status gizi mahasiswa pada mahasiswa kesehatan di Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian observatif dengan desain penelitian cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa aktif semester akhir Universitas Muhammadiyah Aceh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 93 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 27 April 2024 di Universitas Muhammadiyah Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan mengukur status gizi mahasiswa. Analisis data menggunakan uji statistic Regresi Logistik. Hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara konsumsi fast food (OR=8,46; CI95%=1,8-37,8; p=0,005), aktivitas fisik (OR=3,7; CI95%=1,04-13,3; p=0,043), durasi tidur (OR=4,5; CI95%=1,2-17,1; p=0,025), tingkat stres (OR=6,3; CI95%=1,5-26,1; p=0,010), dan kebiasaan sarapan (OR=5,0; CI95%=1,3-18,9; p=0,016) terhadap status gizi mahasiswa. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara emotional eating (OR=1,09; CI95%=0,2-4,6; p=0,905) dan uang bulanan (OR=0,98; CI95%=0,2-3,4; p=0,978) dengan status gizi. Untuk meningkatkan status gizi mahasiswa.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi Usia >6-12 Bulan Syartika, Maulida; Aramico, Basri; Amin, Fauzi Ali
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5466

Abstract

ASI Ekslusif merupakan pemberian ASI pada bayi pada waktu sejak lahir hingga berumur 6 bulan dapat meningkatkan kekebalan tubuh sebayi terhadap penyakit dan kurang gizi. Di wiilayah Kopelma Darussalam termasuk wilayah yang cakupan asi ekslusifnya rendah yaitu hanya sekitar 60 % bayi yang mendapat asi ekslusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian asi ekslusif pada bayi. Metode penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu yang memiliki bayi. Sampel sebanyak 122 sampel. Teknik sampel menggunakan total sampling. Penelitian tanggal 26 mei s/d 05 juni 2024 memakai kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan kurang baik 28.7%, keluarga yang tidak mendukung 41.8%, tidak mendapatkan pertolongan persalinan 30.3%, dan motivasi diri kurang 45.1%. Hasil uji chi-square terdapat hubungan pengetahuan ibu (P-value = 0,000), Dukungan keluarga (P-Value = 0,003), peran pertolongan persalinan (P-value = 0,000) , dan motivasi diri (P-value = 0,000). Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, peran pertolongan persalinan, dan motivasi diri dengan pemberian asi ekslusif pada bayi.
Hubungan Stres Hiperglikemia pada Pasien Sindrome Koroner Akut Yanti, Rina Novi; Riza, Saiful; Tharida, Maimun
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5467

Abstract

Salah satu masalah terkait dengan penyakit jantung adalah masalah stress hiperglikemia. Stress hiperglikemia merupakan bagian dari stress fisik yang mana jika terjadi berlebihan maka salah satu faktornya akan menyebabkan meningkatnya denyut jantung, peningkatan tekanan darah, serta pelepasan hormon stress yang akan menghasilkan beban kerja jantung meningkat sehingga dapat mengakibatkan serangan jantung, kematian jantung mendadak, gagal jantung atau aritmia. Pasien yang mengalami stress hiperglikemia merasa penyakit yang dideritanya memerlukan penyembuhan yang lama bahkan takut akan ancaman kematian. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stress hiperglikemia dengan pasien sindrome korener akut di RSU Harapan Bunda Banda Aceh tahun 2024. Metode penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif korelatif. Desain penelitian adalah uji Chi square yang menggunakan desain cross sectional study. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah poupulasi 53 orang dan sampel berjumlah 34 orang. Penelitian ini menggunakan hasil dari rekam medik serta penelitian retro. Hasil penelitian ada hubungan stress hiperglikemia dengan pasien sindrome koroner akut dengan nilai p= 0,019. Kesimpulan bahwa ada hubungan stress hiperglikemia dengan pasien sindrome koroner akut di RSU Harapan Bunda Banda Aceh tahun 2024.
State Responsibility in the Fulfillment of Public Health Rights through JKN: A Comparative Study with the Republic of China Fitriyah, Dyah Kusumaning; Huda, Mokhamad Khoirul; Pramono, Budi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5474

Abstract

The right to live with an adequate standard for the health and well-being of oneself and one's family is a human right recognized by all countries worldwide. Therefore, the state has a responsibility to provide proper healthcare to improve public health and the well-being of its citizens, where the implementation of social security is a prerequisite for a welfare state. Based on these circumstances, the following issues are formulated: 1) The regulation of the national health insurance system in Indonesia and the Republic of China; 2) The responsibilities of both countries in providing health protection through national health insurance. Objective to analyze the regulation of each national health insurance system in the Republic of China and Indonesia and analyze the legal efforts made by each country to protect its citizens to obtain welfare in terms of health insurance. This study is normative juridical research with a legislative approach, a conceptual approach, and a comparative approach. We employ a documentary study as a data collection method, involving primary, secondary, and tertiary sources related to the topic. Legal material analysis is conducted using a qualitative approach to address the research problems. This method produces descriptive-analytical data in the form of written, verbal, or actual behavior. The secondary data obtained through the documentary study will be analyzed concerning the applicable laws in both countries and compared accordingly. The findings of this thesis indicate that there are similarities and differences in the regulation of national health insurance in the two countries, particularly in terms of history, insurance providers, participation, covered services, and financing. Indonesia has fulfilled its constitutional obligation as stipulated in the 1945 Constitution and Law No. 40 of 2004 on the National Social Security System, which mandates the implementation of the Indonesian National Health Insurance to provide healthcare services for every citizen. Meanwhile, in the Republic of China (Taiwan), the National Health Insurance fulfills the constitutional obligations set forth in the Constitution of the Republic of China. The national health insurance systems in Taiwan and Indonesia have different approaches. Taiwan implements a centralized National Health Insurance, managed by the NHIA, with funding from individual contributions, employers, and government subsidies. In Indonesia, the National Health Insurance is managed by the Health Social Security Agency (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) under the Social Security Agency Act, despite facing accessibility and efficiency challenges. Both countries protect the health rights of their citizens through their respective legal bases. Taiwan relies on the Constitution of the Republic of China and National Health Insurance regulations, while Indonesia uses the 1945 Constitution and related regulations. To improve transparency, funding, and service quality, Indonesia can study Taiwan's National Health Insurance system and strengthen policy evaluation and public education.
Kepuasan Penggunaan Mobile Application Safeheaven sebagai Solusi Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus Hunta, Fairuz Adilisty; Djamaluddin, Nurdiana; Rahim, Nirwanto K.
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5480

Abstract

Kekerasan seksual di lingkungan kampus merupakan isu serius yang memerlukan perhatian khusus karena tingkat kejadiannya yang signifikan. SAFEHEAVEN merupakan sebuah aplikasi mobile yang dirancang untuk memberikan solusi melalui fitur informasi, tombol bantuan, pelaporan, konsultasi profesional, dan dukungan sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan mobile application SAFEHEAVEN sebagai intervensi penanganan masalah kekerasan seksual di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional, data dikumpulkan dari 394 mahasiswa aktif Universitas Negeri Gorontalo menggunakan kuesioner End User Computing Satisfaction (EUCS). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan responden merasa puas terhadap aplikasi SAFEHEAVEN dengan rata-rata skor kepuasan sebesar 3,45 (kategori puas). Nilai kepuasan berdasarkan dimensi EUCS adalah sebagai berikut: Content (3,40) kategori puas, Accuracy (3,45) kategori puas, Format (3,42) kategori puas, Ease of use (3,51) kategori sangat puas dan Timeliness (3,44) kategori puas. Secara umum pengguna merasa puas dengan mobile application SAFEHEAVEN yang menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat digunakan dalam menangani masalah kekerasan seksual di lingkungan kampus dengan rancangan aplikasi yang ada. Penelitian mendatang disarankan sebaiknya melibatkan pendekatan kualitatif untuk memahami perspektif responden secara mendalam dan melibatkan pengguna dalam perancangan fitur aplikasi serta memperluas kompatibilitas perangkat agar lebih inklusif.
Pengaruh Information Education dan Communication (IEC) Cara Menyusui terhadap Keterampilan dan Efikasi Diri pada Ibu Nifas Ekasari, Dily; Setyadi, Ahmad Wasis; Maula, Liya Ni'matul; Nurcahyanti, Febrina Dwi; Nurochim, Erna
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5540

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan strategi utama dalam menurunkan angka kematian neonatal. Masalah menyusui berkembang pada fase postnatal dan berakibat negatif pada periode menyusui. Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara menyusui ASI bagi bayi dan kurangnya keterampilan teknik menyusui ibu yang menyebabkan tidak bersemangat untuk menyusui. Kurangnya dukungan keluarga terutama suami, kurangnya pengetahuan ibu tentang pentingnya ASI bagi bayi, serta kurangnya keterampilan teknik menyusui ibu yang menyebabkan tidak bersemangat untuk menyusui. Hal yang sangat berpengaruh terhadap kepuasan ibu menyusui terhadap kemampuan menyusui bayinya, atau biasa disebut breastfeeding self-efficacy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Information Education and Communication (IEC) cara menyusi yang benar terhadap keterampilan dan efikasi diri pada ibu nifas di RS Amelia. Desain penelitian menggunakan pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest - posttest design. Populasi penelitian adalah semua ibu nifas di ruang nifas RSU Amelia Pare dengan sampel sebanyak 20 ibu nifas menggunakn teknik purposive sampling. Instrumen keterampilan menggunakan kuesioner langkah tenik menyusui dan kuesioner efikasi diri menggunakan Breastfeeding Self Efficacy Scale-Short Form dengan waktu penelitian pada bulan September - November 2023. Analisa uji beda Wilcoxon dan Mann-Withney dengan aplikasi SPSS tipe 22. Indentifikasi sesudah pemberian IEC sebagian besar ibu nifas kategori cukup sebanyak 13 responden (65%) dan kategori baik sebanyak 7 responden (35%), serta sebagian besar ibu nifas dengan kategori tinggi sebanyak 15 responden (75%). Ibu nifas harus memiliki pengetahuan tentang keterampilan teknik menyusui yang benar, sehingga akan meningkatkan efikasi dirinya dalam menyusui bayinya dan dapat meningkatkan produksi ASI.
Pengaruh Metode Speos terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Nifas Susanti, Silfia Sekar Arum Mandalia Elly; Srimulti, Srimulti; Nurwahidah, Nurwahidah; Alifariani, Aulia; Walu, Martina Dengi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5579

Abstract

Keberhasilan menyusui disebabkan karena menurunnya rangsangan hormon oksitosin, sehingga ibu nifas memiliki rasa khawatir yang berlebihan untuk menyusui. Objective: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode SPEOS terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas. Methods: Peneliti menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu pasca melahirkan di PMB Denik dengan total sampel 20 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen kelancaran ASI menggunakan kuesioner, sedangkan intervensi metode SPEOS menggunakan standar operasional prosedur (SOP). Analisis menggunakan uji paired sample t test. Results: Kelancaran ASI dari 20 responden menunjukkan data bahwa sebelum metode SPOES sebagian besar responden memiliki dengan kategori lancar sebesar 11 (55%) dan setelah metode SPOES seluruh responden memiliki kategori lancar sebesar 20 (100%). Analisis uji paired sample t test menunjukkan nilai ρ (0,000) < α 0,05. Conclusion : Metode SPEOS pada ibu nifas membantu meningkatkan kelancaran keluarnya ASI dan membangun konsep diri yang positif melalui sugesti, sehingga ibu yakin dapat memberikan ASI yang lancar
Hubungan Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga terhadap Resiko Jatuh pada Lansia Izzaty, Irza; Iskandar, Iskandar; Jubir, Jubir
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5581

Abstract

Upaya pencegahan resiko jatuh pada lansia dapat dilakukan dengan menerapkan fungsi perawatan kesehatan keluarga yang meliputi mengenal masalah kesehatan, mengambil keputusan, merawat, modifikasi lingkungan, dan fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fungsi keperawatan kesehatan keluarga dengan resiko jatuh pada lansia di wilayah Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Desain penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Populasi adalah lansia yang tinggal bersama keluarga sebanyak 64 lansia. Teknik sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 64 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan fungsi keperawatan kesehatan keluarga (P value = 0,014) meliputi mengenal masalah (P value = 0,000), merawat (P value = 0,027), mengambil keputusan (P value = 0,017), modifikasi lingkungan (P value = 0,027), dan fasilitas kesehatan (P value = 0,042) dengan resiko jatuh pada lansia di wilayah Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Kesimpulan ddalam penelitian ini adalah hubungan fungsi keperawatan keluarga dengan resiko jatuh pada lansia di Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar dipengaruhi oleh faktor mengenal masalah, merawat, mengambil keputusan, modifikasi lingkungan, dan fasilitas kesehatan.
Terapi CBT untuk Mengurangi Insomnia pada Pasien Dewasa yang Mengalami Low Back Pain Mahendika, Devin; Couteau, Joseph Izmardha; Mutiasari, Dian; Fathimah, Nurul
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5610

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu gangguan yang menyerang sistem muskuloskeletal. Terjadinya NBB dapat menyebabkan gangguan tidur karena sifat nyeri yang progresif. Saat ini, terapi perilaku kognitif (CBT) telah muncul sebagai intervensi yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia pada pasien LBP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah manajemen CBT dapat mengurangi insomnia pada pasien dewasa dengan LBP. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain telaah pustaka. Metode pencarian penelitian yang disertakan dalam telaah ini melibatkan kata kunci seperti "CBT," "Nyeri punggung bawah," dan "Insomnia" di Google Scholar, PubMed, JSTOR, dan ScienceDirect. Kriteria inklusi adalah desain penelitian observasional dan eksperimental, aksesibilitas teks lengkap, dan artikel yang ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Kriteria eksklusi meliputi abstrak konferensi, telaah pustaka, opini, protokol eksperimental, laporan kasus, dan rangkaian kasus. Intervensi CBT dilakukan selama 4–8 minggu, dengan setiap sesi berlangsung selama 40–90 menit. Di semua studi yang ditinjau, terapi CBT meningkatkan kualitas hidup pasien hingga 70–80% dalam 6–12 bulan pengamatan, termasuk perbaikan suasana hati, gangguan tidur, dan manajemen nyeri bagi mereka yang memiliki gangguan dan disabilitas (p=0,01; p<0,05). Namun, penerapan intervensi terapeutik ini memerlukan eksplorasi lebih lanjut, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pengalaman pasien, persepsi dan harapan, partisipasi aktif selama terapi, dan modalitas rehabilitasi sebagai umpan balik setelah terapi. Intervensi CBT efektif dalam meningkatkan kinerja dan kualitas hidup pada pasien dewasa dengan LBP dan insomnia komorbid.
Hubungan Tingkat Konsumsi Pada Wanita Usia Subur (WUS) yang Menikah di Usia Anak Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Laela, Nur; Saputri, Chandra Ariani; Resmawati, Resmawati; Fitriani, Fitriani; Ariyana, Ariyana
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5660

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) adalah kondisi malnutrisi yang terjadi ketika asupan makanan yang dikonsumsi kurang dari kebutuhan serta berlangsung lama (kronik) yang menyebabkan masalah kesehatan. Tingginya pertumbuhan penduduk salah satunya disebabkan oleh rendahnya usia pernikahan pertama. Pada perempuan yang menikah dini kurang dari 20 tahun akan mempunyai paparan lebih panjang resiko untuk hamil yang merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kehamilan dan kesejahteraan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat konsumsi pada wanita usia subur (WUS) yang menikah diusia anak dengan kejadian KEK. Metode penelitian kuantitatif yang desainnya analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan karakteristik usia mayoritas responden beresiko KEK pada kategori remaja awal yaitu sebanyak 9 responden (30%) dan mayoritas kategori remaja akhir tidak beresiko KEK sebanyak 14 responden (46,7%). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan usia dengan kejadian KEK dengan nilai p-value 0,004. Sementara itu, tidak terdapat hubungan tingkat konsumsi energi, protein, lemak dan karbohidrat dengan kejadian KEK pada WUS dengan nilai p-value >0,05.