cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Pengaruh Audiovisual Model Choacing Model Grow Me terhadap Peningakatan Self-Efficacy Mahasiswa Keperawatan di Laboratorium Pemeriksaan Fisik Oktaviani, Dita Dwi; Purwanti, Nunik; Hasina, Siti Nur
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5437

Abstract

Proses belajar mengajar kini fokus pada keterlibatan aktif peserta didik melalui teori dan praktik, seperti di laboratorium. Namun, rendahnya self-efficacy mahasiswa keperawatan menghambat kinerja mereka. Untuk meningkatkan self-efficacy, media pembelajaran berbasis coaching merupakan cara untuk meningkatkan efikasi diri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Audiovisual Model Choacing Grow Me Terhadap Peningkatan Self-Efficacy Mahasiswa Keperawatan Di Laboratorium Di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode design Quasy Experimental dengan menggunkaan pre-post. Populasi penelitian ini sebanyak 172 mahasiswa dengan 76 sampel yang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sampel dipilih menggunakan Purposive Sampling dengan teknik Non-probabilty sampling, dan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa Audiovisual Model Choacing Grow Me berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan Self-Efficacy. Hasil analisis menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukan nilai p value 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh audiovisual Model Choacing Grow Me terhadap peningkatan Self Efficacy Mahasiswa Keperawatan di Laboratorium Pemeriksaan Fisik Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemberian Audiovisual Model Choacing Grow Me memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat Self-Efficacy Mahasiswa Keperawatan di Laboratorium Pemeriksaan Fisik Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Hubungan antara Kelekatan Ibu dan Anak dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 1-3 Tahun Aprilian, Arvino; Muhith, Abdul; Hasina, Siti Nur
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5438

Abstract

Pada saat ini, sebagian ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun tidak mempedulikan perkembangan anaknya, ibu harus waspada dengan tanda-tanda keterlambatan pada tumbuh kembang anak. Pada masa usia ini, merupakan suatu masa yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak, salah satunya adalah perkembangan motorik kasar anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara kelekatan ibu dan anak dengan perkembangan motorik kasar anak usia 1-3 tahun. Jenis penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian adalah 54 responden ibu dan anak usia 1-3 tahun. Besar sampel 48 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi, kemudian diambil dengan teknik Simple sampling. Instrumen menggunakan Kuisioner Kelekatan dan DDST dengan offline. Variabel independen kelekatan ibu dan anak dan variable dependen perkembangan motorik kasar anak usia 1-3 tahun. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil dari penelitian didapatkan Dari hasil analisis uji Chi Square dengan nilai kemaknaan α = 0,05 didapatkan nilai p (value) = 0,004<0,05 yang berarti berarti ada hubungan antara kelekatan ibu dan anak dengan perkembangan motorik kasar anak usia 1-3 tahun. Simpulan dalam penelitian ini adalah kelekatan ibu dan anak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 1-3 tahun.
Red Onion (Bawang Merah) sebagai Solusi Tradisional untuk Menurunkan Demam pada Anak: Review Literatur Nurhayati, Isnani; Karmadi, Karmadi; Hidayat, Anas Rahmad; Anasulfalah, Hakim; Widiyanto, Aris
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5440

Abstract

Demam adalah kondisi umum pada anak yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kejang dan dehidrasi. Metode kompres bawang merah telah lama digunakan secara tradisional untuk menurunkan suhu tubuh secara alami, berkat kandungan senyawa aktif yang dipercaya efektif dalam meningkatkan pelepasan panas. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan melibatkan 11 studi terkait efek kompres bawang merah pada anak demam. Desain penelitian yang digunakan meliputi quasi-eksperimen pre-test dan post-test serta studi kasus. Artikel yang digunakan dari tahun 2019-2023 dengan menggunakan PICO: “Terapi Bawang Merah” AND Demam AND Anak. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa kompres bawang merah secara signifikan menurunkan suhu tubuh anak demam dari rata-rata 38,35°C menjadi 36,17°C. Mekanisme penurunan suhu ini disebabkan oleh efek vasodilatasi bawang merah yang meningkatkan penguapan panas melalui kulit. Temuan ini mendukung kompres bawang merah sebagai alternatif pengobatan non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengatasi demam pada anak. Hal ini menjadi pilihan terapi awal yang ideal bagi orang tua dalam situasi di mana akses ke perawatan medis terbatas atau sebagai pelengkap terapi medis. Kompres bawang merah adalah metode sederhana dan efektif untuk menurunkan suhu tubuh pada anak demam, menunjukkan potensi sebagai pengobatan rumahan yang aman dan bermanfaat.
Peran Jus Buah Mengkudu dalam Mengontrol Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Literature Review Rejo, Rejo; Daryanto, Daryanto; Wardani, Ratna; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5442

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang meningkat di Indonesia, terutama pada populasi lansia. Penggunaan jus mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai terapi alami telah dipelajari karena kandungan bioaktifnya, seperti scopoletin dan xeronin, yang diduga memiliki efek vasodilatasi dan diuretik, sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas jus mengkudu dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pencarian pada database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk artikel yang relevan antara tahun 2019 hingga 2024. Kriteria inklusi mencakup penelitian yang mengkaji efek jus mengkudu pada tekanan darah manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa jus mengkudu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan, terutama pada lansia. Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan produksi oksida nitrat setelah konsumsi jus mengkudu, yang berperan dalam relaksasi pembuluh darah. Studi juga menunjukkan bahwa kombinasi jus mengkudu dan mentimun dapat memberikan efek tambahan dalam mengontrol tekanan darah. Pembahasan menyimpulkan bahwa jus mengkudu efektif sebagai terapi tambahan untuk hipertensi melalui mekanisme vasodilatasi dan penghambatan enzim angiotensin-converting enzyme (ACE), memberikan alternatif yang aman bagi pengelolaan hipertensi. Kesimpulannya, jus mengkudu menunjukkan potensi besar sebagai terapi pendukung yang alami dan efektif untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dosis optimal dan efek jangka panjang dari jus mengkudu pada populasi yang lebih luas.
Pengaruh Konsumsi Jus Buah Bit terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia: Tinjauan Literatur Yuniarti, Tri; Novitasari, Meliana; Musta’in, Musta’in; Yuniarti, Rahma; Mubarok, Ahmad Syauqi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5446

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum di kalangan remaja putri, terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi yang dipicu oleh menstruasi dan kebutuhan gizi yang tinggi. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin adalah melalui konsumsi jus buah bit, yang kaya akan zat besi, vitamin C, dan folat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas jus buah bit dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia melalui tinjauan literatur yang mencakup beberapa penelitian terkini antara tahun 2019 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah literature review dari artikel yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan populasi, intervensi, pembandingan, dan hasil yang diharapkan. Artikel yang digunakan dari tahun 2019 hingga 2023. Pencarian dengan kata kunci: “Buah bit” AND Anemia AND Remaja. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konsumsi jus buah bit secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Penelitian oleh Purba et al. (2021) dan Miftakul Munawaroh & Winarni (2023) melaporkan peningkatan signifikan pada kadar hemoglobin setelah konsumsi rutin jus bit selama tujuh hingga empat belas hari. Kombinasi jus bit dengan jaggery atau jambu biji juga terbukti memberikan efek tambahan yang optimal dalam meningkatkan hemoglobin. Menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dalam jus bit, termasuk zat besi dan antioksidan, mendukung sintesis hemoglobin dan kesehatan kardiovaskular, sehingga memberikan efek jangka panjang dalam mengurangi risiko anemia. Dari studi ini menunjukkan bahwa jus buah bit adalah intervensi yang efektif dan dapat diakses untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Intervensi ini dapat menjadi solusi alternatif yang praktis untuk mencegah dan menangani anemia secara non-farmakologis.
Body Mass Index and Grading Histopatologi Endometrioid Endometrial Carcinoma Irwandi, Irwandi
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5447

Abstract

Endometrioid endometrial carcinoma is a malignant primary epithelial tumor in the endometrium, in the form of a glandular neoplasm with an acinar, papillary, or solid pattern, which can invade the myometrium. Histological grading is determined based on structural differentiation and cell atypia. Body mass index is calculated by dividing body weight by height in the square. The exact cause of endometrioid endometrial carcinoma is unknown. Still, most cases are associated with chronic estrogen stimulation of the endometrium, which triggers endometrial hyperplasia as a precursor to endometrioid endometrial carcinoma. Objective to assess the relationship between body mass index and histopathological grading of endometrioid endometrial carcinoma. Formalin-fixed paraffin tissue blocks from 31 patients with endometrioid endometrial carcinoma were used to examine the relationship between body mass index and histopathological grading. Baseline characteristics of the samples were obtained through medical records or pathology archives. The relationship between body mass index categories and histopathological grading was analyzed using the Kruskal-Wallis test. There was no significant relationship between body mass index and endometrioid endometrial carcinoma histopathological grading (p>0.05). The high body mass index category was not always associated with high histopathological grading of endometrioid endometrial carcinoma.
Hubungan Kepribadian dengan Kepatuhan Pelaksanaan Patient Safety pada Mahasiswa S1 Keperawatan Gunawan, Yuda Arya; Harianto, Joanggi Wiriatarina; Sureskiarti, Enok
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepribadian dan kepatuhan mahasiswa S1 Keperawatan dalam pelaksanaan patient safety. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitis deskriptif menggunakan pendekatan cross-sectional.. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester VII di Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, dengan teknik total sampling yang melibatkan 121 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kepribadian dengan kepatuhan pelaksanaan patient safety (p-value = 0,000). Sebagian besar mahasiswa dengan kepribadian ekstrovert menunjukkan kepatuhan yang lebih tinggi (74,2%) dibandingkan dengan mahasiswa introvert (29,1%). Penelitian ini mendukung temuan bahwa karakteristik kepribadian memengaruhi perilaku kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pasien.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Burnout Syndrome Perawat Talibo, Norman Alfiat; Azis, Moh. Nisyar Sy. Abd.
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5499

Abstract

Burnout merupakan syndrome kelelahan, baik secara fisik, dan emosional yang disebabkan karena bekerja secara berlebihan. Faktor penyebab terjadinya burnout syndrome adalah kurangya dukungan sosial antara sesama rekan kerja dan atasan sehingga dapat menyebabkan seseorang mengalami burnout. Tujuan penelitian ini diketahui ada hubungan Dukungan Sosial dengan Burnout Syndrome perawat di ruangan rawat inap RSU. Manado Medical Center.Metode Penelitian menggunakan metode analitik korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 reponden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dukungan sosial dan Burnout syndrome. data dianalisis menggunakan Uji Statistik Chi-Square dengan nilai p-value ≤ 0,05.Hasil penelitian ini hampir sebagian responden (80,0%) memiliki dukungan sosial baik dan hampir sebagian responden (77,1%) mempunyai Burnout syndrome tinggi. Berdasarkan hail uji chi-square didapatkan hasil nilai p value =0,000, ≤ 0,05.Kesimpulan penelitian ini ada hubungan dukungan sosial dengan burnout syndrome perawat di ruangan rawat inap RSU. Manado Medical Center. Saran penelitian diharapkan perawat di Ruangan Rawat Inap RSU. Manado Medical Center mendapatkan dukungan sosial yang baik oleh sesama perawat dan nakes lainnya di ruangan sehingga dengan dukungan sosial yang diberikan dapat menurunkan tingkat burnout syndrome perawat di rumah sakit.
Tinjauan Komprehensif tentang Faktor Risiko Diabetes Melitus yang dapat Dimodifikasi: Literature Review Orchida, Tidy Orchida; Verasita, Prissy
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.3851

Abstract

Diabetes mellitus adalah kondisi yang kompleks dan kronis yang membutuhkan manajemen seumur hidup dan interaksi dengan sistem perawatan kesehatan. Sistem perawatan kesehatan yang kurang baik dan kesadaran yang rendah di kalangan masyarakat umum/profesional perawatan kesehatan telah disarankan sebagai alasan mengapa begitu banyak pasien yang tidak terdiagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor risiko diabetes melitus yang dapat dimodifikasi, seperti gaya hidup, pola makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres. Melalui evaluasi literatur terkini, penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi berbasis bukti untuk intervensi yang efektif dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus. Karena sifat diabetes mellitus tahap awal dan menengah yang tidak bergejala, beberapa tahun dapat berlalu tanpa diagnosis sebelum komplikasi mulai muncul. Faktor-faktor lain termasuk usia, jenis kelamin, etnis, pendidikan, status perkawinan dan pengangguran yang juga dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan diabetes melitus. Ulasan ini merangkum faktor risiko demografi dan karakteristik klinis yang terkait dengan diabetes mellitus. Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan PubMed, Google Cendekia, dan Sabinet dengan menggunakan istilah pencarian berikut: diabetes mellitus, faktor risiko, karakteristik dan komplikasi (Bello-Ovosi et al., 2019). Pencarian literatur ini dilakukan pada database elektronik EBSCO dan PubMed dengan kata kunci antara lain (diabetes melitus, diabetes tipe 2, faktor risiko). Tinjauan literatur dicari dengan menggunakan database elektronik dan dipublikasikan antara tahun 2019 dan 2024 dengan menggunakan kata kunci yang spesifik. Jumlah tinjauan literatur yang diperoleh sebagai hasil pencarian adalah 500 artikel. Sebanyak 500 publikasi diidentifikasi dan hanya 10 studi yang dimasukkan dalam tinjauan literatur ini. Hasil: berdasarkan 500 jurnal, kemudian dilakukan eliminasi duplikasi menjadi 40, dari 40 judul dan abstrak tersebut dilakukan review judul dan abstrak sehingga menghasilkan 10 artikel full text yang diikutsertakan dalam tinjauan pustaka. Simpulan: Adanya faktor risiko diabetes melitus dapat dimodifikasi
Laporan Kasus: Pankreatitis Akut Fiestana, Eka
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4476

Abstract

Pankreatitis akut merupakan kondisi yang dialami individu akibat adanya peradangan mendadak pada pankreas yang berdampak pada jaringan disekelilingnya maupun organ yang lain. Penyakit ini biasanya ditandai dengan adanya rasa mual, muntah dan nyeri dada yang dikeluhkan oleh pasien. Pada penelitian ini melalui metode studi kasus, ditemukan subjek merasa mual, muntah, nyeri epigastrik-dada, dua jam sebelum dirawat di rumah sakit. Kondisi ini mengakibatkan terganggunya produksi insulin, menyebabkan diabetes mellitus. Selain itu, peradangan pankreas dapat memicu penyakit jantung melalui pembentukan plak aterosklerotik yang tidak stabil. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan CECT (Contrast-Enhanced Computed Tomography) oleh radiologi agar dapat menunjukkan kondisi atau tingkat keparahan pankreatitis pasien sehingga tenaga kesehatan dapat memberikan manajemen kesehatan yang tepat untuk pasien.