cover
Contact Name
Haeranto Haerul K
Contact Email
mpi@apps.ipb.ac.id
Phone
+628111102950
Journal Mail Official
mpi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Pengembangan Industri Kecil Menengah, Sekolah Pascasarjana IPB Jl. Raya Pajajaran, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor 16144
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah
ISSN : 20858418     EISSN : 26229250     DOI : https://doi.org/10.29244/mikm
Perintisan jurnal sebagai berkala ilmiah berwawasan nasional dimulai sejak Februari 2006 dengan nama Jurnal MPI dengan No. ISSN 1907-3127 yang memuat 9 judul artikel pada setiap edisi. Mulai terbitan edisi September 2009, judulnya dirubah menjadi Jurnal Manajemen IKM dengan No. ISSN 2085-8418 dan E-ISSN 2622-9250. Jurnal Manajemen IKM selama ini mampu menjadi sarana penyebarluasan informasi ilmiah kepada para dosen atau peneliti lainnya, maupun masyarakat pengguna, serta sarana pengembangan. Manajemen IKM (P-ISSN 2085-8418; E-ISSN 2622-9250) merupakan Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pengembangan Industri Kecil Menengah (MPI) Sekolah Pascasarjana IPB sejak September 2006, memuat kegiatan dunia usaha kecil menengah (UKM), khususnya IKM beserta instansi yang terkait seperti perbankan, departemen teknis dan usaha swasta besar dan petani/nelayan, dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Manajemen IKM terbit setiap 6 bulan sekali (Februari dan September) dan ditujukan sebagai wadah untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian dari kajian tugas akhir mahasiswa MPI, khususnya yang terkait dengan pembinaan dan pengembangan IKM. Namun demikian, tulisan yang diterima Manajemen IKM terbuka bagi berbagai kalangan yang memiliki ketertarikan dalam pembinaan dan pengembangan IKM, baik itu peneliti, penyuluh, maupun pengusaha. Dengan diterbitkannya jurnal ini, maka kedepannya diharapkan lebih dipahami potensi, kendala dan pengembangan IKM melalui pendekatan holistik dan sinergi yang dilihat dari faktor-faktor ekonomi, manajerial dan faktor-faktor lainnya seperti kemitraan
Articles 305 Documents
Strategi UMKM Dalam Mendorong Masyarakat Untuk Menggunakan Qris Sebagai Alat Pembayaran Digital Di Kota Bogor Buono, Agus; Syarief, Rizal; Firdaus, Husni
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.1.7-15

Abstract

The development of the financial technology industry in the world of fast and secure electronic, for the beginning of digital financial transaction services in various models. The research aims to provide strategic advice and recommendations to MSMEs in the food and beverage sector to encourage people to use QRIS as a digital payment tool. The research was conducted in the city of Bogor, the location was chosen purposively based on considerations of the city of Bogor as a culinary destination. Data analysis techniques are qualitative and quantitative, another analysis process is carried out on the internal and external environment using SWOT analysis, and to support the use of quantitative analysis in the IFE matrix, EFE, IE, and QSPM. Characteristics of MSMEs include the type of marketing used by gender, age, education, income, means of payment owned, length of business, reasons for using QRIS as a means of payment, price, target customers. The results of the IE matrix analysis show that food and beverage MSME business actors in Bogor City are in cell IV position with a grow and build strategy. The results of the SWOT and QSP analysis can be concluded with the main priority being to ask for support from the government (Bank Indonesia), Payment Service System Operators (PJSP) and banking in the form of promotional media support, system improvements and fee reduction support for merchants. This support motivates and encourages MSMEs to direct and advise the public and consumers to use QRIS as their first choice for transactions.
Strategi Peningkatan Kinerja Bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (Studi Pada UMKM Makanan Dan Minuman Nasabah KUR Bank Syariah Indonesia Area Bandung Kota) Syarief, Rizal; Yusri, Doni; Fajar, Mohammad
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.1.25-33

Abstract

Bank Syariah Indonesia as one of the state-owned banks has an interest in the success of the people's business credit (KUR) financing program launched by the government. The objectives of this study are: (1) to analyse the effect of financial literacy on the business performance of food and beverage (F&B) SMEs; (2) to analyse the effect of financial inclusion on the business performance of F&B SMEs; (3) to analyse the effect of entrepreneurial orientation on the business performance of F&B SMEs; (4) to analyse the effect of social media marketing capability on the business performance of F&B SMEs: (4) analyse the effect of social media marketing capability on business performance of mamin SMEs; and (5) formulate strategies to improve business performance of F&B SMEs. Data collection using the slovin method, where the sample size was set at 283 respondents. Research with descriptive and inferential statistical methods using multiple linear regression analysis, which consists of validity test, reliability, t test, F test. Strategy formulation using internal-external environmental analysis with IFE and EFE matrix, position mapping and alternative strategies with IE and SWOT matrixs, then determine strategy priorities with QSP matrix. The results of the analysis show that food and beverage SMEs are in quadrant I (grow and build). Based on the results of quantitative analysis on the QSP matrix, the strategy that can be implemented is assistance in preparing financial reports of SMEs to maintain financial stability.
Strategi Meningkatkan Pertumbuhan Pembiayaan Konsumer Griya Di Bank Syariah Indonesia Area Jakarta Fatmawati Sarma, Ma'mun; Aminah, Mimin; Yoana Emilio
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.1.16-24

Abstract

Bank syariah berkontribusi pada sektor properti dengan memberikan pembiayaan kepemilikan rumah syariah (KPR Syariah). Produk pembiayaan kepemilikan rumah di bank syariah disebut Pembiayaan Griya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi profile nasabah yang memilih pembiayaan konsumer Griya Bank Syariah Indonesia; (2) Menganalisa hubungan antara karakteristik pribadi dengan faktor-faktor yang dipentingkan; (3) Menganalisis faktor-faktor lingkungan eksternal dan internal yang memiliki implikasi terhadap pertumbuhan pembiayaan konsumer Bank Syariah Indonesia; (4) Memformulasikan strategi bisnis yang sesuai dengan faktor lingkungan eksternal dan internal Bank Syariah Indonesia; dan (5) Menentukan prioritas strategi bagi pertumbuhan pembiayaan konsumer yang dapat diimplementasikan oleh Bank Syariah Indonesia. Bank Syariah yang dipilih untuk studi kasus ini adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk., karena merupakan bank syariah terbesar di Indonesia dengan aset Rp371 triliun per September 2024. Lokasi sampel yang diambil adalah Kawasan Fatmawati Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah tabulasi silang, matriks SWOT, dan QSPM. Metode tabulasi silang digunakan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik pribadi dengan faktor-faktor penting, dilanjutkan dengan analisis deskriptif dan kuantitatif yang terdiri dari matriks internal factor evaluation (IFE), matriks external factor evaluation (EFE), matriks internal-external (IE), matriks strengths, weaknesses, opportunities, dan threaths (SWOT). Hasil Matriks IE Bank Syariah Indonesia Area Fatmawati Jakarta berada pada kuadran IV dengan matriks IFE sebesar 3,077 dan matriks EFE sebesar 2,961. Hasil ini menempatkan strategi pemasaran pada sel IV yang disebut strategi pertumbuhan dan pembangunan, sel kuat untuk matriks IFE dan sel tinggi untuk matriks EFE. Dalam posisi ini, perusahaan dimungkinkan untuk melakukan strategi intensif dan strategi integratif.
Analisis Strategi Optimalisasi Wakaf Produktif Pada Laznas Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (Laznas BSI Maslahat) Jakarta) Hubeis, Musa; Aminah, Mimin; Bufara, Diqdar Satya
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.1.55-62

Abstract

Nazhir wakaf LAZNAS BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) Maslahat telah menghimpun dan mengelola dana wakaf sejak tahun 2020. Program wakaf yang saat ini sudah berjalan adalah wakaf sosial dan wakaf produktif. Tujuan penelitian adalah (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi prioritas pertimbangan dan memengaruhi keputusan wakif dalam menyalurkan wakaf melalui LAZNAS BSI Maslahat; (2) Menganalisis optimalisasi wakaf produktif; dan (3) Menyusun alternatif strategi optimalisasi wakaf produktif. Penelitian dilakukan di Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BSI Maslahat Jakarta dengan waktu pelaksanaan bulan Januari-Juni 2024. Penentuan lokasi kajian dengan metode purposive sampling dengan informan pakar yang berjumlah lima orang. Metode analisis data dengan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, dan matriks internal-external (IE) untuk mengetahui posisi BSI Maslahat dalam rangka strategi optimalisasi, serta matriks strengtghs, weaknesses, opportunities and threats (SWOT) dan quantitative strategic planning matrix (QSPM) untuk penentuan prioritas strategi yang dapat diimplementasikan. Hasil analisis diperoleh strategi utama yang dapat diterapkan adalah penguatan dan harmonisasi regulasi wakaf dalam mendukung pembangunan ekosistem digital wakaf yang solid. Implikasi manajerial mencakup penguatan struktur organisasi, pengembangan kebijakan, peningkatan kompetensi SDM, pengembangan kemitraan, pemanfaatan teknologi, transparansi, monitoring, dan edukasi masyarakat. Dengan implementasi strategi ini, diharapkan pengelolaan wakaf produktif di BSI Maslahat menjadi lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Strategi Pemasaran Produk Mitraguna Di PT Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Di Region IV Jakarta) Suharjo, Budi; Findi, Muhammad; Tuanaya, Syarief Hidayat
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.1.63-71

Abstract

Bank Syariah Indonesia (BSI) Region IV Jakarta adalah salah satu wilayah dari BSI yang memfokuskan pertumbuhan pembiayaan mitraguna kepada instansi pemerintah maupun BUMN di Jakarta. Penelitian bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi profil nasabah yang memilih pembiayaan consumer Mitraguna di BSI; (2) Menganalisis faktor lingkungan eksternal dan internal yang memiliki dampak terhadap pertumbuhan pembiayaan consumer Mitraguna BSI; dan (3) Menyusun strategi bisnis yang tepat sesuai dengan faktor lingkungan eksternal dan internal BSI. Penelitian dilakukan di BSI Region IV Jakarta, pemilihan lokasi kajian dilakukan secara purposive, dengan pertimbangan kesediaan pihak manajemen bank untuk dijadikan lokasi kajian dan tersedianya data yang diperlukan. Waktu penelitian dilakukan bulan Juni-September 2024. Penelitian bersifat studi kasus yang dilakukan dengan cara menelusuri data dan informasi berupa faktor-faktor lingkungan, yaitu internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap kinerja bank yang digambarkan dengan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil skor total matriks IFE dan EFE selanjutnya dilakukan pemetaan dengan matriks Internal-External (IE) dan perumusan strategi untuk merumuskan alternatif strategi utama dengan matriks strengths, weaknesses, opportunities and threaths (SWOT). Penentuan prioritas strategi dengan quantitative strategic planning matrix (QSPM). Hasil identifikasi faktor lingkungan internal sebagai dasar penentuan posisi perusahaan dengan matriks IE menunjukkan PT BSI Region IV Jakarta terletak pada sel V, yaitu jaga dan pertahankan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh alternatif strategi yang dapat diterapkan dan berdasarkan perhitungan dalam matriks QSP, diperoleh hasil strategi yang diprioritaskan untuk diimplementasikan, yaitu membangun kemitraan atau kolaborasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif dalam menghadapi tantangan dan memenuhi harapan nasabah
Perancangan Aplikasi Sales Force Automation untuk Pengolahan Data Penjualan dan Pencapaian Target pada Toko XYZ Rizal, Samsul; Endrawati, Titin; Widodo, Anung
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.1.72-79

Abstract

Permasalahan pada UKM adalah dengan memiliki beberapa jenis usaha yang berbeda dan ingin mendapatkan laporan penjualan dari tiap jenis usaha yang dimiliki secara cepat. Penelitian ini bertujuan Untuk membuat aplikasi Sales Force yaitu Aplikasi yang membantu UKM dalam memantau penjualan produk dari tiap Sales yang dilaporkan melalui aplikasi sales force. Aplikasi ini dapat memantau sudah berapa banyak dari tiap Sales menjual produk produk UKM. Dalam mengembangkan aplikasi sales force automation data disimpan menggunakan manajemen basis data SQL (Structured query language) atau DBMS. Alur perancangan sistem informasi yang dibuat pada penelitian ini menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall yang merupakan suatu metode yang terdiri dari beberapa tahapan proses yang dapat digunakan untuk mengembangkan sistem informasi. Hasil Aplikasi SFA (Sales Force Automation) sudah dapat menampilkan Laba bersih dan berisi laporan operasional penjualan suatu barang yang dijual oleh toko. Aplikasi SFA sudah dapat menampilkan Penjualan barang hari ini dan data barang terlaris serta menampilkan data stok saat ini di toko. Melalui menu ini diharapkan owner dapat menganalis strategi penjualan selanjutnya untuk pencapaian target penjualan Perusahaan. Selain itu pada menu ini juga dapat menampilkan catatan piutang dari customer yang belum dibayarkan.
Analisa Kinerja Inkubator Bisnis Menggunakan Metode Performance Prism dan Analytical Hierarchi Process Hardjomidjojo, Hartrisari; Muhandri, Tjahja; Wowiling, Novie CH
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 2 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.2.139-146

Abstract

Research on the performance of IPB business incubators is based on observations from various stakeholders to sharpen strategies and improve performance that has an impact on improving business incubator services in encouraging the birth of start-up business actors, especially in the IPB environment and generally in the community. The stakeholders in question are leaders, employees, tenants, regulators and the community. The research objectives are to design KPIs, determine KPI priorities, and provide suggestions for improvements to Key Performance Indicators (KPI). Therefore, it is necessary to carry out a performance measurement method based on Performance Prism with 5 perspectives, namely satisfaction, contribution, process, strategy and capability. The design and measurement of performance in this study was carried out in stages, namely an analytical hierarchy process to determine the priority value scale of each KPI process, strategy and capability based on AHP and assessment of satisfaction and contribution with the Likert scale. The results of measuring performance between stakeholders including KPI Strategy involving leaders, employees and tenants are very important.
Strategi Pengembangan Perdagangan Beras Melalui Pembiayaan Akad Murabahah (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia Cabang Tambun 1 Bekasi) Findi, Muhammad; Suharjo, Budi; Merianti
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 2 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.2.1-9

Abstract

Meningkatnya UMKM di Kota Bekasi menggambarkan perkembangan UMKM mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Permasalahan yang terus terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah UMKM di kota ini adalah kesiapan sumber daya manusia dan sumber pembiayaan bagi pelaku UMKM. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui sistem pembiayaan murabahah pada perdagangan beras di BSI Cabang Tambun 1 Bekasi; (2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perdagangan beras di Kota Bekasi; dan (3) Mengetahui posisi dan kondisi usaha perdagangan beras, serta alternatif strategi pengembangan usaha perdagangan beras di Kota Bekas. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang dilakukan dengan menelusuri data dan informasi yang diperoleh dari PT BSI, baik di pusat maupun Cabang Tambun 1 Bekasi. Responden ditentukan secara purposive, yang terdiri dari tiga orang internal bank dan empat pelaku usaha. Analisis kelayakan pembiayaan menggunakan pendekatan prinsip 5C. Analisis lingkungan dan penentuan strategi menggunakan matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Hasil analisis kelayakan pembiayaan menunjukkan bahwa BSI Cabang Tambun 1 Bekasi sudah melaksanakannya dengan baik, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Hasil analisis lingkungan dengan matriks IFE diperoleh total skor 2,65, menunjukkan usaha ini memiliki kekuatan internal yang cukup baik untuk dikembangkan. Total skor matriks EFE sebesar 2,59, menunjukkan perdagangan beras berada pada level rataan dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi ancaman eksternal. Kombinasi total skor matriks IFE dan EFE pada matriks IE menempatkan usaha pada Kuadran V yaitu posisi tengah, baik secara internal maupun eksternal. Hasil analisis strategi diperoleh prioritas strategi yang dapat diimplementasikan, yaitu peningkatan daya saing melalui diversifikasi produk dan pemasaran digital.
Peranan Peranan Digitalisasi dan Religiusitas dalam Memoderasi Hubungan Orientasi Kewirausahaan dengan Kemampuan Berinovasi Hijau Sijabat, Eduard; Sijabat, Eduard Alfian Syamsya
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 2 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.2.120-130

Abstract

Tuntutan dalam menghasilkan produk layanan dari hasil kemampuan berinovasi hijau menjadi agenda penting dan mendesak bagi pelaku industri usaha jasa terkait di pelabuhan. Disamping pemenuhan kepatuhan terhadap regulasi, faktor daya saing juga merupakan alasan mengapa setiap perusahaan berupaya melakukan terobosan inovasi.  Kemampuan menghasikan terobosan inovasi hijau dapat bersumber dari adanya orientasi kewirausahaan para pelaku usaha yang didukung adanya faktor religiusitas dan perkembangan teknologi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan moderasi dari religiusitas dan digitalisasi sistem dalam kemampuan berinovasi hijau yang berdasarkan orientasi kewirausahaan pada perusahaan jasa keagenan kapal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan objek penelitian perusahaan keagenan kapal dan hasil dianalisis menggunakan pemodelan persamaan structural atau structural equation modelling (SEM) WarPls 7.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berinovasi hijau. Dengan adanya peranan moderasi religiusitas, maka pengaruh orientasi kewirausahaan diperkuat secara signifikan terhadap kemampuan berinovasi hijau. Sebaliknya faktor digitalisasi yang diimplementasikan dalam perusahaan justru memperlemah pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kemampuan berinovasi hijau. Hasil penelitian ini menyumbangkan kontribusi empiris dalam pengujian hubungan antara orientasi kewirausahaan dengan kemampuan berinovasi hijau dengan adanya moderasi digitalisasi dan faktor religiusitas dalam mengkonfirmasi landasan teori resource base view (RBV).  Implikasi praktis bagi dunia bisnis terutama perusahaan jasa keagenan kapal yang beroperasi dipelabuhan adala bahwa faktor transformasi digital tidak selalu berkorelasi terhadap kemampuan berinovasi hijau yang mengandalkan orientasi kewirausahaan. Sebaliknya faktor religiusitas yang dimiliki sumber daya peeusahaan akan mendukung dan memperkuat orientasi kewirausahaan dari pelaku usaha dalam menghasilkan terobosan inovasi
A Evaluasi Pengadaan Laptop Ber-TKDN dalam Meningkatkan Value for Money dan Pengembangan Produk Dalam Negeri Dharmayanti, Indrani; Palinrungi, Muhammad Kahar Akbar; Aryati, Aster; Nursyanti, Yevita
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 20 No. 2 (2025): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.20.2.109-119

Abstract

The government’s procurement of laptops is now required to use domestically manufactured products. For process efficiency, procurement consolidation is achieved using an electronic catalog. The research aims to evaluate the effectiveness and efficiency of the TKDN laptops procurement through the national consolidation program, identify factors influencing the effectiveness and efficiency, and analyze user perceptions of the quality and performance of the products. The study employs perception analysis, which is processed and presented using descriptive statistics. The findings indicate that the consolidated procurement of domestically produced laptops is relatively effective, as it meets most organizational needs, although some laptop specifications (e.g., processor, RAM, and HDD) remain inadequate. Consolidation is also more efficient than individual procurement, because it determines the upper price limit, and allows it to be negotiated during the transaction. Best value for money has been obtained in terms of supply quantity, delivery time and location, price and service provider. But there are still complaints about quality. Factors that influence procurement effectiveness include identifying needs, determining specifications and negotiating prices, as well as monitoring and reporting deviations during implementation.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Manajemen IKM Vol. 20 No. 2 (2025): Manajemen IKM Vol. 20 No. 1 (2025): Manajemen IKM Vol. 19 No. 2 (2024): Manajemen IKM Vol. 19 No. 1 (2024): Manajemen IKM Vol. 18 No. 2 (2023): Manajemen IKM Vol. 18 No. 1 (2023): Manajemen IKM Vol. 17 No. 2 (2022): Manajemen IKM Vol. 17 No. 1 (2022): Manajemen IKM Vol. 16 No. 2 (2021): Manajemen IKM Vol. 16 No. 1 (2021): Manajemen IKM Vol. 15 No. 2 (2020): Manajemen IKM Vol. 15 No. 1 (2020): Manajemen IKM Vol. 14 No. 2 (2019): Manajemen IKM Vol. 14 No. 1 (2019): Manajemen IKM Vol. 13 No. 2 (2018): Manajemen IKM Vol. 13 No. 1 (2018): Manajemen IKM Vol. 12 No. 2 (2017): Manajemen IKM Vol. 12 No. 1 (2017): Manajemen IKM Vol. 11 No. 2 (2016): Manajemen IKM Vol. 11 No. 1 (2016): MANAJEMEN IKM Vol. 10 No. 2 (2015): MANAJEMEN IKM Vol. 10 No. 1 (2015): Manajemen IKM Vol. 9 No. 2 (2014): Manajemen IKM Vol. 9 No. 1 (2014): Manajemen IKM Vol. 8 No. 2 (2013): Manajemen IKM Vol. 8 No. 1 (2013): Manajemen IKM Vol. 7 No. 2 (2012): Manajemen IKM Vol. 7 No. 1 (2012): Manajemen IKM Vol. 6 No. 2 (2011): Manajemen IKM Vol. 6 No. 1 (2011): Manajemen IKM Vol. 5 No. 1 (2010): Manajemen IKM Vol. 4 No. 2 (2009): Manajemen IKM Vol. 4 No. 1 (2009): Jurnal Magister Profesional Industri Kecil Menengah Vol. 3 No. 1 (2008): Jurnal Magister Profesional Industri Kecil Menengah Vol. 2 No. 1 (2007): Jurnal Magister Profesional Industri Kecil Menengah Vol. 1 No. 2 (2006): Jurnal Magister Profesional Industri Kecil Menengah Vol. 1 No. 1 (2006): Jurnal Magister Profesional Industri Kecil Menengah More Issue