cover
Contact Name
patmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285242695485
Journal Mail Official
lppm@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Gedung Fakultas AgamaIslam Universitas Al Asyariah Mandar Telp./Fax (0428) 21038
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam
ISSN : 25415212     EISSN : 25415220     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/jalif.v6i2
Core Subject : Religion,
Hukum Ekonomi Syariah, dan Sosial Budaya Islam J-Alif. Adalah jurnal Fakulatas Agama Islam Universitas Al Asy’ariah Mandar. Terbit berkala Enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Sosial Keagamaan dan Budaya Islam
Articles 123 Documents
Pengaruh Sertifikat Halal Terhadap Pendapatan Usaha dan Halal Awareness UMKM di Sektor Halal Food (Studi Pada Pelaku Usaha UMKM Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya) Muiz, Aris Nurul; Damayanti, Aulia; Indra, Regina; Marlina, Lina
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 8, No 2 (2023): J-Alif, Volume 8, Nomor 2, November 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v8i2.4829

Abstract

Produk halal kini telah menjadi tren dunia karena memiliki pasar yang potensial bahkan dengan adanya peningkatan industri halal, sektor pertumbuhan ekonomi mengalami kemajuan, kesadaran tentang konsep halal mulai meningkat, dan banyaknya perusahaan di bidang produk dan layanan mulai merespon kebutuhan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel sertifikat halal terhadap variabel pendapatan usaha dan halal awareness UMKM. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Jumlah data yang diperoleh sebanyak 27 responden yang tersebar di daerah Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Hasil pengolahan data yang diolah menggunakan SPSS 23 dengan regresi linier berganda yang menunjukan bahwa variabel sertifikat halal berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan penjualan usaha, hal ini dapat dilihat dari signifikasi sertifikat halal sebesar 0,064 yang berarti lebih besar dari tingkat signifikasi yang digunakan yaitu 0,05 atau 5%. Berdasarkan hasil pengolahan data peneliti menunjukkan bahwa variabel sertifikat halal berpengaruh signifikan terhadap halal awareness UMKM, hal ini dapat dilihat dari signifikasi halal awareness sebesar 0,093 yang berarti lebih besar dari tingkat signifikasi yang digunakan yaitu 0,05 atau 5%.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR PEMEGANG OBLIGASI/SUKUK TERHADAP KASUS FINANCIAL STATEMENT FRAUD Ridho, Zainur; Mujib, Abdul
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.4936

Abstract

Financial reports are one element for providing company financial data information to stakeholders. However, action often occurs financial statement fraud, namely unlawful acts with elements of intent, malicious intent, fraud, concealment and abuse of trust. This problem is the background for the need for an in-depth study, so the researcher's aim is to conduct an analysis of laws that can protect investors from manipulation of financial reports in capital market activities. This research uses the method mix with an empirical juridical approach (study socio-legal), carry out textual studies, reviewing legislation and policies that can be analyzed critically and explain their meaning and implications for legal subjects. The results of this research discuss that legal protection for investors from actions such as financial statement fraud regulated in Law no. 8 of 1995 concerning Capital Markets (UUPM) which is carried out by the Capital Market Supervisory Agency (Bapepam) and regulated by the Financial Services Authority or referred to as OJK in Article 9 of the OJK Law concerning the authority to supervise all forms of activities in the capital market and Article 30 of the Law -Law Number 21 of 2011 concerning the authority of the OJK to order or take certain actions against companies that cause losses by filing lawsuits or compensation. Of these two rules, behavior financial statement fraud categorized as a crime in the capital market.Laporan keuangan merupakan salah satu elemen untuk memberikan informasi data keuangan perusahaan kepada para pemangku kepentingan. Namun, sering terjadi tindakan financial statement fraud, yaitu tindakan melawan hukum dengan unsur kesengajaan, niat jahat, penipuan, penyembunyian dan menyalahgunakan kepercayaan. Problematika tersebut melatarbelakangi perlunya kajian secara mendalam, sehingga tujuan peneliti yaitu melakukan analisis terhadap hukum yang dapat melindungi investor dari tindakan manipulasi laporan keuangan pada kegiatan pasar modal. Penelitian ini menggunakan metode mix dengan pendekatan yuridis empiris (studi sosio-legal), melakukan studi di tekstual, mengkaji peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang dapat dianalis dengan kritikal dan dijelaskan makna dan implikasinya terhadap subjek hukum. Hasil dari penelitian ini membahas bahwa Perlindungan hukum bagi investor dari tindakan seperti financial statement fraud diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM) yang diperankan oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan atau disebut OJK dalam pasal Pasal 9 Undang-Undang OJK tentang kewenangan dalam mengawasi segala bentuk kegiatan di pasar modal dan Pasal 30 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang kewenangan OJK dalam memerintahkan atau melakukan tindakan tertentu terhadap perusahaan yang menimbulkan kerugian dengan mengajukan gugatan atau ganti rugi. Dari kedua peraturan tersebut, perilaku financial statement fraud dikategorikan sebagai kejahatan di pasar modal.
PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP KERJA SAMA ANTARA PETANI SAYUR DAN PENGEPUL SAYUR (STUDI KASUS DESA KEBUNSARI KECAMATAN WONOMULYO) Paramita, Anggun; Kaco, Suardi; Hindi, M. Anwar
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.5646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sifat dari praktik kerja sama antara produsen sayuran dan pengepul sayuran di Desa Kebunsari,  Kecamatan Wonomulyo. Secara khusus,  penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat dari praktik kerja sama tersebut. Studi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa cara yang dilakukan oleh produsen sayur dan pengepul sayur di Desa Kebunsari,  Kecamatan Wonomulyo,  untuk berkolaborasi,  antara lain: Kesepakatan petani sayur dengan pengepul sayur,  Pembelian dengan pembayaran tidak langsung,  Penanganan dan pengangkutan,  Akses ke pasar,  Manajemen persediaan,  dan Keuntungan. Hukumnya boleh atau boleh dilakukan dalam tinjauan hukum Islam tentang kerjasama antara petani sayur dengan pengepul sayur dalam kaitannya dengan perjanjian lisan yang dilakukan oleh petani sayur dan pengepul sayur. Sebagai hasil dari tradisi masyarakat Desa Kebunsari Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar yang berpotensi menjadi hukum. Hal ini dapat diterima selama kedua belah pihak saling meridhoi dan tidak merugikan satu sama lain. Kerjasama tersebut diperbolehkan dalam Islam karena menjunjung tinggi prinsip saling percaya.
Penguatan Kelembagaan Pada Organisasi Pengelola Zakat Melalui Good Amil Governance (GAG) Fatmawati, Fatmawati; Iswandi, Heri; Fauziah, Fauziah; Herviani, Septy
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 8, No 2 (2023): J-Alif, Volume 8, Nomor 2, November 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v8i2.4849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Penguatan Kelembagaan pada Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) melalui Good Governance. Masalah yang masih terkait dengan pengelolaan zakat, salah satunya yaitu masalah yang bersumber dari dalam Lembaga Pengelola Zakat Itu sendiri antara lain menjamurnya jumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ), rendahnya sinergi antara stakeholder, rendahnya kredibilitas masyarakat terhadap OPZ, tidak optimalnya pendayagunaan zakat serta SDM zakat yang masih kurang profesional. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah model yang dapat mengatasi masalah tersebut. Tata kelola yang baik atau good governance mutlak dibutuhkan dalam Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Penelitian ini merupakan penelitian library research dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penguatan kelembagaan dalam OPZ melalui penerapan good amil governance meliputi, pertama sebagai lembaga keuangan publik, maka harus menerapkan prinsip transparency, accountability, responsibility, independency dan fairness. Kedua, sebagai Lembaga Filantropi Islam mutlak menerapkan shariah compliance. Ketiga, sebagai lembaga pelayanan masyarakat harus mengedepankan service quality.
FLORA DAN FAUNA PERSPEKTIF HADIS Saifuddin, Saifuddin; Amin, Muhammadiyah; Ahmad, La Ode Ismail
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.5047

Abstract

Eksistensi makhluk selain manusia memiliki kesetaraan dalam wujud sebagai ciptaan dan berusaha untuk melakukan hal-hal yang terbaik, yang tentu saja dalam kodratnya yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Penelitian ini mengkaji keberadaan Fauna dan Flora yang mengangkat salah satu jenis hewan yaitu kucing dan kedudukan orang yang melakukan penghijauan atau memperhatikan lingkungan dengan bercocok tanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis atas hadis-hadis yang terkait. Hasil atas penelitian ini adalah (1) Penelitian yang dilakukan melalui hadis Sunan Ad Darimi Nomor 729 dan Hadis Sahih Bukhari nomor 2191 menunjukkan bahwa Nabi sangat menyayangi hewan. Hadis ini berbicara tentang larangan keras nabi menyakiti hewan—dalam hal ini kucing—bahkan nabi menekankan untuk memelihara, melindungi dan merawatnya dengan baik (2) Penelitian yang dilakukan melalui hadis Musnad Imam Ahmad Nomor 15963 dan Hadis Sahih Bukhari nomor 2152, memberikan gambaran bagaimana Nabi sangat menganjurkan seorang muslim untuk melakukan penanaman yang dapat diartikan penghijauan, dan tidak membiarkan lahan itu menjadi kosong, jika sekiranya tanaman dan tumbuhan yang sejatinya diperuntukkan kepada manusia itu pada akhirnya dimakan oleh hewan, maka itu juga bukan merupakan sesuatu yang sia-sia karena bernilai sedekah bagi pemiliknya.
Digitalisasi Pengelolaan Dana Zakat Dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Alwi, Muhammad; Sarjan, Muhammad; Yusuf, Hardianti; Pahri, Pahri
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 8, No 2 (2023): J-Alif, Volume 8, Nomor 2, November 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v8i1.3834

Abstract

Artikel ini bertujuan mendesksripsikan manajemen penghimpunan dana zakat, peluang digitalisasi penghimpunan zakat dan tantangan zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat.  Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode deskriptif dan teknik studi pustaka dilakukan dalam proses pengumpulan data, yaitu berbagai bentuk informasi dan referensi terkait issue digitalisasi manajemen dana zakat. Dalam hasil kajian menunjukkan bahwa para amil dituntut untuk  memiliki skill yang modern dalam mengumpulkan aset harta zakat dari para muzakki dan menyalurkannya kepada mustahik dengan manajemen baik pengelolaan zakat akan lebih maksimal. Para amil zakat dituntut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mampu melakukan perluasan, memfokuskan dalam program pemberdayaan ekonomi dan cetak biru pengembangan zakat. Sistem Informasi Badan Amil Zakat Nasional (SIMBAZNAS) merupakan program dari sistem informasi manajemen yang dibangun dan dikembangkan untuk keperluan penyimpanan data dan informasi yang dimiliki oleh BAZNAS secara nasional untuk memudahkan pembayaran zakat dan bisa mengontrol pendistribusian dana zakat. Berbagai hambatan atau tantangan BAZNAS dalam pengelolaan zakat antara lain yaitu, minimnya sumber daya manusia yang berkualitas, pemahaman fikih amil yang belum memadai, rendahnya kesadaran masyarakat, rendahnya teknologi yang dipakai, sistem informasi zakat dan sikap mental para penerima zakat.
PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PANJAR BURUH TANI (STUDI KASUS DESA SUGIHWARAS KECAMATAN WONOMULYO) Karmila, Karmila; Busrah, Busrah; Hindi, M Anwar
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.5648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencapai dua hal: pertama, ingin mengetahui bagaimana buruh tani di Desa  Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo menerima uang muka. 2) Untuk mengetahui apakah sistem uang muka buruh tani di Desa  Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo tunduk pada tinjauan hukum Islam. Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan informasi yang digunakan adalah strategi pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Upah yang diterima buruh adalah Rp. 1.200.000/hektar. Buruh yang membutuhkan uang panjar harus ikut bekerja terlebih dahulu selama 2 atau 3 hari, kemudian upah yang bisa di dapat dari hasil kerja tersebut akan diberikan. Sistem pembayaran panjar tersebut sudah sesuai dengan hukum Islam, karena sudah jelas mengenai besaran upah dan waktu pembayarannya serta besaran uang panjar yang diberikan kepada buruh, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dalam akad tersebut.
Optimalisasi Metode Akad Jual Beli Tanah Kavling Dengan Pendekatan Shariah Enterprise Theory (SET) Pratiwi Ar, Dhita; Hamdat, Aminuddin; Ramlah, Ramlah; Madrianah, Madrianah; Salam, Karta Negara
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 8, No 2 (2023): J-Alif, Volume 8, Nomor 2, November 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v8i2.4048

Abstract

Sharia Enterprise Theory (SET) hadir dalam memberikan pertanggungjawaban, utamanya kepada Allah SWT. (akuntabilitas horizontal) kemudian dijabarkan dalam bentuk pertanggungjawaban kepada manusia dan lingkungan alam (akuntabilitas vertikal). Shariah Enterprise Theory mengajarkan bahwa hakikat kepemilikan utama berada pada kekuasaan Allah, sementara manusia hanya diberi hak untuk mengelola (khalifah fil ardhi). Kavling syariah memiliki beberapa kelebihan diantaranya harga yang ditawarkan lebih murah dari properti lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis optimalisasi metode akad jual beli tanah kavling pada perusahaan properti syariah dengan pendekatan Shariah Enterprise Theory. Penelitian dilaksanakan pada CV. Pelangi Jingga Mandiri di Kota Makassar dengan metode wawancara langsung, observasi lapangan, serta menguraikan beberapa materi yang terkait sebagai analisis terhadap proses pembelian tanah kavling perusahaan properti syariah. Penelitian ini menerapkan deskriptif analitis yaitu penelitian berusaha menunjukkan perusahaan tanah kavling menerapkan sistem akad jual beli dengan pendekatan syariah enterprise. Hasil temuan menunjukkan bahwa Prinsip SET sangat dipegang teguh oleh CV. Pelangi Jingga Mandiri. Di mana user melakukan down payment dan cicilan yang cukup terjangkau dibayar oleh user sampai lunas. Setelah dinyatakan lunas oleh developer baru dilakukan penyerahan unit kavling kepada user. Dengan demikian, user terhindar dari adanya wanprestasi dan penyitaan barang jika user lalai atau tidak taat terhadap akad jual beli yang telah disepakati bersama.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) SYARIAH PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG PASAR RENTENG PRAYA LOMBOK TENGAH Angriani, Parida
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.5044

Abstract

UMKM have great potential in economic development in Indonesia. However, there are still many UMKM sectors that face problems in developing their businesses, namely limited financial problems in obtaining additional capital. Currently, many financial services offer capital loans, one of which is the Renteng Sharia Pawnshop institution which distributes Super Micro People's Business Credit (KUR). Because the distribution of Super Micro KUR has only just begun to be distributed, it is necessary to examine everything related to distribution practices, namely the process/procedures, terms, contracts, conditions and whether the problem resolution process is in accordance with the economic system in sharia economic law. This research uses a field/empirical approach with qualitative research methods that describe the objects or subjects studied in depth using empirical evidence obtained through interviews, observation, documentation of reality in the field. The research results show that credit in Islam is permissible because originally there was no text that forbade it. Most scholars say yes. The distribution of Super Micro KUR at Renteng Syariah Pegadaian does not contain anything that is detrimental to both parties and is in accordance with sharia economic law because it has implemented the principles of justice ('adl), balance (tawazun), benefit (maslahah), and does not contain elements of gharar (vagueness/obscurity). vaguely, maysir (gambling), usury, dzulm (tyranny), risywah (bribery), and other haram objects.
Jejak Peradaban Profetik Ibrahim Dalam Islam Al-hasani, Muhammad Aulal Fikri; Afif, Muh. Bahrul; Malik, Abdul
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 8, No 2 (2023): J-Alif, Volume 8, Nomor 2, November 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v8i2.4899

Abstract

Dalam beberapa literatur, Nabi Ibrahim dianggap sebagai sosok penting peletak dasar monoteisme, sehingga dikenal sebagai Bapak Monoteisme. Hal ini, sebab hadirnya Nabi Ibrahim dengan syariat yang dibawanya di masa dia hidup dianggap menjadi penanda transisi peradaban profetik dari umat nabi-nabi sebelumnya yang terbelenggu oleh paham ketuhanan politeistis ke arah paham monoteistis.  Simpulan ini tentu tidak dapat dikatakan benar sepenuhnya, khususnya ketika dipandang dari persepektif Islam yang meyakini bahwa monoteisme bahkan telah ada sejak diturunkannya Adam sebagai manusia pertama. Penelitian yang tergolong penelitian kepustakaan (library research) ini, menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut. Pertama, bahwa setelah banjir besar yang menenggelamkan kaum Nuh yang kufur, peradaban manusia mengalami perkembangan yang pesat, seperti penyebaran umat manusia ke berbagai benua. Setelah penyebaran tersebut, dan generasi-generasi yang beriman sudah mulai terkikis, diutuslah Hud kepada kaum ‘Ad yang menjadi kaum pertama yang menyembah berhala dan menganut paham politeisme, begitupun pada kaum Tsamud yang kepada mereka Saleh diutus. Monoteisme baru kembali muncul pada masa Ibrahim yang ditandai dengan penyelidikan radikalnya terhadap konsep ketuhanan. Kedua, pada masa peradaban profetik Ibrahim, terjadi peristiwa-peristiwa penting yang kelak menjadi dasar bagi ritual-ritual ibadah dalam Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

Page 11 of 13 | Total Record : 123