cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 848 Documents
Piagam Madinah dan Isu-Isu Utama Moderasi Beragama Febry Irwansyah Pasaribu; Edi Yusrianto
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai moderasi beragama dalam Piagam Madinah serta relevansinya dalam menghadapi isu-isu intoleransi di Indonesia kontemporer. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya kasus pelanggaran kebebasan beragama dan intoleransi di Indonesia yang menuntut solusi berbasis historis dan teologis. Dengan menggunakan metode library research yang diperkaya pendekatan historis dan sosiologis, penelitian ini menganalisis isi Piagam Madinah serta literatur akademik melalui teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Piagam Madinah, sebagai konstitusi pertama dalam sejarah Islam, mengandung prinsip kebebasan beragama, keadilan, kesetaraan, solidaritas, dan musyawarah yang relevan dengan konsep moderasi beragama (wasathiyyah). Nilai-nilai tersebut terbukti aplikatif dalam menjawab tantangan teologis, administratif, maupun kesenjangan budaya-ekonomi yang menjadi sumber utama konflik keagamaan di Indonesia. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Piagam Madinah dapat dijadikan model historis sekaligus kerangka konseptual untuk memperkuat moderasi beragama, sehingga pluralitas di Indonesia dapat dikelola sebagai kekuatan kolektif menuju masyarakat yang damai, adil, dan harmonis.
Tantangan Rekrutmen Tenaga Kerja Asing Bagi Perusahaan Startup Dalam Ekspansi Global Siregar, Kristo Saputra; Darmawan, Yohanes; Tyas, Ari Anggarani Winadi Prasetyoning
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan utama yang dihadapi perusahaan startup di Indonesia dalam proses rekrutmen tenaga kerja asing sebagai bagian dari strategi ekspansi global. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus multi-lokus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam terhadap para pemangku kepentingan dari berbagai perusahaan startup berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama yang menjadi sumber tantangan, yaitu hambatan regulasi dan kebijakan imigrasi, perbedaan budaya organisasi, serta keterbatasan dalam strategi manajemen sumber daya manusia global. Hambatan birokrasi dan biaya administrasi yang tinggi memperlambat proses rekrutmen tenaga kerja asing, sementara perbedaan nilai dan gaya komunikasi antarbudaya berpotensi menimbulkan gesekan internal. Namun, temuan juga menunjukkan bahwa keberagaman tenaga kerja asing dapat menjadi kekuatan strategis apabila dikelola melalui pendekatan manajemen lintas budaya yang inklusif. Startup yang mengimplementasikan pelatihan lintas budaya dan kebijakan retensi berbasis keberagaman terbukti lebih mampu beradaptasi di pasar global dan menjaga kohesi tim. Kesimpulannya, keberhasilan rekrutmen tenaga kerja asing pada perusahaan startup sangat bergantung pada keseimbangan antara kepatuhan regulasi, kepekaan budaya, dan penerapan manajemen sumber daya manusia yang adaptif dan berorientasi global.
Pengaruh Tingkat Upah dan Lapangan Kerja terhadap Migrasi Penduduk di Wilayah Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara Welisman Kristianto Telaumbanua; Ayler Beniah Ndraha; Eliagus Telaumbanua; Serniati Zebua
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1821

Abstract

Fenomena migrasi penduduk di Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, terus meningkat seiring rendahnya tingkat upah dan terbatasnya lapangan kerja di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat upah dan lapangan kerja terhadap migrasi penduduk dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap migrasi penduduk, yang berarti semakin besar perbedaan upah antara daerah asal dan tujuan, semakin tinggi kecenderungan penduduk untuk bermigrasi. Demikian pula, variabel lapangan kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, mengindikasikan bahwa semakin beragam dan luas kesempatan kerja di luar daerah, semakin besar dorongan bagi penduduk usia produktif untuk berpindah. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,621, yang menunjukkan bahwa 62,1% variasi migrasi penduduk dijelaskan oleh tingkat upah dan lapangan kerja, sedangkan 37,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan peningkatan upah dan perluasan lapangan kerja guna mengurangi arus migrasi keluar di daerah pedesaan.
Peran Orangtua dalam Mendidik Akhlak Remaja Putri di Jorong Bunuik Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Meliya; Jasmienti; Deswalantri; Karim, Hamdi Abdul
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1822

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh Orang tua dalam mendidik akhlak remaja putri dengan mengingatkan shalat tepat waktu dan mengaji, Namun pada saat diingatkan remaja putri tersebut hanya mengiyakan saja tidak melakukannya. Selain itu sebagai orang tua tentu akan memberikan nasehat dan mengajarkan untuk belajar mandiri. Ketika remaja putri di nasehati oleh orang tua hanya akan berubah beberapa saat saja setelah itu remaja putri tersebut melupakan nasehat orang tuanya dan ada beberapa remaja putri yang berani melawan atau membantah nasehat dari orang tua sehingga remaja putri ini tidak bisa mengendalikan dirinya agar selalu berada di jalan yang benar dan akhirnya remaja putri terjerumus pada kenakalan remaja. Tujuan penelitiannya yaitu untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mendidik akhlak remaja putri di Jorong Bunuik Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dan pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah orang tua dan remaja putri di Jorong Bunuik Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mendidik akhlak remaja putri ada lima yaitu : 1) Mengajarkan Pendidikan Tauhid, orang tua menjadikan dirinya contoh dalam ibadah kepada anaknya seperti Shalat, puasa dan mengaji tapi beberapa remaja putri menunjukkan sikap malas dalam melaksanakan shalat dan enggan untuk mengaji. 2) Mengajarkan Adab dan Akhlak, orang tua mengajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih kecil dan menjadi manusia yang bertanggung jawab, tolong menolong, menepati janji dan tidak memotong pembicaraan orang lain. Namun beberapa remaja putri sering membantah saat di beri nasihat dan menunjukkan sikap impulsif seperti membanting barang. 3) Mengajarkan anak dalam beribadah, orang tua melibatkan remaja putri secara langsung seperti mengajak remaja putri bersedekah. 4) Bersikap lemah lembut dan tegas, orang tua akan bersikap lemah lembut ketika remaja putri sedang merasakan sedih dan takut dan akan bersikap tegas ketika remaja putri melakukan kesalahan. 5) Memperhatikan perkembangan kesehatan anak baik jasmani dan rohani, orang tua mengajarkan tentang kebersihan diri terutama saat remaja putri sudah menstruasi dan dalam perkembangan rohani orang tua selalu mengajarkan nilai-nilai agama, etika bersosial serta pembatasan penggunaan HP.
Kualitas Pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah Lahay, Marthiana; Kurnia, Intam; Hamid, Abd.
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah. Menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan yang sebenarnya secara sistematik dan aktual. Responden yang digunakan dalam penelitian berjumlah 9 orang, terdiri dari pegawai ASN yang terlibat langsung dalam pelayanan seperti pejabat struktural, serta staf pada setiap bagian pelayanan dari 5 bagian pelayanan yang ada Penelitian menggunakan 5 indikator kualitas pelayanan (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty) menggunakan referenis dari Parasuraman dkk. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah menerapkan pelayanan publik yang berkualitas pada pengurusan SKT/SLT partai politik, SKIN nelayan, pembinaan Paskibraka, dan administrasi kepegawaian, dengan lima variabel pelayanan: (1) Bukti Fisik (tangibles), sarana memadai dan teknologi digital mendukung administrasi; (2) Kehandalan (reliabilitys), prosedur konsisten dan efisien; (3) Tanggap (responsiveness), ASN tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat; (4) Jaminan Kepastian (Assurance), alur pelayanan jelas, akurat, dan tepat waktu; serta (5) Empati (Emphaty) , ASN bersikap ramah, sabar, dan memahami kesulitan penerima layanan. Penerapan variabel ini secara konsisten memperkuat kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan publik.
Kualitas Pelayanan Rawat Inap Pasien Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Di Puskesmas Ampibabo Kecamatan AmpibaboKabupaten Parigi Moutong Andika, Maulid; Natsir, Nawawi; Hamid, Abd.
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kualitas pelayanan BPJS bagi pasien rawat inap di Puskesmas Ampibabo, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan belum optimal pada dimensi struktur (input) karena keterbatasan tenaga medis, tidak tersedianya dokter gigi, serta fasilitas ruangan yang belum memenuhi standar. Namun, jam layanan telah sesuai ketentuan. Pada dimensi proses, pelayanan berjalan baik dengan hubungan interpersonal yang positif dan prosedur yang sesuai SOP. Pada dimensi hasil (outcomes), pasien merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan petugas medis dan tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, aspek proses dan outcomes telah menunjukkan kinerja yang baik, tetapi aspek input masih memerlukan peningkatan untuk mendukung kualitas pelayanan yang lebih optimal.
Otonomi Hukum Perjanjian Kerja Bersama: Analisis Pluralisme Hukum terhadap Praktik Upah Natura (Catu Beras) Maulana Al-Chairi Nasution, Fachri; Agusmidah, Agusmidah; Harianto, Dedi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan upah natura, khususnya catu beras, dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui perspektif teori pluralisme hukum. Pengaturan ini dianalisis dalam konteks hilangnya norma upah natura dari hukum positif nasional pasca Undang-Undang Cipta Kerja. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis hukum positif, doktrin, dan karakter sosial-normatif hubungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik catu beras tetap bertahan dalam PKB , yang berfungsi sebagai tatanan hukum otonom (autonomous legal order) dan living law dalam hubungan industrial. Dalam ruang pluralisme hukum ini , hukum negara yang tidak lagi mengatur natura berinteraksi secara adaptif dengan hukum kontraktual (PKB) dan hukum sosial perusahaan. Pengaturan catu beras dalam PKB, yang kini sering dikategorikan sebagai kesejahteraan non-upah , merupakan wujud dialog normatif antara kebutuhan pekerja, kepentingan pengusaha, dan standar minimal negara. Studi ini menegaskan bahwa pluralisme hukum menjelaskan ko-eksistensi dan perkembangan norma pengupahan di luar interpretasi hukum negara semata.
Leksikon Kapal Pinisi Amir, Amriani; Nurhaidah; Purwaningsih, Dewi Ismu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1826

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan dan menganalisis leksikon yang digunakan dalam proses pembuatan kapal Pinisi di Bulukumba, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya maritim Bugis-Makassar. Kapal Pinisi merupakan warisan budaya yang mengandung nilai historis, filosofis, dan teknologis, dengan proses pembuatan yang diwariskan secara turun-temurun oleh para panrita lopi. Modernisasi dan perubahan material maupun teknik pembuatan kapal menyebabkan sebagian istilah tradisional mulai tergeser, sehingga pendokumentasian leksikon menjadi sangat penting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik wawancara dan perekaman terhadap para pengrajin kapal yang masih menuturkan istilah tradisional dalam praktik pertukangan. Data kemudian diklasifikasikan menjadi tiga kategori leksikon, yaitu leksem alat, leksem bahan, dan leksem proses pembuatan kapal Pinisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksem alat mencerminkan keterkaitan antara bahasa, pengetahuan lokal, dan teknologi tradisional, sementara leksem bahan mengungkap dinamika penggunaan material dari kayu tradisional menuju bahan modern seperti baja dan fiberglass. Adapun leksem proses mengandung makna teknis sekaligus nilai-nilai sosial, spiritual, dan ekologis yang melekat dalam praktik pembuatan kapal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa leksikon kapal Pinisi tidak hanya berfungsi sebagai kosakata teknis, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya, kearifan lokal, serta warisan maritim masyarakat Bugis-Makassar yang perlu dilestarikan di tengah arus modernisasi.
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Minat Menabung di Bank Syariah pada Generasi Gen Z Laelasari, Nia; Nurfaliza , Vina Ika; Friska Sabilla, Adilla; Ayatullah, Hasbi; Siti Lutfiah , Selpi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1829

Abstract

Penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat menabung di bank syariah pada generasi Z di Indonesia. Fokus utama penelitian ini adalah memahami sejauh mana tingkat pemahaman terhadap prinsip keuangan Islam, seperti riba, akad, dan sistem bagi hasil, memengaruhi keputusan generasi muda dalam memilih lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta berbagai publikasi ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui metode deskriptif dan regresi linier sederhana untuk melihat hubungan antara literasi keuangan syariah dan minat menabung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah memiliki pengaruh positif terhadap minat menabung di bank syariah. Tingkat pengetahuan yang tinggi mengenai prinsip keuangan Islam mendorong generasi muda untuk lebih percaya dan tertarik menggunakan produk keuangan berbasis syariah. Pemahaman terhadap konsep bagi hasil dan larangan riba menciptakan perilaku keuangan yang lebih etis dan berlandaskan nilai religius. Hasil ini menguatkan teori perilaku keuangan dan teori planned behavior yang menjelaskan bahwa pengetahuan dan sikap positif berpengaruh terhadap niat serta tindakan individu. Temuan ini juga menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah melalui edukasi publik dan inovasi digital untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam sistem perbankan syariah.  
Kajian Sosiologi Hukum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Ptpn Ivr1 Berdasarkan Teori Living Law Fitri, Deswita; Agusmidah; Harianto , Dedi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh PT Perkebunan Nusantara IV Regional I (PTPN IVR1) dalam perspektif sosiologi hukum berdasarkan teori Living Law Eugen Ehrlich. Pelaksanaan TJSL menjadi kewajiban hukum bagi perusahaan yang bergerak di sektor sumber daya alam sebagaimana diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, termasuk analisis terhadap data sekunder dari pemberitaan media lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTPN IVR1 telah melaksanakan TJSL dalam tiga bidang utama sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Namun, pelaksanaan program masih cenderung bersifat administratif dan top-down, dengan keterlibatan masyarakat yang terbatas dalam tahap perencanaan dan evaluasi. Dari perspektif sosiologi hukum, kondisi ini menandakan bahwa norma hukum TJSL belum sepenuhnya menjadi law in action yang hidup dalam kesadaran sosial masyarakat. Diperlukan penguatan partisipasi sosial dan pendekatan berbasis nilai lokal agar pelaksanaan TJSL tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban hukum semata, tetapi benar-benar berfungsi sebagai hukum yang hidup (living law) dan mencerminkan keadilan sosial yang substantif.