cover
Contact Name
Ahmad Zaelani
Contact Email
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Phone
+62895613976252
Journal Mail Official
jurnalimpresiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Palm Asri Pasalakan Blok C Nomor 5 Kelurahan Pasalakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Impresi Indonesia
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28281284     EISSN : 2810062X     DOI : https://doi.org/10.58344/jii.v2i12
The Jurnal Impresi Indonesia provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from management, economics, Education, law, Social Health and religion that belong to the social context. Published articles are articles from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books
Articles 854 Documents
Mediatisasi Tafsir Al-Qur'an dan Distorsi Epistemik di Era Algoritma: Analisis Kritis Fenomena 'Amalan Jalur Langit' dan Komodifikasi Agama di Tiktok Setyawan Setyawan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7701

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara otoritas keagamaan dan penyampaian ilmu Islam berlangsung di Indonesia, negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia. Artikel ini membahas secara mendalam tentang fenomena bagaimana penafsiran Al-Qur'an diulas lagi melalui media sosial berbasis video pendek, seperti TikTok. Dengan mengggunakan teori Mediatisasi Agama karya Stig Hjarvard dan konsep Logika Media dari Altheide dan Snow, penelitian ini melihat bagaimana fitur teknis dan algoritma TikTok memengaruhi bentuk, isi, serta cara masyarakat menerima penjelasan terhadap Al-Qur'an. Fokus utama tertuju pada tren "amalan jalur langit", yaitu penggunaan ayat-ayat suci yang diubah menjadi produk yang bisa dibeli, seperti fitur "keranjang kuning" dan "gift". Selain itu, ada pergeseran kekuasaan dari ulama tradisional yang mengandalkan sanad ke influencer agama yang lebih dikenal karena popularitasnya di algoritme. Dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode netnografi dan analisis wacana kritis terhadap akun-akun populer seperti @amyaudithaa dan Ustadz Raffi Nuraga, hasilnya menunjukkan bahwa cara berpikir dalam media telah mengatur dan mengurangi peran cara berpikir berdasarkan agama. Ini menciptakan fenomena "agama yang biasa" dan kesalahan dalam cara memahami ilmu, di mana ayat-ayat Al-Qur'an dianggap sebagai alat untuk mencapai kesuksesan di dunia ("budaya bekerja keras") dan terlepas dari latar belakang sejarah dan teologinya. Artikel ini menyatakan bahwa meskipun digitalisasi memudahkan banyak orang dalam mengakses teks suci, hal ini juga membawa risiko seperti pengurangan makna suci, pemecahan pemahaman keagamaan, serta perubahan teologi menjadi barang dagangan yang penting dalam sistem digital di Indonesia.
Nilai-Nilai Kepemimpinan Berdasarkan 1 Timotius 3:1–16 dalam Gereja Masa Kini Fanni Boen; Yanto Paulus Hermanto
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7707

Abstract

Krisis kepemimpinan merupakan tantangan serius yang dihadapi oleh banyak institusi sosial, termasuk gereja. Permasalahan ini mencakup lemahnya integritas moral pemimpin dan kurangnya model pembinaan kepemimpinan berbasis nilai-nilai biblika. 1 Timotius 3:1–16 memberikan panduan biblika tentang kualifikasi pemimpin gereja, yang relevansinya perlu dianalisis untuk pembentukan kepemimpinan gereja masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma kepemimpinan Kristen berdasarkan 1 Timotius 3:1–16 dan mengeksplorasi relevansinya bagi pembentukan kepemimpinan gereja di era kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, serta menerapkan hermeneutik kritik historis dan analisis sosio-retoris untuk memahami makna teks dalam konteks jemaat Efesus pada abad pertama. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: 1) Kepemimpinan gereja berakar pada integritas karakter, 2) Kehidupan keluarga dan reputasi sosial menjadi indikator kelayakan pemimpin, 3) Kepemimpinan gereja dipahami sebagai panggilan pelayanan yang menuntut kerendahan hati, 4) Struktur kepemimpinan gereja mula-mula menunjukkan keseimbangan antara fungsi organisasi dan teladan hidup. Paradigma kepemimpinan dalam 1 Timotius 3:1–16 tetap relevan bagi gereja masa kini, menekankan karakter, tanggung jawab keluarga, reputasi sosial, dan orientasi pelayanan sebagai fondasi utama kepemimpinan Kristen yang berintegritas dan kredibel.
Media Sosial Tiktok dan Dinamika Gaya Komunikasi Remaja Puji Wulandari; Iman Sumarlan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7711

Abstract

Di era digital, media sosial telah menjadi ruang penting bagi remaja untuk berinteraksi, mengekspresikan diri, dan membentuk identitas sosial. Di antara berbagai platform yang berkembang, TikTok menjadi salah satu media yang paling populer karena format video pendek, tren viral, dan sistem algoritmanya yang berpotensi memengaruhi cara remaja berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media TikTok terhadap gaya komunikasi remaja di era digital, khususnya pada siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 5 Yogyakarta. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana intensitas penggunaan TikTok membentuk perubahan komunikasi verbal dan nonverbal remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi gaya komunikasi verbal melalui penggunaan bahasa gaul, istilah viral, serta gaya bicara yang lebih singkat dan cepat. Selain itu, terjadi perubahan komunikasi nonverbal berupa peniruan ekspresi wajah, gesture, dan gaya komunikasi yang lebih performatif. Paparan konten yang intensif dan berulang, didukung oleh sistem algoritma TikTok, mendorong internalisasi pola komunikasi tertentu yang kemudian dianggap sebagai norma dalam pergaulan remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok berperan sebagai media yang mengultivasi gaya komunikasi baru yang lebih ekspresif, simbolik, dan berorientasi pada tren digital, sehingga membentuk identitas sosial remaja dalam lingkungan komunikasi modern.
Teacher Strategies to Improve Children's Learning Concentration in Qur'anic Memorization: A Cognitive and Self-Regulated Learning Perspective Afidatus Sholihah; Lukman Sumarna; Siti Masruchah; Evi Afifah Hurriyati; Achmad Ushuluddin
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7716

Abstract

Children’s learning concentration is a critical determinant of success in Qur’anic memorization (tahfiz), yet limited research has examined the cognitive mechanisms underlying concentration in this unique educational context. This research investigates tahfiz teacher strategies for enhancing children’s learning concentration from the perspective of cognitive psychology and Self-Regulated Learning (SRL) theory. Employing a qualitative, multi-site case study design, data were collected through in-depth interviews with tahfiz teachers (n = 8) at two institutions, participant observations over six months, and document analysis. Findings reveal four primary strategy domains: (1) attentional control strategies—including session segmentation, multisensory engagement, and environmental optimization; (2) working memory support strategies—including chunking, scaffolded repetition, and auditory–verbal rehearsal; (3) motivational regulation strategies—including intrinsic value cultivation, goal setting, progress monitoring, and social motivation; and (4) metacognitive development strategies—including self-monitoring training, reflective practice, and adaptive strategy use. The findings contribute to educational psychology by demonstrating how SRL principles operate in non-Western, memorization-based educational settings and by identifying practical, evidence-informed strategies for enhancing children’s concentration during cognitively demanding tasks.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Indonesian Impression Journal (JII) Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Impresi lndonesia Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Impresi Indonesia More Issue