cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Sosialisasi Upaya Komunikasi Antarpribadi Dalam Meningkatkan Hubungan Intim Orang Tua Dan Anak Rosmawaty Hilderiah Pandjaitan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.156 KB)

Abstract

Meskipun tinggal serumah, tidak mudah bagi para orang tua maupun anak untuk dapat berkomunikasi dan menjalin hubungan yang intim dan harmonis. Perlu upaya penyadaran agar komunikasi antarpribadi orang tua dan anak tidak dilupakan fungsinya. Inilah alasan dilakukan sosialisasi upaya komunikasi antarpribadi dalam keluarga sebagai cara untuk meningkatkan hubungan intim orang tua dan anak di Kelurahan Kembangan Utara Jakarta Barat. Sosialisasi ini dibiayai oleh Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana, dan sudah dilaksanakan pada hari Rabu, 21 Maret 2018, dihadiri oleh lima puluh orang peserta. Tujuan sosialisasi yaitu : (1). Meningkatkan komunikasi antarpribadi orang tua dan anak menjadi lebih intim.; (2). Mengubah sikap orang tua dan anak, dari self oriented menjadi other oriented.; (3). Mengembangkan kreativitas dan kepekaan diri orang tua dan anak, dalam information sharing. Agar menarik dan efektif, digunakan alat bantu visual berupa video. Sebagai hasil yaitu : (1). Sosialisasi upaya komunikasi antarpribadi dalam keluarga sebagai cara untuk meningkatkan hubungan intim orang tua dan anak di Kelurahan Kembangan Utara Jakarta Barat paling menarik, dimengerti, dan diterima oleh para peserta orang tua perempuan, namun kurang menarik, kurang dimengerti, dan kurang diterima oleh sebagian peserta anak laki–laki, akibat adanya hambatan fokus, mendengarkan, psikologis (motivasi dan empati), serta lingkungan dan budaya.; (2). Alat komunikasi mobile (Handphone) yang sedang dipegang, menjadi faktor penyebab anak laki–laki di Kelurahan Kembangan Utara Jakarta Barat kurang tertarik, kurang peduli, kurang motivasi, kurang empati, kurang fokus, dan kurang aktif mendengarkan pesan verbal yang disampaikan secara lisan oleh pihak lain.
Workshop Pemanfaatan Permainan Edukasi Digital Bagi Guru Pra-Sekolah Di Kota Mataram Giri W. Wiriasto; M.Syamsu Iqbal; L.Syamsul Irfan A
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.973 KB)

Abstract

Penggunaan alat peraga digital (APD) dalam proses pembelajaran bukanlah sesuatu yang terbaru dari macam ragam media pembelajaran yang telah ada. Hanya saja, dalam kondisi tertentu misalnya keterbatasan ketersediaan perangkat teknologi, menjadikan APD sesuatu yang berbeda. Terlebih dalam suasana pemulihan pasca bencana gempa, semua pihak berusaha menghadirkan sesuatu hal agar perasaan traumatik siswa pra-sekolah (TK/PAUD) menjadi berkurang, mimnimal perhatian mereka teralihkan. APD yang basis kontennya mengandung unsur multimedia dapat menjadi sarana pereda traumatik yang dapat dikemas dalam bermain sambil belajar. Untuk menggunakannya para guru perlu dibekali pemahaman konten APD dengan kegiatan pelatihan atau Workshop tentang materi bahan ajar berbasis digital ini. Secara rinci APD ini dapat dikategorikan sebagai aplikasi (perangkat lunak) yang hanya dapat dijalankan menggunaan perangkat Komputer baik komputer rumah/sekolah maupun di perangkat laptop. Dampak dari penggunaan APD ini dimana tim telah lebih dahulu melakukan pengujian pada skema kegiatan lainnya setelah melakukan beberapa kali ujicoba pada 2 sekolah mitra, Aplikasi ini mampu membuat para siswa menjadi tidak bosan dan antusian untuk menggunakannya. Di Dalam APD ini tersusun menjadi 11 materi tematik digital yang telah di kembangkan mengacu pada kurikulum Sekolah. Segmen pengguna aplikasi permainan digital Edukatif ini diutamakan adalah siswa dengan usia 4 hingga 6 tahun dan berlokasi di TK/PAUD PGRI Kelurahan Dasan Agung-Kota Mataram. Harapannya setelah Sekolah dan para Guru memperoleh Aplikasi Edukasi ini serta Workshop penggunaannya, Para Guru dapat dengan mudah menggunakannya didepan Kelas.
Pemanfaatan Running Text Sebagai Alat Bantu Informasi Waktu Sholat Di Masjid Baiturrahman Desa Mujur Lombok Tengah Djul Fikry Budiman; Sjamsjiar Rahman; Muhammad Irwan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.812 KB)

Abstract

Saat ini sudah banyak sekali kemajuan teknologi yang telah memenuhi kebutuhan manusia dalam aktifitas sehari-hari. Salah satu contoh kemajuan teknologi yang digunakan dalam peribadatan umat islam adalah penampil waktu yang menandakan informasi awal waktu sholat dengan tampilan LED (Light Emitting Diode) Dot Matriks. Penentuan awal waktu sholat di suatu daerah memiliki kebijakan sendiri dalam metode penentuan awal waktu shalat, disebabkan dalam membuat kesepakatan jadwal waktu shalat tidaklah mudah, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor subyektivitas, penetapan masa berlaku dan terbatasnya ahli ilmu falak. Oleh karena itu, dilakukan rancang bangun jadwal shalat digital dengan antarmuka aplikasi android sebagai pengatur model kerja Jadwal Sholat Digital bagi masjid mitra pengabdian kami. Tampilan pada 7-segment berupa Jam, Menit, Tanggal, Bulan, Tahun, Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya dengan jumlah ukuran LED Dot Matrix jenis P10 sebanyak 2 panel. Perangkat keras dirancang menggunakan mikrokontroler yang diberi kemampuan berkomunikasi dengan smart phone berbasis android melalui media bluetooth. Hasil yang diharapkan adalah dapat membuat Jadwal Sholat Digital yang tepat dan akurat sehingga bisa digunakan sebagai acuan dalam beribadah.
Konsep E-Learning Untuk Mewujudkan Sekolah Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Di MA Darun Najah Duman Nurul Fitriyani; Desy Komalasari; Agus Kurnia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.054 KB)

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini tidak terelakkan di dunia pendidikan. Kegiatan pembelajaran dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan lulusan berkualitas bagi generasi masa depan dan menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi dan era Industrial Revolution 4.0. Kondisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada saat ini dan perkembangannya di masa datang mengharuskan adanya persiapan dan perencanaan matang dalam mengimplementasikan TIK di sekolah sehingga tidak tertinggal. Industrial Revolution 4.0 yang berpusat pada Internet of Thing dapat dilakukan melalui pembelajaran dengan konsep e-learning (baik electronic based e-learning dengan alat-alat elektronik, maupun internet based e-learning dengan dukungan internet). Hal ini tentunya diharapkan dapat memudahkan peserta didik dalam menerima pembelajaran, serta memudahkan pendidik dan pihak sekolah dalam mengontrol proses pembelajaran. Kegiatan pengadian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan sekolah berbasis TIK di Madrasah Aliyah Darun Najah Duman, Lingsar, sehingga peserta didik dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TIK secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang. Hasil analisis yang diperoleh, baik melalui evaluasi awal dan akhir, observasi, serta diskusi dan tanya jawab, menunjukkan bahwa kegiatan ini telah terlaksana dengan baik. Secara umum peserta kegiatan telah mampu untuk memulai pembiasaan penggunaan perangkat TIK dalam kegiatan pembelajaran, serta telah merasakan adanya manfaat dari adanya kegiatan ini. Hal ini mengarah pada penggunaan konsep e-learning dalam proses pembelajaran, sehingga sekolah berbasis TIK dapat terwujud di Madrasah Aliyah Darun Najah Duman, Lingsar.
Memotivasi Praktisi Kehumasan Pemerintah Dalam Pelatihan Cyber Public Relations Dan Manajemen Media Kehumasan Indiwan Seto Wahyuwibowo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.287 KB)

Abstract

Public Relations Officer atau para praktisi PR saat ini harus memahami apa itu Cyber public relations (Cyber PR) . Secara harafiah konsep ini merujuk pada aktivitas atau kegiatan kehumasan yang dilakukan melalui media elektronik internet yang bertujuan untuk mengangkat citra brand atau produk yang ditawarkan atau bisa juga program atau kegiatan organisasi. Kegiatan Cyber PR juga untuk memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan atau organisasi kepada khalayak secara One to one communication yang bersifat interaktif. Sayangnya masih banyak praktisi kehumasan pemerintah yang masih terlalu gamang dalam pemanfaatan internet dalam kegiatan komunikasi eksternal mereka. Sebagai doen komunikasi, saya tertantang untuk memberi pemahaman dan disertai motivasi dan praktik agar praktisi kehumasan pemerintah mampu memahami Cyber PP bekerjasama dengan Pusdiklat Kementerian Komunikasi dan Informasi.. Pelatihan ini ditujukan kepada sejumlah angkatan peserta yang mengikuti Diklat Pranata Humas Tingkat Ahli dimana salah satu topik yang dibahas adalah soal Cyber PR. Kegiatan Cyber PR tidak akan lepas dari sarana media elektronik dan sangat berhubungan erat dengan perkembanga teknologi, Dijaman sekarang sepertinya sangat sedikit orang yang tidak mengenal internet.Dalam pelatihan ini metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktik langsung pada peserta dari seluruh Indonesia tentang bagaimana memanfaatkan media sosial atau pemanfaatan internet untuk meningkatkan citra lembaga atau organisasi mereka. Hasilnya, peserta mendapatkan pemahaman kognitif, informasi teoritis mengenai cyber PR, afektif karena makin sadar dan menyukai fungsinya sebagai praktisi kehhumasan dan padda akhirnya mereka praktikan konsep teori yang didapatkan langsung diterapkan dalam pembuatan kampanye cyber PR mereka.
Penyuluhan Literasi Media: Cara Mencegah Hoax Di Media Sosial Kepada Ibu-Ibu PKK Kelurahan Pakulonan Barat Tangerang Marsefio Sevyone Luhukay
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.495 KB)

Abstract

Hoax menjadi salah satu permasalahan sosial saat ini di Indonesia. Data dari Kompas.com, menyebutkan bahwa remaja dapat menjadi salah satu penyebar hoax. Hal itu terjadi karena banyak remaja yang cepat menelan berita tanpa memverifikasi lebih dalam mengenai kebenaran dalam berita tersebut. Akan menjadi hal yang lebih baik apabila para anak remaja lebih teliti dalam memilah-milah berita yang layak untuk dibaca dan lebih aktif dalam mencari kebenaran dalam sebuah berita sebelum disebarkan kepada banyak orang. Selain rentan menjadi salah satu penyebar berita hoax dalam dunia maya atau sosial media, anak remaja pun terkadang salah dalam menggunakan sosial media. Karena peran orang tua dari para remaja sangatlah penting dalam membangun sebuah generasi untuk kemajuan suatu bangsa dan negara. Penyuluhan sebagai bagian dari Pengabdian pada masyarakat (PKM) perlu dilakukan pada kelompok ibu ibu yang berperan di sektor domestik sehingga informasi yang benar sebagai penangkal hoax menjadi salah satu bentuk pencegahan.
Penyuluhan Literasi Media: “Cegah Hoax Di Media Sosial” Dan “Menjadi Guru Di Era Digital” Di Sekolah Kristen Purwokerto Naniek N. Setijadi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.501 KB)

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan pembinaan ini dilaksanakan untuk Guru-guru TK – SMA di Sekolah Kristen Purwokerto. Dalam konteks kekinian para guru yang sebagaian besar adalah generasi “digital immigrant” harus siap menghadapi tantangan mengajar para siswa generasi millennial. Dengan seriusnya dampak yang ditimbulkan selaras dengan perkembangan dan majunya teknologi media komunikasi, ditambah dengan ketersediaan Internet yang menjangkau pelosok tanah air, maka penyuluhan media literasi untuk para guru ini diawali dengan memperhatikan efek-efek negative seperti isu-isu hoax, ujaran kebencian (hate-speech) dan pentingnya upaya menangkalnya. Ujaran kebencian sendiri dapat berdampak langsung maupun tak langsung pada meningkatnya kasus-kasus sara yang kemudian akan memicu berbagai kekerasan dan kriminalisasi pada anggota kelompok tertentu. Purwokerto dipilih sebagai tujuan kegiatan karena merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang mengalami dampak dari beberapa kasus penyebaran hoax dan fake-news. Guru dan siswa diberi pengetahuan untuk menangkal efek negatif terpaan konten media. Guru juga dibekali dengan cara memanfaatkan media untuk pembelajaran di era digital ini. Penyuluhan ini disampaikan dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif dengan para guru, dan ditutup dengan workshop yang bertajuk “Transformasi Peran Guru di Era Digital”.
Penyuluhan Dan Pengobatan Gratis Di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara Martina Pakpahan; Juhdeliena Juhdeliena; Eva Berthy; Riama Marlyn
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.263 KB)

Abstract

Trend penyakit degeneratif berkaitan erat dengan perilaku tidak sehat. Menurut Riskesdas tahun 2013, capaian proporsi rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara nasional sebesar 32,3 %, provinsi Sumatera Utara sebesar 24,6 % sedangkan di Kabupaten Samosir sebesar 14,7 %. Penelitian yang dilakukan penulis pada tahun 2016 mengenai determinan perilaku sehat rumah tangga di Kabupaten Samosir, diketahui bahwa capaian perilaku sehat rumah tangga di Kabupaten Samosir sebesar 12,8 %. Variabel yang berhubungan bermakna yaitu; sikap (nilai p=0.001), penghasilan (nilai p=0.001), serta ketersediaan dan keterjangkauan fasilitas kesehatan (nilai p=0.049). Perilaku konsumsi sayur dan buah sebagai salah satu bentuk PHBS rumah tangga (keluarga) dapat menjadi perilaku pencegahan penyakit degeneratif, namun capaian nasional masih sangat rendah yaitu sebesar 10,7 % (Kemenkes, 2013). Hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa rumah tangga yang mengkonsumsi sayur dan buah dengan frekuensi minimal satu porsi perhari yaitu sebesar 34,2 %. Sedangkan standar yang direkomendasikan WHO, konsumsi sayur dan buah sebesar 400 gram (5 porsi) setiap hari untuk semua kelompok usia. Rendahnya capaian tersebut kontras dengan profesi mayoritas masyarakat sebagai petani dan ketersediaan lahan bercocok tanam yang luas yang dimiliki keluarga. Edukasi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, membangun sikap positif dan merubah perilaku masyarakat di Pangururan untuk hidup sehat terutama dalam perilaku konsumsi sayur dan buah. Hasil post test menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 25,37 % serta tingginya minat masyarakat untuk mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari.
Pemanfaatan Limbah Cair Pengolahan Tahu Untuk Pembuatan Nata De Soya Di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram Sarkono Sarkono; Aida Muspiah; Ahmad Jupri; Immy Suci Rohyani; Islamul Hadi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.5 KB)

Abstract

Pengolahan kedelai menjadi tahu menghasilkan limbah padat dan cair. Limbah cair tahu secara kimia merupakan bahan yang mempunyai komposisi nutrisi yang baik sehingga dapat didaur ulang untuk menghasilkan produk lain yang bermanfaat. Salah satu teknologi pemanfaatan limbah cair tahu menjadi produk yang lebih menghasilkan dan sekaligus bermanfaat untuk mengurangi tingkat cemaran terhadap lingkungan perairan, yaitu pembuatan nata de soya yang berbahan dasar limbah cair tahu (whey tofu) sebagai medium tumbuh bagi bakteri asam asetat pembentuk nata Gluconacetobacter xylinus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kelompok pengrajin tahu di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram mengenai dampak pembuangan sampah organik bagi lingkungan perairan. Selanjutnya kegiatan pengabdian ini juga bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pengrajin tahu mengenai teknologi pembuatan produk nata de soya dengan memanfaatkan limbah cair tahu (whey) sebagai medium dasar. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu : penyuluhan mengenai dampak limbah pengolahan tahu terhadap lingkungan perairan dan kesehatan masyarakat, penyuluhan mengenai cara memanfaatkan limbah cair tahu untuk pembuatan nata de soya dan praktek pembuatan nata de soya dari limbah cair tahu. Sasaran kegiatan ini adalah para pengrajin tahu yang ada di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram. Kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan baik dengan dihadiri oleh 25 orang perajin tahu sebagai peserta, selain dihadiri oleh lurah dan PPL yang membina kelompok perajin tahu di Kelurahan Kekalik Jaya. Peserta antusias mengikuti kegiatan sampai selesai dan menghendaki kegiatan ini ada tindak lanjutnya agar perserta betul-betul menguasai cara memproduksi nata de soya dari limbah cair pengolahan tahu.
Literasi Pencegahan Cyberbullying Pada Siswa SMA Di Tangerang Wildan Hakim; Endah Murwani; Helga Liliani Cakra Dewi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.295 KB)

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi fenomena penggunaan teknologi komunikasi yang semakin meningkat di kalangan remaja memunculkan suatu permasalahan yang perlu diantisipasi yaitu perisakan melalui internet atau dikenal sebagai cyberbullying. Sisi negatif cyberbullying berpotensi merugikan korban seperti kehilangan kepercayaan diri, depresi dan menurunnya prestasi akademik siswa. Untuk itu, literasi pencegahan cyberbullying penting dilakukan pada para remaja. Metode yang digunakan untuk literasi pencegahan cyberbullying berupa pelatihan, dengan peserta siswa SMA di Tangerang. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2018. Materi pelatihan mencakup definisi, karakteristik dan jenis-jenis cyberbullying, panduan pencegahan cyberbullying.. Hasil evaluasi menunjukkan peserta pelatihan memahami jenis-jenis cyberbullying dan cara mencegahnya

Page 11 of 138 | Total Record : 1378