cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA GUNA MEWUJUDKAN PEMULIHAN EKONOMI KELOMPOK WANITA TANI DI MASA PANDEMI Cahyana Nursidiq; Itsna Iftayani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.276 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1157

Abstract

Program pendampingan kepada masyarakat ini dilatarbelakangi keinginan untuk membantu memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di desa Cengkawakrejo yang sedang merintis usaha keripik dan terkena dampak pandemi covid 19. Permasalahan yang dihadapi pada usaha ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai pengelolaan usaha karena pada awalnya usaha ini dibangun untuk mengisi kegiatan PKK. Anggota KWT belum memiliki motivasi yang tinggi untuk mengembangkan usaha sehingga ketika pandemi, usaha keripik singkong yang sedang dirintis dibiarkan berhenti. Hal ini juga ditambah dengan permasalahan lain yaitu pemasaran yang masih terbatas dengan konsinyasi di area tempat produksi, sehingga berhenti ketika pandemi. Mitra juga belum memiliki keterampilan pemasaran online, belum memiliki merk dagang dan belum memiliki manajemen usaha yang baik. Mitra juga memiliki keterbatasan dalam peralatan sehingga proses pembuatan masih dilakukan secara manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, beberapa kegiatan yang telah dilakukan adalah (1) pelatihan pengelolaan usaha baik dari manajemen organisasi maupun pentingnya brand (merk) dalam usaha, (2) pembuatan media pemasaran online yaitu Instagram dan shopee, (3) rekayasa alat pemotong keripik yang aman dan ergonomis dan juga kemasan yang menarik. Hasil yang diperoleh dari program pendampingan ini adalah (1) adanya manajemen organisasi yaitu struktur organisasi dan deskripsi kerja yang jelas, (2) adanya merk dagang yang cukup menarik, (3) penjualan meluas hingga berbagai provinsi di Indonesia dan (4) kapasitas produksi meningkat cukup signifikan. Berdasarkan hasil tersebut maka secara tidak langsung ekonomi masyarakat menjadi terangkat dan berangsur-angsur pulih.
PROGRAM PEMBELAJARAN SECARA DARING BAGI GURU, KEPALA SEKOLAH, ORANG TUA DAN SISWA MELALUI SERVICE LEARNING UPH PADA MASA PANDEMI COVID-19 Wiputra Cendana; Grace Solarbesain; Hernawati Siahaan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.646 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1159

Abstract

Lokasi Yayasan Shine Tiara Veritas sebagai mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini terletak di daerah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang sekitar 43 KM dari kampus UPH Karawaci. Yayasan ini memiliki kepedulian yang tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bekerja sama dengan Teachers College dan Service Learning UPH sejak 2018 dalam bentuk seminar. Kemudian, kegiatan diubah menjadi pembelajaran daring dalam bentuk webinar melalui aplikasi zoom meeting di tengah pandemic Covid-19 dari dosen-dosen Fakultas Pendidikan UPH untuk memberikan pemahaman terkait pengembangan kompetensi guru era digital di Indonesia. Metode pelaksanaan disajikan dalam bentuk 5 kali webinar dengan 2 sesi dan 2 materi per satu kali webinar. Peserta webinar adalah guru, kepala sekolah, dan orang tua se-Jabodetabek maupun se-Nusantara berdasarkan jejaring media sosial yang dimiliki. Target peserta ± 150 sd 200 peserta per webinar. Akhir dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah menyediakan buku-buku cerita, rak buku, kursi maupun meja belajar anak dan media permainan untuk melengkapi sarana perpustakaan sekolah yang dijadikan pojok baca anak-anak sekitar sekolah.
APLIKASI TEKNOLOGI PENGAWET ALAMI ATUNG (PARINARIUM GLABERIMUM HASSK) PADA PRODUKSI IKAN ASIN OLEH PENGOLAH DI WAHAI MALUKU TENGAH Trijunianto Moniharapon; Fredy Pattipeilohy; Lilian M Soukotta; Meigy N Mailoa; Mechiavel Moniharapon
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.939 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1161

Abstract

Akhir-akhir ini maraknya penggunaan bahan pengawet pangan untuk pembuatan ikan asin yang tidak direkom pemerintah dalam hal ini BPOM; seperti formalin, baygon, kutotox dan lain-lain. Dilain sisi adanya inovasi teknologi garam rendah dengan kombinasi pengawet alami atung untuk produksi ikan kering jemur bermutu tinggi. Di Maluku Tengah Seram Utara banyak tersedia ikan tuna under sized dari limbah produksi tuna loin dan cakalang. Pemasok ikan asin terbesar ke kota Ambon dan sekitarnya dari Seram Utara, dengan ciri berasa asin sekali karena penggunaan garam yang terlalu tinggi sebesar 30-40% pada proses pengolahan, sehingga berdampak negatif pada kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengaplikasikan iptek garam rendah dengan "atung" untuk meningkatkan kualitas ikan kering Tuna dan Cakalang pada pengolah di Wahai kecamatan Maluku Tengah. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode: Penyuluhan, Pelatihan, Penerapan dan Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi. Materi penyuluhan terdiri atas: 1). Preparasi Larutan Pengawet Atung dan garam; 2). Proses Pengolahan Ikan asin Tuna dan Cakalang dan 3). Wirausaha pada kaum perempuan. Mitra masyarakat terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok ikan Tuna kering dan kelompok ikan Cakalang kering. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 orang. Produk-produk dianalisa di laboratorium menyangkut parameter kimia dan organoleptik. Mitra berkeinginan keras untuk melanjutkan produksi secara berkesinambungan, karena mereka merasa menguntungkan. Direncanakan pendampingan dari pihak Universitas Pattimura hingga produk bermerek, berlabel MUI, informasi gizi dan masa expired. Dilain sisi profil mutu produk hasil pengabdian ini dengan penggunaan kadar garam 5 % (W/V) dan Atung 5% (W/V) adalah sebagai berikut: Dari Ikan Tuna kering: kadar air, kadar protein, kadar garam,TPC, rupa, bau, rasa dan tekstur yang terurut sebagai berikut: 32.60 dan; 66.21 dan; 4.70x103, 8.3, 8.1, 7.9 dan 7.8. Sedangkan ikan Cakalang kering terdiri 27.30, 66.23, 5.69x103, 8.1, 7.8 dan 8.0.
PELATIHAN GURU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR MURID SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Juniriang Zendrato
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.743 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1163

Abstract

Selama penerapan pembelajaran jarak jauh, para guru SMP-SMA Dian Harapan Jakarta memiliki kesenjangan pemikiran dalam hal keterampilan berpikir murid, yaitu: 1) 61% guru berfokus untuk peningkatan ranah kognisi saja; 2) hanya 11% guru yang mengaplikasikan keterampilan berpikir tertinggi di dalam kelas; 3) hampir seluruh guru mengajar hanya sampai pada tingkat menganalisis permasalahan saja. Keterampilan berpikir tertinggi adalah metakognisi yaitu keterampilan yang menjadikan para murid problem solvers bagi masalah sehari-hari dan mampu memberikan perbaikan pada lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, pelatihan guru ini difokuskan pada peningkatan keterampilan berpikir murid. Dengan demikian, tujuan pelatihan ini adalah membahas berbagai praktik dan membangun komitmen guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir murid. Pelatihan ini dilakukan selama minggu terakhir April 2021 yang diikuti oleh enam puluh delapan guru SMP-SMA di Sekolah Dian Harapan Jakarta. Adapun metode pelaksanaannya: 1) brainstorming dengan pemberian angket; 2) membaca teks dan membuat ringkasan; 3) sharing dan kerja kelompok; dan 4) evaluasi dan refleksi individu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru: 1) termotivasi dan berkomitmen untuk merancang pembelajaran yang meningkatkan keterampilan berpikir murid; 2) menentukan accountable partner yang dapat memberikan umpan balik; dan 3) mengapresiasi pembicara dalam hal interaksi dengan peserta, cara penyampaian pesan, pemberian materi baca, dan pemberian variasi kegiatan secara daring.
PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA: PENYEDIAAN OBAT HERBAL BAGI MASYARAKAT MELALUI USAHA KONSERVASI TUMBUHAN OBAT DI HALAMAN PEKARANGAN Rosmini Rosmini; Andi Ete; Nur Edy; Mohammad Yunus; Sri Anjar Lasmini; Flora Pasaru; Dwi Rohma Wulandari; Sisi Pratiwi; Riskayanti Riskayanti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.407 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1164

Abstract

Potensi keanekaragaman tumbuhan liar yang bermanfaat sebagai obat-obatan masih banyak diabaikan oleh masyarakat. Permasalahan ini terjadi antara lain karena pengetahuan yang dimiliki masyarakat masih tergolong rendah. Program pengembangan desa mitra bertujuan untuk meningkatkan pertisipasi masyarakat dalam mendukung tercapainya pusat konservasi tumbuhan obat (TO) di Sulawesi Tengah. Metode yang diterapkan adalah community development atau pengembangan masyarakat dengan langkah-langkah operasional adalah pembentukan kebun konservasi dan klinik tumbuhan obat dengan sasaran mengusahakan sebanyak mungkin tumbuhan yang berpotensi sebagai tumbuhan obat tradisional sebagai sumber plasma nutfa agar tidak punah dan menjadi sumber informasi. Hasil pelaksanaan pelatihan teknik konservasi tumbuhan obat untuk mendukung progam penyediaan obat herbal di Sulawesi Tengah kepada masyarakat di Desa Pakuli Kecamatan Gumbasa berlangsung dengan baik dan dapat diadopsi oleh masyarakat yang diindikasikan dengan kegiatan penanaman tumbuhan obat oleh masyarakat di halaman pekarangan rumah masing-masing. Pelaksanaan penyuluhan yang diikuti sebanyak 35 orang peserta dari 2 kelompok mitra dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya ketrampilan pada saat praktek budidaya tumbuhan obat, baik yang dilaksanakan di areal konservasi maupun di lahan pekarangan. Dengan konservasi tumbuhan obat terutama yang tergolong langka, maka masyarakat dapat mendekatkan diri dengan tumbuhan obat langka tersebut untuk kepentingan penyediaan obat herbal bagi anggota keluarganya
EVALUASI PELATIHAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK UNTUK TIM SALES DAN PRODUKSI PADA PT. ISTW JAKARTA Casban ST MT; Umi Marfuah; Ariya Purnamasari Dewi; Didi Sunardi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.631 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1168

Abstract

Training on reading technical drawings carried out in community service activities for the UMJ industrial engineering lecturer team can broaden the horizons, knowledge and abilities of partners in reading technical drawings. This study aims to measure the success of training activities based on the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. This evaluation research design uses the stages of evaluation of the CIPP model through a qualitative descriptive approach. Partners in community service activities are the sales and production team at PT. ISTW Jakarta. Data collection techniques used questionnaires, interviews, documentation and literature review. The steps of research activities are carried out by determining the focus of the evaluation, designing the evaluation, collecting information, analyzing information and reporting the results of the evaluation. The results of data analysis can be concluded based on the context evaluation aspect, it can be seen that the training materials can provide benefits and the training topics attract partners' interest. The input aspect of the evaluation can be seen that the speaker can master the material presented and the implementation of online training is appropriate during the covid-19 pandemic. Aspects of the evaluation process can be seen that the training material can be understood well, the method of delivering the material has been made systematically and the delivery of the material has been done well. Aspects of product evaluation can be seen that training materials are needed in carrying out tasks, improving skills at work and partners require further deepening of training
Penyuluhan Pemanfaatan Herbal Pencegah Tinea Pedis Pada Masyarakat di Wilayah Rawan Banjir lia Yulia Budiarti; Siti Kaidah; Husnul Khatimah; Erida Widyamala
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.839 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1170

Abstract

Tinea pedis is a contagious disease caused by fungal infection and is often experienced by refugees, due to delays in treatment during floods. Kelurahan Sungai Lulut is the largest area, which was affected by the flood disaster in Banjarmasin city in January 2021. Many refugees from this area have tinea pedis disorder, so knowledge is needed for the community to recognize and utilize medicinal plants, which exist in the community along the river. and in flood prone areas. This PKM activity aims to provide counseling about types of herbs and their use to prevent tinea pedis disease in the community in Kelurahan Sungai Lulut. Extension activities are carried out offline with the target partners are housewives. Evaluation is assessed based on answers to the questionnaire before and after PKM activities. The results of the activity showed that more than 90% of the target partners could identify the types of herbs that could be used to treat tinea pedis. The conclusion of outreach activities can increase the knowledge of target partners in recognizing and utilizing types of herbs to prevent tinea pedis. It is hoped that the target partners who have received counseling can practice it, and similar activities can be further developed in other communities.
OPTIMALISASI PEMASARAN MELALUI WEBSITE DAN WHATSAPP DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN BAGI PELAKU UMKM DI KABUPATEN KAMPAR Suarni Norawati; Zulher Zulher; Sahrono Sahrono; Silvany Silvany
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.061 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1171

Abstract

UMKM sudah membuktikan peranannya sebagai penopang perekonomian baik dalam krisis ekonomi maupun pandemi Covid-19, yang menyebabkan terjadinya kelesuan perekomian masyarakat. Kabupaten Kampar memiliki jumlah UMKM terbesar kedua di Propinsi Riau. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini, mendorong pemanfaatan teknologi dalam berbagai kegiatan masyarakat. Melihat kondisi ini, maka para pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan teknologi tersebut dalam kegiatan pemasaran produk yang dihasilkan. Tujuan dari pelaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengoptimalkan kegiatan pemasaran melalui website dan whatsapp dalam upaya peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kampar. Mitra dalam kegiatan ini adalah 100 pelaku UMKM yang berdomisili di Kabupaten Kampar. Metode pelaksanaan kegiatan ini dibagi dengan beberapa tahap yaitu sosialisasi program pada pelaku UMKM yang menjadi mitra, membuat website program atau sistem pemasaran yang dilinkkan dengan whatsapp oleh tim pengabdian, tahap pendampingan pendataan produk unggulan masing-masing UMKM, kemudian pendampingan dalam pengggunaan program selama satu bulan berikutnya dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini, dapat memberikan manfaat pada pelaku UMKM, yaitu berupa peningkatan pendapatan dari sebelumnya dengan rata-rata peningkatan 15-25% per hari. Hal ini disebabkan karena pemanfaatan website dan whatsapp dalam kegiatan pemasaran, dapat memberikan informasi kepada calon konsumen dari produk-produk yang mereka hasilkan, disamping itu konsumen dapat melakukan komunikasi dan negosiasi langsung dengan penjual tanpa melalui pihak ketiga, sebagaimana sistem e-commerce yang ada selama ini serta tidak ada biaya administrasi yang dibebankan kepada penjual karena adanya pihak ketiga.
KALOBORASI PT DAN UMKM DALAM USAHA HILIRISASI PRODUK UNGGULAN DAERAH DI KABUPATEN BIMA hajairin - hajairin; Ridwan Ridwan; Munir Munir; Gufran Gufran; Muhlis Muhlis; Efendi Efendi; Juniatih Juniatih; Ika Saputri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.879 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1172

Abstract

Latar Belakang Kabupaten Bima merupakan salah satu daerah penghasil produk unggulan bawang merah, bahkan menjadi pemasok utama kebutuhan Bawang merah Nasional. Berdasarkan hitungan dinas pertanian, produksi bawang merah tidak kurang dari 153.297 (Ton) per-tahunya. Akan tetapi, produk unggul tersebut masih sebatas bahan mental. Padahal kalau dihilirisasi dalam bentuk berbagai aneka produk seperti bawang goreng misalnya, maka akan dapat bernilai ekonomis lebih, serta menyerap tenaga kerja sehingga dibutuhkan strategi kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Bima seperti pembukaan lahan tanam dengan sarana irigasi secara bertahap, yang telah didukung oleh Kementerian Pertanian. Pembuatan gudang untuk penyimpanan produksi karena bawang merah mudah sekali rusak, guna meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu bawang merah tersebut, agar dapat dikelola menjadi produk-produk unggulan di Kabupaten Bima. Tujuan PkM ini bertujuan untuk mendorong kemampuan kelompok UMKM menghilisirasi produk unggulan bawang merah daerah Kabupaten Bima agar bernilai lebih secara ekonomis. Metode pelaksanaan adalah membangun komunikasi dengan UMKM untuk melakukan pengembangan teknologi produksi tentang varietas dan penyediaan benih unggul daerah dengan berbagai bentuk produk unggulan. Menerapkan manajemen pengelolaan bawang merah mentah menjadi berbagai makanan khas Bima. Hasil Kegiatan menunjukan bahwa Perguruan tinggi dalam hal ini STIH Muhammadiyah Bima, telah melakukan kolaborasi dengan salah satu UMKN yang bergerak di bidang usaha bawang goreng, dengan bahan dasar adalah bawang merah Bima yang ada di Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Namun Kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Bima belum memberikan dampak yang signifikan guna meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu bawang merah sehingga bawang Goreng Bima menjadi produk unggulan di Kabupaten Bima, Sebab sampai saat ini UMKN usaha bawang goreng masih mengerjakan secara manual, dan alat bantu sealkadarnya, cara mengerjakanya dilakukan dengan Teknis pengolahan bawang merah menjadi bawang goreng terdiri dari beberapa tahap yaitu penyediaan bahan baku, pemolenan bawang, sortir, pengirisan bawang, pembubuhan bawang dengan tepung, penggorengan, pengepresan dan pengemasan, selain itu juga belum memiliki perlindungan yang jelas tentang produk bawang goreng khas Bima.
Edukasi Kesehatan Masyarakat di Bantaran Sungai Lulut Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir Husnul Khatimah; Siti Kaidah; Lia Yulia Budiarti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.012 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1173

Abstract

Dampak dari bencana banjir bandang yang terjadi pada awal tahun 2021 di seluruh wilayah kota Banjarmasin menyisakan lingkungan yang kurang sehat. Wilayah Sungai Lulut merupakan wilayah terbesar yang terdampak akibat bencana banjir. Hasil analisis situasi lingkungan pada masyarakat di bantaran Sungai Lulut Banjarmasin didapatkan perilaku kurang higienis dalam penerapan PHBS dalam keluarga dan menjaga kesehatan di lingkungan masyarakatnya. Bencana banjir senantiasa memiliki potensi untuk kembali terjadi, sehingga diperlukan sosialisai dan edukasi pada masyarakat untuk menerapkan PHBS dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungannya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam menjaga kesehatan masyarakat di lingkungan bantaran sungai sebagai upaya mitigasi bencana banjir. Mitra sasaran adalah ibu-ibu rumah tangga. Metode edukasi dilaksanakan secara langsung pada mitra sasaran berupa edukasi penerapan PHBS dalam keluarga dan masyarakat, serta upaya mitigasi bencana banjir. Hasil kegiatan, didapatkan lebih dari 75% mitra sasaran paham mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam keluarga dan masyarakat dan penerapan menjaga kesehatan dilingkungan bantaran sungai sebagai upaya mitigasi bencana banjir. Diharapkan mitra sasaran dapat menerapkan PHBS yang berkelanjutan dan turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan bantaran sungai. Kata -kata kunci: bantaran sungai Lulut, edukasi, kesehatan masyarakat, mitigasi banjir.

Page 63 of 138 | Total Record : 1378