cover
Contact Name
Tri Juwono
Contact Email
trijuwono@mercubuana.ac.id
Phone
+628980875279
Journal Mail Official
visikom@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650. Tlp./Fax: +62215870341
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Visi Komunikasi
ISSN : 14123037     EISSN : 25812335     DOI : https://doi.org/10.22441/visikom
Jurnal Visi Komunikasi [p-ISSN: 1412-3037 | e-ISSN: 2581-2335] has been published since 2007 byFakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia. Jurnal Visi Komunikasi is a bi-annual journal issued on May and November. It consists of research-based articles and /or conceptual articles in communications (see Focus and Scope). The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Articles 238 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI WANITA MELALUI KOMUNITAS VIRTUAL (Studi Kasus Sharing Session Tema Wanita melalui Whatsapp Group Ciledug Female Community ) Permata, Sandy
Jurnal Visi Komunikasi Vol 22, No 02 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v22i02.15622

Abstract

Nowadays, with the development of information and communication technology, all sectors of life are facilitated by the presence of the internet. . The use of social media as a new media that currently intersects with life and everyday life in all aspects of people's life also certainly has a very high impact on the emergence of new knowledge, both positive in nature or can also provide new experiences that have never been encountered in the real world and Various kinds of virtual communities emerge with various social goals in the group. The urgency of this research is to see the creation of a communication strategy for a virtual group of women through the WhatsApp application with the aim of providing maximum information and education to women, especially those who join the Ciledug Female Community.This research was conducted using a qualitative case study method with in-depth interview data collection techniques and non-participant observation. From the results of the analysis carried out, the Ciledug Female Community has carried out Sharing Session activities in the form of a good and planned communication strategy in accordance with the objectives that the community wants to produce, namely increasing knowledge and understanding of community members in various things that have never been obtained in space other virtual community spheres. The form of communication carried out in the Virtual Ciledug Female Community, especially at the Sharing Session, is sharing on social media, optimizing messages, managing conversations between resource persons and members and creating engagement between sources, committees and CFC members.Keywords: Communication Strategy, New Media, Virtual Community
GAYA KOMUNIKASI SEORANG PEMIMPIN DALAM MEMOTIVASI PARA DOSEN UNTUK MELAKUKAN TRIDARMA Lumbantoruan, Rachel Mia Lorenza; Napitupulu, Evi Enitari; Zebua, Anugerah
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 01 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i01.23565

Abstract

Seorang Pemimpin membutuhkan ketrampilan kepemimpinan dan gaya komunikasi sebagai pendukung upaya meningkatan kapasitas individu dan kinerja suatu organisasi, apapun bentuk organisasi dan dimanapun organisasi tersebut berada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi dan motivasi seorang pimpinan di Universitas Sari Mutiara Indonesia (USM-Indonesia) dalam memotivasi para dosen untuk melakukan Tridarma. Peneliti menggunakan teori gaya komunikasi dan motivasi kerja dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang bersifat kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah beberapa pimpinan yang ada di USM-Indonesia. Hasil penelirian menunjukkan bahwa Gaya komunikasi pimpinan diwujudkan melalui gaya kerja atau cara bekerjasama dengan orang lain secara konsisten. Melalui apa yang dikatakannya (bahasa) dan apa yang diperbuatnya (tindakan). Gaya komunikasi akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana perilaku orang-orang dalam suatu lembaga ketika mereka melaksanakan tindakan dalam menyampaikan berbagai informasi dan gagasan. Pimpinan didalam suatu lembaga mempunyai ciri-ciri dan karakter yang berbeda-beda sesuai dengan kepribadiannya masing-masing. Kondisi seperti ini yang mencerminkan bahwa gaya komunikasi pimpinan setiap lembaga atau perusahaan akan berbeda.
USER EXPERIENCE: NEW DIGITAL EXPERIENCE YIPY MOBILE APPLICATION SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DI KAWASAN HUNIAN APARTEMEN ROYAL MEDITERANIA GARDEN RESIDENCES PODOMORO CITY Aidin, Nurul; Hayati, Suryaning
Jurnal Visi Komunikasi Vol 22, No 02 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v22i02.22429

Abstract

Lack of time and communication channels to facilitate all forms of communication between building management and tenants and other stakeholders, submit complaints, convey ideas, and at the same time for the development of further facilities as well as to maintain harmony between occupants and managers, the P3SRS and managers initiated a communication channel based Digital named Yipy. This application started to be used in September 2021 so the researcher intends to find out the user experience of the application. This research is intended to determine user experience in a digital-based communication framework on the Yipy application in terms of six elements of user experience, namely attractiveness, efficiency, clarity, dependability, stimulation, and novelty. The results of this study are 1) attractiveness, has attractiveness, color, animation, and design attracts attention, is easy to access and the features in it are easy to understand; 2) efficiency, this application is very detailed, precise, fast, and practical because of the realtime response; 3) easy to understand, the application is very useful, especially in payment and complaint activities, and is very user friendly; 4) dependability, the application is safe and predictable; 5) stimulation, users will continue to use the yipy application because through this application they can monitor tenant service requests so that; 6) novelty, as a solution for the transition from conventional services to digital-based services, in the form of innovative, creative and informative services.
IDENTITAS DIRI DAN ISU KESEHATAN MENTAL: INTERPRETASI REMAJA TERHADAP KONTEN PODCAST Septiana, Riyan; Briandana, Rizki
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 01 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i01.25263

Abstract

Penelitian ini menganalisis Interpretasi Remaja Terhadap Pesan Isu Kesehatan Mental Pengguna Media Sosial Dalam Konten Closethedoor Podcast “Kuliah Gak Penting” di Lingkungan Kota Depok melalui saluran Youtube Deddy Corbuzier. Pembentukan identitas diri remaja saat ini tidak lepas dari peran media sosial. dalam penelitian ini, konten kuliah gak penting dikaji dari sudut pandang khalayak yang menontonnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis resepsi dengan paradigma kontruktivis. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini di pilih berdasarkan kriteria yang telah dikelompokan berdasarkan tiga wilayah tempat tinggal serta pendidikan yang berbeda di lingkungan kota depok. Hasil dari penelitian pembentukan identitas diri dalam konten kuliah gak penting berada pada posisi dominan dimana informan menerima pembentukan identitas diri yang mengarah kepada pembentukan konsep identitas diri yang dibentuk berdasarkan subjek sosiologis, adapun satu informan berada dalam posisi negosiasi informan menerima pemaknaan yang diberikan dalam podcast tersebut, tetapi hanya sebagai informasi dan wawasan. posisi oposisi tidak didapatkan dalam penelitian ini karena informan bersikap secara aktif dalam pemilihan konten media, informan telah mengikuti saluran YouTube Deddy Corbuzier, dan mengikuti setiap unggahan dari konten YouTube tersebut.
KOMUNITAS MEREK SEBAGAI AGEN PENGUATAN BRAND IMAGE (Studi Kasus Pada Xpander-Mitsubishi Owner Club Indonesia) Zulfikar, Muhammad Ermiel; Hereyah, Yoyoh; Simamora, Santa Lorita; Wahjuwibowo, Indiwan Seto
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 01 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v22i02.19279

Abstract

Komunitas merek bukan lagi sebagai sekumpulan orang ataupun kelompok sosial yang terbentuk atas dasar kedekatan atau minat yang sama terhadap suatu merek atau produk tertentu. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi, komunitas merek juga bisa memainkan peran sebagai agen penguatan brand image dari produk yang disukai dengan segala aktivitas yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Xpander-Mitsubsihi Owner Club (X-MOC) Indonesia sebagai komunitas merek, berperan menjadi agen penguatan brand image dari Mitsubishi Xpander. Penelitian ini didasari oleh sejumlah teori mengenai motivasi pengguna Mitsubishi Xpander mengikuti komunitas merek, begitu juga dengan ragam kegiatan X-MOC Indonesia yang turut menguatkan brand image Mitsubishi Xpander. Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan lewat wawancara, observasi dan studi dokumen. Paradigma penelitian yaitu paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus single case study. Sumber data dalam penelitian ini dibagi menjadi data primer dan sekunder, yang mana data primer dihasilkan lewat wawancara mendalam (In-depth interview) dengan informan, antara lain Ketua Umum, Pengurus dan member komunitas X-MOC Indonesia. Sementara data sekunder merupakan informasi yang berasal dari dalam maupun dari luar komunitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa X-MOC Indonesia memiliki segala aspek bagi sebuah komunitas merek untuk menjadi agen penguatan brand image Mitsubishi Xpander. Anggota X-MOC juga bisa menjadi sebuah kekuatan dahsyat dan tidak terpisahkan dari merek kendaraan yang mereka digunakan, yakni Mitsubishi Xpander. Partisipasi komunitas merek dapat merangsang munculnya tindakan promosi mulut ke mulut (word of mouth), menciptakan brand image yang baik hingga mempertahankan konsumen dengan mencegah timbulnya niat untuk beralih ke merek lain (switching intention).
The Effectiveness of Instagram @folkative Social Media as a Means of Information for the Young Generation Maharani, Nisa Aulia; Faradila, Faja
Jurnal Visi Komunikasi Vol 22, No 02 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v22i02.17573

Abstract

The internet, which is a new medium, is a sign of a new period, namely the existence of interactive technology and network communication, especially in cyberspace, which will change society (Littlejohn & Foss, 2014). With the internet, information is becoming easier to spread and get anytime and anywhere. One of the new mediums is Instagram. Instagram is a social media platform that is used to send information to the public quickly. One of the things uploaded on Instagram is information about the latest news on the @folkative account. This study aims to determine whether the @folkative Instagram account is effective as a means of information for the younger generation. The method used in this study is a qualitative one with data sources from questionnaires. The conclusion from the research results obtained is that the use of social media like Instagram as a means of information for the younger generation has been effective.
Pengelolaan Media Sosial Instagram Pusat Pelatihan Kerja Daerah Sebagai Alat Informasi Publik Amaliyah, Putri Riski; Kussanti, Devy Putri
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 01 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i01.23611

Abstract

Abstrak. Instagram @ppkd.jakartatimur yang membahas tentang strategi untuk mengelola media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Instagram @ppkd.jakartatimur dalam menyebarkan informasi publik kepada masyarakat yang dikelola oleh Humas Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur tersebut. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori penelitian ini adalah Humas, Strategi Humas, dan Media Sosial. Teori Humas dalam penelitian ini berkaitan dengan tujuan dan fungsi Humas. Sedangkan Teori Strategi Humas yang digunakan adalah teori Strategi Publikasi, Strategi Persuasi, Strategi Argumentasi, dan Strategi Pencitraan. Teori media sosial yang digunakan berkaitan dengan fitur-fitur yang tersedia di Instagram dan aktivitas yang bisa dimanfaatkan di Instagram. Penelitian ini menemukan bahwa strategi media sosial Instagram @ppkd.jakartatimur yang digunakan oleh Humas Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur adalah menyebarkan informasi terkait kegiatan pelatihan yang diimplementasikan ke dalam 4 (empat) strategi yaitu Strategi Publikasi, Strategi Persuasi, Strategi Argumentasi, dan Strategi Pencitraan yang kemudian dituangkan ke dalam unggahan foto atau video di Instagram @ppkd.jakartatimur dengan menggunakan fitur-fitur di Instagram. Kata kunci: Humas, Strategi Humas, Media Sosial dan Instagram
TWITTER: REPRESENTASI DAN EKSPRESI DIRI TANPA SEKAT Aisha, Emeralda; Bahalwan, Halida
Jurnal Visi Komunikasi Vol 22, No 02 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v22i02.21444

Abstract

Twitter merupakan platform media sosial yang mempromosikan pembicaraan publik, dimana para pengguna bisa saling berinteraksi satu sama lain tanpa sekat yang berarti. Lingkungan Twitter ini membuat para pengguna merepresentasikan dirinya dengan cara yang berbeda-beda tergantung dengan tujuan penggunaan mereka dalam menggunakan Twitter sebagaimana dijelaskan oleh konsep Ekologi Media. Untuk itu, penelitian ini berupaya melihat bagaimana representasi dan ekspresi diri para pengguna Twitter yang dipengaruhi oleh berbagai fitur yang ada di Twitter. Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini antara lain: (1) Mengetahui Twitter mempengaruhi representasi diri pengguna (2) Menjelaskan Twitter sebagai media teknologi membentuk cara berkomunikasi tertentu bagi para pengguna. Penelitian ini merupakan micro research, yang dilakukan secara kualitatif kepada 10 orang pengguna Twitter dengan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukan representasi diri yang dilakukan oleh para pengguna Twitter tidak terlepas dari bagaimana Twitter membebaskan para penggunanya untuk berekspresi dan karakter Twitter yang cepat dan up to date. 
PENDEKATAN KOMUNIKASI BAGI PENDENGAR DALAM MEMBANGUN POSITIONING PADA DEEPTALK PODCAST Mahmudah, Siti Muslichatul; Rahayu, Muthia
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.25788

Abstract

Beragamnya platform media digital membuat distribusi variasi akan konten yang dihasilkan juga semakin banyak berdasarkan dari masing-masing karakteristik media, seperti hal nya podcast yang mulai digemari bagi masyarakat Indonesia baik dari sisi pendengar maupun bagi para pembuat konten yang biasa disebut sebagai podcaster. Pilihan topik pada konten podcast juga kian bertambah salah satunya membahas obrolan ringan tentang kehidupan sehari-hari pada channel deeptalk podcast. Ditengah persaingan dengan banyak channel lainnya dan juga kebutuhan akan eksistensi dari channel deeptalk podcast ini bagi para pendengarnya, maka dari itu diperlukan sebuah strategi untuk mengkomunikasikan kepada khalayak mengenai positioning channel podcast tersebut agar tetap dinikmati pendengar setianya. Penelitian ini menggunakan paradgima konstruktivis. Dalam penelitian ini menggunakan konsep maupun teori yang terkait dengan aspek pendekatan komunikasi antara lain mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkan metode, dan penetapan media. Metode penelitian ini ialah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan triangulasi sumber untuk teknik keabsahan data.Dari penelitian ini terlihat bahwa pendekatan komunikasi yang dilakukan deeptalk podcast mencakup beberapa aspek didalamnya mulai dari mengenal khalayak mereka yang dengan cara mereka tahu terlebih dahulu profil dan karakteristik khalayak pendengar mereka, lalu menyusun pesan yang akan dijadikan konten utama sampai dengan materi pendukung untuk dapat mempublikasikan dan mendistribusikan konten tersebut melalui beberapa metode yang dijalankan sampai dengan penetapan media-media yang digunakan antara lain spotify, apple podcast, anchor, dan juga sosial media sebagai media untuk menjangkau khalayaknya. Deeptalk podcast sudah memiliki diferensiasi yang meraka rancang untuk dapat menjadi positioning dihadapan khalayak, channel deeptalk podcast ini ingin dikenal sebagai channel podcast tentang cerita kehidupan yang dibahas secara mendalam namun tetap dibawa dengan ringan dan menghibur. 
Postmodernism Based on Communication Studies: Literature Review Through Mapping of NVivo 12 Pro Razali, Geofakta; Utoyo, Arsa Widitarsa; Setiawan, Kurnia; Putranto, Algooth; Rosana, Anita
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30650

Abstract

AbstrakEra modern tidak berpihak pada keunikan individu sebagai makhluk sosial, tetapi menganggap masalah sosial sebagai hal yang seragam. Hal ini memunculkan pemahaman baru yang disebut postmodernisme. Postmodernisme bersikap antipatetik terhadap penjelasan yang mengklaim berlaku untuk semua kelompok, budaya, tradisi, atau ras, serta tidak berfokus pada kebenaran relatif setiap orang. Perkembangan teknologi membuat komunikasi tidak lagi terikat oleh ruang dan waktu. Dengan demikian, kebebasan individu dalam berkomunikasi tidak lagi dapat diseragamkan. Di sisi lain, tuntutan untuk memberikan ruang bagi kebebasan individu semakin meningkat, seiring dengan kebebasan berekspresi yang disalurkan melalui berbagai media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan studi komunikasi berdasarkan fungsi dan komponen pendukungnya, agar penelitian lebih lanjut dapat menganalisis bagaimana hal tersebut berhubungan dengan perkembangan postmodernisme yang memberikan kebebasan bagi setiap individu untuk berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang diperoleh dari Google Scholar dengan bantuan PoP pada periode 2014-2023. Analisis literatur dilakukan dengan mengelompokkan studi komunikasi berdasarkan fungsi dan elemen pendukungnya yang dipetakan menggunakan metode Prisma dengan bantuan NVivo 12 Pro. Fungsi komunikasi terdiri atas fungsi sosial, ekspresi, dan instrumental. Elemen komunikasi meliputi sumber, pesan, media komunikasi, dan dampak komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi ilmu komunikasi di era pasca-modernisasi saat ini didominasi oleh aktivitas komunikasi dalam bentuk ekspresi diri, terutama dengan dukungan media digital. Temuan ini juga sejalan dengan paradigma postmodernisme, yang menjadikan karakteristik individu dominan dalam proses komunikasi.Kata kunci: Studi Komunikasi; NVivo 12 Pro; postmodernisme; prisma; publish or perish AbstractThe modern era does not take the side of an individual’s uniqueness as a social being but considers social problems to be likened. This generates a new understanding called postmodernism. Postmodernism is antipathetic to explanations that claim to apply to all groups, cultures, traditions, or races. It does not focus on the relative truth of each person. Technological developments have made communication no longer bound by space and time. Thus, individual freedom in communication can no longer be likened. On the other hand, the demand to provide space for individual freedom is increasing, along with freedom of self-expression channeled through various digital media. This research aims to examine and map the study of communication based on its functions and supporting components, for further research to analyze how it relates to the development of postmodernism which gives freedom to each individual to communicate. The research method was a literature review obtained from Google Scholar with the help of PoP in the 2014-2023 period. Literature analysis was carried out by grouping communication studies based on their functions and supporting elements which were mapped using the Prisma method with the help of NVivo 12 Pro. Communication functions consist of social, expression, and instrumental. The elements of communication consist of sources, messages, communication media, and the impact of communication. The results of the research showed that the study of communication science in the current post-modernization era is dominated by communication activities in the form of self-expression, especially with the support of digital media. The findings are also in line with the postmodernism paradigm. It makes individual characteristics dominant in the communication process.Keywords: Communication Studies; Vivo 12 Pro; postmodernism; prism; publish or perish