cover
Contact Name
M Mansyur
Contact Email
mansyurhurdi@gmail.com
Phone
+6287853147623
Journal Mail Official
eduthinkjournal@gmail.com
Editorial Address
PP. Miftahul Panyepen Palengaan Pamekasan
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 27230015     DOI : 10.36420
Core Subject : Religion, Education,
EDUTHINK: Jurnal pemikiran pendidikan Islam includes studies on Deradicalization of Islamic Education, philosophy of Islamic Education, islamic Education Policy, Gender and Islamic Education, Comparison of Islamic Education, Islamic Education and Science, Nusantara Islamic Education, Pesantren Education, Islamic Education and Social Transformation, Leadership of Islamic Education, Figure of Islamic Education, Islamic Education Management, Curriculum of Islamic Education, Innovation of Islamic Education and Madrasah Education
Articles 99 Documents
MATAN HADIS BERDASARKAN SEBAB - SEBAB KEMUNCULANNYA Memahami Asbabul wurud dalam Studi Ilmu Hadits Sholehah, Nurhilaliah Fitri; Kosasih, Engkos
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i01.587

Abstract

Kajian hadis secara pokok terpusat pada dua komponen utama, yaitu sanad dan matan. Namun, seiring perkembangan hadis dari bentuk lisan menjadi teks, muncul tantangan dalam memahami konteks hadis. Penelitian ini difokuskan pada analisis urgensi dan pengelompokan asbabul wurud dalam memahami makna kontekstual hadis. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kajian pustaka, studi ini menelusuri berbagai literatur primer dan sekunder yang berkaitan dengan kajian hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asbabul wurud berperan penting dalam membatasi makna yang bersifat umum, merinci hal-hal yang masih global, serta menjelaskan hikmah di balik pensyariatan hukum. Seperti halnya asbabun nuzul dalam tafsir Al-Qur’an, asbabul wurud membantu umat Islam memahami hadis dengan lebih tepat dan relevan sesuai konteks awal kemunculannya. Temuan ini menegaskan pentingnya asbabul wurud dalam kajian hadis untuk mendukung interpretasi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman.
ANALISIS DEIKSIS DALAM CERPEN PRING RE-KE-TEG GUNUNG GAMPING AMBROL KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA Dhana Rohim, Ratna Widya; Samroni, Samroni
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i02.591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan deiksis dalam cerpen Pring Re-Ke-Teg Gunung Gamping Ambrol karya Seno Gumira Ajidarma. Peneliti tertarik mengkaji deiksis karena peranannya yang penting dalam membangun konteks dan makna dalam karya sastra. Meskipun demikian, konsep ini masih kurang dipahami oleh kalangan masyarakat umum maupun mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan jenis-jenis deiksis yang terdapat dalam cerpen tersebut. Sumber data penelitian ini adalah cerpen Pring Re-Ke-Teg Gunung Gamping Ambrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca catat dan studi pustaka, yaitu mengumpulkan data dari teks cerpen serta beberapa landasan teori terkait deiksis. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dalam penelitian ini, peneliti mengidentifikasi dan mengkategorikan deiksis-deiksis yang terdapat dalam cerpen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini menggunakan lima bentuk deiksis utama, yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Deiksis persona berfungsi untuk menggambarkan hubungan antar tokoh, deiksis tempat dan waktu menggambarkan latar cerita, deiksis wacana menghubungkan bagian-bagian teks, dan deiksis sosial mencerminkan status sosial tokoh. Penggunaan deiksis dalam cerpen ini terbukti efektif dalam membangun konteks naratif yang kaya dan mendalam, serta memudahkan pembaca dalam memahami cerita
PENGGUNAAN IMPLIKATUR PADA POSTINGAN JUAL BELI ONLINE DI MARKETPLACE FACEBOOK Syamsi, Ahmad Fauzi; Rizki , Alfi Ainur
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i02.599

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengungkapkan dan juga menjelaskan pesan pesan implisit maupun eksplisit yang ada di teks postingan jual beli online di Marketplace Facebook. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat implikatur Konvensional dan non konvensional dalam postingan jual beli di Marketplace Facebook dan masih banyak lagi kata kata implisit lainnya. Pada implikatur Konvensional dari contoh yang postingan yang peneliti ambil yaitu terdapat tentang sebuah penjual yang menjual Notebook, sepeda motor, Hp, gitar. Dan pada implikatur non konvensional banyak di temukan kata implisit seperti model notebook yaitu A416MA dan model Hp oppo f9. Dan pada sepeda motor ditemukan tahun yang menunjukan motor tersebut keluaran atau di produksi pada tahun itu. Juga ada kata "fulset" yaitu notebook tersebut lengkap dengan dosbuknya juga tas dan chargenya. Dan juga ada "tangan pertama masih mulus" yaitu dapat diartikan kalau notebook tersebut membeli langsung dari toko bukan membeli barang bekas dan bisa dikatakan pemilik pertama notebook itu sebelum laku dijual dan notebook tersebut masih belum ada bekas goresan nya alias bekas seperti baru. Dan pada "upgrade CRF" yaitu bahwa motor Megapro itu di modif Mengganti rangka motor trail mrek motor Crf. Dan pada kata "Plat L" yaitu motor tersebut bernomer polisi Surabaya yaitu L. Dan pada kata "barang molus dan mesin enak" bahwa motor itu masih bagus alias bekas seperti baru dan mesinnya tidak rusak atau berkendala. Dan pada kata "Batangan" berarti hp tersebut yang dijual hanya HP nya saja, tidak lengkap seperti ada dosbuknya dan charger. Dan terakhir pada kata "350nego" yang artinya harga gitar yang dijual itu bisa kurang atau bisa ditawar. Dan pada kata "Ini jalannya 087***" penjual tersebut memberikan langkah atau caranya membeli gitar tersebut dengan menghubungi nomer yang sudah di cantumkan.
ANALISI WACANA KRITIS FILM SIAPA DI ATAS PRESIDEN jailani, Ahmad; Rowiyani, Moh.
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i02.600

Abstract

Film Siapakah yang Berada di Atas Presiden menggambarkan dinamika politik yang penuh intrik dan ketegangan dalam perebutan kursi presiden Indonesia. Tokoh utamanya, Ricky Bagaskoro, seorang siswa SMA, terjebak dalam dilema antara melanjutkan pendidikan sesuai keinginan sang ayah, Bagas Notelegowo, yang tengah berjuang untuk menjadi presiden, atau mengejar cita-citanya menjadi guru di Papua. Film ini mengisahkan perjalanan Ricky dalam mengungkap kebenaran tuduhan pembunuhan terhadap sang ayah, dengan bantuan pengacara idealis Krisna Dorojatun dan putranya, Laras. Konflik semakin memanas dengan masuknya pihak ketiga yang tidak menghendaki Bagas menang. Tema utama film ini terkait dengan kekuasaan, ketidakadilan, dan manipulasi media sosial, yang mencerminkan realitas politik Indonesia. Tokoh-tokoh dalam film ini memiliki motivasi kuat untuk mencari kebenaran, dan melalui berbagai rintangan, mereka menunjukkan keberanian untuk melawan ketidakadilan. Secara keseluruhan, film ini memberikan kritik tajam terhadap penyalahgunaan kekuasaan, patronase, dan nepotisme dalam sistem politik, serta bagaimana media massa sering kali menjadi alat untuk mengarahkan opini publik. Dengan gaya bahasa yang lugas dan emosional, Who is Above the President menjadi refleksi sosial yang relevan bagi generasi muda dalam memahami politik dan kekuasaan lebih dalam.
PERAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISLAM PADA SISWA DI MI ISLAMIYAH KEDUNGMEGARIH Fitrianto, Alfian; Asrori, Muhammad; Ahsan, Muhammad
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i01.606

Abstract

Penelitian ini membahas peran kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Islam di MI Islamiyah Kedungmegarih. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman agama sebagai pondasi karakter siswa di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan seperti tahlil, sholawat, pidato, dan qiro’ah efektif dalam membentuk pemahaman konseptual dan praktis siswa terhadap nilai-nilai Islam. Selain itu, kegiatan ini mendukung pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan yang terstruktur dapat menjadi sarana efektif dalam menginternalisasi ajaran Islam serta membangun karakter religius siswa di lingkungan madrasah
TINDAK TUTUR LOKUSI PADA CERPEN LETEH KARYA OKA RUSMINI Fadilah, Fadilah; Yaqin, Moh. Ainul
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i01.607

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang tindak tutur lokusi dalam cerpen Leteh karya Oka Rusmini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi dalam cerpen Leteh karya Oka Rusmini, mendeskripsikan makna kontekstual dalam cerpen Leteh karya Oka Rusmini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian yang digunakan adalah dialog-dialog yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengindikasi tindak tutur ilokusi. Sumber data penelitian adalah cerpen Leteh karya Oka Rusmini. Data diperoleh dengan teknik yang pertama, peneliti mengklasifikasikan data yang diperoleh selama tahap membaca, kemudian dikelompokkan berdasarkan bentuk dan makna tuturan ilokusi yang ditemukan cerpen Leteh karya Oka Rusmini. Selanjutnya, peneliti menganalisis semua kelompok data berdasarkan bentuk dan makna tuturan ilokusi tersebut dan terakhir peneliti membuat kesimpulan atau mendeskripsikan data berdasarkan hasil analisis tersebut. Hasil penelitian ini diperoleh dengan tuturan yang terindikasi tindak tutur lokusi dalam cerpen Leteh karya Oka Rusmini sebanyak 19 tuturan. Berdasarkan 19 data tuturan yang ditemukan terbagi menjadi tiga jenis tindak tutur lokusi, yaitu tindak tutur deklaratif sebanyak 8 tuturan, tindak tutur interogatif sebanyak 7 tuturan, dan tindak tutur imperatif sebanyak 4 tuturan. Makna tuturan disesuaikan dengan konteks tuturnya. Dari hasil tersebut, bentuk tindak tutur deklaratif menyatakan paling banyak ditemukan dalam cerpen Leteh.
ANALISIS GAYA BAHASA AT-TAURIYAH DAN AL-IRSHAD DALAM AYAT-AYAT BERMAKNA TERSIRAT PADA SURAH AR-RAHMAN Wulandari, Sekar; Hidayat, M. Yazim; Al-Rasyid, Harun
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i02.628

Abstract

Al-Qur’an jika dikaji dari segi sastra mengandung nilai estetika dan keindahan yang luar biasa. Ilmu-ilmu sastra dalam bahasa Arab tersebut dibahas dalam ilmu balaghah badi’. Artikel ini membahas mengenai dua pembahasan terkait ilmu balaghah badi’ dalam kajian muhassinat ma’nawiyyah, yakni mengenai At-Tauriyah dan Al-Irshad khususnya pada Al-Qur’an Surah Ar-Rahman. Metode yang digunakan dalam menganalisis terkait At-Tauriyah dan Al-Irshad pada artikel ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik kajian pustaka atau library research, serta data-data dalam penelitian ini didapatkan dengan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan teori. Penelitian ini juga merujuk pada kajian terdahulu yang meneliti terkait At-Tauriyah sebelumnya. Adapun hasil temuan gaya bahasa At-Tauriyah pada Surah Ar-Rahman terdapat dalam ayat 5-6 dan gaya bahasa Al-Irshad pada Surah Ar-Rahman terdapat dalam ayat 60 dan 33. Artikel ini menganalisis gaya bahasa at-Tauriyah dan Al-Irshad dalam surah Ar-Rahman guna mengetahui makna tersirat yang terkandung selain makna tersurat dalam surah Ar-Rahman, selain itu agar memberikan kesempatan kepada Peneliti lain untuk mengungkap kedua gaya bahasa tersebut lebih rinci.
PENERAPAN METODE TANYA JAWAB DALAM MENINGKATKAN MUTU BELAJAR PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM Baihaqi, Achmad
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i02.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode tanya jawab dalam meningkatkan mutu belajar sejarah kebudayaan islam. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian PTK (penelitian tindakan keas) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan metode tanya jawab dalam pembelajaran SKI di kelas SMA Negeri 1 Mojo Kediri sudah cukup membaik. Strategi pembelajarannya adalah membaca teks ,audio, berdiskusi, mengerjakan soal
PENERAPAN METODE ACTIVE KNOWLEDGE (AKTIF BERBAGI PENGETAHUAN) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Masykur, Yazid
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v6i02.644

Abstract

Peneitian ini dilatar belakangi oleh, kurangnya semangat dalam proses pembeajaran materi SKI karna beberapa factor internal diantaranya yaitu rasa ngantuk akibat rasa bosan terhadap metode yang diterapkan leh guru. dalam pembelajaran materi sejarah kebudayaan islam (SKI) terdapat banyak metode namun metode yang diterapkan di SMA Negeri 1 Blitar menggunakan Active Knowledge (Aktif Berbagi Pengetahuan) dengan tujuan agar siswi lebih mudah untuk menyampaikan pendapat sehingga dengan demikian minat mereka terhadap materi SKI meningkat. Penelitian ini menggunakan PTK (penelitian tindakan kelas) dengan penyajian data melalui pra test, observasi dan wawancara. Hasil dalam penelitian ini menyatakan bahwa penerapan metode Active Knowledge(Aktif Berbagi Pengetahuan berhasil dibuktikan oleh suasan kelas yang lebih efektif dari pada sebelum adanya penerapan metode Active Knowledge(Aktif Berbagi Pengetahuan)
KAJIAN ONTOLOGIS DAN EPISTEMOLOGIS TENTANG FUNDAMENTALISME DAN RADIKALISME BERAGAMA PERSPEKTIF TEKS SUCI KEAGAMAAN DAN SOSIAL wasik
Eduthink: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fundamentalism and radicalism towards contemporary religion are rooted in the Western modernization agenda which failed to reflect the manifestations of modernity. The majority of mutifs originate from perceptions that think that the role of God in fundamentalism and radicalism is threatened and is being replaced by technical progress guidebooks that lead humans to radical socio-cultural-economical changes. Another factor driving the massive development of Islamic society is the failure of modernization, the bad implications of the project of globalization (westernization) of western hegemony and imperialism, and limited industrialization. In this study, a qualitative approach was used in the form of a research library by collecting several books and journal articles in the form of variations.

Page 9 of 10 | Total Record : 99