cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Center of Knowledge
ISSN : -     EISSN : 28071999     DOI : -
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA). Jurnal ini mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal ini merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System Versi 3, diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Agustus dan Januari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025" : 30 Documents clear
Tari Sandar di Pura Luhur Ulun Swi Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Adhyatma, I Putu Ananta Wira; Trisnawati, Ida Ayu; Sariada, I Ketut
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2823

Abstract

Tari Sandar merupakan salah satu tari upacara yang dipentaskan dalam rangkaian upacara Dewa Yadnya di Pura Luhur Ulun Swi, Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami Tari Sandar yang ada di Pura Luhur Ulun Swi, Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Awal mula Tari Sandar; (2) Bentuk pertunjukan Tari Sandar; (3) Makna yang terkandung dalam pertunjukan Tari Sandar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori religi, teori estetika Hindu serta teori semiotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemunculan Tari Sandar ditandai dengan peristiwa tapel Barong Ket dihanyutkan dari wilayah Jimbaran karena dianggap tidak layak, lalu terdampar di pesisir Desa Adat Seseh. Peristiwa tersebut diyakini sebagai pawisik, kemudian tapel itu diabadikan sebagai benda suci di Pura Luhur Ulun Swi, peristiwa tersebut kemudian diyakini sebagai cikal bakal lahirnya Tari Sandar. (2) Bentuk pertunjukan Tari Sandar dapat dikategorikan sebagai dramatari, yang melibatkan beberapa lakon yaitu penari Sandar, Jauk Kembar, Topeng Tua, dan Topeng Telek. (3) Makna yang terkandung dalam Tari Sandar terepresentasi melalui alur pertunjukan tersusun atas dasar penanda dan petanda yang dapat dibaca secara denotatif, konotatif, maupun dalam bentuk mitos. Sebagai kesenian sakral, Tari Sandar menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Desa Adat Seseh dan terus dijaga keberlanjutannya melalui siklus upacara dan keterlibatan kolektif warga setempat.
Gamelan Palegongan Desa Adat Pemogan Kajian Organologi, Musikalitas, dan Fungsi Baskara, I Gede Teguh Jati; Sudirga , I Komang; Mawan , I Gede
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2824

Abstract

Seni karawitan Bali memiliki peran penting dalam kehidupan religius dan sosial masyarakat Bali. Gamelan Palegongan, yang awalnya diciptakan sebagai pengiring tari Legong Keraton, mengalami pergeseran fungsi signifikan seiring perubahan zaman. Kini, Palegongan lebih banyak digunakan dalam pelawatan seperti Telek, Barong, dan Rangda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Gamelan Palegongan di Desa Adat Pemogan secara mendalam melalui tiga aspek utama: organologi, musikalitas, dan fungsi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta studi pustaka. Melalui pendekatan etnomusikologis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran holistik tentang bagaimana Gamelan Palegongan diposisikan dalam struktur budaya masyarakat Pemogan saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gamelan Palegongan di Desa Adat Pemogan memiliki organologis dengan struktur laras pelog lima nada. Secara musikal, terdapat teknik permainan yang mengedepankan estetika meditatif. Namun secara fungsional, gamelan ini mulai tersisih oleh jenis barungan lain yang dianggap lebih “sakral” dan energik oleh masyarakat. Temuan ini mempertegas perlunya strategi pelestarian yang tidak hanya bersifat dokumentatif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika sosial dan spiritual masyarakat Bali.
Dampak Pelatihan Pengelolaan Keuangan Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Keluarga di Desa Paku Kecamatan Payung Bangka Selatan Adriana, Nana; Firdaus, Rahmad; Sani Akbar, Jufri; Makrus, Mohammad; Hidayati, Nur
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2843

Abstract

Keterbatasan literasi keuangan menjadi salah satu penyebab rendahnya kesejahteraan ekonomi keluarga di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Paku Kecamatan Payung, Bangka Selatan, yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian dan perikanan. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga melalui pelatihan berbasis partisipasi masyarakat yang menekankan pada penyusunan anggaran, kebiasaan menabung, serta pengendalian utang konsumtif. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif-deskriptif, melibatkan warga sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan diskusi kelompok terarah terhadap 40 peserta. Analisis dilakukan secara deskriptif-tematik untuk mengidentifikasi perubahan perilaku dan inisiatif ekonomi pascapelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta mengatur anggaran, memprioritaskan kebutuhan, serta mengelola pendapatan secara lebih efektif. Selain itu, terbentuk kelompok simpan pinjam desa yang menjadi wadah keberlanjutan praktik keuangan sehat. Kesimpulannya, pelatihan pengelolaan keuangan berbasis partisipasi tidak hanya meningkatkan kapasitas literasi keuangan keluarga tetapi juga memperkuat modal sosial dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Fardhu Kifayah di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat Satriyadi, Satriyadi; Pohan, Indra Satia; Pranoto, Muhammad Solihin; Pasaribu, Syahrin; Bangun, Ulen; Syahputra, Amru
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2846

Abstract

Fardhu kifayah merupakan kewajiban kolektif umat Islam yang tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, pelaksanaan fardhu kifayah menghadapi kendala serius karena pemahaman warga yang masih terbatas serta tingginya ketergantungan pada figur Bilal mayit sebagai tokoh sentral. Kondisi ini menimbulkan risiko sosial ketika tokoh tersebut berhalangan hadir. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan berbasis multimetode berupa ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Kegiatan melibatkan 60 warga yang dipilih dengan purposive sampling, dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan model Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, praktik simulasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana warga yang memahami seluruh tahapan fardhu kifayah meningkat dari 15% menjadi 70%, sementara yang tidak memahami sama sekali turun dari 40% menjadi 5%. Selain itu, pelatihan ini mendorong lahirnya kesadaran kolektif bahwa fardhu kifayah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas individu tertentu. Temuan ini membuktikan bahwa pendidikan nonformal berbasis praktik mampu menjadi strategi efektif dalam mengurangi ketergantungan pada figur tunggal sekaligus memperkuat kaderisasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan tradisi Islam.
Peran Mahasiswa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Lau Simomo Melalui Program Edukasi, Keagamaan dan Sosial Pada Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Batubara, Naufal Akbar; Lubis, Zulfahmi; Harahap, Amira Mufidah; Simamora, Dian Mutiara; Sari, Ika Puspita
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2851

Abstract

The main objective of this study is to explore the role of university students in empowering the community of Lau Simomo Village through educational, religious, and social activities carried out during the Community Service Program (KKN). This research employed a descriptive qualitative approach with a field study method to provide a direct understanding of the conditions in the community. The data were obtained from both primary and secondary sources. Primary data were collected from the residents of Lau Simomo Village, Karo Regency, while secondary data included documentation, personal notes, and related references. Data collection techniques consisted of interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the KKN program brought positive outcomes for both the villagers and the students. In the educational field, tutoring in the village library encouraged children’s motivation to learn, enriched teaching variations at schools, and introduced entrepreneurial insights through the socialization of banana chips production. Anti-bullying counseling helped foster respect among children. In terms of religion, activities such as wirid, Friday sermons, and Qur’an recitation lessons strengthened the community’s spiritual values. Socially, collective work, mango tree planting, and visiting non-Muslim residents during bereavement enhanced solidarity and tolerance. Overall, the KKN program provided tangible benefits for society while offering valuable experiences for students in community engagement.
Kuliah Kerja Nyata: Seminar dan Penyuluhan dalam Penyalahgunaan NAPZA Terhadap Masyarakat Desa Tigapanah Dewi, Nurika Kartika; Harahap, Annisa Ihsani; Akhiriyah, Ikhtiari; Dinarta, Arya Rangga; Dalimunthe, Aryadanu; Hasibuan, Faqih Hakim
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2852

Abstract

Community Service Learning (KKN) is a form of student dedication to society. This activity was carried out in Tigapanah Village by KKN students from the State Islamic University of North Sumatra, focusing on seminars and outreach regarding the abuse of Narcotics and Psychotropic Substances (NAPZA). This research aims to evaluate the effectiveness of the socialization program and community participation in understanding the negative impacts of NAPZA. The method used is an active participation approach, where students collaborate with village residents to convey information and education about the dangers of drugs. The results of the activity indicate that the community still has a knowledge gap regarding the abuse of NAPZA. It is hoped that this program will raise community awareness and encourage preventive actions against NAPZA abuse. The seminar and outreach are expected to have a sustainable positive impact in Tigapanah Village
Penggunaan Deep Learning untuk Mengidentifikasi Postur Tubuh Siswa dalam Pembelajaran Senam Dassena, M Chandra; Setyawan, Denny; Gulo, Delfin Masna; Tarigan, Ebenezer; Marpaung, Mawar Humairoh
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2859

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki tantangan dalam hal akurasi observasi gerakan siswa, terutama ketika jumlah peserta didik banyak dan variasi gerakan yang diajarkan cukup kompleks. Kesalahan postur tubuh yang tidak terdeteksi berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan risiko cedera. Kegiatan yang digunakan bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi deep learning dalam mengidentifikasi postur tubuh siswa pada pembelajaran senam. Metode yang digunakan berupa pendekatan mix methode dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa sekolah menengah pertama, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian meliputi kamera digital, sistem analisis berbasis deep learning, lembar observasi guru, serta kuesioner persepsi siswa. Prosedur kegiatan terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji-t, korelasi, dan triangulasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem deep learning mampu mengidentifikasi postur tubuh dengan tingkat akurasi 89%, lebih tinggi dibanding observasi manual guru yang hanya 76%. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning dapat mengurangi human error dan memberikan umpan balik visual yang efektif untuk perbaikan gerakan siswa. Siswa dan guru menyatakan bahwa penggunaan teknologi ini meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta efisiensi pembelajaran. Meskipun demikian, keterbatasan penelitian terdapat pada cakupan sampel yang sempit dan spesifikasi perangkat keras yang terbatas.
Implementasi Pendekatan Joyful Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMP Negeri 11 Medan Tahun 2025 Waruwu, Desnor Steven; Pertiwi, Dinda Nano; Sadar, Rifky Alfian; Sugiarto, Dimas; Caniago, Dodi Haryansah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2860

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan Joyful Learning dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 11 Medan tahun 2025. Permasalahan utama yang dihadapi sekolah mitra adalah rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam mengikuti aktivitas jasmani, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana menyenangkan, inklusif, dan bermakna. Kegiatan pengabdian melibatkan 234 siswa kelas VIII dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner motivasi, lembar observasi keterlibatan, serta dokumentasi audio-visual untuk mendukung triangulasi data. Proses pelaksanaan dilakukan dalam dua siklus, yang mencakup tahap persiapan, intervensi dengan aktivitas berbasis Joyful Learning, serta refleksi bersama guru dan siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi siswa dari kategori sedang menjadi tinggi, peningkatan keterlibatan fisik dari 65% menjadi 85%, serta perubahan persepsi siswa yang lebih positif terhadap PJOK. Selain itu, terjadi peningkatan sportivitas, kerjasama tim, dan keberanian siswa dalam berpartisipasi. Guru PJOK juga melaporkan peningkatan kepuasan dan fleksibilitas dalam mengajar. Dengan demikian, pendekatan Joyful Learning terbukti efektif, adaptif, dan inklusif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK, sekaligus berpotensi menjadi model pengembangan di sekolah lain.
Implementasi Permainan Kabaddi sebagai Media Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Medan Munawar, Ahmad Al; Sucipto, Firman Ghani; Sitorus, Delima Lestari; Nasution, Dewi Sartika; Setiari, Doni
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2861

Abstract

Pengembangan kompetensi guru Pendidikan Jasmani menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi permainan Kabaddi sebagai media peningkatan kompetensi guru di Kota Medan. Peserta pengabdian terdiri dari 21 guru Pendidikan Jasmani yang berasal dari 15 kecamatan, dengan pelaksanaan kegiatan di Cafetaria STOK Bina Guna. Metodologi yang diterapkan meliputi pelatihan praktik Kabaddi, diskusi reflektif, serta evaluasi kompetensi menggunakan instrumen pre-test dan post-test, observasi praktik, dan Formative Classroom Evaluation. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis Kabaddi memberikan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis guru, kemampuan pedagogik, manajemen kelas, serta kepercayaan diri dan kolaborasi antar guru. Penggunaan permainan tradisional ini juga meningkatkan motivasi guru untuk menerapkan metode pembelajaran inovatif di sekolah. Temuan ini mendukung literatur terkait Game-Based Learning dan pengembangan profesional guru, yang menekankan pentingnya pengalaman praktik langsung dan pendekatan reflektif untuk meningkatkan kompetensi. Dengan demikian, Kabaddi dapat dijadikan alternatif media pengembangan kompetensi guru yang efektif, kontekstual, murah, dan relevan dengan kondisi lokal. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam portofolio pengembangan guru Pendidikan Jasmani di Medan, serta sebagai model pilot untuk penerapan skala lebih luas.
Ibu PKK Sebagai Agen Perubahan dalam Kesehatan Masyarakat di Desa Bandar Setia Girsang, Diego Gunawan; Devira, Devira; Sinaga, Della Sri Trinita; Ginting, Hiloan Chetrin; Gulo, Juliarman
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2862

Abstract

Kesehatan masyarakat di desa sering menghadapi tantangan terkait stunting, rendahnya kepatuhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta akses layanan kesehatan ibu dan anak yang terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Ibu PKK Desa Bandar Setia sebagai agen perubahan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan praktik kesehatan masyarakat. Metodologi yang digunakan meliputi pelatihan intensif kader PKK, pendampingan praktik posyandu dan pemantauan tumbuh kembang balita, serta penggunaan media edukasi lokal, dengan sampel 25 kader PKK dan 50 keluarga dengan balita. Instrumen pengukuran meliputi kuesioner pra-pasca intervensi, checklist keterampilan, catatan KIA/KMS, serta wawancara dan FGD. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan kader dari 58,2 menjadi 83,4 dan keterampilan praktis dari 34% menjadi 88%. Partisipasi keluarga dalam posyandu meningkat dari 48% menjadi 82%, kepemilikan jamban sehat dari 60% menjadi 78%, praktik cuci tangan pakai sabun dari 42% menjadi 69%, dan cakupan ASI eksklusif naik dari 54% menjadi 70%. Prevalensi stunting mengalami penurunan awal dari 28% menjadi 22% dengan mean HAZ meningkat dari -1,90 menjadi -1,60. Analisis kualitatif mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan meliputi peran kader sebagai penghubung sosial dan adaptasi materi berbasis kearifan lokal, sementara hambatan utama berasal dari keterbatasan ekonomi dan akses air bersih. Temuan ini menegaskan bahwa Ibu PKK memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam kesehatan masyarakat desa, namun diperlukan dukungan lintas sektor dan penguatan supervisi untuk memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang.

Page 1 of 3 | Total Record : 30