cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Peran Dukungan Sosial sebagai Faktor Protektif terhadap Kecemasan Ujian Siswa Sekolah Menengah: Studi Literatur Sistematis Ola Hada, Thomas Herculanus; Bone, Matilda Pia
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2437

Abstract

Test anxiety can have a negative impact on concentration, self-confidence, academic performance, and students' psychological well-being. Various studies show that social support acts as a protective factor that can reduce academic anxiety, but these findings are still scattered and have not been systematically integrated. This study provides a conceptual contribution by synthesizing the psychosocial mechanisms of social support within the framework of student academic anxiety. This research aims to analyze the role of social support on student anxiety in facing exams through a literature review approach. The method used is qualitative research with a literature study design, through searching for scientific articles, reference books, and peer-reviewed research publications published between 2017 and 2024. Data were collected from several academic databases and analyzed using content analysis techniques to identify themes, patterns, and research gaps. The results of the study show that students' anxiety about facing exams is in the moderate to high category and is consistently negatively correlated with the level of social support received. Social support from family, peers, and teachers has been proven to help students regulate their emotions, increase their sense of security, and strengthen adaptive coping strategies. It can be concluded that social support plays a strategic role as a psychological protective factor in reducing students' anxiety about exams and needs to be systematically integrated into educational practices and counseling services in schools.ABSTRAKKecemasan ujian dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi, kepercayaan diri, performa akademik, serta kesejahteraan psikologis siswa. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif yang mampu mereduksi kecemasan akademik, namun temuan-temuan tersebut masih tersebar dan belum terintegrasi secara sistematis. Studi ini memberikan kontribusi konseptual dengan menyintesis mekanisme psikososial dukungan sosial dalam kerangka kecemasan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial terhadap kecemasan siswa dalam menghadapi ujian melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi literatur, melalui penelusuran artikel ilmiah, buku referensi, dan publikasi penelitian peer-reviewed yang diterbitkan pada rentang tahun 2017–2024. Data dikumpulkan dari beberapa basis data akademik dan dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi tema, pola, serta kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecemasan menghadapi ujian pada siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi dan berkorelasi negatif secara konsisten dengan tingkat dukungan sosial yang diterima. Dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan guru terbukti membantu siswa dalam regulasi emosi, meningkatkan rasa aman, serta memperkuat strategi coping adaptif. Dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial memiliki peran strategis sebagai faktor protektif psikologis dalam menurunkan kecemasan siswa menghadapi ujian dan perlu diintegrasikan secara sistematis dalam praktik pendidikan dan layanan bimbingan konseling di sekolah. 
Membangun Karakter Generasi Bangsa untuk Pekerjaan Masa Depan Digital Content Creator melalui Pendidikan Moral Muh. Ali, Muh. Ali; Murdiansyah, Eko Bambang
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2358

Abstract

The rapid development of the digital ecosystem has opened new career opportunities as digital content creators; however, the increasing volume of content production is not always followed by ethical behavior, integrity, and social responsibility. This condition underscores the urgency of moral education capable of developing the character of young generations in addressing ethical challenges in digital spaces. This study aims to analyze the role of moral education in shaping the ethical character of prospective content creators and to examine the effectiveness of a moral education model based on project-based learning and digital ethics. Using a mixed-methods approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design and a qualitative approach through in-depth interviews and focus group discussions (FGDs), this study involved 306 respondents determined using the Slovin formula from a population of 1,305 participants of digital content training. The intervention consisted of digital ethics modules and project-based learning delivered over eight weeks. The results indicate a significant increase in ethical character scores, including integrity, social responsibility, self-regulation, and cultural awareness in the intervention group compared to the control group. T-tests and ANCOVA showed meaningful differences in mean scores (p 0.05), while content analysis of participants’ projects demonstrated improved compliance with copyright, accuracy of information, and cultural sensitivity. Qualitative findings reinforced that ethical reflection processes and real content production experiences contributed to the internalization of moral values. This study concludes that integrated project-based moral education is effective in shaping the ethical character of the digital generation and is relevant for implementation within vocational curricula, higher education, and creative industry training programs.ABSTRAKPerkembangan pesat ekosistem digital telah membuka peluang karier baru sebagai digital content creator, namun peningkatan produksi konten tidak selalu diikuti perilaku etis, integritas, dan tanggung jawab sosial. Kondisi tersebut menegaskan urgensi pendidikan moral yang mampu membangun karakter generasi muda dalam menghadapi tantangan etika di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan moral dalam pembentukan karakter etis calon pembuat konten serta menguji efektivitas model pendidikan moral berbasis project-based learning dan etika digital. Menggunakan metode mixed-methods dengan desain kuasi-eksperimental pretest–posttest control group serta pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan FGD, penelitian ini melibatkan 306 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 1305 peserta pelatihan konten digital. Intervensi berupa modul etika digital dan pembelajaran berbasis proyek diberikan selama delapan minggu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada skor karakter etis, meliputi integritas, tanggung jawab sosial, regulasi diri, dan kesadaran budaya pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Uji t dan ANCOVA mengindikasikan perbedaan rerata yang bermakna (p 0.05), sementara analisis konten produk menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap hak cipta, akurasi informasi, dan sensitivitas budaya. Temuan kualitatif memperkuat bahwa proses refleksi etis dan pengalaman produksi konten nyata berkontribusi pada internalisasi nilai moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan moral terintegrasi berbasis proyek efektif untuk membentuk karakter etis generasi digital dan relevan diterapkan pada kurikulum vokasional, pendidikan tinggi, dan pelatihan industri kreatif.
PENGARUH POLA ASUH DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA MTSN 2 SIMEULUE TAHUN 2025 Natalia, Septimi Hartati; Mardhiah, Ainal; Ismail, Nurjanah; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2245

Abstract

This study aims to analyze the improvement of parenting patterns carried out concerning bullying behavior at MTsN 2 Simeulue. This research uses a qualitative method. The results conclude that among the various types of bullying behaviors committed by perpetrators, most come from children who essentially come from disharmonious or broken families, families where education at home is full of violence or authoritarianism, siblings who often tease each other, and sometimes children are overly spoiled by their parents. The parenting patterns originating from such family environments make the child a perpetrator of bullying at school because they are already accustomed to violence and therefore also commit violence towards others. Bullying behavior has a significant impact on the victims, sometimes causing psychological disturbances, and even suicidal tendencies. Therefore, various parenting patterns are implemented to reduce bullying behavior among students at MTsN 2 Simeulue, including planning the recruitment of guidance counselors (BK teachers), providing BK rooms, cooperation between BK teachers and homeroom teachers, class-to-class socialization, and collaborative efforts between parents and teachers. This study also benefits MTsN 2 Simeulue students by reducing bullying incidents. Students can express their frustrations that previously had no outlet to share their problems at home or in their play environment; now BK teachers become their confidants. Socialization delivery becomes more directed and focused on students, and the approach between parents and teachers in educating students is strengthened.ABSTRAKPenelitian ini berfungsi untuk menganalisa tentang peningkatan pola asuh yang di lakukan pada perilaku bulying di MTsN 2 Simeulue, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari berbagai macam perilaku bullying yang di lakukan oleh pelaku bullying kebanyakan berasal dari anak -anak  yang pada hakekatnya berasal dari keluarga yang tidak harmonis/ broken, keluarga yang pendidikan di rumahnya penuh  kekerasan/otoriter, saudara sekandung saling mengejek dan  juga kadang  terlalu dimanja oleh orang tuanya, perilaku pola asuh yang berasal dari pola asuh  keluarga tersebut menjadikan anak sebagai dalang pelaku bullying di sekolah, karena mereka sudah terbiasa dengan kekerasan sehingga melakukan kekerasan pula kepada orang lain. Perilaku bullying ini sangat berdampak terhadap korbannya terkadang mereka menjadi terganggu psikisnya dan bahkan tidak menutup kemungkinan melakukan bunuh diri, oleh karena itu, berbagai macam pola asuh yang dilakukan untuk mengurangi perilaku bullying pada siswa MTsN 2 Simeulue, diantaramya: perencanaan perekrutan guru BK, pengadaan ruang BK, kerjasama guru BK dan wali kelas, sosialisasi class to class, dan kerjasama orang tua dan guru. Dalam penelitian ini terdapat manfaat yang di rasakan oleh siswa pada MTsN 2 Simeulue yaitu berkurangnya perlakuan bullying, siswa dapat melepaskan unek-uneknya yang selama ini tidak ada tempat bercerita permasalahannya di rumah atau lingkungan bermainnya, kini guru BK menjadi tempat curhatnya, penyampaian sosialisasi lebih terarah dan terfokus pada siswa dan terjalinnya pendekatan orang tua dan guru dalam memberikan didikan pada siswa.
Perancangan Kurikulum Program Studi Ilmu Lingkungan Berbasis Outcome-Based Education Terintegrasi Nilai Islam di UIN Antasari Banjarmasin Wulandari, Verlina Intan; Santosa, Lenalda Febriany; Sholihah, Rizqi I’anatus; Rahman, Basuki; Atmadja, Krisologus Genesa Ruby
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2506

Abstract

The Environmental Science Study Program at UIN Antasari Banjarmasin is a new study program oriented towards sustainable environmental management based on Islamic values. The development of an Outcome-Based Education (OBE) curriculum is a strategic effort to produce graduates who are competent, adaptive, and relevant to the needs of the job market. This article aims to examine the development of an OBE based Environmental Science Study Program curriculum that is integrated with Islamic values.  The method used is Research and Development (RD) with the ADDIE model including analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of this study produce a curriculum guideline document for the Environmental Science Study Program based on OBE by integrating Islamic values through two approaches, namely: (1) conceptual integration by placing the principle of khalifah fil ardh' as the philosophical foundation of environmental science learning; and (2) integration of collaborative learning activities and community projects. For Islamic Religious Colleges (PTKI), this curriculum development can strengthen the orientation of graduates who not only master science, but also have integrative competencies between science, ethics, and Islamic values.ABSTRAKProgram Studi Ilmu Lingkungan UIN Antasari Banjarmasin merupakan program studi baru yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis nilai – nilai Islam. Pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) merupakan upaya strategis untuk menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kurikulum Prodi Ilmu Lingkungan berbasis OBE yang terintegrasi dengan nilai – nilai Islam. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian ini menghasilkan dokumen pedoman kurikulum Program Studi Ilmu Lingkungan berbasis OBE dengan mengintegrasi nilai – nilai Islam melalui dua pendekatan yaitu: (1) integrasi konseptual dengan menempatkan prinsip khalifah fil ardh’ sebagai landasan filosofis pembelajaran ilmu lingkungan; dan (2) integrasi kegiatan pembelajaran kolaboratif serta proyek komunitas. Bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), pengembangan kurikulum ini dapat memperkuat orientasi lulusan yang tidak hanya menguasai keilmuan, tetapi juga memiliki kompetensi integratif antara sains, etika, dan nilai keislaman. 
Pengembangan Model PBL Berbasis Pembelajaran Mendalam dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Lisnawati, Iis; Kartadiredja, Welly Nores; Ginanjar, Agi Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2319

Abstract

This study aims to develop a Deep Learning–based Problem-Based Learning (PBL) model for Indonesian language instruction through a systematic literature review. Deep Learning is conceptualized as an approach that emphasizes comprehensive conceptual understanding, active learner engagement, and the holistic integration of cognitive, affective, and psychomotor processes. The research procedure consisted of four stages: (1) identifying relevant literature on Deep Learning, PBL, and Indonesian language instruction; (2) selecting sources based on inclusion and exclusion criteria; (3) conducting thematic analysis to map key concepts; and (4) synthesizing findings to formulate a model design. The results indicate that PBL is the most suitable model for integrating Deep Learning principles, as it promotes contextual learning, authentic problem-solving, and higher-order thinking skills. The literature review also reveals that three main approaches in Indonesian language instruction Genre Pedagogy, the Scientific Approach, and Content and Language Integrated Learning (CLIL) are highly compatible with Deep Learning principles. Based on these findings, the study proposes a conceptual PBL model grounded in Deep Learning as an alternative framework for developing Indonesian language instruction that is more meaningful, reflective, and oriented toward knowledge construction.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengembangkan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis Pembelajaran Mendalam dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui metode systematic literature review. Pembelajaran Mendalam dipahami sebagai pendekatan yang menekankan pemahaman konsep secara utuh, keterlibatan aktif peserta didik, serta integrasi olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olah raga secara holistik. Prosedur penelitian meliputi empat tahap: (1) identifikasi literatur relevan mengenai Pembelajaran Mendalam, PBL, dan pembelajaran Bahasa Indonesia; (2) seleksi sumber berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi; (3) analisis tematik untuk memetakan konsep; dan (4) sintesis temuan untuk merumuskan rancangan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL merupakan model yang paling sesuai untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam karena mendorong pembelajaran kontekstual, pemecahan masalah autentik, dan proses berpikir tingkat tinggi. Selain itu, kajian literatur menemukan bahwa tiga pendekatan utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Pedagogi Genre, Pendekatan Saintifik, dan Content and Language Integrated Learning (CLIL) memiliki kompatibilitas kuat dengan prinsip Pembelajaran Mendalam. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan rancangan konseptual model PBL berbasis Pembelajaran Mendalam sebagai alternatif pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih bermakna, reflektif, dan berorientasi pada konstruksi pengetahuan.
Implementasi BK Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional & Spiritual Siswa Di SMAN 1 Cipeundeuy Kab Subang Ratnawulan, Teti; Hidayat, Ayi Najmul; Kurniawan, Iwan; Adawiah, Siti Robiah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1744

Abstract

The development of students' emotional and spiritual capacity is the main foundation for character building in the educational environment. This study focuses on examining the implementation of Guidance and Counseling (BK) services in fostering students' emotional and spiritual intelligence at SMAN 1 Cipeundeuy, Subang Regency, as well as examining the elements that play a supporting or hindering role. The approach used is descriptive qualitative, with data collection through field observations, in-depth interviews, and document searches. Data processing is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion formulation, while the validity of the findings is tested using triangulation techniques. The results of the study show that counseling services have been implemented in line with basic educational principles and are supported by solid cooperation between counselors, homeroom teachers, and subject teachers. Efforts to strengthen emotional intelligence are directed through collaborative strategies, including the involvement of parents in certain guidance activities. The spiritual dimension was developed through various programmed religious activities, such as habitual prayer, congregational prayer, morning zikr, the Friday Blessing program, infaq and almsgiving, and the recitation of Asmaul Husna every morning. Overall, the guidance counseling services at SMAN 1 Cipeundeuy contribute significantly to the emotional and spiritual development of students, with success supported by synergy among educational actors and consistency in religious programs.ABSTRAKPembentukan kapasitas emosional dan spiritual peserta didik menjadi fondasi utama dalam penguatan karakter di lingkungan pendidikan. Penelitian ini difokuskan pada pengkajian pelaksanaan layanan Bimbingan and Counseling (BK) dalam menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual siswa di SMAN 1 Cipeundeuy Kabupaten Subang, sekaligus menelaah unsur-unsur yang berperan sebagai pendukung maupun penghambatnya. Pendekatan yang digunakan adalah descriptive qualitative, dengan pengumpulan data melalui pengamatan lapangan, wawancara mendalam, serta penelusuran dokumen. Pengolahan data dilakukan melalui tahapan data reduction, penyajian data, dan perumusan simpulan, sementara keabsahan temuan diuji menggunakan teknik triangulasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik layanan BK telah dilaksanakan sejalan dengan prinsip-prinsip dasar pendidikan dan didukung oleh kerja sama yang solid antara guru BK, wali kelas, serta guru mata pelajaran. Upaya penguatan kecerdasan emosional diarahkan melalui strategi kolaboratif, termasuk pelibatan orang tua dalam pembinaan tertentu. Adapun dimensi spiritual dikembangkan melalui berbagai kegiatan religius yang terprogram, seperti pembiasaan doa, shalat berjamaah, dzikir pagi, program Jumat Berkah, infak dan sedekah, serta pemutaran Asmaul Husna setiap pagi. Secara keseluruhan, layanan BK di SMAN 1 Cipeundeuy memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan emosional dan spiritual siswa, dengan keberhasilan yang ditopang oleh sinergi antarpelaku pendidikan dan konsistensi program keagamaan.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Literasi Digital terhadap Kemampuan Menulis Teks Biografi Siswa Kelas 10 SMK Negeri 1 Merdeka Sembiring, Resa Restari Br
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2314

Abstract

This study aims to: (1) examine the biographical text writing ability of class X students of SMK Negeri 1 Merdeka; (2) describe the biographical text writing ability of class X students of SMK Negeri 1 Merdeka through the application of the Problem Based Learning (PBL) Model assisted by digital literacy; and (3) test the effect of the Problem Based Learning (PBL) Model assisted by digital literacy on the biographical text writing ability of class X students of SMK Negeri 1 Merdeka. The research approach used was an experiment with a pre-experimental design in the form of a one group posttest design. The research population included all class X TITL students of SMK Negeri 1 Merdeka, totaling 54 students and divided into two classes. The research sample was determined in one class, namely class X TITL with a total of 24 students. The results of the study showed that before the application of digital literacy, students' biographical text writing ability was in the sufficient category with an average score of 62.04. After the treatment was given, the average score increased to 78.04 and was included in the good category. This increase occurred because students were able to recognize and utilize digital literacy as a means of searching and processing data. The results of the t-test at a significance level of ? = 0.05 with degrees of freedom (df) = 23 showed a t-value of 10.29 and a p-value of 0.00. Because the p-value 0.05, the null hypothesis (H?) is rejected and the alternative hypothesis (H?) is accepted. Thus, it can be concluded that the use of digital literacy has a significant influence on the ability to write biographical texts of class X students of SMK Negeri 1 Merdeka.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMK Negeri 1 Merdeka; (2) mendeskripsikan kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMK Negeri 1 Merdeka melalui penerapan Model Problem Based Learning (PBL) berbantuan literasi digital; serta (3) menguji pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) berbantuan literasi digital terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMK Negeri 1 Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-eksperimental berupa one group posttest design. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas X TITL SMK Negeri 1 Merdeka yang berjumlah 54 siswa dan terbagi ke dalam dua kelas. Sampel penelitian ditetapkan pada satu kelas, yaitu kelas X TITL dengan jumlah 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan literasi digital, kemampuan menulis teks biografi siswa berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 62,04. Setelah perlakuan diberikan, nilai rata-rata meningkat menjadi 78,04 dan termasuk dalam kategori baik. Peningkatan ini terjadi karena siswa telah mampu mengenal serta memanfaatkan literasi digital sebagai sarana pencarian dan pengolahan data. Hasil uji t pada taraf signifikansi ? = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 23 menunjukkan nilai thitung sebesar 10,29 dan p-value sebesar 0,00. Karena nilai p-value 0,05, maka hipotesis nol (H?) ditolak dan hipotesis alternatif (H?) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan literasi digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X SMK Negeri 1 Merdeka.
Manajemen Pembelajaran Berbasis Integrasi Agama dan Sains Dalam Penguatan Kompetensi Profesional Calon Pendidik di LPTK Muhammadiyah Suryadi, Ahmad; Shunhaji, Akhmad; Sarnoto, Ahmad Zain
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2362

Abstract

While the concept of integrating religion and science is frequently debated at philosophical and epistemological levels, there remains a critical need to operationalize these ideas into concrete learning practices within Islamic educational institutions. This research investigates the technical policies guiding the management of this integration through the Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) curriculum at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Jakarta. Utilizing a qualitative-descriptive approach structured around a case study method, the study reveals that the integration of religious values and scientific inquiry is systematically applied across AIK courses 1 through 4. Specifically, the AIK-3 course focuses on "Muamalah and Islam as a Discipline of Science," successfully blending religious doctrine with educational theory. Practical implementation includes initiating lectures with Quranic recitation, explicitly linking verses to academic course material, requiring religious evidence in research theses, and fostering Islamic conduct on campus. The AIK course serves as a model of integration and a platform for character and spiritual development in FIP graduates as future professional educators with a vision to eliminate the dichotomy between science and religion. Muhammadiyah educational institutions and integrated Islamic school also require teachers to manage integrated learning between science and religion concepts holistically.ABSTRAKGagasan integrasi masih berada di aras pemikiran para filosof dan epistemologi sehingga perlu di implementasikan dalam praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji kebijakan teknis penerapan manajemen pembelajaran berbasis integrasi agama dan sains melalui Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis integrasi agama dan sains diterapkan pada Mata Kuliah AIK mulai dari AIK 1 sampai 4. Khusus pada AIK-3 dibahas tema Muammalah dan Islam Disiplin Ilmu yang banyak mengintegrasi konsep ilmu agama dan ilmu pendidikan dalam bentuk tadarus Al-Qur’an sebelum perkuliahan, mengaitkan ayat al-Qur’an dengan materi kuliah Ilmu Pendidikan, pencantuman ayat dan dalil pada skripsi, penerapan perilaku Islami di kampus. Mata Kuliah AIK menjadi model integrasi dan wadah pembentukan karakter dan jiwa lulusan FIP sebagai calon pendidik profesional yang memiliki visi untuk menghilangkan dikotomi sains dan agama. Lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Sekolah Islam Terpadu juga menuntut kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran integratif antara konsep sains dan agama secara utuh.
Analisis Wacana Kritis Berita Tempo.co: “Komite Nasional Papua Barat Tolak Penugasan Gibran Rakabuming ke Papua” Berdasarkan Model Teun A. van Dijk Meku, Andir; Mardikantoro, Hari Bakti
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2236

Abstract

This study aims to analyze the critical discourse of a Tempo.co news article titled “The West Papua National Committee Rejects Gibran Rakabuming’s Assignment to Papua” using Teun A. van Dijk’s model. The research focuses on three main dimensions: text structure, social cognition, and social context. A qualitative descriptive method was applied by analyzing the article published on July 11, 2025. The findings indicate that thematically, the news emphasizes Papua’s resistance to the government’s symbolic policy. Lexical choices such as “image-making” and “puppet” reveal ideological opposition to dominant power. Cognitively, Tempo.co demonstrates critical journalistic ideology oriented toward human rights and social justice, presenting Papua as a discourse subject rather than an object. In the social context, the news reflects political dynamics following the inauguration of the Prabowo–Gibran administration amid issues of legitimacy and political dynasty. Overall, the article functions not only as factual reporting but also as an ideological space for negotiating power and resistance. This study highlights the role of media in shaping public perception of Papua and reinforces the position of critical journalism in Indonesia.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis wacana kritis pada berita Tempo.co berjudul “Komite Nasional Papua Barat Tolak Penugasan Gibran Rakabuming ke Papua” dengan menggunakan model Teun A. van Dijk. Kajian ini menelaah tiga dimensi utama: struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis teks berita yang dipublikasikan pada 11 Juli 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tematik, berita menonjolkan resistensi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) terhadap kebijakan simbolik pemerintah pusat. Diksi seperti “pencitraan” dan “boneka” mengindikasikan perlawanan terhadap kekuasaan dominan. Secara kognitif, redaksi Tempo.co dipengaruhi ideologi jurnalisme kritis yang berpihak pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, dengan menghadirkan Papua sebagai subjek wacana, bukan objek. Sementara pada konteks sosial, teks berita ini lahir dari situasi politik pasca-pelantikan pemerintahan Prabowo–Gibran yang diwarnai isu legitimasi dan politik dinasti. Hasil sintesis menunjukkan bahwa berita Tempo.co tidak hanya menyampaikan informasi faktual, tetapi juga menjadi ruang ideologis tempat negosiasi kekuasaan dan resistensi terjadi. Penelitian ini menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik tentang Papua sekaligus memperkuat posisi jurnalisme kritis di Indonesia.
IMPLEMENTASI METODE SMALL GROUP DISCUSSION DALAM PEMBELAJARAN PAI (Studi Deskriptif di SDN 090 Cibiru Kota Bandung) Aryani, Wiwik Dyah; Hadijah, Ifah; Ridwanuloh, Asep; Kurniawan, Iwan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1842

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the small group discussion method in the teaching of Islamic Religious Education (PAI) at the elementary school level. This method was chosen for its potential to enhance student engagement, understanding of the material, and social skills.The research was conducted using a qualitative approach, involving observations, interviews, and document analysis from several classes that applied this method. The results indicate that the implementation of small group discussions can increase active student participation in the learning process, deepen their understanding of religious concepts, and encourage collaboration and communication among students. Additionally, students showed improvements in critical and analytical thinking skills when discussing PAI topics. This study recommends that PAI teachers consider using the small group discussion method as an effective teaching strategy to create a more interactive and dynamic learning environment. Thus, it is expected that students will not only gain religious knowledge but also important social skills for everyday life.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode small group discussion dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar. Metode ini dipilih karena potensi untuk meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman materi, dan keterampilan sosial. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen dari beberapa kelas yang menerapkan metode ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan small group discussion dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar, memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep-konsep agama, serta mendorong kolaborasi dan komunikasi antar siswa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis dan analitis saat mendiskusikan topik-topik PAI. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI mempertimbangkan penggunaan metode small group discussion sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan dinamis. Dengan demikian, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga keterampilan sosial yang penting untuk kehidupan sehari-hari.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue