cover
Contact Name
Aprezo Pardodi Maba
Contact Email
aprezopm@gmail.com
Phone
+6282289566677
Journal Mail Official
aprezopm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Penyu RT. 020 RW. 008 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Published by Kuras Institute
ISSN : -     EISSN : 27752097     DOI : https://doi.org/10.51214/japamul
Jurnal Pengabdian Multidisiplin also known as JAPAMUL (Online ISSN 2775-2097) published by Kuras Institute in cooperation with Scidac Plus. JAPAMUL concerned and published articles related to the practice and processes of community service, engagement, and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Paud Melalui Pelatihan Pengembangan Gamifikasi Dalam Pembelajaran AUD Sofyan, Hendra; Hasni, Uswatul; Amanda, Rizki Surya; Ismiatun, Asih Nur; Siregar, Masyunita
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.668

Abstract

Kompetensi professional adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru. Salah satu bentuk profesionalisme guru adalah mampu mengikuti perkembangan teknologi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru PAUD di kota Jambi dalam mengembangkan media pembelajaran (gamifikasi) dalam pembelajaran anak usia dini. Adapun tahapan pengabdian ini dimulai dengan sosialisasi, pelaksanaan yang terdiri dari pelatihan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kompetensi professional guru-guru PAUD dilingkungan kota Jambi. Serta meningkatnya kemampuan guru dalam pengembangan media pembelajaran (gamifikasi) berbasis teknologi. Selanjutnya diharapakan kompetensi guru dapat meningkat melalui berbagai kegiatan sejenis, terutama dalam pemanfataan media berbasis teknologi.
Penyuluhan Good Character, Good Impact Di Desa Cipanjalu Rusli, Kent Indrawan; Handayani, Vida
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.669

Abstract

Anak usia dini merupakan masa perkembangan pada akhir masa bayi hingga usia 5-6 tahun. Masa perkembangan ini merupakan masa golden age, dimana terjadi perkembangan otak, fisik, dan kepribadian secara maksimal. Untuk menunjang perkembangan pada masa golden age anak, pendidikan karakter menjadi hal penting. Pendidikan karakter merupakan usaha yang dilakukan secara sengaja atau secara sadar, yang dapat berguna memahami, peduli, dan melaksanakan nilai-nilai etika. Agar pendidikan karakter dapat diterapkan pada anak usia dini dengan baik, pendidikan karakter tidak dilakukan pada pendidikan formal saja, namun orang tua juga harus menjadi pelaku utama dalam mengembangkan pendidikan karakter anak-anaknya. Diketahui jika orang tua anak usia dini di Desa Cipanjalu ingin jika anak-anaknya memiliki karakter yang baik. Rendahnya tingkat pendidikan orang tua di Desa Cipanjalu membuat mereka kebingungan, bagaimana cara mendidik dan membangun karakter anak. Berdasarkan permasalahan ini, dapat disimpulkan bahwa orang tua dan guru di Desa Cipanjalu membutuhkan edukasi mengenai pendidikan karakter dan unsur karakter yang harus dimiliki anak usia dini. Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan, tidak terdapat perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (Sig. (2-tailed) 0.418 > 0.05). Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan setelah dan sebelum penerapan penyuluhan Good Character, Good Impact di Desa Cipanjalu.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Timor Leste Berbasis Pelatihan Bengkel Riduan, Riduan; Kurniawan, Arief
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.670

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan ikhtiar mewujudkan kemandirian ekonomi menuju kesejehtaraan. Proses pemberdayaan melibatkan mitra secara aktif dan partisipatif, sehingga mereka pada saatnya mampu mandiri, dengan tujuan akhir terciptanya kesejehtaraan lahir dan batin. Pengabdian pada masyarakat dengan skema internasional dilaksanakan bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Timor Leste, pada tanggal 20 Agustus 2023. Kelompok sasarannya adalah pemuda yang memiliki minat dalam berwirausaha pada bidang bengkel otomotif. Materi pelatihan terdiri dari soft skill seperti motivasi bisnis, etika bisnis dan hard skill seperti teknik perbengkelan. Hasil dari pengabdian menunjukkan adanya peningkatan minat berbisnis pada bidang perbengkelan sebanyak 20 pemuda. Disamping itu, mitra pengabdian mendapatkan pengetahuan yang lebih utuh tentang etika bisnis dan bersedia menerapkan dalam bisnisnya.
Pengabdian Literasi Digital bagi Siswa Pesantren Aliyah Di Banda Aceh dan Aceh Besar Teuku, Zulyadi; Akmal, Saiful; Putri, Nanda; Maulida, Titin
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.671

Abstract

Literasi digital adalah sebuah keniscaayaan dalam proses komunikasi di era disrupsi, khususnya bagi kalangan pelajar atau santri di sekolah dan madrasah. Sebagai salah satu pemgguna sosial media yang paling aktif, santri di madrasah dan dayah perlu memahami mana berita yang benar dan bohong (hoax) yang sudah bercampur di dunia maya, terlebih berita sensitif yang berpotensi ke ranah hukum dan radikalisme dalam beragama. Pendampingan literasi digital ini ditujukan kepada santri aliyah di empat Pondok Pesantren favorit di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan fokus penangkalan berita bohong (hoax). Adapun metodologi yang digunakan dalam tulisan ini adalah dengan menggunakan participatory learning and action (PLA) sebagai metode dalam pendampingan anak usia sekolah. Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa santri aliyah masih minim sekali kesadaran literasi digital khususnya terkait beberapa hal yang berkontribusi kepada penangkalan berita bohong. Hasil dari pendampingan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi penting bagi upaya sosialisasi dan kampanye yang lebih terarah terhadap upaya peningkatan kesadaran literasi digital bagi anak usia sekolah, baik dasar maupun menengah, termasuk integrasinya kedalam kurikulum.
Pemberdayaan Masyarakat Pengolah Gula Aren Menuju Kemadirian Ekonomi dan Berdaya Saing di Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka Purbaningsih, Yuli; Rahman, Irsan; Neks Triani; Baba, Syahdar; Dagong, Muhammad Ihsan Andi; Hasrin; Zulkhar Naim; Aulia Uswa Noor Khasanah; Arizal Hatam; Muhammad Rizal; Gustia; Rahmat Ari. F; Ikra, Ikra; Sagista, Aminah; La Sisi
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.676

Abstract

Kegiatan perekonomian masyarakat tergantung sarana prasarana sebagai pendukung dan ketrampilan yang dimiliki. Kegiatan perekonomian masyarakat yang tidak stabil menimbulkan pendapatan masyarakat dibawah garis kemiskinan. Potensi sumberdaya alam dan potensi sosial ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Salah satu potensi sumber daya alam yaitu tanaman aren yang diolah menjadi gula aren. Mitra sasaran yang dilibatkan adalah Kelompok Pengolah Gula Aren Desa Lamondape (produktif secara ekonomi) dan Kelompok Karang Taruna Malitutue (non produktif secara ekonomi). Permasalahan kelompok pengolah gula aren yaitu pada bidang produksi, pemasaran dan manajemen usaha. Permasalahan kelompok karang taruna malitutue yaitu pada bidang pendidikan dan ekonomi. Kegiatan pemberdayaan Kosabangsa melakukan pelatihan dan pendampingan terkait perancangan model bisnis marketplace melalui pemanfataan teknologi digital, Model Kelembagaan Quadruple Helix, dan model pengembangan usaha melalui diversifikasi produk dan rekayasa cetakan serta kemasan. Hal ini dapat memberikan dampak peningkatan jumlah penjualan gula aren, peningkatan pendapatan pelaku usaha gula aren dan memperluas wilayah penjualan produk gula aren dan sebagai pengembangan Produk Unggulan Desa (PUD) khususnya untuk komoditi aren dan produk olahan gula aren. Upaya ini bertujuan untuk produktifitas pengolah gula aren dan kelompok karang taruna dalam rangka meningkatkan pendapatan menuju ekonomi mandiri serta memiliki daya saing.
Membangun Kesadaran Mata Uang Nasional: Sosialisasi Rupiah di SMPN 4 Satap Jagoi Babang Ardiansyah, Mawar; Burhan, Nabilla Shalsabilla Az-Zahra; Zendrato, Cristian; Wahyu Akbar
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303641000

Abstract

Mata uang nasional seperti Rupiah adalah salah satu simbol identitas nasional yang kuat. Menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap mata uang ini membantu memperkuat kesatuan dan identitas bangsa. Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang merupakan desa yang berada didekat daerah perbatasan Negara Indonesia-Malaysia. Sebab letaknya yang dekat perbatasan, maka rawan penggunaan mata uang Ringgit Malaysia. Oleh sebab itu perlu untuk menanamkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap mata uang rupiah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menanamkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan rasa cinta dan bangga siswa dan siswi yang berada didaerah dekat perbatasan terhadap mata uang rupiah.
Taman Pustaka sebagai Program Peningkatan Literasi dan Motivasi untuk Melanjutkan Pendidikan Di Desa Sungai Dungun Nisaul Afifah; Muhammad Musyaddad; Rindy Puspita Anggrini; Reva Dwi Kiranti; Mely Chelvina Harahap; Dian Pertiwi Rasmi
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/japamul.v3i2.642

Abstract

Desa memiliki peran yang sangat penting dalam hal pemerataan pendidikan. Ketidakmerataan pendidikan adalah masalah utama pendidikan di Indonesia. Hampir semua proses pendidikan bergantung pada kemampuan literasi individu khususnya dalam kemampuan membaca, menulis, dan berkomunikasi. Pengupayaan literasi sangat sulit dilakukan terutama di kawasan pedesaan yang terbatas dalam segi sarana dan prasarana. Saat ini desa-desa di Indonesia masih banyak memiliki warga yang kurang dalam daya minat baca atau literasi salah satunya adalah desa Sungai Dungun. Sebagai desa yang terletak sangat jauh dari pusat kota, desa ini mengalami banyak ketertinggalan terutama dalam hal Pendidikan. Dari tiga instansi pendidikan yang berada di sana, tidak ada satupun instansi yang memiliki perpustakaan sebagai tempat bagi para siswa untuk membaca dan mencari ilmu pengetahuan. Hal tersebut mengakibatkan rendahnya kemampuan literasi dasar dan literasi digital masyarakat Desa Sungai Dungun khususnya para remaja yang berada pada rentang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Maka diperlukan suatu solusi berupa pemberdayaan masyarakat mengenai permasalahan tersebut. Adapun metode pengabdian ini terdiri atas observasi, wawancara, diskusi solusi, kesepakatan program, sosialisasi, implementasi, evaluasi dan monitoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat Taman Pustaka yang telah diimplementasikan di Desa Sungai Dungun telah memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat di desa tersebut.
Madrasah Pra Nikah: Program Terstruktur menuju Keluarga Harapan pada Masyarakat di Kawasan Taman Nasional Ujungkulon Kec. Cimanggu Kab. Pandeglang Hidayat, Deden; Jalaluddin; Fitriyani; Hamdanah; Hani Muflihah; Deden Inayatullah; Siti Masitoh; Eha Suhayati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303667000

Abstract

Perkawinan merupakan ikatan lahir dan batin atau ikatan yang sangat kuat antara sorang peria dan wanita untuk mbentuk keluarga, dimana keluarga merupakan lembaga sosial yang paling dasar untuk mencetak kualitas manusia. Sampai saat ini masih menjadi keyakinan dan harapan bersama bahwa keluarga senantiasa dapat diandalkan sebagai lembaga ketahanan moral, akhlak al-karimah dalam konteks bermasyarakat, bahkan baik buruknya generasi bangsa, ditentukan pula oleh pembentukan pribadi dalam keluarga. Maka dari itu sebelum melangsungkan perkawinan perlu perencanaan yang baik salahsatunya dengan mengikuti madrasah Pra Nikah, dengan tujuan setelah menikah dapat tercapai keluarga harapan yang mampuh menjaga kedamaian cinta dan kasih saying. Unsur cinta dan kasihsayang harus ada untuk saling melengkapi agar pasangan dapat saling membahagiakan
Pelatihan Pemanfaatan Media Digital Sederhana untuk Pemasaran Online dalam Kelompok Usaha Katering Penajoh Aceh Ibrahim Chalid; Mujiburrahman; Ade Ikhsan Kamil; Richa Meliza; Iromi Ilham; Irma; Pohan, Henny Citra
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404673000

Abstract

Desa Glumpang Bungkok, Kecamatan Glumpang Baro, merupakan salah satu wilayah pesisir yang ada di Kabupaten Pidie, Aceh. Desa Glumpang Bungkok memiliki akses ke lahan tambak yang cukup luas, sehingga desa ini menjadi desa yang mudah mendapatkan ikan bandeng (Chanos chanos). Atas dasar potensi tersebut, kelompok perempuan Desa Glumpang Bungkok tersebut membuat kelompok usaha Katering Penajoh Aceh. Namun, kelompok usaha ini masih melakukan promosi secara tradisional tanpa memanfaatkan media digital sederhana yang kini banyak tersedia. Maka dari itu, adapun solusi yang ditawarkan untuk menjamin keberlanjutan kelompok usaha yakni dengan mentransformasikan pengetahuan dan ketrampilan maketing secara digital. Hasil dari pelaksanaan pengabdian pemberdayaan masyarakat ini didapati bahwa kini kelompok usaha telah mendapat tambahan wawasan dan pengetahuan terkait pemasaran melalui media digital, terciptanya kemampuan adaptasi kelompok usaha dengan perkembangan terbaru, adanya kemampuan kelompok membuat dan mengelola media digital sederhana, adanya kepemilikan akun Instagram atas nama kelompok sasaran sebagai bukti/penerapan ilmu saat pelatihan telah teraplikasi, serta adanya kemampuan kelompok usaha dalam tata kelola keuangan yang lebih efisien.
Pengembangan Experiental Tourism di Kalitaji Kapanewon Kokap Kulon Progo Hidayati, Solikhah Retno; Trianda, Obrin; Kartikasari, Ratna
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303675000

Abstract

Kegiatan pariwisata merupakan salah satu elemen penting dalam sektor perekonomian di Kabupaten Kulon Progo. Salah satu desa yang telah berkembang menjadi desa wisata adalah Desa Wisata Sermo Hargowilis yang terletak di Kapanewon Kokap. Desa wisata tersebut memiliki beragam atraksi wisata, salah satunya atraksi wisata alam yang terdapat di Kawasan Kalitaji, Dusun Soka. Kalitaji memiliki potensi wisata alam dan kuliner. Potensi wisata alam berupa kontur wilayah perbukitan hingga sungai, sedangkan potensi wisata kuliner berupa Kopi Kalitaji. Saat ini, atraksi wisata tersebut belum berkembang secara optiimal karena keterbatasan sumberdaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk menghasilkan program pengembangan sumberdaya manusia yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendampingan mind mapping untuk memilih program sesuai prioritas. Temuan dari kegiatan ini adalah kurangnya rasa percaya diri masyarakat untuk mengembangkan kegiatan wisata di lingkungan tempat tinggalnya. Implikasi kegiatan ini adalah tersusunnya program pengembangan sumberdaya manusia untuk pengembangan kegiatan pariwisata, yang dibagi menjadi knowledge enhancement dan skill competency upgrading. Prioritas kegiatan berdasarkan penilaian masyarakat adalah pendampingan pengetahuan potensi wisata di Kalitaji dan pelatihan kompetensi tour guide untuk para pemuda. Selain itu, dengan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pengabdian berdampak pada peningkatan kapasitas masyarakat untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan kegiatan pariwisata di Kalitaji

Page 7 of 16 | Total Record : 160