cover
Contact Name
Admin Idarah
Contact Email
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-7559354
Journal Mail Official
jurnal.idarah@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana UIKA Gedung Pascasarjana K.H. Sholeh Iskandar Lt. 2 Kampus Universitas Ibn Khaldun Jl. K.H. Sholeh Iskandar Km. 2, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat 16164
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27235386     DOI : https://doi.org/10.32832/itjmie
Core Subject : Education, Social,
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, (2723-5386: online media): is a peer-reviewed scientific periodical journal published by the Master of Islamic Education Study Program at the Postgraduate School of Ibn Khaldun University, Bogor. This journal dedicated to publishing scientific articles in the study of Islamic Education management from different aspects and perspectives. It distributes its articles twice a year, in January and July.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2024)" : 10 Documents clear
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN SARANA PRASARANA TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI SDIT ALMANAR KOTA BEKASI Yuni, Sri Wahyuni; Iqbal, Muhammad; Victorynie, Irnie
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16758

Abstract

The quality of education is one of the most important goals of schools. Achieving high-quality education requires various supporting factors, including leadership style, organizational culture, and facilities and infrastructure. This study aims to analyze the influence of leadership style, organizational culture, and facilities and infrastructure on the quality of education at SDIT Al-Manar, Bekasi City. A qualitative research method with a pedagogical approach was used in this study. The primary data source comes from interviews with the principal and teachers at SDIT Al-Manar, Bekasi City. Meanwhile, secondary data were obtained from documents supporting the research results. The tool used to collect data was in-depth interviews. Observation and documentation were conducted by selecting data as a source of information, analyzing data, interpreting data, and drawing conclusions.The results of the study show that leadership style, organizational culture, and facilities and infrastructure have a positive and significant impact on the quality of education at SDIT Al-Manar, Bekasi City. Democratic and transformative governance can motivate teachers and staff to improve their performance, thereby positively affecting the quality of education. A collaborative and supportive culture can create a better learning environment for students, thus enhancing student learning. Adequate and well-maintained infrastructure can support an effective learning process, thereby improving the quality of education. Based on the research results, it is concluded that leadership style, organizational culture, and facilities and infrastructure are important factors that can influence the quality of education at SDIT Al-Manar, Bekasi City. Therefore, efforts should be made to improve the quality of leadership, organizational culture, and facilities and infrastructure at the school. Abstrak Mutu pendidikan merupakan salah satu tujuan sekolah yang paling penting. Untuk mencapai pendidikan yang bermutu diperlukan berbagai faktor pendukung antara lain gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan sarana prasarana terhadap mutu pendidikan di SDIT Al-Manar Kota Bekasi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan pedagogi digunakan dalam penelitian ini. Sumber data yaitu data primer berasal dari wawancara dengan kepala sekolah dan guru di SDIT Al-Manar Kota Bekasi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen pendukung hasil penelitian. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara mendalam. Observasi dan dokumentasi dilakukan dengan cara memilih data sebagai sumber informasi, menganalisis data, menafsirkan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan di SDIT Al-Manar Kota Bekasi. Tata kelola yang demokratis dan transformatif dapat memotivasi guru dan staf untuk meningkatkan kinerja mereka sehingga berdampak positif pada kualitas pendidikan. Budaya kolaboratif dan suportif dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa dan dengan demikian meningkatkan pembelajaran siswa. Infrastruktur yang memadai dan terawat dapat mendukung proses pembelajaran yang efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan sarana prasarana merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi mutu pendidikan di SDIT Al-Manar Kota Bekasi. Untuk itu perlu dilakukan kajian untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, budaya kepemimpinan dan sarana prasarana di sekolah
IMPLEMENTASI MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS GURU MUATAN LOKAL Hendri; Sesmiarni, Zulfani
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16775

Abstract

This study aims to determine the motivation of teacher performance in increasing productivity in local content teachers in schools. Motivation is an encouragement that helps in achieving goals. In doing work, especially as a teacher, of course, requires motivation for himself to remain productive in doing work. The principal plays a very important role in helping to manage, create a comfortable and conducive environment at school. This research uses a descriptive qualitative approach. The data source was obtained from the principal and teachers. The procedures used in data collection are observation, interview, and documentation. The data analysis used the Miles and Huberman model which consists of data reduction, data presentation, and conclusions. Based on the results of research and discussion regarding the implementation of work motivation in improving the productivity of mulok teachers, it can be concluded as follows: (1) the work motivation of mulok teachers in schools can be seen from two motives, namely intrinsic and extrinsic motivation. (2) The principal is very instrumental in increasing teacher motivation, with the form of attention, praise and appreciation to each teacher, training, guidance. In general, it is known that the level of teacher work motivation is very high. (3) The impact of the work motivation of mulok teachers at school can be seen in two aspects, namely in terms of process and in terms of results. (4) Supporting factors that can improve teacher performance from internal and external elements, facilities and infrastructure, curriculum and methods, environment, teachers, and students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kinerja guru dalam peningkatan produktivitas pada guru muatan lokal di sekolah. Motivasi merupakan dorongan yang membantu dalam tercapainya tujuan. Dalam melakukan pekerjaan khususnya sebagai seorang guru tentu membutuhkan motivasi bagi dirinya agar tetap produktif dalam melakukan pekerjaan. Kepala sekolah sangat berperan penting dalam membantu memanage, menciptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif Sumber data diperoleh dari kepala sekolah dan guru. Prosedur yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai implementasi motivasi kerja dalam meningkatkan produktivitas guru mulok, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) motivasi kerja guru mulok di sekolah dapat dilihat dari dua motif yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. (2) Kepala sekolah sangat berperan dalam peningkatan motivasi guru, dengan bentuk perhatian, pujian dan penghargaan kepada setiap guru, pelatihan, bimbingan. Secara umum diketahui bahwa tingkat motivasi kerja guru sudah sangat tinggi. (3) Dampak dari adanya motivasi kerja guru mulok di sekolah dapat dilihat dari dua segi, yaitu dari segi proses dan segi hasil. (4) Faktor pendukung yang dapat meningkatkan kinerja guru dari unsur internal dan eksternal, sarana dan prasarana, kurikulum dan metode, lingkungan, guru, dan peserta didik.
Pengaruh Pola Asuh Uninvolved Terhadap Kondisi Emosi Anak di Jorong Seberang Mimpi Kenagarian Gunung Medan Kabupaten Dharmasraya Rahayu, Kiki Silvia; Yusri, Fadhilla; Afrinaldi; Kamal, Muhiddinur
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16788

Abstract

This research is motivated by the application of uninvolved parenting by parents to their children. towards children. The characteristics of this parenting pattern include ignoring children who come home late at night or don't come home for more than one day, and lack of parental involvement. late at night or not coming home for more than one day, and paying less attention to their appearance when going to school. children's appearance when going to school. Children with this parenting style children often experience emotional problems such as fighting at school or home, yelling at parents, speaking harshly, and damaging things when emotional. This study is a correlative quantitative study that aims to determine the influence between uninvolved parenting and children's emotional conditions. The study population was children aged 7-12 years in Jorong Seberang Mimpi Kenagarian Gunung Medan, Dharmasraya Regency, with a sample of 23 children selected by purposive sampling. selected by purposive sampling. Data were collected using a Likert scale and processed with non-parametric regression test using SPSS Version 22. The results showed a regression equation of Ý = 181.373 + 0.975X, which means that every 1% increase in uninvolved parenting will increase children's emotional state by 0.975. children's emotions by 0.975. Hypothesis testing showed a significant effect of uninvolved parenting on children's emotional condition is 77%, while 23% is influenced by other factors. influenced by other factors. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan pola asuh uninvolved oleh orang tua terhadap anak. Ciri-ciri pola asuh ini termasuk mengabaikan anak yang pulang larut malam atau tidak pulang selama lebih dari satu hari, dan kurang memperhatikan penampilan anak saat pergi ke sekolah. Anak-anak dengan pola asuh ini sering mengalami masalah emosi seperti bertengkar di sekolah atau rumah, membentak orang tua, berkata kasar, dan merusak barang-barang saat emosi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pola asuh uninvolved dan kondisi emosi anak. Populasi penelitian adalah anak usia 7-12 tahun di Jorong Seberang Mimpi Kenagarian Gunung Medan Kabupaten Dharmasraya, dengan sampel 23 anak yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala likert dan diolah dengan uji regresi non parametrik menggunakan SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Ý = 181.373 + 0,975X, yang berarti setiap peningkatan 1% dalam pola asuh uninvolved akan meningkatkan kondisi emosi anak sebesar 0,975. Uji hipotesis menunjukkan pengaruh signifikan pola asuh uninvolved terhadap kondisi emosi anak sebesar 77%, sementara 23% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar Baharuddin; Putri, Lailatul Fitriah Eka; Rosulinawati
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16811

Abstract

The aim of this research is to analyze increasing elementary school students' learning motivation through interactive learning. The research method used is descriptive qualitative. Research data collection techniques use interview instruments, observation and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The triangulation method is used to check the validity of the data. The research results show that interactive learning can increase elementary school students' learning motivation. The interactive learning strategy is applied to three components, namely the presentation of learning materials that are able to build interaction patterns between teachers, students and learning materials, the selection of learning methods that stimulate student activity and creativity, and learning media and resources that are able to attract students' attention to participate in learning. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data, meliputi data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Triangulasi metode digunakan untuk memeriksa keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar Siswa Sekolah Dasar. Strategi pembelajaran interaktif diterapkan pada tiga komponen, yaitu penyajian materi pembelajaran yang mampu membangun pola interaksi antara guru, siswa, dan bahan pembelajaran, pemilihan metode pembelajaran yang menstimulasi aktivitas dan kreativitas siswa, serta media dan sumber belajar yang mampu menarik perhatian siswa untuk mengikuti pembelajaran.
PEMBINAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KETAATAN BERAGAMA LANJUT USIA (LANSIA) Affandi, Erna Rooslyna; Wahidin, Unang; Sarifudin, Agus
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16816

Abstract

This study aims to analyze the suitability of the Islamic religious education learning system with the conditions of the elderly, analyze the suitability of Islamic religious education learning materials with the needs of the elderly, analyze the daily social relationships of the elderly, and analyze the guidance of the procedures for worshiping Allah Swt. in the elderly. This research is a field research, which is an in-depth research that covers the whole that happens in the field. The research method used is qualitative with descriptive study research type. Data collection techniques through complete observation, documentation, and structured interviews. The results showed that (1) The Islamic religious education learning system carried out in accordance with the conditions of the elderly, this is supported by the competence of educators, the atmosphere of a comfortable learning environment, adequate learning facilities, the way the material is delivered is easy to understand and fun, (2) Islamic religious education learning materials have been in accordance with the needs of the elderly and have had an impact on the habit of establishing prayer and reading the Qur'an in the available places of worship, (3) In regulating daily social relations, praiseworthy morals are instilled, so that the elderly apply honest behavior, courtesy, and affection both to the mentor and to fellow elderly, and (4) The elderly get guidance related to the procedures for worshiping Allah Swt. The implication of this research is the institution that takes care of the elderly to carry out Islamic religious education guidance to improve the religious observance of elderly Muslims. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian sistem pembelajaran pendidikan agama Islam dengan kondisi lanjut usia, menganalisis kesesuaian materi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan kebutuhan lanjut usia, menganalisis hubungan sosial sehari-hari lanjut usia, dan menganalisis bimbingan tata cara beribadah kepada Allah Swt. pada lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang mendalam mencakup keseluruhan yang terjadi di lapangan. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan jenis penelitian studi deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi lengkap, dokumentasi, dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sistem pembelajaran pendidikan agama Islam yang dilaksanakan sesuai dengan kondisi lanjut usia, hal ini didukung oleh kompetensi tenaga pendidik, suasana lingkungan belajar yang nyaman, sarana belajar yang memadai, cara penyampaian materi mudah dipahami dan menyenangkan, (2) Materi pembelajaran pendidikan agama Islam telah sesuai dengan kebutuhan lanjut usia dan telah memberikan dampak terhadap kebiasaan mendirikan ibadah salat dan membaca Al-Qur’an di tempat ibadah yang tersedia, (3) Dalam mengatur hubungan sosial sehari-hari ditanamkan akhlak terpuji, sehingga lanjut usia menerapkan perilaku jujur, sopan santun, dan kasih sayang baik kepada pembimbing maupun kepada sesama lanjut usia, dan (4) Lanjut usia mendapatkan bimbingan berkaitan dengan tata cara beribadah kepada Allah Swt. Implikasi dari penelitian ini adalah lembaga yang mengurus lanjut usia untuk melaksanakan pembinaan pendidikan agama Islam untuk meningkatkan ketaatan beragama lanjut usia yang beragama Islam.
Peran pemanfaatan dan perkembangan teknologi informasi terhadap mutu pendidikan di SDIT Almanar Kota Bekasi Wahyuni, Sri; Rafa, Juana; Aprilliantoni
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16840

Abstract

The use of information technology in education has become a crucial issue in the development of education in the digital era. This research aims to understand how the use and development of information technology affect the quality of learning in elementary schools. The focus is on analyzing the level of information technology usage at SDIT Almanar in Bekasi City, to understand its role in improving the quality of learning, and to evaluate the attitudes of teachers and students towards the use of information technology in education. This study employs a descriptive-relational learning approach to examine the relationship between the utilization and development of information technology and the quality of learning. The research population and sample consist of teachers and students at SDIT Almanar in Bekasi City. The sample includes 300 students and 30 randomly selected teachers from SDIT Almanar Bekasi City. The research instrument is a set of questions. Data collection methods include surveys distributed to selected students and teachers. Data collection will be conducted over two weeks. The data will be analyzed using descriptive statistics and correlation analysis.The research findings indicate that the utilization and development of information technology have a significant impact on the quality of education at SDIT Almanar, Bekasi City, positively influencing the quality of education and enhancing student learning by creating a better learning environment. Based on the research results, it is concluded that the utilization and development of information technology are important factors that can affect the quality of education at SDIT Almanar, Bekasi City. Therefore, research is needed to improve the quality of information technology use and development in schools.We believe this study can provide detailed information on the impact of information technology utilization and development in the field of education and offer recommendations for improving learning at SDIT Almanar, Bekasi City. Abstrak Pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan telah menjadi isu penting dalam perkembangan pendidikan di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan dan perkembangan teknologi informasi mempengaruhi mutu pembelajaran di sekolah dasar. Analisis Tingkat Penggunaan Teknologi Informasi di SDIT Almanar Kota Bekasi, Untuk mengetahui peran penggunaan teknologi informasi terhadap kualitas pembelajaran, untuk mengevaluasi sikap guru dan siswa terhadap penggunaan teknologi informasi dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pembelajaran deskriptif-relasional untuk mengetahui hubungan pemanfaatan dan perkembangan teknologi informasi dengan kualitas pembelajaran. Populasi dan sampel penelitian ini terdiri dari guru dan siswa SDIT Almanar di kota Bekasi. Sampel: 300 siswa dan 30 guru acak dari SDIT Almanar kota Bekasi. Alat penelitiannya adalah pertanyaan. Metode Pengumpulan Data: survei didistribusikan kepada siswa dan guru terpilih. Pengumpulan data akan dilakukan dalam waktu dua minggu. Data akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dan perkembangan teknologi informasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap mutu pendidikan di SDIT Almanar Kota Bekasi, sehingga berdampak positif pada kualitas pendidikan dan meningkatkan pembelajaran siswa dengan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemanfaatan dan perkembangan teknologi informasi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi mutu pendidikan di SDIT Almanar Kota Bekasi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk meningkatkan kualitas penggunaan dan pengembangan teknologi informasi di sekolah. Kami yakin penelitian ini dapat memberikan informasi secara detail mengenai dampak pemanfaatan dan perkembangan teknologi informasi di bidang pendidikan serta memberikan rekomendasi perbaikan pembelajaran di SDIT Almanar kota Bekasi.
Evaluasi dampak kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap kualitas pendidikan di Indonesia Khumaidi, Ahmad; Hamdani, Umat Lili; Baharuddin
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16859

Abstract

This research aims to analyze education decentralization policies in Indonesia. After the implementation of Law No. 32 of 2006 concerning regional autonomy, education policy was no longer the responsibility of the central government, but moved to become the responsibility of regional governments. The progress of education in the regions after the decentralization of education apparently cannot be better and develop without political and budgetary support from regional heads. There are many challenges that must be resolved by local governments in advancing education, such as equal distribution of teachers, improving the quality of school infrastructure. These aspects need to be considered and given full budget support if education in the region is to develop even better. In this research the author used a library research approach. This research shows that education decentralization policies can run optimally if they get political support from regional leaders. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan desentralisasi pendidikan di Indonesia. Setelah diterapkannya UU No. 32 Tahun 2006 tentang otonomi daerah, kebijakan pendidikan bukan lagi menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan berpindah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Kondisi pendidikan di daerah setelah adanya desentralisasi pendidikan ternyata tidak serta merta bisa lebih baik dan berkembang tanpa dukungan politik dan anggaran dari kepala daerah. Banyak tantangan yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan, seperti pemerataan guru, peningkatan kualitas infrastruktur sekolah. Aspek-aspek ini perlu diperhatikan dan diberikan dukungan anggaran penuh jika pendidikan di daerahnya ingin berkembang lebih baik lagi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kajian pustaka (library research). Dalam penelitian ini menunjukkan kebijakan desentralisasi pendidikan bisa berjalan maksimal jika mendapatkan dukungan politik dari pimpinan daerah.
Sistem pendidikan di pondok pesantren RU Sakatiga dalam perspektif nilai-nilai pendidikan multikultural Mulyani, Sri; Afriantoni; Afgani, Muhammad Win
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16947

Abstract

Indonesian society is a society with a very complex level of diversity, a society with this diversity is known as a multicultural society. In the diversity of Indonesian society, education regarding multicultural education is very necessary. The content of multicultural educational values at the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School includes the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School having the principle of "Standing above for all groups and not taking sides with certain groups". This principle is intended not to discriminate against the background of students who wish to study at the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School. The research objective in this study is to analyze the description of the vision, mission and educational goals as well as the curriculum and learning methods at the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School from the perspective of multicultural educational values. The research results show that the multicultural education values contained in the vision, mission and objectives of the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School are human values, equality values, justice values, the value of recognizing, accepting and appreciating diversity and the value of peace. The values of multicultural education contained in the curriculum and learning methods within the Raudhatul Ulum Islamic Boarding School are the value of democracy, the value of equality, the value of justice, the value of recognizing, accepting and appreciating diversity and the value of peace. Abstrak Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat dengan tingkat keanekaragaman yang sangat kompleks, masyarakat dengan keanekaragaman tersebut dikenal dengan istilah masyarakat multikultural. Dalam keberagaman masyarakat Indonesia ini, maka sangatlah diperlukannya pendidikan mengenai pendidikan multikultural. Adapun muatan nilai-nilai pendidikan multikultural pada Pondok Pesantren Raudhatul Ulum di antaranya yaitu Pondok Pesantren Raudhatul Ulum ini memiliki prinsip “Berdiri di atas untuk semua golongan dan tidak memihak kepada golongan tertentu”. Prinsip ini dimaksudkan untuk tidak membeda-bedakan terhadap latar belakang santri yang ingin menimba ilmu di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum tersebut. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis deskripsi visi, misi dan tujuan pendidikan serta kurikulum dan metode pembelajaran di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum dalam perspektif nilai-nilai pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan multikultural yang terkandung di dalam visi, misi dan tujuan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum adalah nilai kemanusiaan, nilai kesetaraan, nilai keadilan, nilai mengakui, menerima dan menghargai keragaman serta nilai kedamaian. Nilai-nilai pendidikan multikultural yang terkandung di dalam kurikulum dan metode pembelajaran di dalam lingkungan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum adalah nilai demokrasi, nilai kesetaraan, nilai keadilan, nilai mengakui, menerima dan menghargai keragaman serta nilai kedamaian.
Media sosial sebagai alat promosi terhadap minat peserta didik Novriyansah, M. Anasrul Dwi; Afgani, Muhammad Win; Afriantoni
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16950

Abstract

In the development of information and communication technology, various visual media have been used as educational media, including social media. The point of using social media networks for teaching and learning purposes is that not many people practice it. Social media has now become a lifestyle, especially for the millennial generation, who use social media not only to build friendships between people, but also in the field of marketing and institutional or corporate organizations. Everyone now uses social media to convey information to the public. Even in a business, social media is a product promotion tool, but now it is not only business institutions but also educational institutions or schools. Therefore, this research discusses the influence of social media as a promotional tool on student interest. Keywords: Learner Interest; Promotion Tools; Social Media Abstrak Dalam perkembangan teknologi Informatika dan komunikasi berbagai media visual dijadikan sebagai media pendidikan termasuk media sosial titik pemanfaatan jejaring media sosial untuk kepentingan belajar mengajar memang belum banyak yang mempraktikkannya. Media sosial saat ini sudah menjadi gaya hidup khususnya para generasi milenial penggunaan media sosial tidak hanya untuk menjalin pertemanan antar manusia, tapi juga dalam bidang marketing dan organisasi lembaga atau perusahaan. Semuanya kini menggunakan media sosial untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bahkan dalam sebuah bisnis media sosial menjadi alat promosi produk namun sekarang tidak hanya lembaga bisnis saja tetapi juga lembaga pendidikan atau sekolah. Oleh karena itu penelitian ini membahas pengaruh media sosial sebagai alat promosi terhadap minat peserta didik.
Peran kepala madrasah dalam membangun budaya religius di Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Musi Banyuasin Adhelmi; Destriyati; Jumiati; Mulyani, Sri; Harto, Kasinyo; Handayani, Tutut
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16977

Abstract

This research aims to describe the role of the school principal in building religious culture at Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Musi Banyuasin. This research uses descriptive qualitative research, the data collection techniques used by researchers are observation, interviews and documentation. The subjects used in the research were school principal, teachers and students. Based on the research results, it can be concluded that the role of the madrasa head used in building religious culture at Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Musi Banyuasin is implementing the 5S culture (smile, greeting, greeting, politeness), holding morning assembly by reading and memorizing Tahfidz Al-Quran, before starting learning to get used to reading prayers before studying, carrying out Dhuha and noon prayers together, reading and memorizing Yasin and infaq every Friday with the aim of instilling the values contained in the Koran in students in implementing religious culture. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala madrasah dalam membangun budaya religius di Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Musi Banyuasin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian kepala madrasah, guru dan peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran kepala madrasah yang digunakan dalam membangun budaya religius di Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Musi Banyuasin yaitu menerapkan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), Melakukan apel pagi dengan membaca dan menghafal Tahfidz Alquran, Sebelum memulai pembelajaran membiasakan membaca doa sebelum belajar, melaksanakan salat Dhuha dan zuhur bersama, membaca dan menghafal Yasin dan infak setiap hari Jumat dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran kepada peserta didik dalam melaksanakan budaya religius.

Page 1 of 1 | Total Record : 10