cover
Contact Name
Ozkar Firdausi Homza
Contact Email
ozkarhomzah@polsri.ac.id
Phone
+6282178533625
Journal Mail Official
jurnal.machinery@polsri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sarjana Terapan Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Jurusan Teknik MesinPoliteknik Negeri Sriwijaya, Palembang, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
MACHINERY: Jurnal Teknologi Terapan
ISSN : 27233359     EISSN : 2776673X     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan was published by Mechanical Engineering Department, Politeknik Negeri Sriwijaya to disseminate in the form of technical and vocational research results of undergraduate (Sarjana Terapan) students of Mechanical Engineering in the fields of Machinery, Manufacturing, Metallurgy Sciences and Engineering, Design Engineering, Heavy Machine to academics, practitioners and students as well as interested parties. MACHINERY accepts article submissions written in Indonesian and welcoming in English. Determination of articles published in Machinery Jurnal Teknologi Terapan is through a review process by best partner of MACHINERY by considering, among others: fulfillment of the standard requirements of journal publications, research methods used, significance, and contribution to the results of research on technical and vocational in Mechanical engineering field study.
Articles 126 Documents
PENGARUH PENGULANGAN PENGEBORAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN LUBANG BOR PADA MATERIAL BAJA AISI 1045 Kholis, Almifta Adinul; Karmin, Karmin; Putri, Fenoria
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16936021

Abstract

Salah satu masalah signifikan yang biasa muncul dan berpotensi mempengaruhi kualitas hasil pengeboran adalah perubahan kekasaran permukaan material. Untuk mengatasi masalah ini, kami melakukan analisis statistik terhadap data pengujian dengan menggunakan perangkat lunak ahli desain, untuk memastikan penyajian temuan analitis yang cermat. Pemrosesan data statistik ini melibatkan penggunaan analisis varians (ANOVA) untuk mengevaluasi dampak dari beberapa iterasi pengeboran terhadap kekasaran permukaan lubang bor. Hasil yang paling baik dalam hal kekasaran permukaan diamati pada sampel 16 mm, yang menunjukkan nilai kekasaran rata-rata 0,518 meter. Ketika dibor sekali pada kedalaman pemakanan 50 mm, spesimen 16 mm menunjukkan nilai kekasaran terendah yaitu 1,358 meter. Sebaliknya, spesimen 14 mm, ketika mengalami dua kali pengulangan pengeboran, menghasilkan nilai kekasaran permukaan tertinggi sebesar 0,738 meter. Selanjutnya, pada kedalaman pemakanan 50 mm, spesimen 12 mm, ketika dibor satu kali, menghasilkan nilai kekasaran dasar tertinggi sebesar 2,255 meter. Temuan kami menunjukkan bahwa jumlah pengulangan pengeboran memang memiliki dampak yang nyata, meskipun masih dalam kisaran nilai rata-rata untuk proses pembuatan sampel material baja AISI 1045. Analisis kontribusi persentase menggarisbawahi bahwa proses pengeboran dengan pengaruh paling besar terhadap tingkat kekasaran adalah proses pengeboran yang melibatkan dua kali pengulangan, dengan kontribusi 94,68%, dan tiga kali pengulangan, dengan kontribusi 87,57%, sedangkan satu kali pengulangan memberikan kontribusi 53,42%.  
Perbandingan Pengaruh Media Pendingin Pada Proses Pengecoran Aluminium Limbah Piston Dan Footstep Terhadap Nilai Kekerasan Randy Pratama, Eggy; Karmin, Karmin; Mardiana, Mardiana
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16936654

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil perbandingan nilai kekerasan impact pengecoran Aluminium limbah piston dengan footstep. Media pendingin yang digunakan yaitu air mineral, minyak sayur, oli. Dari hasil hasil perbandingan pengujian komposisi limbah piston utuh dan peleburan limbah piston bahwa pengujian komposisi kimia limbah piston utuh lebih tinggi sebesar 0,36%. Sedangkan hasil pengujian komposisi kimia footstep utuh dan footstep hasil peleburan bahwa hasil pengujian komposisi kimia peleburan footstep lebih tinggi sebesar 10,55%. Hasil uji statistik, nilai F hitung (1,131967002) lebih rendah dibandingkan nilai kritis F tabel. Selain itu, nilai signifikansi (P) lebih besar dari tingkat signifikansi yang telah ditentukan (0,05). Berdasarkan hasil ini, hipotesis nol (H₀) diterima, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata nilai impact dari sampel dengan proses pendinginan yang berbeda.  
Analisa Aerodinamika Bodi Mobil Sriwijaya Mechanical Engineering Squad Menggunakan Metode Simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) Hernando Ari Saputra; Hendradinata, Hendradinata; Putri, Fenoria
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16938117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aerodinamika pada bodi mobil Sriwijaya Mechanical Engineering Squad. Salah satu aspek penting dalam mobil hemat energi ialah bentuk mobil yang aerodinamis dan efisien dalam penggunaan bahan bakar. Aerodinamika yang baik dapat meningkatkan performa kendaraan seperti konsumsi energi yang lebih hemat, jarak tempuh yang lebih jauh. Untuk menganalisis aliran fluida pada geometri bodi mobil dibutuhkan metode simulasi Computational Fluid Dynamics. Hasil penelitian ini terdiri dari drag coefficient dan lift coefficient. Nilai drag coefficient  terendah terjadi pada Bapro z dengan kecepatan 15 m/s yang memiliki nilai drag coefficient  0.072 sedangkan lift coefficient terendah terjadi pada Bapro Y dengan kecepatan 15 m/s yang memiliki nilai lift coefficient -0.186. dapat disimpulkan pada bodi Bapro Z memiliki desain yang lebih aerodinamis karena memiliki drag coefficient  terendah. Sedangkan lift coefficient terendah berada pada Bapro Y di kecepatan 15 m/s yang artinya Bapro Y dapat melaju dengan stabil pada kecepatan 15 m/s.
PENGEMBANGAN ALAT PRATIKUM GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN Akram, Muhammad Rafid; Mulyadi, Mulyadi; Seprianto, Dicky; Anas, Adian Aristia
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16938054

Abstract

Teknik Mesin memerlukan pemahaman mendalam tentang fisika, terutama konsep Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), yang penting untuk berbagai aplikasi dalam desain dan analisis mekanisme.Tujuan penelitian ini untuk pengembangan alat pratikum gerak lurus berubah beraturan teknik mesin. Penelitian ini dilaksanakan juni dan juli 2023. Pengujian dengan cara experimen dan terdapat 12 sampel pada penelitian yang dianalisa menggunakan metode Research and development. Penelitian ini mengevaluasi kinerja alat praktikum Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dengan membandingkan hasil pengukuran dari alat dengan perhitungan teoritis pada berbagai sudut kemiringan (0°, 15°, 30°, 45°) dan jarak tetap 80 cm. Hasil pengujian menunjukkan percepatan yang meningkat dari 0,551 m/s² pada sudut 0° hingga 6,996 m/s² pada sudut 45°, sementara waktu tempuh menurun dari 1,74 detik pada sudut 0° menjadi 0,48 detik pada sudut 45°. Validasi perhitungan menunjukkan perbedaan percepatan hanya sebesar 0,003 m/s² dengan persentase perbedaan 0,547%, dan perbedaan waktu sebesar 0,032 detik dengan persentase 1,872%, yang menandakan akurasi tinggi dari alat yang didesain ulang. Selain itu, tingkat ketelitian alat juga tinggi, dengan taraf ketelitian sebesar 98,75% untuk pengukuran sudut 0°, mendukung efektivitas alat dalam mengukur variabel GLBB dengan akurasi dan ketelitian yang baik. Dianjurkan untuk melakukan pengembangan lanjutan pada alat praktikum GLBB dengan mengoptimalkan desain, menggunakan bahan dan sensor berpresisi tinggi, serta melakukan pengujian pada berbagai sudut kemiringan, jarak tempuh, dan variasi massa benda untuk meningkatkan akurasi dan keandalan alat dalam berbagai kondisi eksperimental.  
ANALISIS PENGARUH SUDUT PUNCH TERHADAP PROSES V BENDING 90 DERAJAT Shangra, Kevin Dwiva; Arifin, Fatahul; Arnoldi, Dwi
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17293847

Abstract

Springback in plate bending makes the bending angle results incompatible with the punch used due to the nature of steel material elasticity. This research aims to find an angle that is close to a 90-degree angle on ST 37 low carbon steel material using 6 punch pieces that vary with 3 different angles and 2 radii and 1 die. This bending test is carried out with the V bending process and uses a manual hydraulic press with a capacity of 2 tons as a press to perform the bending process. The test results on the material will be seen from the springback results and also the punch with what angle can produce an angle close to 90 degrees. The results of the punch angle of 90 radius 1 of 5 times testing the average value is 92.93 with a springback of 2.93 and the value that is very close to 90 degrees is at an angle of 87.80 radius 1 with a result of 89.95 degrees and to get the maximum angle results can use the springback formula after testing and from the springback results of the 92.93 angle results, it can be calculated and the result of the punch angle that must be used is 87.6 degrees. The result of v bending is quite close to the 90 degree angle of 89.80 degrees
The RANCANG BANGUN SASIS JENIS TANGGA PADA KENDARAAN LISTRIK RODA 3 Satria, Novian Fajar; Gumilang Samino, Rangga Yoga; Sanggar Dewanto, Raden; Rizani Rusli, Muhammad
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16936595

Abstract

Several factors that need to be considered in the manufacture of 3-wheeled electric vehicles include vehicle weight, motor selection and control system. These three aspects affect the energy consumption of electric cars. The heavier the vehicle, the greater the energy needed to move it, so that in making a car, the vehicle weight is expected to be not too heavy but also strong and sturdy. This study focuses on discussing the design and construction of the frame on a 3-wheeled electric car. The type of chassis used in 3-wheeled electric vehicles is a ladder chassis type. The research method used is simulation and experimentation of the design and tools that have been made. The material used is 25x25 mm hollow aluminum 6061 with a more efficient design that has a ground clearance of 128 mm. The final result of this study is the total weight of the chassis reaches 20 kg, while the chassis resistance is able to withstand a maximum load of 70 kg.
ANALISIS PERFORMA PROPELLER TIPE TOROIDAL DAN WINGLET BERBASIS CFD Zaim Sidqi Islami; Wuwung, Vicky; Kartanegara, Radi Suradi; Ardi, Hanni Maksum
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16938188

Abstract

Penggunaan wahana udara tanpa awak (UAV) yang semakin meluas mendorong perkembangan perancangan propeler modern ke arah peningkatan performa dan pengurangan tingkat kebisingan. Studi pada winglet propeler dan propeler tipe toroidal dilakukan secara numerik CFD untuk membandingkan gaya dorong, daya dan efisiensinya dengan propeler biasa / konvensional APC 20x10.  Simulasi CFD dilakukan dengan metode Frozen Rotor dan Periodik Rotasional pada putaran 3000 RPM dan 5 kecepatan aliran. Hasil simulasi menunjukkan propeler winglet justru mengalami penurunan efisiensi sebesar 1% dan penurunan gaya dorong sebesar 5% sedangkan propeler toroidal menunjukkan peningkatan efisiensi 6% walaupun gaya dorong turun 10% dibandingkan propeler biasa. Propeler toroidal juga memiliki distribusi tekanan yang lebih merata sepanjang bilah yang mengindikasikan tip vortex yang sangat rendah. Studi pengaruh variasi rancangan winglet atau toroidal terhadap pembentukan tip vortex dan performa propeler dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pengembangan UAV yang ramah lingkungan.
Prototipe Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) Dengan Mikrokontroller Menggunakan Aplikasi Telegram : internet of things, penyiraman tanaman, suhu kelembaban Feri wahyudi; Ramadhan, Andri; Mahadi Sihombing, Panagian; Hasrudy Siregar, Zufri; Mawardi
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16935939

Abstract

Internet of Things dapat di katakan sebuah kekuatan untuk suatu  pengiriman suatu informasi menggunakan jaringan tanpa memerlukan perangkat komputasi. Internet of Things dapat menjadi satu hal yang sangat bermanfaat pada pemanfaatan teknologi masyarakat. Tujuan utama IoT yaitu untuk menghubungkan fisik dengan dunia digital. Oleh karena itu, apa yang terjadi di dunia nyata akan diukur oleh sensor dan diubah menjadi data yang bisa dimengerti oleh komputer (digitisasi), dan data perlu diubah menjadi perintah yang dapat dilaksanakan oleh aktuator (penggerak). Tujuan penelitian ini adalah membangun prototipe sistem penyiraman tanaman otomatis dan manual, berbasis mikrokontroler. Sistem ini akan dilengkapi dengan kemampuan kendali jarak jauh melalui aplikasi Telegram, dan produk akhirnya berupa aplikasi penyiram tanaman yang dioperasikan via Android. Metode penelitian yang digunakan adalah perakitan alat penyiraman tanaman otomatis dengan menggunakan sistem Arduino Uno. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem penyiram tanaman otomatis ini mampu melakukan penyiraman secara otomatis maupun manual dengan efektif, berdasarkan ambang batas kelembaban tanah 40%. Pengujian akurasi sensor kelembaban tanah menghasilkan rata-rata eror sebesar 7,4% pada kondisi awal tanah kering, yang kemudian menurun signifikan menjadi 4,5% setelah proses penyiraman selesai, mengindikasikan kinerja sensor yang lebih stabil pada kondisi tanah lembab. Selain itu, sistem juga berhasil terintegrasi dengan aplikasi Telegram, memungkinkan pengguna untuk memantau data kelembaban dan suhu serta mengirim perintah kontrol dari jarak jauh. Dengan adanya penyiraman yang terjadwal dan terkontrol melalui sistem ini, pertumbuhan tanaman yang diamati menjadi lebih optimal.
RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN ALAT ANGKUT TBS UNTUK PETANI SAWIT Porawati, Hilda; Kurniawan, Ari; Ridwan, Muhammad
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16936518

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di Indonesia yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Namun, efisiensi pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) dari lahan ke titik kumpul masih menjadi tantangan, khususnya bagi petani skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji kinerja prototipe alat angkut TBS yang mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Metode yang digunakan adalah rancang bangun eksperimental, yang meliputi perancangan berbasis perangkat lunak Fusion 360, pembuatan unit prototipe menggunakan bahan besi hollow, dan pengujian lapangan berdasarkan kapasitas angkut serta stabilitas operasional. Alat yang dirancang memiliki kapasitas angkut hingga 200 kg atau sekitar 10 TBS per siklus. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario: tanpa beban, beban menengah (5 TBS) dan beban maksimum (10 TBS). Hasil uji menunjukkan bahwa alat mampu beroperasi stabil dan efisien pada beban menengah, namun mengalami keterbatasan pada beban maksimum akibat distribusi berat yang tidak seimbang dan spesifikasi motor penggerak yang belum memadai. Meskipun demikian, struktur alat tetap menunjukkan ketahanan mekanis yang baik tanpa mengalami deformasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan alat angkut TBS berbasis sistem mekanik sederhana berpotensi meningkatkan produktivitas petani sawit, dengan catatan perlunya peningkatan pada sistem penggerak dan distribusi berat. Hasil ini dapat menjadi solusi teknologi tepat guna dalam mendukung sistem logistik pertanian rakyat yang lebih efisien dan ergonomis.
KAJIAN TERMODINAMIKA ETANOL SEBAGAI REFRIGERAN PADA SIKLUS KOMPRESI UAP Indrawan, Wisnu; Widjaya, Christian; Maznah, Fina
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16973298

Abstract

Pencarian refrigeran alternatif yang ramah lingkungan terus menjadi prioritas utama dalam industri pendingin dan tata udara, didorong oleh kebutuhan untuk menggantikan refrigeran konvensional yang memiliki Potensi Pemanasan Global (GWP) tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap karakteristik kinerja termodinamika etanol sebagai refrigeran alternatif dibandingkan dengan refrigeran konvensional, yaitu R22, R134a, R32, dan R290. Analisis dilakukan berdasarkan data kinerja yang diperoleh dari sistem refrigerasi kompresi uap standar. Parameter utama yang dievaluasi adalah Koefisien Performansi (COP) sebagai fungsi dari temperatur evaporator dan efisiensi isentropik kompresor sebagai fungsi dari COP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai COP untuk semua fluida kerja meningkat secara linear dengan kenaikan temperatur evaporator. Menariknya, pada temperatur evaporator yang sama, etanol menunjukkan nilai COP sistem yang sangat sebanding dengan keempat refrigeran konvensional lainnya. Namun, analisis lebih lanjut pada kinerja kompresor mengungkapkan perbedaan yang signifikan. Untuk setiap nilai COP yang dicapai, efisiensi isentropik kompresor saat menggunakan etanol secara konsisten jauh lebih rendah, dengan penurunan efisiensi tercatat sekitar 15-20% dibandingkan dengan refrigeran lainnya. Penurunan efisiensi kompresor ini mengindikasikan bahwa untuk menghasilkan efek pendinginan yang sama, kompresor memerlukan input kerja aktual yang lebih besar saat menggunakan etanol. Hal ini berpotensi menyebabkan konsumsi energi keseluruhan yang lebih tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun etanol menunjukkan COP sistem yang sebanding, kinerjanya secara signifikan terdegradasi oleh inefisiensi pada tahap kompresi, menjadikannya alternatif yang kurang efisien dibandingkan R22, R134a, R32, dan R290 dalam kondisi operasi yang diuji.

Page 11 of 13 | Total Record : 126