cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Pelatihan Ibadah Praktis bagi Masyarakat Asep Setiawan; Asroni Asroni; Mufaddal Al Baqir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.1078

Abstract

Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Mu’allimat di Era Pandemi Covid-19 Ika Andriani; Hartanti Hartanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta merupakan sekolah dengan konsep sekolah asrama, siswa kelas 1 Tsanawiyah merupakan usia masih muda dan jauh dari orang tuanya perlu untuk diingatkan dan ditingkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulutnya sehingga lebih mandiri dalam menjaga dan merawat kesehatan gigi dan mulut serta kesehatan dirinya di masa Pandemi Covid-19. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada peserta didik dengan kegiatan edukasi atau penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, cara mencegah dan penyebaran Covid-19 serta praktik cara menyikat gigi yang benar. Metode pengabdian dilakukan dengan edukasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas 1. Edukasi tentang protokol Kesehatan di masa Pandemi Covid-19, dan pelatihan sikat gigi pada siswa. Hasil yang didapatkan adalah terjadinya peningkatan pengetahuan anak tentang kebersihan gigi dan mulut
PELATIHAN KADER KESEHATAN DUSUN PENDUL MELALUI GERAKAN “SI CANTIK” (SIMPLE CARE TREATMENT KADER) DENGAN TELEDENTISTRY Afina Hasnasari Heningtyas; Novitasari Ratna Astuti; Sri Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan sosial anak-anak terbesar adalah berasal dari keluarga. Pola asuh merupakan salah satu penyebab tidak langsung dari status gizi pada status kesehatan gigi anak usia sekolah. Penyampaian edukasi dan motivasi oleh kader yang telah mendapatkan pelatihan dari tenaga kesehatan merupakan salah satu bentuk dukungan sosial kepada masyarakat terutama keluarga. Tujuan program ini adalah pemberdayaan kader kesehatan pada aspek kognitif dan psikomotor, yang berkaitan dengan peran ibu sebagai role model dalam keluarga agar dapat memberikan intake makanan (nutrisi) yang sehat serta noncariogenic. serta perawatan sederhana dan kegawatdaruratan gigi dan mulut sehari-hari. Pelatihan ini dilakukan dengan cara diskusi aktif partisipatif dengan metode teledentistry, dengan evaluasi berupa membandingkan nilai pre dan posttest sebelum dan sesudah pelatihan. Rata-rata skor pengetahuan kader sebelum pelatihan adalah 180 dan sesudah pelatihan adalah 200. Pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut Dusun Pendul yang berkaitan dengan peran ibu sebagai role model dalam keluarga mampu meningkatkan pengetahuan intake makanan (nutrisi) yang sehat serta perawatan sederhana dan kegawatdaruratan gigi dan mulut sehari-hari pada anak dan keluarga agar anak mempunyai kualitas hidup yang semakin baik
Peningkatan Kesehatan Keluarga Melalui Pemanfaatan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Gampeng, Pajangan, Bantul Vella Lailli Damarwati; Muhammad Fariez Kurniawan; Radhwa Fauztina; Zhafira As Syafa; Putri Arditya; Rahmat A. Hi Wahid; Prita Anggraini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah jenis tanaman obat pilihan yang dapat ditanam di pekarangan rumah untuk meningkatkan kesehatan keluarga. TOGA dapat dijadikan sebagai alternatif obat tradisional yang mudah dicari, relatif murah, dan memiliki efek samping yang lebih rendah daripada obat-obatan kimia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan terkait pemanfaatan TOGA untuk pengobatan tradisional dan pelatihan bagaimana mengelola lahan atau pekarangan kosong dengan menanan tanaman TOGA. Metode yang digunakan adalah ceramah untuk penyuluhan kepada masyarakat terkait TOGA serta pelatihan bagaimana teknik penanaman TOGA yang baik dan benar. Guna menilai pemahaman peserta maka peserta diberikan pretest sdan post-test sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Berdasarkan nilai pretest dan post-test diperoleh rata-rata masing-masing adalah 7,4 dan 8,5. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah dilakukan edukasi
Peningkatan Perilaku dan Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut pada Murid SD Muhammadiyah Girikerto Tita Ratya Utari; Prasetio Kirmawanto; Mutiara Nafida Zulfa
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan secara umum yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 menyatakan persentase masalah gigi dan mulut di Indonesia tergolong tinggi, yaitu 57,6%. Minimnya kesadaran dan perilaku serta pengetahuan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat berakibat munculnya permasalahan kesehatan, seperti gigi berlubang (karies), kelainan susunan gigi, kelainan fungsi mengunyah, dan lain lain. Desa Tunggularum berada di Kelurahan Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, memiliki sekitar 200 kepala keluarga dengan mayoritas mata pencaharian adalah petani salak. Salah satu hasil observasi di desa tersebut diperoleh bahwa untuk bidang kesehatan terutama kesehatan gigi dan mulut di wilayah ini belum tersentuh secara maksimal. Hal tersebut menyebabkan minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu program bersama mahasiswa dalam kegiatan KKN dengan sasaran murid SD Muhammadiyah Girikerto dengan tujuan memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai cara menyikat gigi yang benar. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan tentang kesehatan gigi dan mulut serta cara menyikat gigi yang benar. Kemudian, dilanjutkan dengan praktik bersama sama. Hasil kegiatan pengabdian diperoleh peningkatan pengetahuan murid serta memiliki kemampuan menyikat gigi yang benar
Prevention of Dental Caries through Cariogenic Food Video Education for Santri TPA Darussalam Dlaban Dian Yosi Arinawati; Nyka Dwi Febria
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman pendidikan Al-Qur’an (TPA) adalah suatu lembaga luar sekolah yang terorganisasi, khusus memberikan pelajaran tentang baca-tulis Al-Qur’an dan ibadah dasar santri didik. TPA Darussalam terletak di Kompleks Masjid Darussalam Dukuh Dlaban, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan TPA Darussalam Dlaban, yaitu membaca dan menghafal Al-Qur’an, akhlak, ‘ubudiyah, wawasan keislaman, dan shirah nabi. Topik kesehatan dan kesehatan gigi yang merupakan topik penting belum ada dalam kurikulum pengajaran di TPA Darussalam Dlaban sehingga tim pengabdian mempunyai program memasukkan kurikulum kesehatan gigi dalam kegiatan TPA. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi kesehatan gigi melalui penyuluhan video makanan yang baik dan tidak baik sebagai upaya pencegahan dini terhadap karies gigi. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Februari 2022. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan dengan pemutaran video pencegahan karies gigi melalui pengenalan makanan dan minuman kariogenik, diawali dengan pemberian pretest dan diakhiri dengan posttest. Jumlah santri yang berpartisipasi 55 santri, terdiri atas 22 (40%) santri laki-laki dan 33 (60%) santri perempuan. Usia responden berada dalam rentang 2 – 12 tahun, dengan rerata 5 tahun. Hasil pengabdian menunjukkan tidak terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Perlu diberikan alat bantu tambahan seperti boneka agar lebih menarik minat santri didik saat penyuluhan pada pengabdian selanjutnya
Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga dan Budi Daya Nursery di Dusun Garungan, Wonosobo Aris Slamet Widodo; Halim Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1084

Abstract

Dusun Garungan terletak di Desa Karangsari, Kecamatan Sapuran, Wonosobo. Pada tahun 2020 telah dilakukan inisiasi pembentukan kelompok pengelola sampah. Kelompok sedekah sampah ini menerima sampah yang memiliki nilai jual dan uang hasil penjualan digunakan untuk kegiatan sosial. Sampah organik rumah tangga warga Garungan saat ini hanya dibuang begitu saja di pekarangan mereka. Padahal limbah tersebut bisa dibuat pupuk organik cair yang nantinya bisa digunakan untuk menyuplai kebutuhan pupuk tanaman sayuran kelompok wanita tani. Di sisi lain, warga juga memiliki ternak kambing yang kotorannya belum dimanfaatkan. Terkait dengan hal tersebut, tujuan pengabdian ini adalah pemanfaatan limbah organik rumah tangga untuk pembuatan pupuk organik cair dan pemanfaatan kotoran kambing menjadi pupuk organik padat. Metode yang digunakan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil Pelaksanaan pengabdian pendampingan kelompok wanita tani dan kelompok sedekah sampah telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan meliputi penyuluhan pengelolaan sampah rumah tangga, pembuatan pupuk organik dan pembuatan nursery, yaitu pembibitan tanaman sayur. Pelatihan pembuatan pupuk organik padat berbahan baku kotoran kambing juga telah berhasil dilaksanakan dan menambah pengetahuan serta keterampilan masyarakat. Berdasarkan tingkat kehadiran peserta dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi baik dalam memenuhi undangan kegiatan maupun partisipasi dalam beraktivitas dan memberikan kontribusi bahan dan konsumsi selama pelaksanaan
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan dan Obat di Dusun Bleberan Banaran Galur Kulon Progo Salmah Orbayinah; Indardi Indardi; Fitra Korniawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1085

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 memberikan dampak secara ekonomi bagi banyak warga. Banyak kepala keluarga yang dirumahkan, demikian juga banyak ibu-ibu yang di rumah tanpa ada aktifitas yang bisa meningkatkan keadaan ekonomi keluarga. Berdasarkan hal tersebut, maka dirasa penting untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan keluarga yang masih belum optimal. Upaya pemanfaatan lahan dengan berbagai sumberdaya lokal dengan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam seperti sayuran-sayuran, rempah-rempah, buah-buahan serta tanaman obat menjadi ide yang menarik. Pada lahan pekarangan yang sempit dan tidak terlalu luas, menanam dengan sistem hidroponik dapat menjadi salah satu alternatif untuk dilakukan. Budidaya tanaman melalui sistem hidroponik membutuhkan pengetahuan dan keterampilan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan yang melibatkan Kelompok Wanita Tani di Dusun Bleberan Banaran Galur Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan tentang bagaimana cara bercocok tanam melalui sistem hidroponik. Kegiatan pelatihan hidroponik dilakukan pada hari Jumat, 18 Februari 2022 dengan peserta yang hadir terdiri dari ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Dusun Bleberan Banaran Galur Kulon Progo. Dalam kegiatan pelatihan tersebut, disampaikan proses terkait penyemaian bibit sampai pada pindah tanam. Dengan adanya pelatihan ini, dapat menambah ilmu pengetahuan terkait hidroponik dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar
Pelatihan Penanganan Henti Jantung pada Karang Taruna Desa Waru, Banjarsari, Samigaluh, Kulonprogo Hidayatul Kurniawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1086

Abstract

Karang taruna Dukuh Waru, Banjarsari, Samigaluh, Kulonprogo merupakan salah satu generasi muda yang membawa kemajuan daerah. Karang taruna memiliki tugas pokok bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi masalah-masalah kesejahteraan sosial secara preventif, pasca rehabilitatif maupun pendampingan dan pengembangan serta mengarahkan pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya, termasuk masalah kesehatan. Penyakit kardiovaskuler tidak jarang dijumpai di masyarakat, dapat berupa gagal jantung atau gangguan pembuluh koroner jantung yang dapat berujung kepada henti jantung. Henti jantung memerlukan penanganan yang cepat dan tepat sehingga dapat segera pulih. Desa Waru terletak di area perbukitan dengan kondisi jalan yang menanjak dan dibatasi oleh tebing. Meskipun terdapat Puskesmas maupun tempat pelayanan kesehatan yang lainnya, tetapi faktor lokasi, jarak, dan alat transportasi dapat memperlama pertolongan henti jantung. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan penanganan henti jantung pada anggota karang taruna. Kegiatan ini diikuti oleh 13 orang meliputi pre-test, pemaparan materi, latihan RJP, dan postes. Setelah kegiatan berlangsung terdapat kenaikan pengetahuan dan keterampilan dibuktikan dengan kenaikan rerata nilai pre-test dari 38 menjadi 77 dan rerata nilai latihan sebanyak 71. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan seorang anggota karang taruna yang masih memiliki tenaga dan semangat yang besar dapat memberikan pertolongan pertama pada henti jantung dalam masyarakat
Group Counseling to Increase Happiness for Elderly in Dukuh Jetis Depok, Sendangsari, Minggir, Sleman Novia Fetri Aliza
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1087

Abstract

Dukuh Jetis Depok memiliki jumlah penduduk sekitar 250 jiwa dengan jumlah lansia sekitar 50 orang. Di antara lansia yang ada di Jetis Depok hanya tinggal seorang diri dan hanya sesekali dilihat anaknya yang tinggal kurang lebih sepuluh km dari rumahnya. Kondisi ini membuat lansia mengalami kehampaan dan kesepian di usia senja, terutama mereka yang jauh dari keluarga dan tidak memiliki uang pensiun. Sebagian lansia yang tinggal dengan keluarga dan memiliki kecukupan penghidupan secara materil merasa prihatin dan kasihan terhadap teman lansia lain yang mengalami kesepian dan mengalami kesulitan hidup. Namun, mereka tidak memiliki kemampuan untuk membantu. Tujuan dari program pendampingan ini adalah untuk meningkapkan happines pada lansia. Jumlah lansia yang terlibat dalam program pendampingan ini diikuti oleh 24 orang lansia. Metode pendampingan yang dilakukan adalah dengan memberikan konseling kelompok pada lansia melalui konseling ceria dan pembentukan komunitas lansia yang akan berfungsi sebagai sosial support. Lansia diberikan kesempatan untuk menceritakan pengalaman bermakna sepanjang perajalanan hidupnya. Selanjutnya, mereka juga diberikan kesempatan untuk menceritakan kesedihan dan pengharapannya dalam hidup di masa yang akan datang, sedangkan anggota yang lain mendengarkan dan memberikan dukungan emosional dan dukungan sosial. Hasil dari pendampingan ini diperoleh dari pengukuran perbedaan happines lansia sebelum dan setelah diberikan proram konseling kelompok adalah sig.(2-tailed) 0,000. Hasil yang diperoleh berdasarkan uji Wilcoxon ini di dibandingkan dengan nilai hipotesis 0,05 sehingga diperoleh hasil bahwa happines lansia mengalami peningkatan setelah diberikan pendampingan konseling kelompok dan mendapatkan dukungan sosial dari komunitas lansia

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue