cover
Contact Name
Dwi Fitriani
Contact Email
dwifitriani@umb.ac.id
Phone
+6285357113151
Journal Mail Official
agriculture@umb.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian dan Peternakan Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jl Bali Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agriculture
Core Subject : Agriculture,
Menghasil karya ilmiah hasil penelitian baik peneliti, mahasiwa maupun praktisi dibidang Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Articles 96 Documents
UJI PEMBERIAN NUTRISI UIRA AGRO DAN RATU BIOGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SALADA SECARA NUTRIENT FILM TECNHIQUE (NTF) Purnama Wirawan; Tua, Maruli; Yudistiro, Tito
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7473

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh nutrisi UIRA Agro dan Ratu Biogen terhadap pertumbuhan dan produksi selada menggunakan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental kuantitatif dengan empat perlakuan nutrisi: kontrol (H0), nutrisi Ratu Biogen pada konsentrasi rendah (H1) dan tinggi (H2), serta nutrisi UIRA Agro pada konsentrasi tinggi (H3). Penelitian dilakukan selama empat bulan di laboratorium hidroponik terkontrol, dengan mengukur parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah, bobot kering, dan kandungan klorofil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan H3 memberikan performa pertumbuhan tanaman selada paling optimal, dengan tinggi tanaman rata-rata 31,25 cm, jumlah daun 15,52 helai, bobot basah 147,2 g, dan kandungan klorofil 2,8 mg/g. Analisis statistik menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test mengonfirmasi perbedaan signifikan antar perlakuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nutrisi UIRA Agro pada konsentrasi tinggi memberikan hasil terbaik dalam budidaya selada hidroponik sistem NFT, dengan efisiensi serapan nutrisi mencapai 90%. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi hidroponik modern dan strategi peningkatan produktivitas tanaman sayuran. Kata Kunci: hidroponik NFT, nutrisi tanaman, selada, UIRA Agro, produktivitas
EFEKTIFITAS PUPUK KANDANG KOTORAN KAMBING DAN PUPUK HAYATI CAIR DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELOM (Cucumis melo. L) Hayati, Rita; Jafrizal, Jafrizal; Armadi, Yukiman; Suryadi; Kesumawati, Neti
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7607

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui interaksi antara pupuk kandang kotoran kambing dan pupuk hayati cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Melon (Cucumis melo L) dan efektifitas pupuk kandang kotoran kambing dan pupuk hayati cair dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman Melon (Cucumis melo L).Penelitian ini dilaksanakan di jl. Merapi XV E Tebeng Ratu Agung Kodya Bengkulu, bulan Mei 2023 sampai Agustus 2023, rancangan acak lengkap pola Faktorial (RALF) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama pengaruh Pupuk kandang kotoran kambing yang terdiri dari 4 taraf yaitu : P0= kontrol P1= 10 ton/ha (360 gr/tanaman) P2= 15 ton/ha (450 gr/tanaman) P3 = 20 ton/ha (500 gr/tanaman) Faktor kedua yaitu pengaruh pemberian pupuk hayati cair (bioto grow gold/ BGG) yang terdiri dari : K0 = Kontrol K1 = 1,5 ml/l K2 = 3 ml/l K3 = 4,5 ml/l Terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 48 unit percobaan. masing-masing unit percobaan terdiri dari 3 tanaman, sehingga terdapat 144 tanaman. Hasil data di analisis secara statistik menggunakan sidik ragam, selanjutnya apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multipe Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang kotoran kambing berpengauh tidak nyata terhadap semua parameter kecuali pada pengamatan jumlah daun umur 28 hst. Perlakuan terbaik pada penelitian ini terhadap tinggi tanaman Melon yatu P3 =20 ton/ha dan K2= 4,5 ml/l . Sedangkan pengamatan hasil terbaik terhadap berat buah pertanaman yaitu pada perlakuan pupuk kandang kotoran kambing P2=10 ton/ha dengan dan pupuk hayati cair 4,5 ml/l. Kata kunci: Pupuk kandang kambing, pupuk hayati cair, tanaman melon.
DAMPAK PENGGUNAAN INSEKTISIDA DALAM BUDIDAYA TANAMAN PADI SAWAH TERHADAP KESEHATAN PETANI: Dampak pestisida terhadap kesehatan petani Bimasri, John; Brando, Marlon; Wartono
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7614

Abstract

Pesticides are one of the main agricultural tools that if used unwisely will cause environmental pollution and health problems. The study was conducted to analyze the impact of insecticide use on rice cultivation on farmers health problems. The study was conducted in Tugumulyo District, Musi Rawas Regency, South Sumatra Province, located in Srikaton Village, Trikoyo Village, and Tegalrejo. From January to April 2024, using the Survey Method. Respondents were determined using the Simple Random Sampling method as much as 5% of the population of each research location. The data collected were in the form of types and active ingredients of insecticides, types of pests, farmer perceptions, and types of diseases suffered by farmers. The data obtained were analyzed using statistical analysis and then explained descriptively. The results showed that 47.1% of farmers used Winder 25 WP insecticide with the active ingredient Imidacloprid. There were 5 types of pests that attacked, namely brown planthoppers, bondol birds, rats, bedbugs, and stink bugs. As many as 88.7% of the community were exposed to insecticides and 52% suffered from health problems. The high environmental and health impacts that occur because the level of understanding of the impacts of insecticide use is still very low, and public knowledge of the technical use of safe insecticides is still very low, which is 16.1%. In addition, the high level of public trust in the efficacy of insecticides in killing pests also greatly influences. The conclusion of the study is the low understanding of farmers about the dangers of insecticide exposure. The environmental impacts caused are in the form of air pollution, and health problems suffered by farmers are nausea, headaches, skin, eye and nose irritation.
STUDI PERBANDINGAN SISTEM PEMANGKASAN PADA BUDIDAYA TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) Primustin Nona Yuta, Antonia; Jeksen, Julianus; Darwin Beja, Hendrikus
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7650

Abstract

Padi ciherang merupakan varietas unggul yang banyak diminati dan dibudidayakan oleh petani karena memiliki potensi hasil yang tinggi serta perawatan yang relative muda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan antara sistem pemangkasan dan non-pemangkasan pada budidaya tanaman padi di Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan pendekatan deksriptif dan metode kompratif untuk menganalisis rata-rata jumlah anakan dan tingkat serangan hama serta penyakit pada kedua sistem tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pemangkasan memberikan pengaruh positif. Hal ini ditunjukan oleh peningkatan jumlah anakan yang lebih banyak serta tingkat serangan hama penyakit yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem non- pemangkasan. Kata Kunci: Hama Penyakit, Jumlah Anakan, Kompartif, Non-Pemangkasan, Pemangkasan.
ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS BIBIT MANGGA TERHADAP GENANGAN Safriyani, Etty; Murniati, Nely; Bimasri, John; Holidi; Aminullah
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7681

Abstract

ABSTRAK Lahan rawa berpotensi untuk pengembangan tanaman mangga, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan mangga unggul yang adaptif pada kondisi tergenang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis adaptasi marfologi dan fisiologi beberapa varietas tanaman mangga pada kondisi tergenang. Penelitian dilaksanakan di Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, dengan ketinggian 52 mdpl, dari bulan Januari sampai Mei 2021, Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial 6 perlakuan dan 3 ulangan serta perlakuan control tanpa genangan. Perlakuan yang dicobakan 6 varietas bibit tanaman manga, yaitu : Mangga Golek (M1), Mangga Arummanis (M2), Mangga Bacang (M3), Mangga Kweni (M4), Mangga Alpukat (M5), dan Mangga Indramayu (M6). Lahan berukuran 5 m x 7 m dibersihkan dan di pagar dengan waring setinggi 1.5 m. Bak penggenangan dibuat sebanyak 3buah dengan panjang 400 cm, lebar 75 cm dan tinggi 70 cm dan dilapisi dengan plastik hitam, dengan jarak antar bak 100 cm. Bibit yang digunakan berumur 3 bulan, sehat, bebas hama dan penyakit, tinggi 37 cm, dengan daun 6 helai, ditanam dalam polybag berukuran 7 x 23 cm dengan media tanah Ultisol seberat 2 kg/polybag. Polybag bibit disusun dalam bak dan digenangi air setinggi 2 cm diatas permukaan media selama 60 hari. Parameter yang diamati terdiri dari : penambahan tinggi tanaman, penambahan jumlah daun, kandungan klorofil daun, volume akar, morfologi akar, dan penampang melintang akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan statistic sederhana yaitu rata-rata tertinggi dan terendah. Semua varietas yang teliti toleran terdahap kondisi tergenang. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kemampuan adaptasi bibit mangga pada kondisi tergenang dengan tingkat keasaman tinggi. Kata kunci: aerenkim, arumanis, marfologi, rawa lebak
Pertumbuhan dan Perkembangan Buah serta Kadar Gula Buah Tanaman Matoa Kuning (Pometia pinnata Forst) Tua, Maruli; Adiwirman; Herman
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7817

Abstract

Buah matoa merupakan salah satu buah asli Indonesia yang berasal dari Papua. Buah matoa banyak digemari karena rasa yang lezat dan aroma buah yang unik seperti aroma yang khas. Tanaman matoa terdapat di Pekanbaru yang telah berumur 17 tahun, sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap buah matoa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat berat segar buah maksimal dan padatan total terlarut serta perubahan warna biji pada matoa kuning berdasarkan umur petik buah. Penelitian dilakukan dengan Analisis Deskriptip. Penelitian telah dilakukan pada tanaman yang telah berumur 17 tahun di Kebun Purwo Farm, Jalan Sri Kurnia, Palas, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai, Riau. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan yang dimulai dari bulan April sampai Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan berat segar buah matoa kuning maksimal pada umur petik buah 56 Hari Setelah Penyerbukan (HSP), Padatan Total Terlarut (PTT) pada buah matoa maksimal pada umur petik buah 56 HSP, Perubahan biji pada matoa dari putih menjadi merah membutuhkan waktu 13 hari yang diamati dari 28 HSP hingga 40 HSP. Kata Kunci: Buah, Padatan Total Terlarut (PTT), Matoa.
Germination Characteristics and Flavonoid Levels in Sorghum Extracts of Super 1 Variety under Various Levels of Drought Stress: Karakteristik Perkecambahan dan Kadar Flavonoid dalam Ekstrak Sorgum Varietas Super 1 pada Beragam Tingkat Cekaman Kekeringan Susilo, Edi; Pujiwati, Hesti; Rita, Wismalinda
Agriculture Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v20i1.7633

Abstract

Allelopathy-based bioherbicides for drought-stressed sorghum plants are a concrete step towards sustainable agriculture. The aim was to identify the germination characteristics of sorghum seeds and flavonoid levels in their extracts at various levels of drought stress. Extract materials were prepared from June to August 2024 at Bengkulu University Greenhouse, Kandang Limun Village, Bengkulu City, and bioassay tests were conducted in August 2024 at Pematang Gubernur, Muara Bangkahulu, Bengkulu City. Flavonoid analysis was performed at the Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) of Gadjah Mada University in August 2024. This research used a completely randomized design (CRD) with one factor. One sorghum variety, Super 1, was planted with water stress treatment through watering patterns every day, every 2 days, every 3 days, every 4 days, and every 5 days. The experimental unit was a petri dish, and the experiment was repeated four times. The Petri dish bioassay method was applied in this experiment. Each petri dish was given 10 mL of aqueous extract, and 25 mung bean seeds were planted and incubated for three days. The results showed that the watering pattern achieved the highest flavonoid content every 4 days (4121.00 µg/g), and the second highest flavonoid content was Super 1 + every 5 days. The once every 5 days watering pattern achieved the highest sprout inhibition. The higher the level of stress, the higher the level of inhibition of seed germination, so it has the potential to be the best bioherbicide.
P Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Varietas Granola: Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Varietas Granola Teftae, Oriensi Y.K; Noywuli, Nicolaus; Noa, Margareta; Simo, Daniel
Agriculture Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v20i1.8285

Abstract

Potatoes are a potential food crop to be cultivated because they contain carbohydrates, protein, minerals and vitaminsand are able to meet people’s demand for food supply. Demand for potatoes comes from household consumption, restaurant businesses and potato based indrustries. Apart from providing food needs, potato cultivation can support the community’s economy. Therefore, potato cultivation needs to continue to be carried out optimally. One of the problems with potato cultivation is the decreasing quality of the soil due to the tendency tu use inorganic fertilizers so that soil fertility decreases. The solution implemented is the application of organic materials to improve soil quality and provide plant nutrients. The purpose of writing this article is to determine the effect to appliying organic cow dung fertilizer on changes in soil quality and potato plant growth. The method used in this research is a qualitative method with literature study techniques.
Aplikasi Pupuk Kascing dan NPK dalam meningkatkan Produksi Tanaman Bawang Merah pada Tanah Ultisol Sumini, Sumini; Wartono
Agriculture Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v20i1.8420

Abstract

Red onions are a horticultural commodity that has high economic value. However, currently, red onion production often experiences a decline which can be caused by the low level of land fertility on ultisol soil. This study aims to analyze the vermicompost and NPK fertilizers in increasing the production of shallots on ultisol soil. The research was conducted in Muara Beliti Village, Musi Rawas Regency using the Factorial Randomized Block Design (RAK). The treatments tested were vermicompost K1 = 15 tons/ha, K2 = 25 tons/ha and K3 = 35 tons/ha. NPK fertilizer: N1 = 150 kg/ha, N2 = 200 kg/ha and N3 = 250 kg/ha. The results of the study showed that the application of vermicompost fertilizer with a dose of 15 tons/ha and NPK fertilizer with a dose of 150 kg/ha was able to increase the growth rate of plant height, increase the number of leaves and tuber diameter and had a very significant effect on the weight per tuber
Optimalisasi Pertumbuhan Vegetatif Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.) Melalui NPK Dan ZPT Gobest Abror, M; Indra Kurniawan, Dimas
Agriculture Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v20i1.8475

Abstract

Pupuk NPK menyediakan unsur hara makro untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit. Zat Pengatur Tumbuh Gobest membantu merangsang perkembangan akar dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dan ZPT Gobest terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (100 kg/ha, 150 kg/ha, dan 200 kg/ha) dan konsentrasi ZPT Gobest (1 ml/liter, 2 ml/liter, dan 3 ml/liter) yang diulang sebanyak tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan jumlah cabang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK 200 kg/ha dan ZPT Gobest 2 ml/liter memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman, seperti tinggi tanaman dan jumlah daun, luas daun dan jumlah cabang. Kata Kunci : NPK, ZPT gobest, cabe

Page 9 of 10 | Total Record : 96