cover
Contact Name
Sri Wahyuni Barum
Contact Email
Lppm@stikes.gunungsari.id
Phone
+6285255332550
Journal Mail Official
Lppm@stikes.gunungsari.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 293 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Berita Kesehatan
ISSN : 23561068     EISSN : 28075617     DOI : -
Core Subject : Humanities, Health,
Jurnal Berita Kesehatan (JBK) merupakan bagian dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar. JBK merupakan wadah publikasi illmiah untuk peneliti, dosen, dan praktisi kesehatan secara umum. JBK pertama kali diterbitkan dengan ISSN 2356-1068 Volume 1 No. 1 pada tahun 2014 yang menerbitkan jurnal sebanyak dua kali dalam setahun. Awal JBK saat belum bergabungnya dua nama yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan dan Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar. Saat pertama kali, JBK dibawah naungan STIKPER pada tahun 2014 dan beralih menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari pada bulan Agustus 2019. Saat ini artikel yang diterbitkan oleh JBK telah dilakukan telaah bersama teman sejawat yang memiliki keahlian yang relavan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024" : 12 Documents clear
Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung Di Kabupaten Wajo Khairunnnisa, Khairunnnisa; Masriadi, Masriadi; Gobel, Fatmawaty Afrianty; s, Asriani Minarti
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.184

Abstract

Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung (WPSTL) merupakan wanita yang rentan terhadap kejadian IMS. Pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan secara dini dan intensif, memudahkan akses layanan kesehatan,  menghilangkan stigmatisasi dan diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi HIV dan IMS akan menurunkan insiden IMS atau paling tidak insidennya relatif tetap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual pada Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung di  Kab Wajo. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 99 orang. Sampel dalam penelitian yaitu 99 Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung dengan menggunakan teknik pengambilan Total Sampling. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan SPSSS untuk  mencari unvariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan IMS (p 0.000). Variabel pengetahuan merupakan variabel dominan dalam hubungan langsung terhadap perilaku pencegahan IMS dengan nilai koefisien 0.642. Disarankan Dinas Kesehatan Bidang P2P sebaiknya bekerjasama secara lintas sektoral dengan Dinas Sosial,  masyarakat peduli AIDS, untuk membuat sebuah program pendampingan yang berperan sebagai monitoring status kesehatan WPSTL terutama yang berkaitan dengan IMS dan alat reproduksi, kelompok dukungan, dan membuat suatu media KIE  yang sesuai dengan segmentasi yang ada (segmentasi WPSTL dan klien WPSTL).
Penerapan Hidrotherapy Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Sudarta, I Made; Salaka, Syafruddin Ali; S, Iqra
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.186

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Penyakit  hipertensi menyebabkan  kerusakan organ yang dapat berakibat pada gangguan jantung, ginjal, strok, serta berbagai komplikasi lainnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan prevalensi hipertensi secara global saat ini sebesar 22% dari total penduduk dunia. Dari sejumlah kasus tersebut, hanya kurang dari seperlima yang melakukan upaya pengendalian terhadap tekanan darahnya. Hipertensi pada lansia bukanlah kondisi yang harus diterima sebagai bagian dari proses penuaan. Melalui pemahaman, deteksi dini, dan pengobatan yang tepat, diharapkan dapat mengelola dan bahkan mencegah komplikasi serius yang mungkin terjadi. Prevalensi hipertensi di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 34,77% dimana lebih tinggi dari prevalensi tingkat nasional yaitu sebesar 34,11%. Prevalensi hipertensi di Kabupaten Mamuju sebesar 32,82% dan jumlah lansia penderita hipertensi di Puskesmas Binanga tahun 2022 yaitu sebanyak 362 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap keluarga lansia dengan hipertensi terhadap pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Binanga Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Survey yang bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 76. Hasil analisis diperoleh nilai p= 0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan pengendalian hipertensi
Pengaruh Massage Punggung Terhadap Penurunan Skala Nyeri dengan Menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) pada Pasien Pasca Laparatomi Zakinah, ST; Najihah, Najihah; Zulfia, Rahmatuz; Lesmana, Hendy
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.188

Abstract

Laparatomi merupakan tindakan pembedahan besar yang di lakukan dengan membuat sayatan besar di perut untuk mendapatkan akses ke rongga peritonium. Komplikasi tindakan laparatomi dapat terjadi secara spesifik dan dapat di pengaruhinoleh faktor faktor pada saat operasi, salah satunya dapat menyebabkan nyeri. Penatalaksanaan penanganan nyeri dapat mengunakan tindakan terapeutik dan tindakan kolaborasi salah satunya adalah massage punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage punggung terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca laparatomi di RSUD dr. H. Jusuf SK. Desain penelitian ini menggunakan pre-experimental study one group pretest-post Test design. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 21 responden yang dipilih dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang berisi data demografi pasien dan lembar observasi skala nyeri Numeric Rating Scale yang di analisis menggunakan Uji Wilcoxon Singed Rank Test. Sebelum dilakukan massage punggung, yang memiliki skala nyeri sedang lebih banyak dibandingkan respoden yang memiliki skala nyeri berat. Sedangkan, setelah dilakukan massage punggung rata–rata skala nyeri yang dirasakan responden berkurang menjadi skala nyeri sedang dan ringan. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh efektivitas massage punggung terhadap skala nyeri dengan nilai p-value 0,001 atau lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan setelah dilakukan massage punggung pada pasien pasca laparotomi. Perawat diharapkan bisa menjadikan massage punggung menjadi salah satu tindakan alternatif untuk mengurangi nyeri pada pasien pasca laparatomi.
Daya Terima Dan Kandungan Gizi Waffle Substitusi Tepung Biji Durian Dan Tepung Kacang Merah : Daya Terima Dan Kandungan Gizi Waffle Substitusi Tepung Biji Durian Dan Tepung Kacang Merah Lestari, Tiara; Nurdiana, Nurdiana; Kariani, Ni Ketut
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.189

Abstract

Produksi buah durian di Provinsi Sulawesi Tengah cukup melimpah sehingga biji durian yang dihasilkan sepanjang musim cukup banyak dan belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan biji durian dan kacang merah sebagai bahan baku yang selalu tersedia, diubah bentuk menjadi tepung sebagai produk olahan kudapan sehat dalam pembuatan waffle. Jenis penelitian ini adalah experimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 kali pengulangan dengan 3 formulasi perbandingan tepung biji durian : tepung kacang  merah F1 (25:25), F2 (20:30) dan F3 (15:35). Berdasarkan uji daya terima diperoleh formulasi yang terpilih adalah F2. Waffle tersebut mengandung zat gizi per 100 gram yaitu kadar air 31,977%,  abu 1,887%, protein 6,161%, lemak 16,093%, karbohidrat 45,290%. Porsi waffle untuk anak-anak 50-100 gram atau ½-1 porsi dan porsi waffle untuk orang dewasa berdasarkan kebutuhan selingan yaitu 100-150 gram atau 1-1½ porsi. Tidak ada pengaruh daya terima terhadap formulasi, namun ada pengaruh kandungan gizi terhadap formulasi. Waffle penambahan tepung biji durian dan tepung kacang merah telah memenuhi kebutuhan zat gizi sebagai alternatif kudapan sehat.
DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI KUE PUTU AYU PENAMBAHAN UBI JALAR UNGU DAN BAYAM MERAH SEBAGAI CEMILAN SEHAT ANAK : Indonesia Rawaty, Iis; Imansari, Adillah; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.190

Abstract

Pada anak sekolah dasar prevalensi obesitas masih meningkat dari tahun ke tahun sehingga hal ini masih menjadi masalah kesehatan yang harus ditangani. Persoalan umum gizi pada anak usia sekolah dasar yakni mengonsumsi jajanan padat energi, tinggi lemak, gula dan natrium. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya terima, proksimat dan daya antioksidan melalui penentuan formulasi kue putu ayu penambahan ubi jalar ungu dan bayam merah sebagai pilihan cemilan sehat anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri  dari  3  perlakuan dan  2  kali  pengulangan. Ada tiga formulasi antara perbandingan ubi jalar ungu dan bayam merah yakni F1 (1:2), F2 (1:1) dan F3 (2:1). Uji daya terima dilakukan pada 30 panelis non terlatih. Hasil uji statistik pada daya terima menunjukkan parameter warna dan tekstur terdapat perbedaan dan pengaruh nyata yang signifikan. Sedangkan parameter aroma dan rasa tidak ada perbedaan dan tidak ada pengaruh nyata pada penambahan ubi jalar ungu dan bayam merah. Formulasi terpilih adalah (F2) yang mengandung kadar air (57.073%), kadar abu (1,31%), kadar protein (11,536%), kadar lemak (19,54%), kadar karbohidrat (4,81%) dan daya antioksidan (IC50) (113.722 ppm tingkat sedang). Penambahan ubi jalar ungu dan bayam merah berpengaruh pada kandungan gizi proksimat dan daya antioksidan
ANALISIS KANDUNGAN ZAT GIZI MAKRO, ANTIOKSIDAN DAYA TERIMA ICE CREAM PENAMBAHAN ALBEDO SEMANGKA LABU KUNING Afdal, Moh; Nurdiana, Nurdiana; Kariani, Ni Ketut
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.192

Abstract

Latar belakang: Masa remaja stres akademik juga menjadi penyakit yang diderita dikalangan remaja hal ini terjadi adanya tekanan saat pelajaran, waktu pelajaran, tugas yang diberikan, nilai yang didapatkan tidak sesuai, harapan orang tua, teman sebaya, dan guru/dosen.World Health Organization (WHO) telah memperkirakan kesehatan mental sebagai masalah pada remaja akan menjadi isu kesehatan global pada tahun 2020. Menurut National Institute of Mental Health (NIMH) prevalensi depresi pada anak usia 9-17 tahun adalah 6%, masalah gangguan mental emosional di Indonesia usia 15-24 tahun 9,5%. Tujuan: Untuk menentukan kandungan zat gizi (Protein, Lemak, dan Karbohidrat), kadar flavonoid, daya antioksidan, dan daya terima ice cream albedo semangka dan labu kuning. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental atau uji laboratorium dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan tiga perlakuan dan dua pengulangan. Hasil penelitian: Pada hasil uji organoleptik formulasi 2 yang menjadi formulasi terpilih dari persentase nilai rata-rata warna 4,07, aroma 4,13, rasa 4,50, dan tekstur 3,73. Hal ini berbanding terbalik dengan hasil analisis zat gizi dimana formulasi 3 yang menjadi formulasi tinggi kadar flavonoid 0,215 dan antioksidan 94,41 (dengan kategori kuat). Simpulan: pada hasil uji labolatorium dan uji organoleptik didapatkan nilai hasil signifikasi kadar air, abu dan protein, kadar antioksidan serta aspek rasa p<0,05 yang artinya terdapat pengaruh nyata penambahan albedo semangka dan labu kuning. Saran: Diharapkan para peneliti selanjutnya melakukan uji mendalam terhadap jenis daya antioksidan apa yang terkandung dalam ice cream albedo semangka dan labu kuning.
PENGARUH EDUKASI ANEMIA SERTA PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD) KEPADA REMAJA PUTRI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING : Edukasi, tablet tambah darah, anemia, stunting Asikin, Abdul Malik; Nurfaidah, Nurfaidah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.195

Abstract

 Anemia zat besi Sebagian besar disebabkan kurangnya asupan zat gizi. Kurangnya asupan zat besi dipengaruhi oleh pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan gizi seimbang akan mempengaruhi kebiasaan pola konsumsi makanan pada remaja. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre experiment one group pre test – post test design dengan menggunakan pre test sebelum diberi edukasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri dan post test dilakukan setelah diberi edukasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.  Analisis data mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa edukasi  mengenai anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri berpengaruh pada peningkatan pengetahuan pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Saran dari kegiatan ini yaitu, petugas kesehatan dapat menggunakan medtode edukasi mengenai anemia serta pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri untuk meningkatakan pengetahuan pencegaahan stunting.
Hubungan Jumlah Limfosit Absolut Dengan IgG,IgM Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Polowijen Malang Ndapamuri, Alfenia; Husnah, Yeni Avidhatul; Widhaningrum, Siska Nanda; Mahtuti , Erni Yohani
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.199

Abstract

Virus yang menyebabkan demam berdarah dengue menyebar melalui dua jenis serangga penghisap darah, yakni Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Salah satu metode untuk memeriksa bagaimana tubuh mempertahankan diri dari DBD adalah dengan mengidentifikasi keberadaan antibodi IgG dan IgM. Limfosit, sel yang termasuk bagian dari pertahanan tubuh yang spesifik untuk melawan serangan virus, terbagi menjadi tiga jenis: Sel Natural Killer, limfosit B, dan limfosit T. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas kaitan antara limfosit absolut dengan kadar IgG dan IgM pada pasien DBD yang dirawat di Puskesmas Polowijen, Kota Malang. Desain penelitiannya bersifat deskriptif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampelnya adalah consecutive sampling, menggunakan data sekunder dari tahun 2022 hingga April 2024, mencakup 26 pasien DBD. Penyelidikan terhadap data dilakukan dengan metode korelasi Spearman, mengungkapkan bahwa keterkaitan antara jumlah limfosit dan kadar IgG menunjukkan p=0,978 dan r=0,006. Ini menandakan adanya sambungan yang sangat lemah dan tidak berpengaruh signifikan. Demikian pula, ketika melihat hubungan antara jumlah limfosit dan IgM, diperoleh p=0,561 dan r=-0,120, yang juga menunjukkan koneksi yang lemah dan tak berarti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah limfosit absolut dengan kadar IgG dan IgM pada pasien yang mengalami demam berdarah dengue.
Karakteristik Dan Perilaku Penderita Tuberkulosis Paru Dalam Praktik Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru: Karakteristik Dan Perilaku Penderita Tuberkulosis Paru Dalam Praktik Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru Artama, Syaputra; Sekunda, Maria Salestina; Rif'atunnisa, Rif'atunnisa
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.200

Abstract

Pencegahan penularan infeksi mycobacterium tuberculosis adalah upaya yang sangat penting dalam peningkatan kesehatan dan menurunkan angka kejadian TB paru. Kejadian kasus penyakit tuberkulosis sangat terkait dengan faktor internal penderita, perilaku maupun lingkungan. Untuk mengurangi penularan TB paru, harus diimbangi dengan perilaku yang baik oleh penderita TB paru, keluarga  maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisa karakteristik dan perilaku penderita tuberkulosis paru dalam praktik pencegahan penularan penyakit tuberkulosis paru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain dengan metode deskriptif yang dilaksanakan dari tanggal  28 Maret sampai 31 Juli 2024. Populasi dalam penelitian adalah semua penderita tuberkulosis paru yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Onekore Kabupaten Ende. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Onekore Ende Kabupaten Ende berdasarkan umur terbanyak berusia 31-60 tahun yaitu (50%), berjenis kelamin laki-laki (62%), tingkat pendidikan pendidikan SLTA/sederajat (54%), jenis pekerjaan sebagai pegawai swasta (42%), status pernikahan dengan status nikah (54 %), dan status ekonomi dengan status rendah (78 %). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,043) dan perilaku (p = 0,011) dengan praktik pencegahan tuberculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Onekore Kabupaten Ende. Kesimpulannya pentingnya memberikan informasi dan edukasi secara rutin dan optimal serta bekerja sama dengan kader kesehatan sebagai upaya pencegahan tuberkulosis paru demi memperkaya pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan penyakit tuberkulosis sehingga dapat menekan dan mencegah penularan penyakit bagi masyarakat.
Peran Hukum dalam Menjamin Hak atas Kesehatan: Analisis Perlindungan Hukum bagi Pasien di Indonesia Nurnaeni, Nurnaeni; Bachri, Syamsul
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.204

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran hukum dalam menjamin hak atas kesehatan di Indonesia serta menilai efektivitas perlindungan hukum yang diberikan kepada pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan bermutu. Hak atas kesehatan merupakan hak asasi yang dijamin oleh Pasal 28H UUD 1945, yang menegaskan tanggung jawab negara untuk menyediakan akses layanan kesehatan yang memadai bagi seluruh warga negara. Meskipun Indonesia telah memiliki peraturan pelaksana, seperti Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya pemahaman masyarakat tentang hak-hak mereka, keterbatasan akses layanan berkualitas di daerah terpencil, serta mekanisme pengaduan yang belum optimal. Dengan pendekatan hukum normatif, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana peraturan tersebut efektif dalam melindungi hak-hak pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaturan hukum ini juga bukan hanya bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi pasien, tetapi juga untuk mengatur standar profesional dan tanggung jawab tenaga medis dan institusi kesehatan. Adanya perlindungan hukum yang jelas bagi pasien juga berperan dalam membangun hubungan saling percaya antara pasien dan tenaga medisPerlindungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pasien menerima pelayanan medis yang aman, bermutu, dan sesuai standar yang berlaku, serta melindungi pasien dari tindakan yang dapat merugikan atau mengancam kesejahteraannya. Tenaga medis juga memiliki kewajiban hukum untuk melaksanakan tugasnya sesuai standar profesi dan prosedur medis yang berlaku. Jika terjadi kelalaian atau malpraktek yang merugikan pasien, pasien memiliki hak untuk menggugat atau meminta pertanggungjawaban. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan yang lebih berfokus pada perlindungan hak pasien dan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Reformasi ini dapat berupa penyempurnaan regulasi terkait hak pasien, penguatan edukasi masyarakat mengenai hak kesehatan, serta penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang lebih memadai, terutama di wilayah-wilayah yang masih kekurangan akses layanan medis Kata kunci : Hak Kesehatan dan Perlindungan Hukum bagi Pasien

Page 1 of 2 | Total Record : 12