cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
jkip.almatani@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
jkip.almatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaharudin Nst, Komplek UIR, Pekanbaru-Riau, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 27745074     EISSN : 27750531     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles 454 Documents
Penerapan Model SOLE Berbantuan Media Video Tutorial Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pane, Miftah Kharidah; Zainal, Andri; Tua Sibarani, Choms Garry Ganda; Thohiri, Roza; Silalahi, Sondang Aida
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1958

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Self Organized Learning Environment berbantuan media video tutorial pada materi Administrasi pajak, khususnya PPh Pasal 21. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI AKL 1 SMK Swasta Dwitunggal Tanjung Morawa. Teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas belajar siswa dan tes hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model SOLE berbantuan media video tutorial mampu meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa di materi PPh Pasal 21. Hal ini ditunjukkan dari meningkatnya keterlibatan siswa selama pembelajaran dan hasil belajar siswa yang memperoleh tingkat persentase ketuntasan belajar. Oleh karena itu, model pembelajaran SOLE berbantuan media video tutorial ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran administrasi pajak.
Hubungan Efikasi Diri Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Siswa Kelas III-VI Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah Dasar Tunas Karya 1 Jakarta Marulitua, Daulat; Sianipar, Palima; Telaumbanua, Yusnidar
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1959

Abstract

Pendidikan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) berperan penting dalam pengembangan potensi intelektual, sosial, dan emosional siswa. Efikasi diri, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuan diri sendiri, dan motivasi belajar sebagai dorongan internal, diduga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan motivasi belajar terhadap prestasi siswa kelas III–VI SD Tunas Karya 1. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan regresi linear berganda. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas III–VI SD Tunas Karya 1, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur efikasi diri dan motivasi belajar, serta dokumentasi nilai prestasi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan koefisien korelasi R = 0,452, artinya 45,2% prestasi siswa dipengaruhi oleh efikasi diri. Motivasi belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan koefisien korelasi R = 0,550, memberikan kontribusi sebesar 55% terhadap prestasi siswa. Secara simultan, efikasi diri dan motivasi belajar menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi siswa dengan R = 0,832, menjelaskan 83,2% variasi prestasi siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan efikasi diri dan motivasi belajar sangat berperan dalam mendukung prestasi belajar siswa. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru dan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa.
Tingkatan Tarian Tor-Tor: Kajian Substansial Bagi Generasi Z Dalam Pendidikan Kristen Marulitua, Daulat; Putrokoesoemo, Renaldo; Majesty, Gilbert Timothy
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkatan dalam Tari Tor-Tor adat Batak dan relevansinya bagi Generasi Z dalam konteks Pendidikan Kristen. Generasi Z, yang lahir pada pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai tradisional di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Tari Tor-Tor bukan hanya tarian tradisional, tetapi juga sarat dengan nilai moral, sosial, dan filosofis yang terkandung dalam setiap gerakannya, mulai dari Partondion, Panggabean, Parsogahon, Manortor Bersama, hingga Pangurason. Nilai-nilai ini mencakup rasa hormat, syukur, tanggung jawab, kebersamaan, dan penyucian, yang sejalan dengan ajaran Pendidikan Kristen tentang pembentukan karakter moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research. Data dikumpulkan dari literatur berupa buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber pustaka lainnya terkait Tari Tor-Tor, Pendidikan Kristen, dan karakteristik Generasi Z. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menafsirkan makna filosofis dan simbolis dari setiap tingkatan Tari Tor-Tor serta implikasinya dalam pendidikan moral dan spiritual bagi generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Tor-Tor adat Batak adalah warisan budaya yang kaya akan nilai filosofis, moral, dan spiritual yang masih relevan bagi Generasi Z. Setiap tingkatan tarian, mulai dari Partondion hingga Pangurason, mengajarkan keberanian, rasa syukur, kebersamaan, dan hubungan manusia dengan sesama serta Tuhan. Dalam konteks Pendidikan Kristen, nilai-nilai ini dapat digunakan untuk membentuk karakter, moralitas, dan spiritualitas siswa. Meski tumbuh di era modern dengan pengaruh budaya global, pemahaman terhadap Tari Tor-Tor membantu Generasi Z mengenali dan menghargai identitas budaya mereka, sekaligus menemukan relevansi nilai-nilai tradisional dalam ajaran iman. Integrasi tari ini dalam Pendidikan Kristen memungkinkan siswa menginternalisasi kesucian hati, penghormatan terhadap leluhur, keberanian, kebersamaan, dan refleksi diri.
Inovasi Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Melalui Media Wordwall Lodi, Desliani Tandi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1961

Abstract

Penilaian pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan karena berfungsi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran dan perkembangan kompetensi peserta didik. Namun, dalam praktiknya, proses penilaian seringkali dipersepsikan sebagai kegiatan yang menegangkan, membosankan, dan kurang menarik, sehingga menurunkan motivasi serta partisipasi peserta didik. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi dalam pelaksanaan penilaian, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital. Salah satu media yang dapat digunakan adalah Wordwall, yaitu aplikasi game edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana pembelajaran dan penilaian yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Wordwall sebagai media inovatif dalam penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Kristen serta dampaknya terhadap minat dan keterlibatan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan yang dipadukan dengan pengalaman peneliti dalam menerapkan Wordwall pada proses penilaian. Data diperoleh melalui kajian literatur berupa buku dan jurnal nasional terakreditasi serta dokumentasi pengalaman peneliti dalam penggunaan Wordwall sebagai media penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall mampu menciptakan suasana penilaian yang lebih menyenangkan, interaktif, dan tidak menegangkan bagi peserta didik. Tampilan visual yang menarik, variasi template permainan, serta sistem penilaian otomatis membuat peserta didik lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti penilaian. Selain itu, Wordwall juga memberikan kemudahan bagi guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi penilaian secara objektif dan transparan. Dengan demikian, Wordwall dapat dijadikan sebagai alternatif media penilaian inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen, sekaligus menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi teknologi guna mendukung kualitas pembelajaran di era digital.
Gambaran Kepuasan Pernikahan Pada Wanita Yang Menikah Diusia Remaja Akhir Ditinjau Dari Teori Big Five Personality Traits Elawati, Silvia; Conia, Putri Dian Dia; Wibowo, Bangun Yoga
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1965

Abstract

Istilah adolescence atau remaja berasal dari bahasa Latin, yaitu adolescere (kata bendanya, adolescentia yang berarti masa remaja) yang mengandung arti berkembang atau beranjak dewasa. Menurut Hurlock awal masa remaja berlangsung mulai dari usia 13 tahun sampai 16 atau 17 tahun, dan masa remaja akhir bermula dari usia 16 atau 17 sampai 18 tahun. Kepuasan pernikahan adalah sebuah perasaan subjektif terkait rasa puas, bahagia, dan pengalaman menyenangkan yang dilakukan oleh pasangan suami istri terkait keseluruhan aspek dalam pernikahannya. Big five personality merupakan lima kategori sifat besar yang ada dalam diri seseorang, yang menunjukkan ciri khas individu itu sendiri. Lima kategori sifat ini terdiri dari neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness dan conscientiousness. Jenis penelitian yang digunakan yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek kepribadian memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan kualitas hubungan pasangan suami istri. Terdapat dua responden yang mengarah pada tipe kepribadian agreeableness dengan tingkat kepuasan pernikahan yang tinggi dan satu responden lainnya mengarah pada tipe kepribadian neuroticism dengan tingkat kepuasan pernikahan yang sedang.
Motivasi Belajar: Inovasi Pembelajaran Pai Dengan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition (CIRC) Pramugita, Michellona Erza; Fatoni, A.; Nur, Robiyah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) peserta didik SMP Negeri 31 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya motivasi belajar siswa, khususnya pada aspek ulet menghadapi kesulitan yang hanya mencapai 15% berdasarkan hasil pra-penelitian. Metode yang digunakan adalah quasi experimental design dengan model posttest-only control group design. Sampel ditentukan melalui simple random sampling, dengan kelas VII G sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan CIRC dan kelas VII J sebagai kelas kontrol dengan metode ceramah. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dengan 15 item pernyataan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,823). Analisis data menggunakan uji t-test pooled variance setelah memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penerapan CIRC terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, terutama pada aspek ulet menghadapi kesulitan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam diskusi, kerja sama kelompok, dan penyelesaian tugas. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan CIRC dalam pembelajaran PAI di tingkat SMP, yang umumnya masih didominasi metode konvensional. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa CIRC dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar PAI sekaligus memperkuat nilai kolaborasi, tanggung jawab, dan ketekunan siswa.
Pembelajaran Naritachi Sebagai Peningkat Kemampuan Menulis Kanji Kelas 11 SMKN 1 Boyolangu Badriawan, Ardika Sofi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, kevalidan, keefektifan, serta respon siswa terhadap penggunaan metode naritachi dalam pembelajaran kanji sebagai upaya meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas XI SMKN 1 Boyolangu. Metode naritachi digunakan sebagai strategi pembelajaran yang menekankan pada pemahaman struktur pembentukan kanji sehingga memudahkan siswa dalam mengingat dan menuliskannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode naritachi dapat diterapkan dengan baik dalam proses pembelajaran kanji. Selain itu, metode ini dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian ahli dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Dari segi efektivitas, penggunaan metode naritachi terbukti mampu meningkatkan kemampuan menulis kanji siswa secara signifikan. Respon siswa terhadap penerapan metode ini juga tergolong cukup positif, yang menunjukkan bahwa metode naritachi dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, metode naritachi dapat direkomendasikan sebagai alternatif metode pembelajaran kanji untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa.
Penerapan Metode Fonik dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Speech Delay di Klinik FQ Kabupaten Malang Hananingtyas, Silvianti; Wijayanti, Rina; Anggraini, Henni
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1974

Abstract

Bahasa dan bicara merupakan aspek penting dalam perkembangan anak karena tidak hanya menjadi sarana komunikasi tetapi juga sebagai dasar dalam perkembangan kognitif, sosial dan emosional anak. Di Indonesia, kasus speech delay menunjukkan prevalensi yang cukup tinggi sehingga intervensi yang tepat sangat diperlukan untuk menunjang perkembangan bicara anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode fonik dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada anak speech delay di Klinik FQ. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap partisipan penelitian dan terapis. Subjek penelitian merupakan anak dengan hambatan speech delay sejumlah satu anak. Proses terapi dimulai dari pengenalan bunyi huruf vokal, penggabungan bunyi konsonan-vokal, penggabungan suku kata, pembentukan kata sederhana, hingga penggunaan kata dalam konteks komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa metode fonik yang diterapkan secara sisteematis, bertahap, dan dalam suasana yang menyenangkan merupakan stategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bicara anak speech delay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode fonik memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak speech delay, terutama dalam aspek pengenalan bunyi bahasa, perbaikan artikulasi, peningkatan kemampuan vokal, pengayaan kosakata, serta peningkatan konsentrasi dua arah.
The Effectiveness Of Flashcard-Based Instruction In Enhancing English Vocabulary Mastery Among EFL Learners: A Systematic Literature Review Ilmah, Sofiyatul; Salsabila, Zahro; Purnama, Arif; Martiarini, Elyza
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1975

Abstract

Vocabulary mastery is a core component of English language proficiency, particularly for English as a Foreign Language (EFL) learners who have limited exposure to authentic language input. A lack of vocabulary knowledge often restricts learners’ ability to understand texts and communicate ideas effectively. One instructional strategy that has been widely applied to address this issue is flashcard-based instruction, which emphasizes repeated exposure and active recall to support vocabulary retention. This study aims to examine the effectiveness of flashcard-based instruction in enhancing English vocabulary mastery among EFL learners through a systematic literature review. The review follows the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines to ensure a transparent and systematic research process. Data were collected from peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025 and retrieved via Google Scholar. After the processes of identification, screening, and eligibility assessment, 30 relevant studies were selected for analysis. The findings reveal that flashcard-based instruction has a positive impact on learners’ vocabulary development, with digital flashcards showing higher effectiveness due to the integration of multimedia features and spaced repetition systems. The study concludes that flashcard-based instruction is an effective and practical approach for improving English vocabulary mastery in EFL contexts.
Persepsi Siswa Sebagai Indikator Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Di Sekolah Menengah Kejuruan Habibah, Siti Aqilah; Nurmasitah, Sita
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1978

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik serta mendukung keberlangsungan proses pendidikan di sekolah. Keberhasilan implementasi program ini tidak hanya ditentukan oleh indikator objektif, tetapi juga oleh persepsi siswa sebagai penerima manfaat langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa sebagai indikator evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 32 siswa kelas X jurusan Kuliner di SMK Mataram Semarang melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 26 pernyataan yang diadopsi dari penelitian terdahulu dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 81,25% siswa memiliki persepsi dalam kategori baik dan 18,75% berada dalam kategori cukup, tanpa adanya persepsi kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa menilai program MBG relevan, bermanfaat, dan mendukung kenyamanan serta kesiapan belajar di lingkungan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa persepsi siswa dapat digunakan sebagai indikator evaluatif dalam menilai kualitas pelaksanaan program MBG.