cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
jkip.almatani@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
jkip.almatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaharudin Nst, Komplek UIR, Pekanbaru-Riau, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 27745074     EISSN : 27750531     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles 491 Documents
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Model Discovery Learning Pada Peserta Didik Disabilitas Daksa Kelas 1 Simanullang, Aston Abraham; Nurhastuti, Nurhastuti; Iswari, Mega; Tsaputra, Antoni
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2002

Abstract

Discovery Learning model for first-grade students with physical disabilities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted at SLB Negeri Pematang Siantar. The research subjects consisted of three first-grade students with physical disabilities, identified as PS, GH, and BH. Based on the initial assessment, the students’ early reading abilities were categorized as low, with achievement percentages of 30% for PS, 30% for GH, and 30% for BH. The study was carried out in two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The observation results in Cycle I indicated an improvement in early reading skills, with PS achieving 45%, GH 50%, and BH 40%. Furthermore, a more significant improvement was observed in Cycle II, with achievement percentages increasing to 80% for PS, 80% for GH, and 75% for BH. Data were collected through observation using an early reading skills assessment sheet, while data analysis was conducted using descriptive quantitative techniques by comparing achievement results across cycles. The findings demonstrate that the application of the Discovery Learning model is effective in enhancing early reading skills among first-grade students with physical disabilities. These results indicate that learning activities emphasizing active student engagement in independently discovering concepts can optimally improve motivation, comprehension, and learning outcomes in accordance with the characteristics of students with physical disabilities.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1 Sampai 10 Melalui Vidio Pembelajaran Animasi Bagi Anak Disabilitas Intelektual Ringan Sijabat, Savendi; Iswari, Mega; Nurhastuti , Nurhastuti; Taufan, Johandri
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2003

Abstract

This study aimed to improve the ability to recognize number symbols from 1 to 10 through the use of animated learning videos for children with mild intellectual disabilities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted at SLB Negeri Simalungun. The research subjects consisted of three students with mild intellectual disabilities, identified by the initials RP, RS, and K. Based on the initial assessment, the students’ ability to recognize number symbols was categorized as low, with achievement percentages of 20% for RP, 30% for RS, and 40% for K. The study was carried out in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results of observations in Cycle I showed an improvement in students’ ability to recognize number symbols, with RP achieving 50%, RS 60%, and K 60%. Furthermore, in Cycle II, students’ abilities increased significantly, with RP reaching 80%, RS 90%, and K 90%. Data were collected through observation using an assessment sheet of number symbol recognition skills, while data analysis was conducted using descriptive quantitative analysis by comparing the results between cycles. The findings indicate that animated learning videos are effective in improving the ability to recognize number symbols from 1 to 10 among children with mild intellectual disabilities. This study confirms that the use of engaging and visual learning media that align with the learning characteristics of children with mild intellectual disabilities can effectively enhance students’ attention, understanding, and learning outcomes.
Implementasi Manajemen Dan Inovasi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Negeri 2 Manado Wakur, Neiles; Usoh, Elni J.; Mongdong, Romi J.
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2005

Abstract

Penelitian ini fokus menganalisis bagaimana pengelolaan di sekolah, ide baru dari guru, dukungan atasan dan guru BK, serta dampaknya pada mutu belajar di SMP Negeri 2 Manado. Hasilnya memperlihatkan bahwa tata kelola sekolah dilakukan dengan cara melibatkan semua orang, saling dukung, dan transparan dengan cara melibatkan dari bawah, sehingga guru leluasa ikut andil dalam merancang dan menjalankan program sekolah. Guru mulai memakai cara belajar yang lebih hidup dan memanfaatkan betul media digital, ditambah penilaian pakai lembar penilaian kemampuan dan rekaman digital. Perubahan ini berdampak baik pada semangat, keaktifan, dan hasil belajar murid. Dorongan dari kepala sekolah dan guru BK berupa penyediaan sarana, pelatihan, serta bimbingan ke siswa menciptakan lingkungan sekolah yang mendorong munculnya ide baru. Walaupun ada beberapa masalah seperti waktu yang sempit, keterbatasan sarana TIK, dan beda kemampuan guru, sekolah mampu menanganinya lewat pelatihan, perbaikan sarana, dan gotong royong internal. Kesimpulannya, cara sekolah dikelola dengan melibatkan guru dan inovasi mereka sangat berarti dalam memajukan mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Manado.
Pengaruh Penggunaan Media Nearpod Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Di Fase E Kelas X SMA GKPI Padang Bulan Medan Damanik, Sonya Apriyanti; Sitorus, Pontas Jamaluddin; Saragih, Renita Br.
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Nearpod Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Di Fase E Kelas X  SMA GKPI PADANG BULAN MEDAN. Penelitian ini menggunakan Proyek ( Project Based Learning) One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-2 berjumlah 27. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelas sebagai kelas pretest dan posttest. Teknik anlisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis, setelah itu dilakukan penelitian untuk kelas  Pretest dan Kelas Posttest Design dengan menggunakan Model Pembelajaran  Nearpod   diperoleh nilai rata-rata dalam kemampuan menulis pada materi teks eksposisi sebelum menggunakan media pembelajaran Nearpod adalah 47,46 berkategori kurang dengan standar Deviasi 13,60 dan nilai rata-rata pada post-test 80,64 dengan standar devisiasi 13,72. Hasil uji prasyarat kelas pretest dan posttest menyatakan sampel berdistribusi normal dan homogen maka nilai tersebut akan dikonsultasikan dengan tabel taraf signifikan  5% dengan dk = (N1+N2)-2 = (27+27)-2 = 52. Dengan melihat nilai ttabel diperoleh nilai ttabel 5% = 1,67. Oleh sebab itu, diperoleh thitung > ttabel (8,86 > 1,67). Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesi H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima.
Efektivitas Teknik Reinforcement Negatif Dalam Mengurangi Perilaku Agresif Motorik Pada Anak Dengan Gangguan Emosional Dan Perilaku Herlina, Gusria; Marlina, Marlina; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Safaruddin, Safaruddin; Handayani, Endang Sri
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1993

Abstract

This study was conducted to address aggressive motor behavior in the form of hitting exhibited by a ninth-grade student with emotional and behavioral disorders (EBD) at Aisyiyah Sijunjung. The behavior occurred spontaneously, repeatedly, and frequently during learning activities, disrupting the learning process and social interactions. The purpose of this study was to examine the effectiveness of negative reinforcement techniques in reducing the frequency of aggressive motor behavior. The research subject consisted of students with EBD, with one student selected as the subject using purposive sampling. The study employed a single subject research (SSR) method with an A-B-A design. Data were collected through direct observation using frequency recording and supported documentation. Data analysis was carried out using visual graphical analysis, focusing on changes in trend direction, level, variability, and overlap between phases. The findings indicated that the frequency of hitting behavior decreased from an average of 7.25 times per session during the initial baseline phase (A1) to 3.67 times during the intervention phase (B), and further declined to 1.8 times during the final baseline phase (A2), with a 0% overlap. The results conclude that negative reinforcement techniques are effective in reducing aggressive motor behavior in students with emotional and behavioral disorders.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Silaba Berbasis Presentasi Interaktif Pada Murid Dengan Hambatan Intelektual (Single Subject Research Di SLB Autisma YPPA Solok) Kurniawati, Synta; Tsaputra, Antoni; Marlina, Marlina; Arnez, Gaby; Yulia Nasri, Yosa
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2014

Abstract

Penelitian ini diangkat berdasarkan kondisi seorang murid yang mengalami hambatan dalam kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan kemampuan membaca awal yang dialami murid hambatan intelektual kelas X di SLB Autisma YPPA Solok, khususnya dalam membaca kata berpola KV-KVK. Selain itu kajian ini difokuskan dalam menganalisis peningkatan kemampuan membaca awal menggunakan metode silaba berbasis presentasi interaktif. Pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A digunakan sebagai metode eksperimen dalam penelitian ini. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes membaca, serta analisis data dipaparkan melalui grafik dengan mencakup analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Pada fase baseline (A1) dilaksanakan tiga sesi menunjukkan kondisi data tidak stabil. Pada tahap intervensi (B) yang dilaksanakan selama tujuh sesi, data menunjukkan adanya peningkatan dengan persentase yang bervariasi. Selanjutnya fase baseline (A2) yang dilaksanakan tiga sesi data kembali menunjukkan kondisi stabil. Berdasarkan temuan yang diperoleh bahwa penggunaan metode silaba yang dipadukan dengan presentasi interaktif mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan pola KV-KVK pada murid dengan hambatan intelektual.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Metode Fernald Bagi Disabilitas Intelektual Ringan Sinaga, Rindu; Iswari, Mega; Damri, Damri; Safaruddin, Safaruddin; Zulpiani, Mardhatillah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2015

Abstract

This study aimed to improve early reading skills through the implementation of the Fernald method among third-grade students with mild intellectual disabilities at SLB Negeri Pematang Siantar. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of two students with mild intellectual disabilities, identified as IA and AM. Based on the initial assessment results, the students’ early reading abilities were classified as low, with achievement percentages of 30% for IA and 25% for AM. The implementation of Cycle I showed an improvement in early reading skills for both students, with IA and AM each achieving 45%. Furthermore, a more significant improvement was observed in Cycle II, where IA achieved 80% and AM achieved 75%. Data were collected through observations using an early reading skills assessment checklist, while data analysis was carried out using descriptive quantitative techniques by comparing students’ achievement levels across cycles. The findings indicate that the application of the Fernald method was effective in improving early reading skills among students with mild intellectual disabilities. These results suggest that reading instruction employing a multisensory approach—integrating visual, auditory, kinesthetic, and tactile modalities—can enhance students’ motivation, comprehension, and early reading outcomes in accordance with the characteristics of learners with mild intellectual disabilities.
Media Permainan Ular Tangga Adventure sebagai Inovasi Pembelajaran Materi Thaharah dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar Peserta Didik Kelas VII MTs Negeri 1 Kolaka Yanti, Susi Sri; Akbar, Muhammad; Iqbal, Muh.
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman belajar siswa pada pembelajaran Fikih materi thaharah melalui penggunaan media permainan Ular Tangga Adventure di kelas VII MTs Negeri 1 Kolaka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan Ular Tangga Adventure mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep thaharah, motivasi belajar, serta interaksi sosial antar siswa. Selain itu, media ini juga memperkuat pengalaman nilai dan kesadaran keagamaan melalui refleksi praktik bersuci dalam kehidupan sehari-hari. Analisis tematik menghasilkan empat tema utama, yaitu pengalaman kognitif, afektif, sosial, dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media permainan edukatif Ular Tangga Adventure efektif menciptakan pengalaman belajar Fikih yang bermakna dan partisipatif.
Komunikasi Interpersonal Sumbang Duo Baleh Dalam Karya Musik “Tigo” Palindo, Frendy Satria; Aulya, Vinna; Rosalina, Venny
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2018

Abstract

Fenomena sumbang duo baleh merupakan sistem nilai yang dibangun dalam merespons sikap dan tingkah laku generasi penerus terutama perempuan dalam budaya adat Minangkabau. Tujuan dari penelitian ini dimana nanti tidak terjadi kesalahpahaman komunikasi interpersonal sumbang duo baleh dalam beberapa karya yang akan disajikan oleh para seniman dan dirangkumlah dalam karya musik “Tigo” ini. Fokus karya ini dari konteks Fenomena sumbang duo baleh sebagai prinsip dalam mengatur cara berprilaku menurut norma dan ketentuan yang berlaku bagi perempuan di Minangkabau dalam bentuk ekspresi simbolik maka pengalaman tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dalam upaya mendapatkan data pada wilayah emik minangkabau. Sehingga Proses penciptaan karya musik tidak akan pernah lepas dari sebuah penelitian secara langsung karena kelahiran dari musik tidak hanya mengandalkan sebatas imajinasi saja namun keadaan masyarakat di Minangkabau, sehingga subjek harus tertuang juga dalam konstruksi imajinasi yang sangat dekat dengan fenomena masyarakat sendiri, maka dari itu penciptaan karya ini dinamakan dengan Karya Musik “Tigo”, yang terdiri dari tiga elemen utama, dan memiliki peran signifikan dalam menstrukturkan komunikasi dalam Sumbang Duo Baleh. Elemen-elemen ini, yang dapat meliputi struktur melodi, lirik, dan interaksi antar musisi (atau dua penyanyi/instrumen), berfungsi sebagai saluran untuk pesan-pesan yang lebih dalam, baik untuk diri sendiri (intrapersonal) maupun untuk hubungan sosial dalam masyarakat (interpersonal).
How Instructional Leadership Supports and Influences Teacher Professional Development? Hafizah, Aidah Nur; Kasmaini, Kasmaini
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2020

Abstract

This study investigates how instructional leadership supports teacher professional development and how it influences teachers’ motivation and classroom performance. Using a qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews with three participants: a school principal, a senior teacher, and an early-career teacher. The findings show that instructional leadership is enacted through clear communication of instructional goals, participatory decision-making, consistent supervision, constructive feedback, and facilitation of professional development activities. These practices help teachers engage more deeply in professional learning and strengthen their instructional capacity. The results also reveal that supportive leadership enhances teacher motivation by providing recognition, emotional encouragement, and opportunities for autonomy, which in turn improves teachers’ confidence and classroom performance. The study concludes that strong instructional leadership plays a vital role in shaping teacher learning and motivation, ultimately contributing to improved instructional quality in schools. Recommendations include enhancing leaders’ coaching skills and strengthening collaborative learning structures to better support teacher development.