cover
Contact Name
Syafryadin
Contact Email
syafryadin@unib.ac.id
Phone
+6285256498365
Journal Mail Official
jurnalpengabdianmpbing@gmail.com
Editorial Address
JL.RAYA KANDANG LIMUN POST CODE: 38123
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 27746194     EISSN : 27743667     DOI : http://doi.org/10.33369/jurnalinovasi
Core Subject : Education, Social,
JURNAL INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT PENDIDIKAN ADDITIONAL MENU EDITORIAL TEAM PEER REVIEWER PEER REVIEW PROCESS PUBLICATION ETHICS FOCUS AND SCOPE AUTHOR GUIDELINES OPEN ACESS POLICY COPYRIGHT NOTICE ONLINE SUBMISSION TEMPLATE Hasil gambar untuk template icon VISITORS StatCounter - Free Web Tracker and Counter JIPMP Visitor TOOLS Crossref Member Badge Journal Help USER Username syafyadin Password ••••••••• Remember me NOTIFICATIONS View Subscribe LANGUAGE Select Language English JOURNAL CONTENT Search Search Scope All Browse By Issue By Author By Title Other Journals FONT SIZE Make font size smallerMake font size defaultMake font size larger INFORMATION For Readers For Authors For Librarians KEYWORDS Bee pollen, Biskuit, Pangan fungsional Big Book, Karakteristik, Keterampilan, Kognitif, Media Pembelajaran Bimtek Blended Learning, English Proficiency, TOEFL Brownies, Modified Cassava Flour, Produk Pangan, Ubi Kayu Democracy, Election, Beginner Voters, Political Education English ability Islamic FEFAC Karya ilmiah Labanu Village, Geological Map, Development Acceleration Mendeley PTK Pelatihan Pengelola sitasi dan referensi Tourism, Economy, Programs, Syari Beach. bahan ajar cerita, storytelling, Whatsapp Group kajian pustaka, genre-based method, artikel jurnal internasional, guru professional keterampilan membaca media pemanfaatan teknologi, google classroom, Pembelajaran Jarak Jauh HOME ABOUT LOGIN REGISTER SEARCH CURRENT ARCHIVES ANNOUNCEMENTS Home > About the Journal > Editorial Policies EDITORIAL POLICIES Focus and Scope Section Policies Peer Review Process Publication Frequency Open Access Policy Archiving Publication Ethics and Malpractice Statement Subscribe Policy Indexing and Abstracting Author Fees Author Guidelines Open Access Policy Screening for Plagiarism Copyright Notice FOCUS AND SCOPE The aim of this journal is to publish community service articles that explore the application of any field in education. This journal focuses on education practices. The article could be written in Indonesian or English. Sub topics can be as follows: 1. English Education 2. Language Education 3. Social Education 4. Natural Science Education 5. Primary Education 6 Sports Education 7. Educational Management 8. Technology of Education 9. Other fields of education
Articles 87 Documents
Penguatan Kompetensi Guru PAUD melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Munawar, Muniroh; Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah; Luthfy, Perdana Afif; Nursyahbani, Coryza; Sary, Oktavia Indah Permata
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i1.44530

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fase emas perkembangan yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Namun, di sejumlah wilayah Indonesia, layanan PAUD masih menghadapi tantangan serius, seperti rendahnya kompetensi guru, minimnya fasilitas, dan kurangnya dukungan kelembagaan, sehingga pembelajaran cenderung bersifat dangkal (surface learning). Urgensi kegiatan ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam merancang pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan menyenangkan sesuai prinsip mindful learning. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan kapasitas guru PAUD desa melalui penerapan model pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis kesadaran, kebermaknaan, dan kegembiraan. Metode pelaksanaan meliputi workshop interaktif, simulasi perencanaan, pendampingan implementasi kelas, dan asesmen formatif-reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi pedagogis guru, pergeseran pendekatan dari instruksional ke fasilitatif, serta meningkatnya partisipasi aktif anak. Anak tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga mengaitkan konsep dengan kehidupan sehari-hari, menerapkannya dalam proyek tematik, dan merefleksi pengalaman belajar. Program ini membuktikan bahwa deep learning mampu memperkuat keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) sejak dini serta dapat direplikasi di satuan PAUD lain dengan penyesuaian konteks lokal.
Pelatihan Penggunaan Bahasa Melayu dalam Cerita Rakyat untuk Pengenalan Budaya Pontianak Perdina, Siska; Dias Khairina Sabila; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; Miranda, Dian; Amalia, Annisa; Ramadhani, Ariyani
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i1.43737

Abstract

Pelatihan penggunaan bahasa Melayu melalui cerita rakyat untuk pengenalan budaya Pontianak dirancang dalam kerangka penguatan identitas lokal dan peningkatan literasi budaya mahasiswa, sebagai respons terhadap kebutuhan pengajaran yang responsif terhadap budaya dalam pendidikan anak usia dini. Tujuan utamanya adalah membekali calon pendidik anak usia dini dengan keterampilan mengintegrasikan bahasa Melayu dan cerita rakyat ke dalam pembelajaran kontekstual. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik, kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: diskusi kelompok terfokus bersama tokoh budaya, pelatihan pedagogis, dan lokakarya kreatif. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengembangkan pemahaman yang kuat tentang pentingnya pelestarian budaya lokal. Data kuesioner menunjukkan bahwa 92% peserta mengalami peningkatan minat yang signifikan terhadap bahasa Melayu, sementara 85% mencatat peningkatan keterampilan bercerita, khususnya dalam modulasi suara, penyusunan narasi, dan penggunaan kosakata khas budaya. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap pengembangan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Melayu dan menyajikan konten budaya kepada audiens yang beragam. Seluruh peserta (100%) menyatakan bahwa kegiatan ini relevan dengan kebutuhan profesional mereka dan menunjukkan minat untuk mengikuti program serupa di masa mendatang. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan penguasaan kosakata dan kurangnya kebiasaan menggunakan bahasa Melayu di kalangan peserta non-Melayu. Meskipun demikian, penggunaan cerita rakyat terbukti menjadi pendekatan pedagogis yang efektif untuk menyampaikan nilai moral, narasi budaya, dan pendidikan karakter dalam konteks pembelajaran anak usia dini. Integrasi pendekatan berbasis budaya lokal dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan keterampilan komunikasi, tetapi juga berperan penting dalam membentuk identitas budaya generasi muda. Temuan ini menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat berbasis budaya dapat menjadi strategi yang relevan dan berkelanjutan untuk pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Digital QR (Quick Response) Code Bagi Guru-Guru di SMAN 8 Bengkulu Kasmaini, Kasmaini; Zahrida, Zahrida; Kurniawan, Ildi; Riswanto, Riswanto; Rahayu, Putri; Anggita Putri, Adesti; Amelia, Tera
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i1.31319

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berjudul “Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Digital QR (Quick Response) Code Bagi Guru-Guru Di SMA 8 Bengkulu” Kota Bengkulu. Pengabdian ini bersifat bimbingan dan pengarahan serta pelatihan bagi guru - guru yang mengajar semua mata pelajaran di SMA 8 kota Bengkulu yang beralamat di Pematang Gubernur kecamatan Muara Bangkahulu kota Bengkulu. Ada 20 orang guru dan 2 orang wakil kepala sekolah yang mengikuti kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah yang diwakili oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum lalu dilanjutkan dengan presentasi tentang apa itu kode bar (QR Code) dan cara mengunduh aplikasi QR Code serta cara membuat QR Code. Pelatihan ini berlangsung sekitar 2 jam di Laboratorium komputer SMA 8 Kota Bengkulu. Di acara ini terjadi juga diskusi antara penyaji dan guru. Mereka pada umumnya antusias mengikuti pelatihan ini. Hal ini terlihat dari setiap peserta langsung mencoba dan membuat QR code untuk materi mereka. Ada beberapa guru langsung mengirim tugas dari ruang pelatihan tersebut ke grup whatsapp kelasnya. Mereka sangat berterima kasih dengan ilmu baru ini dan sangat mudah diterapkan. Video kegiatan pelatihan penggunaan media pembelajaran Digital QR Code bagi guru – guru di SMA 8 kota Bengkulu juga sudah diunggah di youtube.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru PAUD melalui Pelatihan Pengembangan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Buku Anak Muis, Azizah; Eriva Syamsiatin; Nurjannah; Endah Windiastuti
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i2.44550

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pelatihan perencanaan pembelajaran berbasis buku anak usia dini. Permasalahan yang dihadapi guru PAUD nonformal di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur meliputi rendahnya pemanfaatan buku anak sebagai sumber belajar utama serta keterbatasan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan keaksaraan awal. Kegiatan ini melibatkan 21 guru PAUD, dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi program dilakukan menggunakan pretest-posttest dan angket kepuasan peserta. Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep perencanaan pembelajaran berbasis buku, Hasil angket menunjukkan bahwa 81% peserta menyatakan materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan praktik di lapangan, 76,2% menyatakan materi mudah dipahami dan dapat diimplementasikan dalam perencanaan pembelajaran, serta 66,7% menyatakan pelatihan memberikan inspirasi dalam pengembangan praktik keaksaraan awal di kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berkontribusi dalam memperkuat kompetensi pedagogik guru, meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, dan mendorong pemanfaatan buku sebagai sumber belajar utama. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan PAUD, khususnya pada satuan PAUD nonformal dengan keterbatasan sumber daya.
Pendampingan Berbasis Pembelajaran Partisipatif dalam Penguatan Karakter Muslimah Visioner pada Santriwati melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Farida, Khusna Farida; Makhzuniyah, Minhah; Al Fauzany, Arini Nurillah
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i2.45437

Abstract

Remaja muslimah saat ini menghadapi berbagai tantangan besar di tengah kemajuan teknologi dan arus globalisasi. Identitas keislaman kerap kali diuji oleh budaya populer dan media sosial yang mempromosikan gaya hidup bebas, konsumtif, dan individualistik. Banyak siswi SMP dan SMA mulai kehilangan arah dan rasa bangga terhadap identitas keislamannya, sehingga krisis karakter pun tak terhindari. Minimnya pembinaan karakter berbasis Islam menyebabkan munculnya masalah sosial seperti pergaulan bebas, rendahnya rasa percaya diri, bullying, hingga penurunan prestasi. Oleh karena itu, perguruan tinggi sebagai bagian dari masyarakat memiliki kewajiban terhadap pembentukan karakter remaja muslim melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). PkM ini merupakan sosialisasi yang melibatkan pemaparan materi, refleksi pribadi, dan dialog terbuka guna membentuk pengalaman belajar yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan spiritual peserta. Peserta kegiatan ini adalah santriwati Pondok Pesantren Modern (PPM) Darunnajat yang berjumlah 460 dengan rentang usia 12-18 tahun. Kegiatan ini menggunakan pendekatan interaktif dan aplikatif dengan membuat life roadmap mencakup visi santriwati sebagai muslimah era modern, target-target yang ingin dicapai, dan upaya konkret yang akan dilakukan. Hasil PkM ini menunjukkan jika 7 di antara 10 santriwati mampu membuat life roadmap dengan karakter percaya diri, optimis, dan visioner. Adapun 3 di antara 10 masih ragu menentukan life roadmap-nya karena sikap pesimisme dan rendah diri terhadap potensi diri. Kegiatan ini meningkatkan karakter percaya diri, optimis, dan visioner peserta dalam menentukan life roadmap dan menghadapi tantangan sosial pada remaja di era modern, serta meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai seorang muslimah visioner di era modern.
Edukasi Seksual Berbasis Nilai Islami di Sekolah Inklusi MI Tarbiyatul Aulad Kabupaten Semarang Rahma Ramadani, Kurni; Muhammad Zacky Ramadhani; Naila Humnati Rosyidah; Dewi Mey Sintawati; Farhan Syidik Fadlillah; Purnomo
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i1.44682

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan pengabdian di MI Tarbiyatul Aulad yang memiliki tujuan peningkatan pemahaman siswa terkait area pribadi serta sentuhan baik-tidak baik. Latar belakang dari kegiatan pelatihan ini adalah adanya keluhan dari para guru serta siswa di MI Tarbiyatul Aulad terkait perilaku anak PDBK yang memiliki kematangan seksual melampaui usia fisiknya sehingga meresahkan warga MI. Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: 1) survei dan pengumpulan data, 2) menentukan tema pengabdian, 3) persiapan materi kegiatan, 4) edukasi, dan 5) evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) kegiatan survei dan pengumpulan data di lokasi pengabdian berjalan lancar, 2) menentukan tema pengabdian di MI Tarbiyatul Aulad, yaitu edukasi seksual berbasis nilai-nilai islami, 3) materi pengabdian berupa modul edukasi seksual berbasis nilai-nilai islami dan video animasi sentuhan baik-tidak baik, 4) kegiatan edukasi dilakukan dengan metode ceramah, dan 5) siswa memiliki pemahaman mendasar tentang bab seksual, khususnya batasan area pribadi serta sentuhan baik-tidak baik.
Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMP melalui Pelatihan Penerapan Deep Learning Approach Yunita, Wisma; Maisarah, Ira; Jayanti, Fernandita; Safnil; Andriani, Fitri Ade; Waniza, Hilwa; Nindilla Darwifa, Nasywa; Eraz Ratu Saddina, Siti
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i2.45766

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna, sadar, dan menyenangkan agar kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi dapat berkembang secara optimal. Di Kota Bengkulu, banyak guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama belum mempraktikkan pendekatan pembelajaran mendalam secara sistematis, sehingga diperlukan penguatan kompetensi melalui program peningkatan kapasitas yang terarah. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Bahasa Inggris sesuai dengan semangat kurikulum nasional. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan tatap muka yang mencakup tahap persiapan, penyampaian materi, contoh penerapan di kelas, diskusi, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test disertai refleksi terstruktur terhadap rencana implementasi di sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang konsisten pada sebagian besar indikator, penguatan kemampuan merancang pembelajaran yang relevan dengan pengalaman peserta didik, serta komitmen peserta untuk menerapkan rancangan, media, dan aktivitas berbasis pengalaman nyata di kelas. Temuan kualitatif menegaskan perubahan perspektif guru ke arah peran fasilitator yang menumbuhkan keterlibatan dan refleksi belajar peserta didik. Disimpulkan bahwa pelatihan yang efektif memperluas wawasan pedagogik dan keterampilan aplikatif guru, serta direkomendasikan keberlanjutan melalui pendampingan di sekolah dan penguatan integrasi teknologi pembelajaran agar penerapannya menjadi konsisten dan berdampak luas.