cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mangga RT 09 RW 02, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Published by Sagamedia Indo Press
ISSN : 28281616     EISSN : 28281608     DOI : https://doi.org/10.53801/jpmsk
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas (JPMSK), specifically focuses on the main problems in the development of the science of public services as follows: 1. Community Services, Communities, Local Food Security; 2.Community Empowerment, Social Access; 3. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 4. Education for Sustainable Development 5. Less Advanced Areas;
Articles 61 Documents
Stop Bullying, Jaga Kesehatan Mentalmu dan Budayakan Sikap Menghargai Pramudita, Widya Rachma; Rindu, Rindu; Fathan, Fadhillah; Ilhamsyah, Aldi; Ramadhani, Alicia Hera; Yuniarti, Arum Tri; Karepesina, Juliyanti; Fardyanti, Nadhir Saffana Tedja; Nurkarimah, Resa; Syuni, Ridho Maulyza Tryas; Aranda, Rizky; Habibah, Salma Putri; Putri, Sonia Wahyu Amanda; Aisyah, Tiara Safa; Purnama, Muhammad Gian; Mony, Sara; Daeli, Perdamaian; Laleda, Miranti Blandin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i2.178

Abstract

Pendahuluan: Perundungan, atau bullying, adalah masalah global termasuk di Indonesia. Menurut Survei Kesehatan Pelajar Berbasis Sekolah Global (GSHS) tahun 2015, sekitar 20,6% siswa melaporkan pengalaman menjadi korban bullying. Dalam konteks ini, permasalahan yang muncul adalah kurangnya kesadaran terhadap bullying dan dampaknya. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pendekatan komprehensif, melibatkan semua komponen sekolah dan melibatkan program-program pendidikan yang menekankan nilai-nilai seperti menghormati perbedaan, empati, dan resolusi konflik sehat. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan masalah tersebut melalui penyuluhan kepada siswa, guru, orang tua, dan tenaga pendidik. Metode: Metode yang digunakan adalah Pendidikan Masyarakat. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan masalah tersebut melalui penyuluhan dengan teknik-teknik seperti ceramah, diskusi, dan penggunaan media visual, diharapkan peserta dapat memahami dampak bullying dan cara-cara untuk mencegah serta menangani situasi tersebut. Digunakan juga kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Pengumpulan data yang dilakukan dari data primer (kuesioner berbentuk soft file) menggunakan google form. Data diolah dan dianalisis menggunakan MS. Office. Hasil: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner angket melalui google form, didapatkan hasil pada sebelum dilakukan penyuluhan paling banyak peserta mendapat nilai 100 hanya Sebanyak 3 Orang peserta (3,1%) dan setelah dilakukan penyuluhan terdapat perubahan perolehan nilai berawalan 3 orang peserta manjadi 41 (43,1%) peserta. Kesimpulan: Penyuluhan tentang Bullying dan Kesehatan Mental berhasil meningkatkan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kolaborasi antara tenaga kesehatan masyarakat, pihak sekolah, dan siswa telah membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap isu-isu yang disampaikan.
Meningkatkan Literasi Membaca melalui Inisiatif Taman Baca dan Workshop Literasi di kelurahan Cipondoh Nargis, Nargis; Putra, Aidil Syah; Gunawan, Yudhie Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i2.200

Abstract

Latar   belakang: Kegiatan pengabdian masyarakat ini didorong oleh rendahnya minat baca di kalangan anak-anak usia sekolah. Membaca adalah salah satu indikator penting yang menentukan kemampuan seseorang dalam mengakses dan memanfaatkan informasi. Tujuan: Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca anak-anak usia sekolah dengan cara mendirikan taman baca di RT 03, yang dilakukan oleh mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam program KKN Cipondoh. Metode:  Pendirian taman baca dan penyelenggaraan workshop literasi membaca untuk meningkatkan minat baca anak dilakukan oleh mahasiswa KKN Cipondoh bersama dosen-dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang. Workshop literasi membaca untuk menumbuhkan minat baca anak-anak diadakan oleh dosen pembimbing lapangan dan koordinator DPL secara langsung pada tanggal 07 September 2023, bertepatan dengan acara penutupan KKN Cipondoh. Peserta pengabdian ini adalah RT 03 dan RW 01 Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh. Hasil: Setelah mengikuti pengarahan dalam workshop yang dihadiri oleh pejabat kelurahan, masyarakat, dan anak-anak berusia 5-15 tahun, mereka sangat antusias menyambut taman baca tersebut. Mereka segera mulai membaca setelah taman baca diresmikan oleh kelurahan, dosen, dan mahasiswa KKN Cipondoh. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini sukses meningkatkan literasi membaca di kalangan masyarakat Kecamatan Cipondoh, Tangerang, melalui inisiatif Taman Baca berbasis komunitas. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membaca dan pembelajaran sepanjang hayat.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Diabetes Melitus pada Siswa SMA Kartika VIII-1 Jakarta Rindu; Rahma Yeni; Reza Anggun Putri Ambarwati; Adinda Riska Romadloniyah Putri; Amanda Putri Dwi Rahmanti Diponegoro; Putri Azzahra; Intan Dwi Cahya; Erlya Zahra; Nadya Darmadi; Mizan Hafidh Al-Hamdy; Nazwa Shakila Alisa Putri; Septiana Putri Aulia; Siti Oriza Sativa; Tety Hartanti; Xyaqwa Dexta Zyawala; Surlina Gulo; Rafif Dhia Permana; Suminingsih; Taqiyatul Basoriyah; Yosef Dimas Andryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i3.204

Abstract

Latar belakang: Analisis situasi menunjukkan bahwa berdasarkan data Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta seluruh penduduk di DKI Jakarta dilaporkan terdapat 300.422 penderita DM, meningkat dari temuan tahun 2020 yakni 233.918 penderita. Prevalensi DM di DKI Jakarta adalah 2,68%, prevalensi berkisar antara 2,38 – 3,42 %. Tujuan: Memberikan dukungan kepada siswa setempat agar bisa memiliki pemahaman tentang diabetes melitus secara umum, seperti definisi diabetes melitus, penyebab, tanda dan gejalanya, serta cara penanganannya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif serta analisa data dilakukan dengan mencari nilai rata-rata pada data pre-test dan post-test. Tehnik sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu sampel yang terkumpul adalah 29 untuk siswa SMA Kartika VIII-1. Kuesioner yang digunakan adalah 10 item pertanyaan pilihan ganda. Hasil: Promosi kesehatan berupa penyuluhan dan diskusi tanya jawab mempunyai pengaruh dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan mendapatkan informasi terbaru seputar Diabetes Melitus. Kesimpulan: Sesuai dengan hasil pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan tentang penyakit Diabetes Melitus pada siswa siswi di SMA Kartika VIII-1 Jakarta.
Pendidikan Kesehatan Dan Skrining Pada Klien dengan Hipertensi Sihombing, Enna Rossalina; Astriani Hardayati, Yunita; Andang Ides, Stefanus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i3.214

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg yang diukur dua kali dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat. Gangguan mental emosional sering ditemukan pada pasien hipertensi, dengan prevalensi mencapai 20–50%. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pasien hipertensi melalui edukasi tentang manajemen stres dan pelatihan teknik relaksasi otot progresif. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran kepatuhan penggunaan obat, dan pengkajian status kesehatan jiwa menggunakan kuesioner SRQ-29 pada 75 peserta yang sebagian besar berusia dewasa tua dan lansia. Penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi, manajemen stres, dan pelatihan teknik relaksasi otot progresif diberikan untuk menurunkan tingkat stres peserta. Hasil: Sebagian besar peserta berusia >54–64 tahun (76,2%), berjenis kelamin perempuan (65,1%), tidak bekerja/pensiunan (93,7%), dan berpendidikan SMA (60,3%). Prehipertensi ditemukan pada 38,1% peserta, sedangkan 84% tidak patuh mengonsumsi obat. Sebanyak 15 peserta mengalami gangguan mental emosional. Kesimpulan: Teknik relaksasi otot progresif serta kepatuhan dalam penggunaan obat efektif sebagai upaya pengelolaan hipertensi dan dapat mengurangi risiko gangguan mental emosional pada pasien hipertensi
Pembuangan Sampah Bekas Pembalut Yang Baik Sihombing, Enna Rossalina; Vidya Trias Novita, Regina; Viana Nuwa, Maria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i3.211

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi adalah proses fisiologis yang terjadi pada perempuan, umumnya dimulai pada usia 11–14 tahun. Namun, pada dekade terakhir, banyak anak perempuan mengalami menstruasi lebih awal, bahkan sejak usia 9 tahun. Saat menstruasi, perempuan umumnya menggunakan pembalut sekali pakai, yang dapat menghasilkan limbah dalam jumlah besar. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah bekas pembalut ini dapat mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswi terkait pengelolaan limbah bekas pembalut, termasuk pemilihan pembalut yang aman dan langkah-langkah pembuangan yang higienis di lingkungan rumah maupun sekolah. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan kesehatan kepada 160 siswi SMP Negeri 216 Jakarta Pusat yang telah mengalami menstruasi dan menggunakan pembalut sekali pakai. Hasil: Mayoritas peserta berusia 14 tahun (52,5%). Sebelum penyuluhan, hanya 38,8% peserta yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi. Setelah penyuluhan, tingkat pengetahuan tinggi meningkat signifikan menjadi 78,1%. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi terkait pengelolaan limbah bekas pembalut. Edukasi serupa perlu diterapkan secara lebih luas untuk mendukung pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penggunaan Memory Card Game untuk Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SDN Gurubug 1 Kabupaten Tangerang Lastari, Dyah Supraba; Yuliawati, Dea; Aen, Kurotul; Sundari, Lilis; Sahrurosi, Putri Adinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i3.208

Abstract

Latar belakang: Di tingkat SD, siswa sebagai pembelajar awal bahasa Inggris sering menghadapi kesulitan dalam mempelajari kosakata. Pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan Memory Card Game diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini  untuk membantu siswa mempelajari kosakata bahasa Inggris secara menyenangkan, sekaligus  meningkatkan motivasi, keterampilan kognitif, dan kemampuan sosial siswa. Tujuan: 1) siswa dapat menggunakan permainan memory card game untuk membantu dalam memahami dan mengingat kosakata bahasa Inggris melalui aktivitas yang menyenangkan. 2) Guru dapat menggunakan memory card game sebagai metode pengajaran efektif dan menarik, serta mendorong kreativitas dalam strategi pembelajaran bahasa Inggris. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat in dilakukuan dalam bentuk pelatihan, dimana instruktur melatih siswa untuk belajar sekolah bahasa Inggris kepada siswa sekaligus memberi contoh kepada guru Bahasa Inggris melalui demonstrasi kegiatan pembelajaran kosakata bahasa Inggris dengan memory card games., Hasil: Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa siswa SD Gurubug 1 antusias dan aktif menggunakan memory card game, yang meningkatkan minat belajar dan membantu siswa menguasai kosakata bahasa Inggris. Guru juga mendapatkan wawasan tentang metode pengajaran yang efektif. Kesimpulan  Penggunaan memory card game efektif meningkatkan kemampuan kosakata siswa SD Gurubug 1 dan menambah wawasan guru tentang metode pengajaran inovatif dan menarik.  
Edukasi Kesehatan Batasan Konsumsi Gula di SMK Puspita Medika Kota Depok : Health Education on Sugar Consumption Limits at Puspita Medika Vocational High School, Depok City Rindu, Rindu; Karang, Aneselma S; Ester, Katerine; Dwi, Khairunisya; Riri, Risda; Adelina, Rizky; Marifatulah, Marifatulah; H, Sartina; Savsavubun, Agnesia N
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i4.225

Abstract

Pendahuluan: Jumlah penderita diabetes pada usia anak-anak dan remaja meningkat setiap tahun. Di Eropa, sebagian besar penderitanya mengalami diabetes type-1, namun hal ini tidak terjadi di negara lain. Di negara lain sebagian besar penderita diabetes merupakan penderita diabetes type-2. Dengan meningkatnya kasus diabetes type-2 pada anak-anak dan remaja di banyak negara berpotensi meningkatkan risiko obesitas dan ketidakaktifan fisik. Diabetes type-1 maupun type-2 pada remaja merupakan kondisi yang sangat kronis, karena bisa mempercepat terjadinya tingkat keparahan dan penyakit katastropik akibat diabetes secara lebih dini.Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, pemahaman, pengetahuan, serta kesadaran pihak sekolah dan siswa/i SMK Puspita Medika Depok terhadap konsumsi minuman/makanan kemasan yang tinggi akan gula di sekolah tersebut melalui penyuluhan kepada siswa, guru/ tenaga pendidik.Metode: Metode yang digunakan adalah pendidikan Masyarakat. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan masalah tersebut melalui penyuluhan dengan teknik seperti ceramah, diskusi, dan penggunaan media sosial. Digunakan juga kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Pengumpulan data yang dilakukan dari data premier (kuesioner berbentuk soft file) menggunakan google form. Data diolah dan dianalisis menggunakan MS. Office.Hasil: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diperoleh dengan menyebarkan kuisioner angket melalui google form. Didapatkan hasil pada sebelum di lakukan penyuluhan dimana tingkat tingkat pengetahuan peserta 100% dengan terbagi menjadi sebanyak 20 orang (60,6%), 10 orang (30,3%), 3 (9,1%) peserta.Kesimpulan: Penyuluhan tentang kurangi gula dan tingkatkan kualitas hidup di masa muda berhasil meningkatkan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kolaborasi antara tenaga kesehatan masyarakat, pihak sekolah, dan siswa telah membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap isu-isu yang disampaikan.
Sebelum dilaksanakan terapi komplementer peserta diukur tekanan darahnya terlebih dahulu kemudian post implementasi terapi komplementer peserta diukur tekanan darah: Healthy and Independent with Complementary Therapy as a Companion to Medical Treatment in Kertamaya Subdistrict in 2024 Agus Purnama; Dita Sahara; Priskilia Natalia Glory Latuny; Nike Safira; Marthina Rahanwatty; Hendra Irawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i4.230

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dikenal sebagai “silent killer” dan menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Tingginya prevalensi hipertensi di Kelurahan Kertamaya serta kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai terapi komplementer mendorong perlunya intervensi berbasis komunitas. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan intervensi keperawatan komplementer sebagai terapi pendamping dalam pengelolaan hipertensi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2024 di RW 02, 04, 05, 06, 07, dan 09 Kelurahan Kertamaya. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan kesehatan, senam hipertensi, terapi herbal (rebusan daun sirsak, bunga rosella, dan daun salam), terapi bekam, dan terapi akupresur. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Hasil: Dari 123 peserta yang diundang, sebanyak 81 orang hadir. Setelah intervensi, jumlah peserta dengan hipertensi derajat 1 meningkat dari 18 menjadi 22 orang, sementara hipertensi derajat 2 menurun dari 24 menjadi 20 orang. Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan serta respon positif terhadap terapi komplementer. Kesimpulan: Terapi komplementer dapat menjadi intervensi pendamping yang efektif dalam pengelolaan hipertensi. Diperlukan kesinambungan program untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.
Fasilitas Kesehatan Tangga Manis untuk Pencegahan Diabetes Mellitus pada Anak di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tapos, Depok: The 'Sweet Ladder' Health Facility as a Preventive Measure for Diabetes Mellitus Among Children in the Service Area of UPTD Tapos Primary Health Center, Depok Nina; Hidayat; Demiyati, Cici
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i4.231

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya Diabetes Melitus (DM), kini tidak hanya menyerang usia dewasa, tetapi juga mulai muncul pada usia anak-anak. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, minuman tinggi gula, serta minimnya aktivitas fisik pada anak usia sekolah dasar. Upaya pencegahan sejak dini menjadi sangat penting dilakukan melalui pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik anak. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang gaya hidup sehat dan risiko penyakit DM melalui media permainan edukatif yang menyenangkan. Metode: Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 7 Januari 2023 di Posyandu Anggrek RW 11, Kelurahan Tapos, Kota Depok, dengan melibatkan 24 anak sebagai peserta. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap: observasi awal dan pengumpulan data, pelaksanaan permainan edukatif “Tangga Manis” sebagai media intervensi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil: Media “Tangga Manis”, yang dimodifikasi dari permainan ular tangga dengan muatan edukasi seputar DM, berhasil menarik minat peserta dan menciptakan suasana belajar yang interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan setelah permainan dilakukan. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi, memahami pesan kesehatan yang disampaikan, dan mampu menyebutkan kembali contoh makanan sehat serta perilaku pencegahan DM. Kesimpulan: Permainan “Tangga Manis” terbukti efektif sebagai media edukasi kesehatan yang menyenangkan dan mudah diterima oleh anak-anak. Media ini dapat dijadikan salah satu strategi promotif dan preventif dalam mengedukasi anak usia dini mengenai bahaya diabetes dan pentingnya pola hidup sehat.
Fasilitas Kesehatan Remaja Siaga Cegah Diabetes (FRESHIMA) pada Santri Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas Bogor: Adolescent Health Education Facility “FRESHIMA” for Diabetes Prevention Among Santri at Cahaya Yatim Al-Ikhlas Foundation, Bogor Nina; Hidayat; Demiyati, Cici
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i3.232

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) di kalangan remaja meningkat akibat gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi minuman berpemanis dan rendahnya kesadaran gizi. Perilaku ini banyak dijumpai pada anak dan remaja di lembaga pendidikan dan asrama.. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai risiko konsumsi gula berlebih serta upaya pencegahan T2DM melalui edukasi interaktif berbasis fasilitasi. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas, Bogor, pada 25 Agustus 2024 dengan melibatkan santri sebagai peserta. Intervensi dilakukan menggunakan metode fasilitasi seperti ceramah interaktif, simulasi membaca label nutrisi, diskusi ORIK, serta kompetisi edukatif dengan media lembar balik FRESHIMA. Evaluasi dilakukan melalui observasi awal dan post-test. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran santri dalam mengenali kandungan gula dalam minuman serta dampaknya terhadap kesehatan. Santri mampu menyebutkan gejala awal T2DM, menghitung kadar gula berdasarkan label nutrisi, dan menunjukkan preferensi terhadap pilihan minuman yang lebih sehat. Antusiasme tinggi juga ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam simulasi dan kompetisi kelompok. Kesimpulan: Program FRESHIMA efektif dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan perilaku konsumsi santri melalui pendekatan edukatif-partisipatif. Edukasi berbasis simulasi dan visual terbukti menjadi strategi yang tepat untuk memperkenalkan pencegahan T2DM sejak usia remaja.