cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 647 Documents
PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN PADA SISWA SMP DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Syabila Tasya Febia; Ismail
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pyw5nx35

Abstract

Pemahaman konsep merupakan tujuan utama pembelajaran matematika, khususnya pada materi bilangan rasional di jenjang SMP, namun kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman konsep bilangan yang dimiliki siswa masih lemah. Selain faktor kognitif, faktor non-kognitif seperti Adversity Quotient (AQ) juga memengaruhi kemampuan siswa dalam menghadapi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman konsep bilangan rasional pada siswa SMP ditinjau dari tipe Adversity Quotient, yaitu Climber, Camper, dan Quitter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek tiga siswa kelas VII SMP Negeri 15 Surabaya yang dipilih berdasarkan hasil Tes Kemampuan Matematika dan Adversity Response Profile, masing-masing mewakili satu tipe AQ dengan kemampuan matematika dan jenis kelamin yang setara. Data dikumpulkan melalui Tes Pemahaman Konsep dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe Climber mampu mencapai pemahaman konsep bilangan rasional secara konsisten pada empat indikator, meskipun masih terdapat kekurangan pada kelengkapan syarat dan ketepatan istilah saat menyatakan ulang konsep. Siswa dengan tipe Camper mampu mencapai pemahaman konsep, tetapi penjelasan verbalnya masih bersifat dasar dan cenderung bergantung pada satu bentuk representasi. Siswa dengan tipe Quitter belum sepenuhnya mencapai pemahaman konsep bilangan rasional karena masih bergantung pada hafalan prosedur serta kurang mampu menerapkan dan menyajikan konsep dalam berbagai representasi. Temuan ini menegaskan bahwa tipe Adversity Quotient berkontribusi terhadap variasi kedalaman pemahaman konsep bilangan siswa SMP.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBARIS GAME BAAMBOOZLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI MA SALAFIYAH SIMBANGKULON Fiana Zuhroh; Dewi Mardhiyana
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/wtbv7f54

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis game Baamboozle terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI MA Salafiyah Simbangkulon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode quasi experiment. Desain yang digunakan adalah the nonequivalent posttest-only control group design. Penelitian ini melibatkan 42 siswa kelas XIP5 sebagai kelas eksperimen dan 38 siswa kelas XIP8 sebagai kelas kontrol. Siswa dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Analisis data dilakukan dengan uji-t Welch dan uji proporsi. Setelah diberikan perlakuan, terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis game Baamboozle memiliki kemampuan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Selain itu, model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis game  Baamboozle juga mampu meningkatkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal  dalam memahami konsep matematika. Jadi, model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis game Baamboozle memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI MA Salafiyah Simbangkulon.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS CANVA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DI KELAS IX Nurlinda Tri Muliani; Abdul Basir Abbas
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/a7ge0g35

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media video pembelajaran matematika berbasis Canva pada materi persamaan kuadrat untuk peserta didik kelas IX SMP Negeri 15 Samarinda serta mengetahui tingkat kevalidan dan kelayakannya sebagai media pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta 88 peserta didik kelas IX SMP Negeri 15 Samarinda. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli dan angket respons peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 78,3% dari ahli materi dengan kategori valid, 94% dari ahli bahasa dengan kategori sangat valid, dan 91,7% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Respons peserta didik terhadap media mencapai 92,3% dengan kategori sangat baik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media video pembelajaran berbasis Canva pada materi persamaan kuadrat memenuhi kriteria valid dan sangat layak sehingga dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika di kelas IX SMP.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPS) BERBANTUAN GEOGEBRA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI Maulidatus Syfa Mufidah; Ade Nandang Mustafa; Abdul Fatah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/awg8sq51

Abstract

Pemahaman konsep merupakan komponen esensial yang dapat menentukan keberhasilan belajar siswa. Namun, faktanya kemampuan tersebut masih tergolong rendah, khususnya pada pembelajaran matematika. Kondisi demikian memerlukan adanya yang mampu meningkatkan pembelajaran menjadi lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) berbantuan GeoGebra terhadap peningkatan pemahaman konsep geometri. Penelitian menggunakan pendekatan yang bersifat kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen melalui pretest posttest control group design. Penentuan sampel penelitian dipilih melalui teknik cluster sampling dengan melibatkan siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Kota Bekasi tahun ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan pemahaman konsep geometri dan lembar observasi keterlaksanaan. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test, uji N-Gain, dan uji effect size. Hasil analisis menyatakan bahwa: (1) Kemampuan pemahaman konsep geometri siswa yang diterapkan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) berbantuan GeoGebra lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; (2) Selain itu, peningkatan kemampuan pemahaman konsep geometri siswa pada kelas eksperimen mencapai nilai N-Gain sebesar 0,51 dengan nilai effect size sebesar 0,77 yang menunjukkan efektivitas dengan kriteria sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) berbantuan GeoGebra efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep geometri.
REGULASI METAKOGNITIF SISWA SMA DALAM PEMECAHAN MASALAH SPLTV DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF INTUITIF-SISTEMATIS Arya Brillian Surya Saputra; Endah Budi Rahaju
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/xztv2f96

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih tergolong rendah, termasuk pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Salah satu faktor keberhasilan siswa dalam memecahkan masalah matematika dipengaruhi oleh regulasi metakognitif. Regulasi metakognitif dapat berbeda sesuai gaya kognitif yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi metakognitif siswa SMA bergaya kognitif intuitif dan sistematis dalam pemecahan masalah SPLTV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas XI SMA yang telah mempelajari materi SPLTV. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dua siswa laki-laki dengan kemampuan matematika setara tinggi, terdiri atas satu siswa bergaya kognitif intuitif dan satu siswa bergaya kognitif sistematis. Instrumen penelitian meliputi peneliti sebagai instrumen utama serta instrumen pendukung berupa Angket Gaya Kognitif (CSI), Tes Kemampuan Matematika (TKM), Tugas Pemecahan Masalah (TPM), dan pedoman wawancara. Data dikumpulkan melalui angket, tes tertulis, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek melakukan regulasi metakognitif melalui aktivitas merencanakan, memantau, dan mengevaluasi pada setiap tahapan pemecahan masalah Polya. Subjek intuitif menunjukkan regulasi metakognitif yang lebih fleksibel dan berkembang selama proses pemecahan masalah, sedangkan subjek sistematis menunjukkan regulasi metakognitif yang lebih terstruktur dan konsisten antara rencana, pelaksanaan, dan hasil penyelesaian. Guru disarankan merancang pembelajaran dengan mempertimbangkan perbedaan gaya kognitif siswa untuk mendukung pengembangan regulasi metakognitif, seperti membuat soal-soal open-ended, diskusi strategi penyelesaian, dan pertanyaan reflektif.
THE EFFECT OF THE MATH MAGICAL WAY METHOD IN NUMBER PATTERN LEARNING ON EIGHTH-GRADE STUDENTS’ MATHEMATICS ACHIEVEMENT AND ANXIETY Nurfadiyah Badrun; Usman Mulbar; Muhammad Ikram
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/wd4h6m59

Abstract

Low learning outcomes and high mathematical anxiety remain persistent challenges in secondary school mathematics education, often limiting students' conceptual understanding, problem-solving ability, confidence, and participation. This study examined the effect of the Math Magical Way method—an instructional approach grounded in multisensory and constructivist learning principles that integrates creative activities, visualization, and interactive engagement—on the learning outcomes and mathematical anxiety of eighth-grade students at MTs Negeri 1 Barru on the topic of number patterns. A quantitative, pre-experimental approach was employed using a One Group Pretest-Posttest Design, which does not include a control group and therefore limits causal inference. The subjects comprised 24 students from class VIII.2, selected via purposive sampling from a larger eighth-grade population at the school. Data were collected through a learning outcome test, a mathematical anxiety questionnaire, observation sheets, and interview guides administered before and after treatment. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics, including normality testing, the Wilcoxon Signed-Rank test, and effect size calculation. Results showed those in the mean learning outcome score increased from 64.17 to 78.46, while mean mathematical anxiety decreased from 57.96 to 41.46. These findings suggest that the Math Magical Way method can serve as an effective alternative for fostering a more engaging, positive, and less anxiety-inducing mathematics learning experience. Future studies are recommended to employ a control group and larger, more diverse samples to strengthen generalizability.
PENGEMBANGAN FLASHCARD EDUKATIF PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK Salmawaty Salmawaty; Wahyuningsih; Agnesia Bergita Anomeisa; Dian Nan Brylliant; Magdalena Dhema
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/0dk8t202

Abstract

Media evaluasi pembelajaran matematika yang selama ini digunakan di sekolah, khususnya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dinilai monoton dan kurang mampu memotivasi peserta didik dalam kegiatan evaluasi. Kondisi ini tampak pada hasil ulangan harian pertama kelas XI MIPA SMA Muhammadiyah Maumere pada materi relasi dan fungsi, dengan nilai rata-rata 71,33, nilai tertinggi 90, dan nilai terendah 40, yang mengindikasikan kesenjangan pemahaman antarpeserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media flashcard edukatif pada materi relasi dan fungsi sebagai media evaluasi pembelajaran, serta mendeskripsikan kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dilaksanakan sampai tahap Develop, sedangkan tahap Disseminate dibatasi pada sosialisasi hasil pengembangan kepada guru-guru di SMA Muhammadiyah Maumere. Media dirancang menggunakan aplikasi Canva berupa 16 kartu dua sisi bertema ornamen etnik lokal Maumere, dengan sisi depan memuat soal evaluasi dan sisi belakang memuat kunci jawaban beserta langkah penyelesaian. Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisannya diukur melalui angket respon 17 peserta didik kelas XI MIPA dan 1 guru matematika. Hasil validasi menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 97,05% (ahli materi 95,83%, ahli media 95,31%, ahli bahasa 100,00%) dengan kategori Valid (Sangat Layak Digunakan). Respon peserta didik memperoleh 88,64% dan respon guru 87,50%, keduanya berkategori Sangat Baik. Temuan ini menunjukkan bahwa flashcard edukatif layak dan praktis digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran matematika pada materi relasi dan fungsi.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERINTEGRASI STEM TERHADAP LITERASI NUMERASI SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG DI SDN 035 TEMBILAHAN Erma Susanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/sjsbjd53

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Project-Based Learning yang terintegrasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (PjBL-STEM) terhadap literasi numerasi siswa sekolah dasar pada materi bangun ruang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas V SDN 035 Tembilahan yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n = 30) dan kelompok kontrol (n = 30). Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran menggunakan model PjBL-STEM berbasis proyek bangun ruang, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi numerasi yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-gain, dan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan mengendalikan skor pretest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen (M = 82,13; SD = 6,02) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (M = 70,73; SD = 5,98). Rata-rata N-gain kelompok eksperimen (0,662) juga lebih tinggi daripada kelompok kontrol (0,488). Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa model PjBL-STEM memberikan pengaruh yang signifikan terhadap literasi numerasi siswa setelah skor pretest dikendalikan, dengan nilai F(1,57) = 46,681, p < 0,001, dan partial eta squared = 0,450 yang menunjukkan ukuran efek besar. Analisis capaian indikator pada kelompok eksperimen memperlihatkan seluruh indikator literasi numerasi berada pada kategori sangat baik, dengan capaian tertinggi pada indikator penyelesaian masalah kontekstual bangun ruang (83,33%) dan terendah pada indikator identifikasi unsur serta sifat bangun ruang (81,00%). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL-STEM efektif meningkatkan literasi numerasi siswa, khususnya dalam memahami konsep bangun ruang dan menyelesaikan permasalahan matematika kontekstual.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT ADD ISPRING SUITE 11 PADA MATERI LINGKARAN KELAS VIII MTs Minarti; Ikmawati
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3v3f5m23

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar di kelas masih kurang optimal dan waktu belajar peserta didik yang terbatas menyebabkan peserta didik menjadi kurang aktif selama proses belajar serta tujuan pembelajaran belum sepenuhnya tercapai. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran digital interaktif berbasis Microsoft PowerPoint dan iSpring Suite 11 pada materi lingkaran serta mendeskripsikan tingkat validitas dan respons pengguna terhadap media yang dikembangkan. Jìenis pìenìelitian ini ialah pìenìelitian dan pìengìembangan (Rìesìearch & Dìevìelopmìent) dìengan modìel ADDIE yaitu Analysis, Dìesign, Dìevìelopmìent, Implìemìentation and Evaluation. Produk divalidasi olìeh tiga orang ahli yaitu ahli matìeri, ahli mìedia, dan ahli bahasa. Sìetìelah dinyatakan layak, mìedia diujicobakan kìepada 32 pìesìerta didik kìelas VIII sìerta satu orang guru matìematika. Instrumìen yang digunakan mìeliputi wawancara tidak tìerstruktur dan angkìet, sìedangkan tìeknik analisis data mìenggunakan pìendìekatan dìeskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil pìenìelitian mìenunjukkan bahwa mìedia mìempìerolìeh skor rata-rata 75% dari ahli matìeri dìengan kritìeria valid, 85,45% dari ahli mìedia dìengan kritìeria sangat valid, dan 98,18% dari ahli bahasa dìengan kritìeria sangat valid. Rìespon guru tìerhadap mìedia pìembìelajaran mìempìerolìeh skor rata-rata 86,67% dìengan kritìeria sangat baik, sìedangkan rìespon pìesìerta didik mìempìerolìeh skor rata-rata 90,56% dìengan kritìeria sangat baik. Dari hasil tìersìebut mìedia pìembìelajaran dinyatakan layak digunakan dalam pìembìelajaran matìeri lingkaran di kìelas VIII.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT PERAGA KOTAK MATRIKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MAN PALOPO  Nilam Herman; Alia Lestari; Nur Rahmah; Lisa Aditya Dwiwansyah Musa; Nilam Permatasari Munir
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/5mncet58

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika. Hal ini terjadi karena siswa sering menganggap konsep matriks yang merupakan komponen penting dalam aljabar linier, sulit dipahami.  Dengan demikian peneliti membahas tentang efektivitas penggunaan alat peraga kotak matriks terhadap hasil belajar matematika siswa MAN Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kotak matriks, mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan alat peraga kotak matriks, dan mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang tidak menggunakan alat peraga kotak matriks, serta mengetahui efektivitas penggunaan alat peraga kotak matriks terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental dengan tipe pre-test and post-test control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN Palopo tahun ajaran 2025 yang terdiri dari 9 (sembilan) kelas dengan jumlah 233 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dan digunakan dua kelas dengan jumlah sampel 47 siswa. Data diperoleh melalui observasi dan tes. Selanjutnya, data penelitian ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga kotak matriks di kelas XI MAN Palopo dilihat dari aktivitas siswa dan guru sudah sangat baik. Hasil belajar matematika siswa yang tidak diajar dengan menggunakan alat peraga kotak matriks adalah sedang. Hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan alat peraga kotak matriks siswa kelas XI MAN Palopo adalah tinggi. Adapun berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 sehingga  ditolak dan  diterima, yang artinya penggunaan alat peraga kotak matriks efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MAN Palopo. Dengan Demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga kotak matriks efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI MAN Palopo.