cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 970 Documents
Dekonstruksi Penegakan Hukum Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam Menghadapi Problematika Yuridis dan Tantangan Kepastian Hukum di Bidang Persaingan Usaha Arief, Deswal; Gultom, Elisatris; Yuanitasari, Deviana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4288

Abstract

Penegakan hukum terhadap pelaksanaan putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) merupakan aspek penting dalam mewujudkan kepastian hukum di Indonesia. Permasalahan dalam penelitian ini apakah hambatan yuridis dalam penegakan hukum persaingan usaha terkait pelaksanaan putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam rangka mewujudkan kepastian hukum. Meskipun KPPU memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi terhadap pelaku usaha yang melanggar prinsip persaingan sehat, implementasi putusannya masih menghadapi berbagai hambatan, baik dalam bentuk resistensi pelaku usaha maupun kendala yuridis dan institusional. Artikel ini menganalisis bagaimana mekanisme penegakan hukum atas putusan KPPU, tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat efektivitas penegakan hukum tersebut dan bagaimana upaya mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan studi kepustakaan dan analisis terhadap putusan KPPU yang telah inkracht. Hasil penelitian menunjukan bahwa KPPU tidak memiliki kewenangan penuh dalam melaksanakan tugasnya. Keputusan KPPU bukan keputusan yang mengikat dan bersifat final (final and biding) melainkan masih dapat diajukan upaya hukum keberatan melalui Pengadilan Negeri sampai dengan Kasasi ke Mahkamah Agung RI. Hambatan yuridis lainnya adalam dalam pelaksanaan putusan KPPU yakni Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, KPPU tidak memiliki kewenangan eksekusi karena harus mendaftarkan putusannya kepada Pengadilan Negeri guna mendapatkan penetapan eksekusi. Kelemahan tersebut mengakibatkan putusan KPPU masih belum mewujudkan kepastian hukum. Selain itu, KPPU sebaiknya berkompeten dalam wewenang penyidikan, penggeledahan hingga penyitaan terhadap pemeriksaan perkara persaingan usaha. Hasil analisis menunjukkan perlunya penguatan regulasi dan sinergi antar lembaga penegak hukum dan pemerintah agar putusan KPPU dapat dieksekusi secara optimal demi tercapainya kepastian hukum serta perlu dibentuknya pengadilan khusus yang mengadili perkara persaingan usaha
Exploring Cognitive Aspects In Lesson Plans Made By Pre - Service Teachers Purdianata, Galih Razzaq; Siswana , Siswana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i8.4320

Abstract

Modern education emphasizes the development of critical, analytical, and creative thinking. However, pre-service teachers often prioritize Lower-Order Thinking Skills in their lesson plans, limiting the stimulation of Higher-Order Thinking Skills. This study aims to analyze the use of Operational Verbs in the learning objectives of lesson plans to understand how they reflect cognitive levels and guide the learning process. Using a qualitative content analysis approach, lesson plans created by 6 prospective teachers over 16 sessions were examined through the lens of Bloom’s Taxonomy (C1–C6). Results showed that Lower-Order Thinking Skills dominated (58.33%), especially at C1 (Remembering) and C2 (Understanding), while Higher-Order Thinking Skills accounted for 41.66%, with significant emphasis on C6 (Creating). Cognitive focus varied across individuals, indicating inconsistent application of cognitive depth. These findings underscore the need for more balanced planning and targeted training to strengthen Higher-Order Thinking Skills and meet 21st-century learning demands.
Karakteristik Pasien Perforasi Septum di RSUP Hasan Sadikin Juni 2019 – Juni 2024 Permatasari, Amanda Putri
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4355

Abstract

Latar belakang: Perforasi septum hidung adalah terbentuknya lubang pada septum sehingga terjadi komunikasi antara lubang hidung kiri dan kanan. Perforasi dapat terjadi akibat komplikasi pembedahan, nasal trauma/fraktur, infeksi, atau penyakit autoimun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan etiologi dan karakteristik klinis perforasi septum hidung. Metode: Sebelas pasien dengan perforasi septum hidung didiagnosis antara Juni 2019 – Juni 2024 di Departemen Poli Telinga, Hidung, Tenggorokan – Kepala dan Leher. Catatan medis pasien ditinjau secara retrospektif untuk mengamati etiologi, manifestasi klinis, dan tatalaksana pasien. Hasil: Pasien dengan perforasi septum hidung didominasi pria dengan rata-rata usia 40,2 tahun. Penyebab perforasi septum tersering berhubungan dengan infeksi (27,3%), keganasan (27,3%), dan operasi hidung (18,2%). Hidung tersumbat merupakan keluhan tersering (9 pasien; 85%), diikuti oleh pembentukan krusta (5 pasien; 46,7%), dan epistaksis (4 pasien; 38,3%). Pada penelitian ini, klasifikasi perforasi septum terdiri dari derajat kecil dan sedang. Seluruh pasien menjalani operasi dengan teknik tersering menggunakan advancement flap. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa sebagian besar perforasi septum disebabkan oleh infeksi dan keganasan. Pasien yang tidak berespon terhadap manajemen konservatif dapat dilakukan tindakan operasi.
Balancing National Security And Open Investment: Comparative Study On America’s Foreign Investment Screening Regulation For Indonesia’s Potential Adaptation Prabangkara, Ali Arva; Yudha Prawira, M. Rizki
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i7.4460

Abstract

This study explores the delicate balance between national security and economic openness in the context of foreign direct investment (FDI), focusing on how Indonesia can potentially adopt a screening mechanism inspired by the United States’ regulatory framework. Using a comparative legal approach, this research analyzes the U.S. Foreign Investment Risk Review Modernization Act (FIRRMA) and the role of the Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS) as a model for assessing foreign investment that may pose national security risks. The study investigates key elements of FIRRMA, such as the scope of covered transactions, strategic sectors, and the national security review process. These aspects are then examined against Indonesia’s current regulatory landscape, highlighting existing gaps in investment screening, especially in sectors critical to national sovereignty and data security. The findings suggest that while Indonesia promotes an open investment climate, the absence of a structured and centralized foreign investment review mechanism exposes the country to vulnerabilities in strategic industries. The paper argues for a context-sensitive adaptation of the U.S. model, proposing a more robust and preventive screening system that upholds national security without discouraging foreign capital inflows. This study contributes to the growing discourse on legal harmonization and institutional readiness in safeguarding national interests amid globalization.
Analisis Perbandingan Screening Visa Negara Maju Terhadap Negara Rentan Rahman, Ivan Adriansyah; Puspitasari, Maria
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem screening visa di Amerika Serikat dan Jepang serta mengevaluasi relevansinya bagi kebijakan calling visa di Indonesia terhadap warga negara dari negara-negara berisiko tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif-komparatif, studi ini mengkaji data primer dari wawancara dengan petugas imigrasi serta data sekunder berupa regulasi dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AS dan Jepang mengadopsi sistem seleksi yang komprehensif melalui integrasi data intelijen, wawancara berbasis analisis risiko, dan deteksi dini dengan teknologi canggih. Sebaliknya, implementasi calling visa di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan serius, seperti lemahnya koordinasi antarlembaga, keterbatasan pembaruan data intelijen, dan wawancara yang bersifat administratif tanpa penilaian risiko mendalam. Hal ini berdampak pada tingginya angka deportasi dan pelanggaran keimigrasian. Berdasarkan temuan tersebut, studi ini merekomendasikan: (1) penguatan kolaborasi lintas lembaga dan internasional; (2) penerapan sistem deteksi dini berbasis big data dan AI; dan (3) reformasi wawancara visa berbasis profil risiko. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas sistem screening visa Indonesia sebagai bagian dari respons terhadap dinamika migrasi global dan perlindungan keamanan nasional.
Analysis of the Implementation of DevSecOps Policies and Technology towards Reducing the Number of Vulnerabilities in the Telecommunications Industry: Case Study of MyApps Application at PT XYZ Prayogo, Dimas; Ramli, Kalamullah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4487

Abstract

The acceleration of digitalization is highly needed by the telecommunications industry to compete in both national and international markets. To meet this challenge, the telecommunications industry has begun to implement a new approach in application development and deployment, namely by utilizing cloud computing and agile methods. In this case, PT XYZ applies the DevSecOps approach so that each development cycle includes aspects of development speed, security, and operations in an integrated manner. However, in the early stages of implementing the DevSecOps policy, various vulnerabilities were found in the application being developed, in this case the MyApps application. This problem shows that a technology or early detection mechanism is needed to identify vulnerabilities before the application enters the production stage. Therefore, this study was conducted with the aim of reducing the number of vulnerabilities in the MyApps application, thereby enabling safer and more efficient application development. The results of the study showed a reduction in the number of vulnerabilities from SAST by 78.1%, from container scans by 86.7%, and total vulnerabilities by 83.6% in the MyApps application, thus minimizing the risk of cyber attacks in the future.
The Influence of Brand Image, Product Quality, and Price on Customer Satisfaction (A Study at Warung Seblak Neng Otot, Garut Regency) Kusnadi, Agung Akhmad Gumelar; Sirait, Tongam
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4498

Abstract

This study aims to analyze the influence of brand image, product quality, and price on customer satisfaction at Warung Seblak Neng Otot in Garut Regency. The research background is based on the rapid growth of the spicy culinary business, especially Seblak, as well as the importance of differentiation through effective marketing strategies. This study uses a quantitative approach with a survey method through a questionnaire administered to 200 respondents. The data were analyzed using validity, reliability, exploratory factor analysis (EFA), and multiple linear regression tests, complemented by classical assumption tests. The results showed that simultaneously, brand image, product quality, and price had a significant effect on customer satisfaction (R² = 0.684). However, partially, only brand image and price had a significant effect, while product quality did not. Brand image had the most dominant influence (? = 0.452), followed by price (? = 0.333). These findings confirm the importance of building a strong brand perception and setting prices commensurate with the product's value in creating customer satisfaction, especially in the competitive culinary MSME sector. The practical implications of this research encourage business actors to focus on strengthening brand identity and value-based pricing strategies as the key to long-term success.
Analysis of the Influence of Tiktok Content Type on Memories Coffee Purchase Decisions in Generation Z with Engagement Rate Moderation Tampubolon, Alpian; Saputra, Bobby W.
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4508

Abstract

This study aims to examine the influence of various TikTok content types on the purchase decision of Kopi Kenangan among Generation Z consumers, with engagement rate serving as a moderating variable. As one of the most dominant social media platforms among Gen Z, TikTok offers unique marketing opportunities through short-form, interactive, and viral content. Employing a quantitative and causal research design, this study collected data from 167 Gen Z respondents in Jabodetabek who have been exposed to Kopi Kenangan's TikTok content. The content types examined include product reviews, challenges & hashtags, storytelling & brand awareness, and promotional content. Purchase decisions were measured using indicators such as buying intention, brand preference, recommendation, actual purchase, and post-purchase satisfaction. Data were analyzed using PLS-SEM with a two-stage moderation approach. Findings reveal that all four types of TikTok content positively influence purchase decisions, with product reviews exerting the strongest impact. Furthermore, engagement rate significantly moderates the relationship between specific content types and purchase decisions. The study offers valuable insights for F&B digital marketers in crafting TikTok content strategies that are both engaging and conversion-driven.
Pengembangan Model Deteksi Ancaman Maritim Berbasis AI: Kerangka Keamanan Prediktif untuk Penangkapan Ikan Ilegal dan Pembajakan di Laut Natuna Triyani, Triyani; Supriyadi, A. Adang; yulianto, Bayu Asih; Yudho, Lukman; Suwarno, Panji
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i7.4513

Abstract

The North Natuna Sea, which is located in Indonesia's Exclusive Economic Zone, is increasingly vulnerable to various maritime threats such as illegal, unreported, and unregulated (IUU fishing), piracy, and territorial violations by foreign vessels, especially in the context of increasing geopolitical tensions in the South China Sea region. Conventional marine surveillance systems have proven inadequate in providing early warning or proactive prevention due to their limited range and reactive nature. This study aims to explore the potential use of artificial intelligence (AI) in strengthening Indonesia's maritime security system through predictive detection models. Based on a review of the growing literature on the application of AI in ocean monitoring and maritime risk management, this study examines how machine learning techniques have revolutionized marine operations in developed countries through data-driven navigation and intelligent surveillance. Methods: This study used a descriptive qualitative approach with case studies in the Natuna region, and was based on literature studies as well as secondary data such as Automatic Identification System (AIS) recordings, satellite imagery, and open-source maritime incident reports. Results: The results of the analysis show that a combination of algorithms such as Random Forest, Long Short-Term Memory (LSTM), and Convolutional Neural Networks (CNN) can form a hybrid detection model that is able to recognize suspicious vessel behavior, predict risk zones, and provide early warning of IUU fishing activities. The study also highlights the importance of integrating AIS data, satellite imagery, and marine sensors to improve spatial awareness and response precision. Conclusion: AI-based maritime security provides a strategic opportunity for Indonesia to move from a reactive defense system to a predictive and anticipatory approach. Novelty of this article: The novelty in this study lies in the integration of the concepts of predictive security and preventive defense in the design of AI models that are specific to vulnerable areas such as the North Natuna Sea—an approach that has never been operationalized in real terms in the context of Indonesia's maritime security.
Peran Masyarakat atas partisipasi Pembayaran Utang Negara: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Prinsip Gotong Royong Urbanisasi, Urbanisasi; Go, Waty
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4533

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi keterlibatan masyarakat dalam upaya pembayaran utang negara dari perspektif hukum tata negara dan nilai-nilai gotong royong dalam Pancasila. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya beban utang negara serta rendahnya kesadaran publik terhadap kontribusi non-fiskal warga negara dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis landasan hukum dan nilai-nilai konstitusional yang mendukung partisipasi publik dalam Gerakan Bayar Utang Negara (GBUN) serta mengidentifikasi arah penguatan kebijakan yang sejalan dengan semangat Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap sumber hukum primer (UUD 1945, Ketetapan MPR, dan peraturan perundangan terkait) serta literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak terdapat kewajiban hukum formal bagi warga negara untuk membayar utang negara, partisipasi publik dalam GBUN merupakan bentuk implementasi nilai konstitusional, khususnya pasal 27 dan 30 UUD 1945, yang menekankan peran aktif warga dalam menjaga kedaulatan negara. Gerakan ini juga mencerminkan aktualisasi nilai gotong royong dalam Pancasila sebagai dasar moral bagi solidaritas nasional. Implikasi penelitian menegaskan perlunya reformasi hukum dalam tata kelola partisipasi publik di bidang fiskal, melalui pembentukan instrumen hukum yang mendukung keterlibatan masyarakat serta pendidikan kewarganegaraan yang menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap tanggung jawab fiskal negara.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue