cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Pelajaran Ekologis dari Sastra: Kearifan Lokal dalam Novel Upacara Nurhijrahtul Jannah; Juanda Juanda; Aslan Abidin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi kearifan lokal upacara adat masyarakat Dayak dalam novel Upacara karya Korrie Layun Rampan berdasarkan kajian ekokritik Greg Garrard. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa narasi dan kutipan dari novel yang mendeskripsikan ekokritik. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, kearifan lingkungan budaya yang tercermin dalam berbagai upacara adat, yaitu: (1) Upacara Anan La Lumut, (2) Upacara Balian, (3) Upacara Kewangkey, dan (4) Upacara Nalin Taun Palulung. Kedua, konsep lingkungan yang diwujudkan melalui: (1) Sikap hormat terhadap alam, dan (2) Sikap kasih sayang serta kepedulian terhadap alam. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam novel Upacara karya Korrie Layun Rampan, terdapat pesan penting untuk memanfaatkan alam secara bijaksana, hanya untuk kebutuhan hidup yang layak sebagai manusia, sesuai prinsip ekokritik Greg Garrard. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan baru tentang hubungan antara sastra dan kearifan lokal dalam mendukung kesadaran ekologis, khususnya dalam konteks masyarakat adat Dayak. Penelitian masa depan diharapkan dapat menggali lebih dalam mengenai penerapan konsep ekokritik pada karya sastra Indonesia lainnya yang mengangkat tema lingkungan dan kearifan lokal, serta menganalisis dampaknya terhadap pembentukan kesadaran ekologis dalam masyarakat modern.
Integrasi Media Pembelajaran Digital dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX SMP Negeri 13 Makassar Fitriana Fitriana; Tri Ananda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1145

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurang menarik sehingga terasa membosankan bagi siswa. Dalam mengatasi hal tersebut, peneliti mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran dengan menerapkan media pembelajaran digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengingrasian media pembelajaran digital dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Tindakan kelas (PTK). Dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari, 1) rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IX SMP Negeri 13 Makassar yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri 13 Makassar setelah pengintegrasian media pembelaran digital ke dalam proses pembelajaran. Data awal hasil belajar siswa hanya mencapai persentase ketuntasan 12,12%, data hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 52% dengan kualifikai cukup meningkat, dan data hasil belajar siswa pada siklus II siswa mencapai persesntase ketuntasan 88% dengan kualifikasi meningkat. Hal ini membuktikan bahwa integrasi media pembelajarn digital dpaat meningkatkan hasil belajar siswa.
Identifikasi Metode Project Based Learning Dalam Pembelajaran Drama Pada Sekolah Menengah Atas Elisabeth Purba; Enjel T. Banjarnahor; Fitri A. Tampubolon; Rizkita R. Sebayang; Sheshilia P. Damanik; Yanti Ambarita; Safinatul Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1149

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi metode Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran drama di Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan fokus pada tantangan yang dihadapi siswa dan guru. Pembelajaran drama sering kali dianggap sulit dan tidak relevan, sehingga mengakibatkan rendahnya minat dan partisipasi siswa. PjBL menawarkan pendekatan yang lebih interaktif dan kontekstual, memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam proses kreatif. Melalui tahapan sintaks PjBL, siswa belajar merancang, melaksanakan, dan mempresentasikan proyek drama, yang memperkuat pemahaman mereka terhadap elemen drama. Penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL tidak hanya meningkatkan keterampilan siswa, tetapi juga membantu mengatasi masalah yang ada dalam pembelajaran drama.
Perubahan Sosial pada Budaya Pamali dengan Mitos dan Fakta dalam Masyarakat di Indonesia Andi Ima Kesuma; Hamka Hamka; Parham Taufik
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1154

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mempelajari berbagai bentuk-bentuk budaya pamali yang mitos dan fakta dalam masyarakat di Indonesia dan dinamika faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial terhadap budaya pamali dalam mitos atau fakta pada masyarakat di Indonesia. Metode penelitiannya adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Teknik pengumpulan data dan teknik analisis data yang dilakukan adalah pencarian literatur yang sesuai dengan topik pembahasan, menyaring literatur-literatur, menganalisis terhadap isi literatur, dan menyusun hasil analisis dalam artikel yang mencangkup ringkasan literatur. Hasil penelitiannya adalah bentuk-bentuk budaya pamali antara mitos dan fakta yang ada dalam masyarakat di Indonesia sebagai berikut yakni a). Larangan untuk mendudukki bantal. Mitosnya dapat membuat kita bisulan, b). Larangan untuk memotong kuku pada malam hari, c). Larangan untuk melewati tempat-tempat suci di waktu tertentu, d). Larangan untuk dudui di depan pintu bagi gadis, e). Larangan terlambat bangun di pagi hari, f). Larangan makan dengan berdiri, g). Larangan untuk tengkurap, dan h). Larangan dalam melakukan sesuatu harus menentukan hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi budaya pamali pada mitos atau pun fakta sebagai berikut adalah a). Akses informasi, b). Perubahan nilai dan norma, c). Kemajuan teknologi, dan d). Pengetahuan.
Analisis Potensi Media Sosial Dalam Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Pada SMP Rizkita Rodearni Sebayang; Fonti Fai Banjarnahor; Aqia Insani; Gracesela S. Sibuea; Yenti Siburian; Yunita Peranginangin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi media sosial dalam pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode penelitian kepustakaan, studi ini mengidentifikasi berbagai platform media sosial yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan mendistribusikan materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan WhatsApp, tidak hanya berfungsi sebagai sarana distribusi, tetapi juga sebagai sumber konten kreatif yang dapat meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam pemanfaatan media sosial, seperti pengelolaan konten yang relevan dan risiko distraksi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pengembang kurikulum dalam menciptakan bahan ajar yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital.
Penggunaan Clickbait Media Online Indonesia dalam Pemberitaan Pilpres 2024 Soedarsono M. Soedarsono M.; Akhiruddin Akhiruddin; Eka Yulianti Bur; Nursalam Nursalam
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v3i4.1160

Abstract

Penelitian ini tentang penggunaan clickbait media online Indonesia dalam pemberitaan Pilpres 2024 sebagai upaya pemahaman dan pengaruh informasi pada era digital sekarang ini. Penelitian ini bertjuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan penggunaan clickbait media online Indonesia dalam pemberitaan Pilpres 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pemaparan data deskriptif. Penelitian ini merupakan rancangan penelitian yang menggambarkan penelitian secara objektif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu observasi awal, studi dokumentasi, dan studi literatur dengan teknik analisis data, yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) verifikasi data hingga mencapai titik jenuh, 4) analisis data, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Data penelitian ini berupa judul berita yang menarik terkait Pilpres 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan clickbait media online Indonesia dalam pemberitaan Pilpres 2024 ditemukan media online Indonesia cenderung menggunakan clickbait yang dapat memancing dan meningkatkan rasa ingin tahu para pembaca untuk memklik atau membaca bahkan membagikan berita tersebut.
Harmoni Alam dan Tradisi: Mengungkap Makna Sarung Hitam dan Ritual Andingingi Suku Kajang Bungatang Bungatang; Ita Rosvita; Filawati Filawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1172

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan harmonis antara alam dan budaya dalam masyarakat Kajang di Tana Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan fokus pada dua praktik budaya utama: ritual Andingingi dan tradisi mengenakan sarung hitam. Dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kedua tradisi tersebut berfungsi sebagai bentuk adaptasi alami terhadap lingkungan dan mencerminkan praktik keberlanjutan dalam menghadapi tantangan modern, termasuk perubahan iklim. Sarung hitam yang dikenakan hanya dalam ritual sakral mencerminkan filosofi hidup yang harmonis dengan bumi, sedangkan ritual Andingingi menunjukkan komitmen spiritual terhadap konservasi lingkungan. Secara keseluruhan, kedua praktik ini menunjukkan integrasi antara warisan budaya dan kesadaran ekologis masyarakat Kajang, yang memberikan wawasan berharga tentang bagaimana pengetahuan tradisional dapat berkontribusi pada solusi lingkungan kontemporer . Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman peran praktik-praktik adat dalam keberlanjutan lingkungan dan mitigasi dampak perubahan iklim, serta pentingnya melestarikan kearifan lokal dan tradisi budaya sebagai alat vital untuk menjaga keseimbangan ekologis.
Analisis Kesantunan Berbahasa Warganet dalam Podcast Depan Pintu Cuma di Sini Pak Prabowo Ngasih Informasi Super Penting Sudewi Purwati; Nanik Setyowati; Hadi Riwayati Utami
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa warganet dalam podcast depan pintu Cuma di Sini Pak Prabowo Ngasih Informasi Super Penting. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah tuturan warganet pada kolom komentar. Subjek penelitian didapatkan melalui media masa youtube dalam podcast depan pintu Cuma di Sini Pak Prabowo Ngasih Informasi Super Penting. Sedangkan metode yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik simak, teknik catat dan reduksi data. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dan agih.Hasil penelitian menunjukkan adanya tuturan yang mematuhi kaidah kesantunan berbahasa, ditemukan 52 data diantaranya terdapat 7 makim kebijaksanaan, ditemukan 4 makim kedermawanan, 19 makim penghargaan, 6 makim kesetujuan, 3 makim kesederhanakan, dan 13 makim kesimpatisan. Berdasarkan hasil penelitian maksim penghargaan lebih dominan ditmukan dalam komentar warganet.
Analyzing Slang in Social Media Ita Rosvita; Maria Celine Tumbel; Yusniati N. Sabata; Abdul Rabbi Arrasul
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1178

Abstract

The purpose of this research was to determine the types of slang and slang that were most used by UMLB students of English education, Eight semesters in social media. This is descriptive qualitative research. This research was conducted by non-participatory observation which is observing social media Facebook and WhatsApp. This research is also done with the documentation of screenshots. Participants of slang users in this research were twenty seven eighth-semester students of English Education Program at UMLB. The result of this research show that there were six types of slang used by the students, those were fresh and creative, flippant, imitative, acronym, clipping, and abbreviation. The number of slang found by the researcher is 74 slangs. 18 slangs for fresh and creative, 11 slangs for flippant, 6 slangs for imitative, 5 slangs for acronym, 13 slangs for clipping, and 21 slangs for abbreviation. Therefore based on the data, abbreviation is the most used slang or often used by UMLB students of English education, eight semesters in social media
Pemaknaan dan Penggunaan Bahasa Gaul oleh Gen Alpha dalam Komunikasi Online di Era Society 5.0 Irnafa Tania Putri; Rosita Sofyaningrum
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1180

Abstract

Penelitian tentang bahasa gaul di kalangan Gen Alpha dalam konteks Society 5.0 bertujuan untuk memahami hubungan antara bahasa, teknologi, dan identitas sosial, serta dampaknya terhadap komunikasi generasi muda di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis makna, pembentukan, dan penyebaran istilah bahasa gaul Gen Alpha melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Twitter. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis konten, dengan fokus pada pengamatan aktivitas di media sosial untuk memahami penggunaan istilah-istilah tersebut, serta bagaimana penyebarannya dipengaruhi oleh tren viral dan identitas pengguna Gen Alpha. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 istilah bahasa gaul yang digunakan oleh Gen Alpha dalam komunikasi digital. Istilah-istilah ini muncul melalui adaptasi, kreativitas, dan peniruan, dengan kreativitas menjadi faktor utama yang mencerminkan dinamika sosial dan gaya hidup inovatif Gen Alpha. Media sosial, terutama platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter, memainkan peran besar dalam mempercepat penyebaran istilah baru ini, memungkinkan istilah gaul berkembang secara organik dan menyebar dengan cepat ke jutaan pengguna di seluruh dunia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam pengajaran dan interaksi sosial yang lebih efektif dengan mempertimbangkan pengaruh teknologi terhadap penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.