cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Moral Values in Lasaeo Folktale for the Character Building of Young Learners Desrin Lebagi; Magvirah Octasary; Siti Kiftiah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1433

Abstract

This study investigates the moral values of the Lasaeo folktale, a traditional folktale from Central Sulawesi, Indonesia, for character building in young learners. Employing a qualitative, descriptive approach, the research analyzes the narrative to identify embedded moral values. The researcher served as the primary instrument. The data were gathered through document analysis. The researcher then analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman. The analysis revealed five core moral values within the Lasaeo folktale: obedience, responsibility, consequences of anger, importance of respect, and maintaining peace. The study comes to the conclusion that the Lasaeo folktale, which is rooted in culture, is a useful tool for promoting moral understanding, character growth, and a sense of social responsibility in early childhood education.
Leksikon Fauna dalam Peribahasa Jawa Sebagai Representasi Budaya Jawa: Kajian Ekolinguistik Sutrisno Siswoyo; Mohamad Makincoiri; Agatia Mega Rianda; Fitriana Kartika Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1439

Abstract

This research aims to analyze the meaning of Javanese proverbs that contain fauna lexicon elements. This research uses an ecolinguistic approach. This research focuses on expressions in Javanese proverbs that use fauna lexicon. Data were collected by means of qualitative data analysis as three streams of activities that occur simultaneously: (1) data condensation, (2) data display, and (3) conclusion drawing or verification. Data validity was tested with data triangulation by performing the following steps: discussion, double-checking, and expert consultation. The results of the study show that the fauna lexicon has a connection and represents the culture of Javanese society, including related to: (1) negative character, (2) negative nature, (3) positive behavior related to social morals, (4) negative behavior related to human moral behavior, (5) negative behavior related to social life.
Bentuk dan Kesalahan Penggunaan Bahasa di Meseum Kebaharian Jakarta Situs Marunda Rumah Si Pitung: Suatu Kajian Lanskap Linguistik Hilda Hilaliyah; Bambang Sumadyo; Lulu Ur Rohmah; Ricka Amalia
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1452

Abstract

Lanskap Linguistik (LL) telah menjadi bidang penelitian yang cukup dinamis. Kajiannya berfokus pada pemakaian bahasa di ruang publik. Hal tersebut berlaku juga di museum. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bentuk dan kesalahan penggunaan bahasa di Museum Kebaharian Jakarta Situs Marunda Rumah Si Pitung dalam lanskap linguistik. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data berupa gambar visual dikumpulkan dengan cara dipotret dan didokumentasikan kemudian diklasifikasikan, dianalisis, dan diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bahasa yang digunakan di museum meliputi kata, frasa, kalimat, dan wacana. Elemen-elemen ini berfungsi untuk memberikan informasi yang efektif, mulai dari penamaan objek hingga narasi mendalam tentang sejarah dan budaya lokal. Terkait kesalahan penggunaan bahasa, ditemukan beberapa kesalahan penggunaannya, seperti ketidaksesuaian ejaan, tata bahasa, dan istilah tidak baku yang berpotensi memengaruhi pemahaman pengunjung. Kesalahan-kesalahan ini menunjukkan perlunya revisi dari pengelola untuk meningkatkan kualitas komunikasi di Museum Kebaharian Jakarta Situs Marunda Rumah Si Pitung.
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen dengan Menggunakan Metode Resitasi di SMP Sukma Sukma
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pelaksanaan metode resitasi untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis cerpen di SMP. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Rancangan penelitian terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap: (1) pra tindakan, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan tindakan, (4) observasi, dan (5) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 19 Palu. Teknik analisis data tes dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa observasi pada siklus I menunjukkan aktivitas guru mencapai 62% (kategori: kurang), meningkat menjadi 84% (kategori: baik) pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat dari 64% (kategori: kurang) pada siklus I menjadi 87% (kategori: baik) pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu siklus I ketuntasan belajar klasikal (56%) meningkat menjadi (84%) pada siklus II dan menunjukkan peningkatan sebesar 28%. Dengan demikian, penggunaan metode resitasi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek.
Analysis on English Textbook For Third-Grade In Senior High School Ratu Amelia Awal
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1468

Abstract

This research aims to find out whether the textbook is eligible for students based on the National Education Standards Agency (BSNP), to find out the benefits of textbook used by teacher in third grade, and to find out the difficulties faced by teacher in using textbook. This research used a document study method with descriptive analysis and a qualitative approach. This research used two instruments. First, this research used four indicators of textbook eligibility based on the National Education Standards Agency (BSNP). Second, using teacher interview techniques to determine the benefits of textbooks used for third-grade students and to determine the difficulties of teachers face in using textbooks in learning. The results of the research indicate that the English textbook for grade XII SMA (Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia) Revised Edition 2018 is included in the category of eligibility in terms of Content eligible because the suitability of the material description with the core competencies (KI) and basic competencies (KD) contained in the curriculum. Presentation eligibility because the presentation technique is under the indicators. This book also the Language Eligibility because the language used is appropriate and easy to understand for students and teachers, and Graphic Eligibility has been appropriate because it has met the indicators of BSNP. This textbook is very useful for teachers and students because it guides teachers in delivering material and is also a source of learning for students. In addition, the material presented in this textbook is also under the needs for students, and the language used is quite good and easy to understand. In addition, the material presented in this textbook is under competency standards and basic competencies. Meanwhile, the challenges faced by teachers in using this textbook are that it is not equipped with listening materials, and it is also limited to school libraries.
Heuristik Pappaseng Masyarakat Desa Bonto Birao Tinjauan Semiotika Ince Nasrullah; Irwan Fadli; Kasmawati Kasmawati; Muhammad Ali
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1469

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan makna pappaseng secara heuristik pada masyarakat desa Bonto Birao yang ditinjau dari kajian semiotika Michael Riffaterre. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian ini berupa teks yang terdapat dalam 11 buah pappaseng yang dikumpulkan dari tiga narasumber di Desa Bonto Birao. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan adanya pembacaan heuristik terhadap teks pappaseng. Melalui pembacaan ini, terungkap makna-makna berupa pesan moral, biografi kehidupan, dan kondisi sosial. Setiap pappaseng memuat pesan-pesan luhur yang bertujuan membentuk karakter individu dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pappaseng tidak hanya berfungsi sebagai tradisi lisan, tetapi juga sebagai pedoman etika dan perilaku yang diwariskan secara turun-temurun kepada masyarakat di Desa Bonto Birao.
Analisis Nilai Religius dan Sosial dalam Upacara Ngaben di Bali Indarwati Indarwati; Wahyuni Sakka; Hasan Hasan; Reski Reski
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1470

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai keagamaan dan sosial yang terkandung dalam upacara Ngaben, sebuah ritual pemakaman tradisional Hindu Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai tersebut memengaruhi kohesi masyarakat dan pelestarian budaya di Bali. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan wawancara dengan para pemimpin agama setempat dan anggota masyarakat. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Ngaben bukan sekadar upacara pemakaman, tetapi praktik spiritual mendalam yang berakar pada filosofi Hindu, yang menekankan pelepasan jiwa (atma) untuk mencapai moksha (pembebasan). Secara sosial, upacara ini memperkuat ikatan komunal, karena melibatkan partisipasi kolektif dan tanggung jawab bersama di antara anggota keluarga dan desa. Selain itu, Ngaben berfungsi sebagai daya tarik budaya, yang meningkatkan daya tarik pariwisata Bali sambil mempertahankan makna sakralnya. Penelitian ini menyoroti peran ganda Ngaben sebagai kewajiban agama dan acara sosial budaya, yang menggarisbawahi pentingnya dalam mempertahankan identitas Bali di tengah modernisasi.
Penerapan Metode Outdoor Study Terhadap Keterampilan Menulis Teks Puisi Pada Peserta Didik Kelas X SMK Pelita Nusantara 1 Semarang Ria Nining Marsonia; Siti Fatimah; Murywantobroto Murywantobroto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas X SMK Pelita Nusantara 1 Semarang, perlu diterapkan metode pengajaran tersebut di atas. Metode yang digunakan adalah metode outdoor study. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, temuan penelitian dalam naskah ini sangat berharga. Partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, yaitu metode penulisan data dengan menggunakan metode outdoor study, dan nontes, yaitu observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian penggunaan metode outdoor study dalam pembelajaran teks menulis puisi pada siswa kelas X di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang memperoleh nilai tertinggi 96 dan nilai terendah 76, dengan presentase rata-rata 88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah memahami kurikulum dengan menggunakan metode outdoor study untuk menulis karangan karena telah mencapai tingkat pemahaman yang sama atau lebih tinggi dari KKM yang telah ditetapkan. Hasilnya, metode outdoor study dapat digunakan dalam pengajaran pemahaman membaca pada siswa kelas X di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Pendidik hendaknya memilih merode pembelajaran yang ada agar tercapai keberhasilan dalam pembelajaran. Inilah alasan utama mengapa penulis ingin menulis ini. Karena peran pendidik sebagai fasilitator selama proses pembelajaran, diharapkan pendidik selalu inovatif dalam pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi. Dengan begitu peserta didik dapat antusias dan tertarik selama proses pembelajaran.
Implementasi Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dalam Pembelajaran Teks Laporan Hasil Observasi pada Peserta Didik Kelas X SMKN 8 Semarang Shinta Tazkiyatun Nisa; Arisul Ulumuddin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1496

Abstract

Dalam konteks pendidikan, pengintegrasian sebuah budaya di sekolah mempunyai peranan untuk membangun pemahaman, penghormatan terhadap keberagaman, toleransi, serta pembentukan karakter seorang peserta didik. Tanpa diberi pemahaman yang kuat terhadap budaya lokal, peserta didik akan mudah sekali terbawa pengaruh budaya asing dan akan kehilangan identitas budayanya. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengimplementasikan budaya pada peserta didik, salah satunya dengan menggunakan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan CRT dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi pada peserta didik kelas X SMKN 8 Semarang. Dengan menggunakan pendekatan CRT, Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, dapat memberikan pengalaman belajar peserta didik mengenai budaya yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini dilakukan di SMKN 8 Semarang dengan melibatkan 35 peserta didik. Sumber data pada penelitian ini didokumentasikan dalam bentuk rekaman dan hasil belajar peserta didik kelas X SMKN 8 Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumentasi dan observasi. Dalam pembelajaran teks laporan hasil Observasi pada peserta didik kelas X SMKN 8 Semarang ditemukan beberapa temuan penting yang berkaitan dengan efektivitas pendekatan CRT yaitu dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi, keterlibatan dalam pembelajaran, dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Dengan pendekatan ini, peserta didik tidak hanya belajar untuk menulis laporan secara objektif dan deskriptif, tetapi juga untuk menghargai dan memahami keragaman budaya yang ada di sekitar mereka.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik dalam Mempelajari Teks Cerita Pendek di Kelas XI-6 SMA Negeri 08 Semarang Anisa Rahma Fadhilah; Setia Naka Andrian
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan partisipasi aktif dan positif peserta didik di kelas XI-6 SMA Negeri 8 Semarang, khususnya dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi cerpen bertema sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif, di antaranya perasaan senang siswa meningkat sebesar 8,43%, ketepatan dalam menyelesaikan tugas guru meningkat 5,56%, antusiasme mengikuti pembelajaran naik 8,43%, dan partisipasi aktif serta positif siswa meningkat sebesar 8,33%. Penerapan metode ini memungkinkan siswa untuk memilih sub-topik sesuai dengan minat mereka, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Setiap kelompok dapat mendalami elemen cerpen yang berbeda, yang meningkatkan pemahaman mereka terhadap karya sastra. Selain itu, pendekatan ini juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa. Pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa secara keseluruhan.