cover
Contact Name
Fathiyyatul Khaira
Contact Email
fathiyyatul.khaira@gmail.com
Phone
+6285161910033
Journal Mail Official
jikesi.editorial@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Jln. Limau Manis, Pauh – Padang – Sumatera Barat. 25163.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 27224848     DOI : https://doi.org/10.25077/jikesi.v1i3
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia is a peer-reviewed and open-access journal that focuses on promoting health sciences to integrate research in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and case reports. Subjects suitable for publication include but are not limited to the following fields: Anesthesiology Cardiovascular Cell and molecular biology Child health Dermato-venereology Histopathology Internal medicine Neuro-psychiatric medicine Nutrition Obstetrics and Gynecology Ophthalmology Otorhinolaryngology Pharmacology Pulmonology Radiology Surgery
Articles 317 Documents
Hubungan Karakteristik Ibu dan Dukungan Suami dengan Penggunaan MKJP di Puskesmas Lubuk Kilangan Efandra, Rizky; Masrul, Masrul; Aprilia, Dinda; Aladin, Aladin; Elmatris, Elmatris; Silvia, Nelmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1367

Abstract

Latar Belakang: Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode untuk mencegah kehamilan lebih dari tiga tahun. Prevalensi MKJP nasional tahun 2022 sebesar 22,41 % dari target RPJMN 28,39% pada tahun 2024. Penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh non-MKJP.  Penggunaan MKJP di Kecamatan Lubuk Kilangan tahun 2022 sebesar 15,3%. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dan dukungan suami dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB di Puskesmas Lubuk Kilangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lubuk Kilangan dengan jumlah sampel 200 akseptor KB. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi square dan multivariat regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh ibu dengan usia tidak berisiko (51,0%) dan paritas tinggi (55,5%); sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan tinggi (71,0%), pengetahuan baik (80,0%), dan mendapatkan dukungan suami (73,0%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara karakteristik ibu (usia, paritas, dan pengetahuan) dan dukungan suami dengan penggunaan MKJP di Puskesmas Lubuk Kilangan. Faktor paling dominan mempengaruhi penggunaan MKJP adalah dukungan suami.
Hubungan antara Jumlah Trombosit dan Manifestasi Perdarahan pada Pasien DBD di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang pada Tahun 2022 Ihsan, Rafiq; Reza , Mohamad; Husni; Efrida; Wahid , Irza; Rahmah Burhan , Ida
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1477

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, khususnya Aedes aegypti. Trombositopenia adalah salah satu tanda yang diamati pada DBD. Trombositopenia terjadi ketika jumlah trombosit <100.000 sel/mm³ sehingga fungsi trombosit dalam hemostasis terganggu sehingga mengurangi integritas pembuluh darah, menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan pada akhirnya mengarah pada manifestasi perdarahan. Penyebaran DBD yang cepat dan berpotensi fatal tetap menjadi masalah  kesehatan masyarakat yang signifikan dengan dasar lingkungan. Data dari Dinas Kesehatan Kota Padang menunjukkan adanya peningkatan kasus DBD, dengan 441 kasus yang dilaporkan pada tahun 2022 dibandingkan dengan 366 kasus pada tahun 2021. Kelompok usia 15 hingga 44 tahun adalah yang paling terdampak oleh penyakit ini. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah trombosit dan manifestasi perdarahan pada pasien DBD di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang pada tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Data didapatkan dari rekam medis di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang, dari Januari 2022 hingga Desember 2022, dengan jumlah sampel 100 pasien berusia di atas 18 tahun. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kasus DBD mengalami trombositopenia berat (49%). Proporsi pasien DBD yang juga mengalami manifestasi perdarahan lebih tinggi (51%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square menghasilkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara jumlah trombosit dan manifestasi perdarahan pada pasien DBD di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang pada tahun 2022
Pengaruh Pemberian Human Wharton’s jelly mesenchymal stem cells Terhadap Gambaran Histopatologi Sel Hepatosit yang Diinduksi Aluminium Klorida Putri Amran, Fajriana Anggun; Nita Afriani; Dolly Irfandy; Eryati Darwin; Eka Nofita; Tofrizal
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1508

Abstract

Latar Belakang:   Aluminium klorida (AlCl3) adalah zat hepatotoksik yang dapat ditemukan dalam air, udara, serta berbagai bahan makanan , sehingga manusia berpotensi terpapar setiap hari. Paparan kronis AlCl3 diketahui menimbulkan akumulasi pada hepar yang berujung pada kerusakan hepatosit. Gambaran histopatologi khas akibat paparan toksik ini meliputi degenerasi hidrofik, piknosis, karioreksis, kariolisis, dan nekrosis.  Dengan. Human Wharton’s jelly mesenchymal stem cells (HWJ-MSCs), yang berasal dari jaringan mucoid plasenta, memiliki sifat multipotent, regenerative dan imunomodulator, sehingga berpotensi memperbaiki kerusakan hepatosit. Objektif:    Penelitian ini bertujuan unutuk mengetahui pengaruh pemberian HWJ-MSCs terhadap gambaran histopatologi sel hepatosit tikus yang diinduksi aluminium klorida Metode:    Penelitian eksperimental laboratorik dengan desain Post Test Only Control Group dilakukan pada 18 ekor tikus wistar jantan. Hewan dibagi menjadi tiga kelompok : kontrol negative, kontrol positif dengan induksi AlCl3 dan perlakuan dengan induksi AlCl3 ditambah pemberian HWJ-MSCs. Hepar difiksasi, diproses histologis, dan diwarnai menggunakan H&E. Presentase kerusakan hepatosit dinilai pada tiga lapangan pandang dengan pembesaran 400x Hasil:      Rerata kerusakan hepatosit adalah 1,7% pada kontrol negative, 68,7% pada kontrol positif, dan 35,8% pada kelompok perlakukan. Tampak perbaikan gambaran histopatologi pada kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol kontrol positif. Kesimpulan:  Pemberian HWJ-MSCs berpotensi menurunkan kerusakan hepatosit akibat induksi AlCl3 meskipun dosis yang diberikan belum cukup untuk mengembalikan kondisi sel hepatosit normal.
Efektivitas Penyuluhan dengan Media Audiovisual terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Personal Hygiene Menstruasi pada Remaja Putri di SMP Negeri 6 Putussibau Dian, Flaviana; Irsan, Abror; Mardhia
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1516

Abstract

Latar belakang: Personal Hygiene merupakan tindakan merawat diri untuk menjaga kesehatan diri. Personal Hygiene saat menstruasi seringkali tidak dihiraukan dan dilakukan oleh remaja putri sehingga menjadi rentan untuk terkena masalah kesehatan organ reproduksi. Kurangnya informasi dan pandangan masyarakat yang masih menganggap tabu perihal membahas kesehatan reproduksi menjadi penyebab kurangnya personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Tujuan:  Mengetahui efektivitas penyuluhan dengan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMP Negeri 6 Putussibau. Metode: Penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah one grup pretest-posttest design. Sebanyak 37 siswi SMP Negeri 6 Putussibau menjadi subjek penelitian yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil:  Nilai signifikasi yang diperoleh dari uji wilxocon pada tingkat pengetahuan dan sikap adalah <0,001 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap subjek penelitian sebelum dan sesudah penyuluhan. Kesimpulan:  Penyuluhan dengan media audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 6 Putussibau, ditunjukkan dengan meningkatnya skor yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan dengan media audiovisual.
Peran Angiotensin 1-7 pada Penyakit Ginjal Kronik Sofiani, Dinda Putri; Harun, Harnavi
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1521

Abstract

Latar Belakang:  Penyakit ginjal kronik (PGK) ditandai penurunan progresif fungsi ginjal. Pada patogenesisnya, sistem renin–angiotensin–aldosteron (RAAS) berperan sentral. Angiotensin-(1–7) [Ang(1–7)], metabolit angiotensin II yang berikatan dengan reseptor Mas, memiliki efek vasodilatasi, anti-inflamasi, dan anti-fibrosis yang berpotensi protektif. Objektif:  Mengevaluasi bukti preklinik dan klinik terkait peran Ang(1–7) terhadap tekanan darah, inflamasi/fibrosis, dan luaran ginjal pada PGK. Metode:  Tinjauan naratif atas studi 2010–2025 yang ditelusuri di PubMed/Scopus dengan kata kunci “chronic kidney disease”, “angiotensin-(1–7)”, “Mas receptor”. Inklusi: model hewan atau uji klinik yang melaporkan tekanan darah, albuminuria, eGFR, atau penanda inflamasi/fibrosis. Ekstraksi berfokus pada arah efek dan keselamatan. Hasil:  Studi preklinik konsisten menunjukkan penurunan tekanan darah, hambatan aktivasi TGF-β/SMAD dan NF-κB, serta penurunan kolagen interstisial. Pada manusia, uji awal bersampel kecil melaporkan penurunan albuminuria dan tekanan darah, perbaikan biomarker inflamasi, serta perlambatan penurunan eGFR pada sebagian kohort; profil keamanan umumnya baik. Namun, heterogenitas populasi, variasi dosis/route (peptida vs analog), dan durasi intervensi yang singkat membatasi kepastian efek kausal. Kesimpulan:  Ang(1–7) menjanjikan sebagai adjuvan penatalaksanaan PGK melalui modulasi RAAS non-klasik dengan efek anti-inflamasi dan anti-fibrotik. Meski sinyal manfaat awal ada, bukti klinik masih terbatas. Uji acak terkontrol berskala besar dengan penetapan dosis, durasi, dan luaran keras (penurunan eGFR jangka panjang, dialisis, kematian) diperlukan sebelum implementasi rutin
Effect of Omega-3 Supplementation on Psoriasis Severity: An Evidence-Based Case Report Basalamah, Tarafainy; Nurul Ratna Mutu Manikam
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1599

Abstract

Background: Psoriasis is a chronic inflammatory skin disorder often associated with significant morbidity and limited efficacy of conventional treatments, which may also cause adverse effects. Omega-3, with their anti-inflammatory and immunomodulatory properties, have been proposed as a potential adjunctive therapy for managing psoriasis. This evidence-based case report (EBCR) aims to evaluate the efficacy of omega-3 supplementation in improving clinical outcomes in patients with psoriasis. Objective: To determine the effect of omega-3 supplementation on changes in Psoriasis Area and Severity Index (PASI) scores in psoriasis patients. Methods: Literature search was conducted using advanced searching in three large databases: PubMed, Cochrane Library, and ProQuest. MeSH terms, advanced search and eligibility criteria were used for title and abstract screening after removing duplicates. Critical assessment tools and levels of evidence of the final articles are based on the Oxford Center for Evidence-Based Medicine. Results: Three systematic reviews and meta-analyses and one RCTs met the PICO and eligibility criteria that had been set. Three of the studies demonstrated a modest but statistically significant reduction in PASI scores with omega-3 PUFA supplementation, particularly when combined with conventional therapies. A study showed limited or non-significant effects when omega-3 was used alone. Conclusion: Omega-3 supplementation demonstrates a beneficial effect in reducing disease severity in patients with psoriasis, as evidenced by improvements in PASI scores.
Pengaruh Suplementasi Vitamin D terhadap Overall Survival dan Progression-Free Survival pada Pasien Kanker Kolorektal Widyartini, Ni Wayan Eka; Eka Andayani, Diyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1608

Abstract

Background: Colorectal cancer (CRC) is the fourth most common cancer and the fifth leading cause of cancer death in Indonesia. Despite treatment advances, prognosis remains poor, with high recurrence rates and low long-term survival. Vitamin D has recently emerged as a potential adjunct due to its role in modulating tumor progression and improving survival outcomes. Objective: To evaluate the effect of vitamin D supplementation on overall survival (OS) and progression-free survival (PFS) in patients with colorectal cancer. Methods: A structured literature search was conducted using PubMed, Cochrane Library, and Google Scholar, focusing on studies published between 2020 and 2025. Eligible studies included randomized controlled trials (RCTs), systematic reviews, and meta-analyses involving adult CRC patients receiving vitamin D supplementation. Articles were appraised using the Oxford Centre for Evidence-Based Medicine (CEBM) criteria. Results: Two meta-analyses studies met the inclusion criteria. The meta- analyses by Vaughan-Shaw et al. demonstrated a significant improvement in PFS (HR = 0.65) with vitamin D supplementation, particularly at a dose of 4,000 IU/day for 23 months in metastatic CRC patients. Whereas the meta-analyses by Xu et al. reported inconsistent findings, primarily based on observational data with unclear dosing. Major limitations included small sample sizes, heterogeneous populations, and inconsistent reporting of outcomes and dosages. Conclusion: High-dose vitamin D supplementation may improve progression-free survival in colorectal cancer. However, stronger evidence from large, well-designed trials is needed to confirm its effectiveness and inform clinical practice.
Hubungan Pola Penggunaan Hand Sanitizer dengan Kejadian Dermatitis Tangan Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Zafira, Qory; Akhyar, Gardenia; Rustam, Erlina; Julizar, Julizar; Gustia, Rina; Afdal, Afdal
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i1.1046

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 membuat masyarakat menjalankan pola hidup baru dengan menerapkan protokol kesehatan dengan membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer diformulasikan untuk dapat menghambat dan membunuh mikroorganisme dengan cara mendenaturasi lipid, namun efek dari cara kerjanya ini dapat meningkatkan risiko terjadinya dermatitis tangan. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola penggunaan hand sanitizer dengan kejadian dermatitis tangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross-sectional study dengan teknik simple random sampling pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Angkatan 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Data responden diperoleh dari kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar mahasiswa menggunakan hand sanitizer lebih dari 6 bulan (82,5%) dengan frekuensi 1 sampai 5 kali dalam sehari (86,3%). Lebih dari setengah mahasiswa menggosok tangan kurang dari 10 detik setiap menggunakan hand sanitizer (75%), dan tidak menggunakan pelembab (57,5%). Sebagian besar mahasiswa tidak mengalami dermatitis tangan (77,5%) dan tidak memiliki riwayat atopi (80%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan, frekuensi penggunaan, durasi scrubbing penggunaan hand sanitizer dan penggunaan pelembab dengan kejadian dermatitis tangan dengan nilai p=0.599 untuk durasi penggunaan, p=0.086 untuk frekuensi penggunaan, p=1.00 untuk durasi scrubbing, dan p=0.316 untuk penggunaan pelembab. Terdapat hubungan antara riwayat atopi dengan kejadian dermatitis tangan dengan nilai p=0,000. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola penggunaan hand sanitizer dengan kejadian dermatitis tangan khususnya durasi penggunaan, frekuensi, dan durasi scrubbing dan penggunaan pelembab, namun terdapat hubungan antara riwayat atopi dengan kejadian dermatitis tangan. Kata kunci: Pola penggunaan hand sanitizer, dermatitis tangan
Hubungan Pengetahuan dengan Tindakan Pencegahan terhadap Toksoplasmosis pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNAND Swandi, Khairfani; Rusjdi, Selfi Renita; Burhan, Ida Rahmah; Adrial, Adrial; Irramah, Miftah; Fadila, Zurayya
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i1.1058

Abstract

Latar belakang: Toksoplasmosis merupakan penyakit asimtomatik yang tersebar di seluruh dunia. Sampai saat ini, Toksoplasmosis termasuk dalam kelompok Neglected Tropical Diseases (NTD’s). Seroprevalensi toksoplasmosis beberapa daerah di Indonesia tergolong cukup tinggi. Tingkat higienitas masyarakat di Indonesia juga tergolong rendah. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki pengetahuan dan tindakan pencegahan yang baik sebagai langkah awal untuk menurunkan risiko terinfeksi toksoplasmosis. Objektif: Mengetahui hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan terhadap toksoplasmosis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian model analitik cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Pemilihan sampel menggunakan metode stratified random sampling dari mahasiswa/I program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Angkatan 2019 dan 2020. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa 143 responden memiliki pengetahuan baik terkait toksoplasmosis dan 146 responden menerapkan tindak pencegahan yang baik terhadap toksoplasmosis. Kesimpulan: Kesimpulan yang didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan terhadap toksoplasmosis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Kata kunci: toksoplasmosis, Toksoplasma gondii, pengetahuan, tindak pencegahan
Hubungan Gangguan Mental Emosional dengan Kualitas Hidup Caregiver Pasien Skizofrenia Seftyarni, Moudy Annisa; Liza, Rini Gusya; Burhan, Ida Rahmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v5i1.1075

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang membutuhkan bantuan caregiver. Caregiver pasien skizofrenia di Indonesia rata-rata adalah keluarga pasien tersebut sehingga berisiko mengalami gangguan mental emosional akibat beban perawatan dan beban emosional yang harus dipikul. Gangguan mental emosional dapat menyebabkan terganggunya kualitas hidup seseorang. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gangguan mental emosional dengan kualitas hidup caregiver pasien skizofrenia. Metode: Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022 – November 2022. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini adalah seluruh caregiver pasien skizofrenia di RSJ Prof. Dr. HB Saanin Padang dengan total sampel sebanyak 160 responden yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Hasil: 50,6% caregiver mengalami gangguan mental emosional dan 45,9% caregiver berada pada tingkat kualitas hidup sedang. Terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan mental emosional dengan kualitas hidup (p-value <0,001) pada nilai signifikansi 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan mental emosional dengan kualitas hidup caregiver pasien skizofrenia. Kata kunci: gangguan mental emosional, kualitas hidup, caregiver, skizofrenia