cover
Contact Name
Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Contact Email
duniapendidikan9@gmail.com
Phone
+6285206640908
Journal Mail Official
duniapendidikan9@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27468674     DOI : https://doi.org/10.55081/jurdip.v1i1.605
Core Subject : Education,
Jurnal Dunia Pendidikan adalah jurnal penelitian peer review akses terbuka yang diterbitkan oleh LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna. Jurnal Dunia Pendidikan menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian empiris asli tentang pendidikan yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 549 Documents
Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Main Hakim Sendiri Terhadap Pelaku Pencurian Yang Mengakibatkan Meninggal Dunia Muhammad Fajar Lubis; Zertia Erma; Yulkarnaini Siregar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.3992

Abstract

Tindakan main hakim sendiri seringkali menjadi subjek kontroversi dalam sistem peradilan, terutama ketika berujung pada kematian korban. Penulisan ini mengeksplorasi pertanggungjawaban pidana bagi pelaku main hakim sendiri terhadap pelaku pencurian yang mengakibatkan meninggal dunia. Melalui pendekatan hukum dan analisis terhadap kasus-kasus yang relevan, penelitian ini bertujuan untuk memahami implikasi hukum dari tindakan semacam itu. Temuan penulisan menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku main hakim sendiri dalam konteks kasus pencurian yang berujung pada kematian menjadi tantangan yang kompleks. Klarifikasi hukum diperlukan untuk memastikan bahwa pertanggungjawaban pidana diterapkan dengan adil dan proporsional. Selain itu, pentingnya pendidikan hukum dan kesadaran masyarakat tentang konsekuensi tindakan main hakim sendiri juga ditekankan dalam rangka mencegah kasus-kasus serupa terjadi di masa depan. Penulisan ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana sistem hukum menanggapi fenomena main hakim sendiri dalam kasus pencurian yang mengakibatkan kematian. Implikasi dari temuan penelitian ini menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil dan berdasarkan fakta, serta perlunya klarifikasi hukum dan kesadaran masyarakat untuk mengatasi masalah ini secara efektif.
Pencabutan Hak Politik Terhadap Mantan Anggota Legislatif Pelaku Tindak Pidana Korupsi Donny Andy Pratama Sihombing; Ismayani
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.3993

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan tindak pidana yang sangat berdampak luar biasa dalam stabilitas bangsa dan negara. beberapa kasus terjadi seorang mantan narapidana kasus korupsi, ketika sudah keluar dari menjalankan pidanannya, ternyata justru menjadi pejabat lagi di lingkungan dinasnya. Pencabutan hak politik terhadap mantan anggota legislatif pelaku tindak pidana korupsi adalah salah satu instrumen hukum yang bertujuan menjaga integritas dan stabilitas sistem politik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang pendekatannya dilakukan dengan cara memahami suatu permasalahan berlandaskan pada peraturan-peraturan atau literatur. Sanksi, pencabutan hak politik memberikan efek jera dan mencegah kembali terlibat dalam publik atau proses pemilihan. Namun, pencabutan hak politik seringkali diatur sebagai sanksi tambahan, sehingga tidak diterapkan disetiap kasus korupsi. Pengaturan ini diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia. Pencabutan hak politik bagi terpidana korupsi merupakanTerobosan dan dapat memberikan efek jera mengingat tindak pidana korupsi yang dapat berakibat rusaknya tatanan kehidupan bangsa. Pencabutan hak politik berupa hak dipilih dalam jabatan publik pelaku tindak pidana korupsi merupakan implementasi dari penerapan sanksi pidana yang bersifat extra ordinary enforcement. Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 17 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang No. 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dapat dijatuhi pidana tambahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1) huruf d dan Pasal 10 huruf b angka 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pidana Tambahan yang berkaitan dengan pencabutan hak-hak tertentu, serta pidana pencabutan hak politik yang diatur lebih lanjut dalam Pasal 35 ayat 1 dan Pasal 38 Kitab Undang Undang Hukum Pidana. Pencabutan hak politik termuat dalam Pasal 4 ayat (3) Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota. Berdasarkan penjabaran diatas, untuk kasus korupsi yang melibatkan mantan pejabat publik atau anggota legislatif, perlu dipertimbangkan pemberlakuan pencabutan hak politik seumur hidup. Ini akan memberikan efek jera dan memastikan bahwa mereka yang terlibat dalam korupsi tidak memiliki kesempatan untuk kembali mengakses kekuasaan politik.
Analisis Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Religius Melalui Program Character Building Pada Siswa Kelas VII SMP Immanuel Pontianak Alexius Aan; Syamsuri; Shilmy Purnama; Imran; Achmadi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penguatan pendidikan karakter religius melalui program character building pada siswa kelas VII SMP Immanuel Pontianak, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data didalam penelitian ini adalah kepala unit SMP Immanuel bilingual class, gembala sekolah atau ketua tim character building, koordinator penggembalaan yayasan serta peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data yang kemudian dijadikan sebagai dasar penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi penguatan pendidikan karakter religius melalui program character building dilaksanakan melalui tiga kegiatan yakni penyampaian materi, boardgames session, dan film session. Materi berfokus pada nilai-nilai religius seperti toleransi, persabatan, mencintai, lingkungan, boardgames untuk memperkuat nilai-nilai kerjasama. Film session memanfaatkan film bertema moral dan religius untuk menanamkan nilai percaya diri. Program ini berhasil diukur dengan lima indikator karakter religius yang dipakai berdasarkan kesesuaian dengan objek dan subjek penelitian: toleransi, kerjasama, persahabatan, percaya diri, dan mencintai lingkungan. Kegiatan diskusi, permainan, dan refleksi melalui film mendukung peningkatan nilai-nilai tersebut, dengan pendekatan interaktif yang mampu membangun keakraban dan kesadaran siswa terhadap pentingnya karakter religius dalam kehidupan yang nyata.
Pengaruh Level Aktivitas Fisik Terhadap Komposisi Lemak Tubuh Pada Karyawan Universitas Primagraha Tahun 2025 Nugrahani Febrina Sari; Hazrina Amni; Elsa Ariestika
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4053

Abstract

Aktifitas fisik merukapan faktor yang mempengaruhi kondisi tubuh manusia terutama pada kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan. Profesi dan pekerjaan yang mereka lakukan dalam aktifitas sangat mempengaruhi kesehatan dan kondisi fisik manusia. Kapasitas lemak tubuh yang berlebihan karena mengkonsumsi makan yang berlebihan dapat menimbulkan penyakit dan merusak fungsi system tubuh seperti ginjal, lambung dan lain-lain. Tujuan dari penelitian mengatahui pengaruh level aktivitas fisik terhadap komposisi lemak tubuh. Sampel dalam penelitian ini adalah Karyawan Universitas Primagraha tahun 2025. Menggunakan teknik purposive random sampling dimana terdapat 39 karyawan, 21 karyawan perempuan dan 18 karyawan laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan IPAQ Angket dimana terdapat tujuh item soal yang mengukur aktivitas fisik berat (vigorous activity), aktivitas fisik sedang (moderate activity), aktivitas berjalan kaki (walking acitivity) dan aktivitas duduk (siting activity) seseorang dalam satu minggu terakhir. Menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) sebagai alat ukur komposisi lemak tubuh. Analisis regresi linier sederhana digunakan dalam teknik analisis. Hasil penelitian terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap komposisi lemak tubuh karyawan Universitas Primagraha tahun 2025 dengan nilai Sig. 0,014 < 0,005 nilai probabilitas. Simpulan Ho ditolak sehingga dinyatakan adanya pengaruh aktifitas fisik terhadap komposisi lemak. Nilai R square menyatakan 0,152 dalam hasil sehingga pengaruh aktifitas fisik terhadap komposisi lemak sebanyak 15,2%.
Faktor Utama Yang Mempengaruhi Psikologis Atlet Junior Club Tenis Sukoharjo Usia 14-16 Tahun Hazrina Amni; Nugrahani Febrina Sari
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4056

Abstract

Strategi dalam olahraga melibatkan banyak aspek yang analisis termasuk dalam aspek psikolog. Psikologi olahraga adalah disiplin yang mengajarkan psikologi yang berkaitan dengan internal dan eksternal dalam sebuah olahraga. Keberhasilan dalam sebuah olahraga yang menghasilkan prestasi akan berdampak pada fisik dan kesehatan mental seorang atlet. Tenis menjadi salah satu olahraga yang beberapa tahun terakhir berkembang dan memiliki keberhasilan secara karakteristik psikologis atlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi psikologis Atlet Junior Club Tenis Sukoharjo Usia 14-16 Tahun. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 20 atlet. Metode pengambilan data yang digunakan adalah menggunakan kuisioner. Peneliti menggunakan kuisioner Karakteristik Psikologis Terkait dengan Kuesioner Kinerja Olahraga (CPRD) yang sudah pernah digunakan dalam penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian mendeskripsikan terdapat faktor utama yang mempengaruhi psikologis Atlet Junior Club Tenis Sukoharjo Usia 14-16 tahun adalah Manajemen Stres. Faktor psikologis pada aspek manajemen stress yang dirasakan oleh atlet merupakan pengaruh yang mungkin terjadi baik secara internal dan eksternal. Usia dan jenjang pendidikan menjadi pertimbangan yang cukup kuat terhadap aspek manejemen stress pada atlet. Faktor selanjutnya yang mempengaruhi adalah Motivasi, selanjutnya faktor evaluasi kinerja, kerjasama tim dan kemampuan mental.
Peran Kecepatan dalam Meningkatkan Keterampilan Menggiring Bola pada Atlet Futsal Pemula: Sistematika Literatur Review Sudirman Burhanuddin; Andi Rizal; Ricardo Valentino Latuheru
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran kecepatan dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola pada atlet futsal pemula. Metode yang digunakan adalah adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang relevan, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, termasuk buku teori olahraga dan artikel jurnal nasional serta internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecepatan memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas keterampilan menggiring bola, baik dari segi teknik dasar, kelincahan gerak, maupun daya tahan dalam situasi permainan. Ditemukan bahwa latihan kecepatan seperti sprint, agility, dan drill reaksi memiliki dampak positif terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola. Oleh karena itu, pengembangan kecepatan sebaiknya menjadi bagian integral dalam program pelatihan futsal bagi atlet pemula untuk menunjang peningkatan performa teknik bermain secara menyeluruh.
Analisis Kecepatan Gerak Pukulan Depan Pada Atlit Pencak Silat TSPM SMA Negeri 3 Luwu Andi Rizal; Iskandar; Dhilga Az Zikra Herman
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban atas permasalahan tentang tingkat kemampuan kecepatan gerak pukulan depan pada atlet pencak silat TSPM SMA Negeri 3 Luwu. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan atlet pencak silat TSPM SMA Negeri 3 Luwu, menggunakan sampel dari seluruh anggota populasi sebanyak 15 atlet (Total sampling). Adapun Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriktif kwantitatif menggunakan metode observasi dengan melakukan tes secara langsung pada sampel yang telah ditentukan. menggunakan. Analisis data menggunakan teknik Analisis deskriptif persentase. Dari hasil perhitungan statitik diketahui tidak ada atlet atau (0,0 %) yang mencapai kategori “baik sekali”, “kurang” dan “sangat kurang”. selanjutnya ada 11 atlet (73,0 %) mencapai kategori “baik”, dan ada 4 atlet (27,0 %) mencapai kategori “cukup”. Kesimpulan penelitian bahwa: tingkat kemampuan kemampuan kecepatan gerak pukulan depan pada atlet pencak silat TSPM SMA Negeri 3 Luwu masuk dalam kelompok kategori “baik”.
Hubungan Koordinasi Motorik Terhadap Keterampilan Renang Gaya Dada Pada Anak Usia Remaja: Sistematika Literatur Review Ricardo Valentino Latuheru; Sudirman Burhanuddin; Ikadarny
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mereview secara sistematis hasil-hasil penelitian yang membahas keterkaitan koordinasi motorik terhadap keterampilan renang gaya dada pada anak usia remaja. Metode yang digunakan adalah adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir, dengan kriteria inklusi meliputi desain penelitian eksperimen atau korelasional dan fokus pada remaja usia sekolah. Data dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara variabel yang dikaji. Hasil review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan positif yang signifikan antara kemampuan koordinatif dan keterampilan gaya dada, terutama pada aspek keseimbangan, ritme gerak, serta koordinasi tangan dan kaki. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pendidikan jasmani dan pelatihan olahraga, dengan merekomendasikan integrasi latihan koordinasi dalam pembelajaran renang. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan bahwa pengembangan koordinasi motorik secara sistematis sangat penting untuk meningkatkan keterampilan teknik renang pada remaja, serta membuka ruang untuk penelitian lanjutan dengan desain yang lebih komprehensif.
Efektivitas Senam Aerobik untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani Remaja di Kota Makassar Retno Farhana Nurulita; Poppy Elisano Arfanda; Silatul Rahmi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam aerobik dalam meningkatkan kebugaran jasmani remaja di Kota Makassar. Kebugaran jasmani merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik, terutama bagi remaja yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan fisik yang pesat. Senam aerobik dikenal sebagai salah satu bentuk olahraga yang melibatkan gerakan tubuh teratur dengan intensitas yang cukup, yang dapat membantu meningkatkan kapasitas aerobik, daya tahan tubuh, serta memperbaiki fungsi kardiovaskular dan pernapasan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimen pretest-posttest. Sebanyak 30 remaja berusia 14-17 tahun yang tidak aktif dalam program olahraga terorganisir sebelumnya dipilih sebagai sampel penelitian. Mereka mengikuti program senam aerobik selama 8 minggu, dengan frekuensi latihan tiga kali seminggu. Sebelum dan setelah mengikuti program, kebugaran jasmani peserta diukur dengan tes lari 12 menit dan tes push-up. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kebugaran jasmani remaja setelah mengikuti senam aerobik, dengan peningkatan rata-rata 15% pada nilai kebugaran jasmani peserta. Uji statistik paired sample t-test menghasilkan p-value < 0,05, yang menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi tidak bersifat kebetulan dan dapat dianggap sebagai efek dari senam aerobik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa senam aerobik terbukti efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani remaja di Kota Makassar.
Minat Bermain Futsal Siswa SMA Negeri 2 Camba Maros Asri Awal; Muslim Bin Ilyas
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4090

Abstract

Abstrak analisis data, hasil uji deskriptif Minat bermain futsal Siswa SMA Negeri 2 Camba Maros nilai N di ketahui sampel 30,range/jarak 47.00,minimum 85.00,maximum 132.00, sum/total 1.10732, mean/jumlah rata-rata 13.63548, standar deviasi/satuan baku 185.926,dan variance/perbedaan 30, Uji Normalitas data Survei Minat bermain futsal Siswa SMA Negeri 2 Camba Maros dengan menggunakan uji Kolmogorov smirnov memperoleh hasil nilai absolut 0.184, positif 0.103, negatif -0.184, Kolmogorov-Smirnov 1.006, Asymptot. Sig 0.264, Dan hasil uji hipotesis yaitu minat bermain futsal siswa yaitu 2 sampel yang masuk kategori sangat baik, 22 sampel yang masuk kategori baik dan 6 sampel yang masuk kategori cukup,jadi keseluruhan sampel 30 orang.dari data inilah kita bisa melihat bahwa di sekolah SMA Negeri 2 Camba Maros siswa-siswa di sekolah tersebut manyoritas memiliki minat bermain futsal pada mata pelajaran penjas yang baik walaupun ada beberapa siswa memuliki minat bermain futsal yang rendah pada pelajaran penjas, yang pada dasarnya ada banyak faktor penunjang dan penghambat minat bermain futsal seseorang.