cover
Contact Name
Muhammad Ibnu Ashari
Contact Email
ibnuashari092@gmail.com
Phone
+6285283999981
Journal Mail Official
sospol@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Juanda No. 80 Samarinda (75124) Telp. 0541-744490,7030598; Fax 0541-761244
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan
ISSN : 16932439     EISSN : 28288440     DOI : 10.31293/PD
Prediksi: Jurnal Administrasi dan Kebijakan is a national and open access journal published by the Faculty of Social and Political Sciences of the University of August 17, 1945 Samarinda. Prediction focuses on the development of the study of the humanities and social sciences. The purpose of our journal is to promote a principled approach to research in the field of social sciences and humanities specifically focusing on Political Science and State Administration and Policy Sciences. Prediksi have a full commitment to the authenticity of published articles and papers. Any authority that submits its articles to Prediksi for publication must be able to prove that the submitted work is an original contribution and has never been published in part or in whole in any other print media. To achieve this commitment, Prediction provides an objective and fair peer review of every article submitted by blind reviewers from other universities.
Articles 196 Documents
Economic Threats at The Border Sebatik Island, North Kalimantan Aftah, Chairul; Daniah, Rahmah; Aisyah, Aisyah; Na, Dinda Shafa; Greysia, Edith; Mulkani, Ibnu; Mattawang, Hudair; Mujahidah, Ahda
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 3 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v21i3.6637

Abstract

Masalah perbatasan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia, dan Malaysia menjadi masalah yang terus berlanjut. Orang Sebatik menganggap ini sangat masuk akal mengingat kedekatan geografis dengan wilayah Malaysia dan kurangnya perhatian pemerintah. Hubungan dengan Malaysia adalah solusi untuk masalah sehari-hari. Sementara dari sudut pandang pemerintah, hubungan yang terjadi di perbatasan dapat dianggap merah sebagai ancaman bagi kehidupan negara karena menyangkut integritas teritorial. Ini adalah penelitian kepustakaan, yang mengambil data sekunder yang menghasilkan perspektif dalam melihat masalah, terutama dari perspektif ekonomi. Bahwa hubungan erat antara kedua komunitas tersebut dapat dilihat sebagai sumber masalah, terutama di sektor ekonomi bagi kedua komunitas tersebut. Namun, penelitian ini hanya berfokus pada komunitas Sebatik. Dalam bidang ekonomi hubungan ini akan memberikan konsekuensi bagi masyarakat Sebatik yaitu, pengangguran, kemiskinan, keterbatasan sumber daya yang akan dikembangkan dan perdagangan akibat munculnya ketergantungan terhadap Malaysia
Peran Pelayanan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dalam Pengembangan Pertanian Lokal di Kabupaten Pakpak Bharat Ameliany, Nanda; Sjafruddin, Sjafruddin; Sufi, Sufi; Iryani, Lisa
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7642

Abstract

This thesis examines field agricultural extension services (PPL) in Kuta Tinggi Village, Salak1 District, Pakpak Bharat Regency. The problem that is the basis of this research is the lack of services from field agricultural instructors in Kuta Tinggi Village, Salak District, Pakpak Bharat Regency. This can be seen from farmer groups who experienced a failed onion harvest. This research uses a descriptive qualitative approach using data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The focus of this research is field agricultural extension services in Kuta Tinggi Village and what factors hinder agricultural extension services in Kuta Tinggi Village. The aftereffects of this examination show that field rural augmentation services in Kuta Tinggi Village, Salak District, agricultural extension services are not yet completely good. Providing services. This can be seen from the responsiveness indicators where Field Agricultural Instructors need to improve and need to be improved again so that the farming community is satisfied with the services provided by Field Agricultural Instructors and must also be in accordance with what the farmer group community wants.Dinas Penyuluhan Pertanilan (PPL) di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Barat, menjadi pokok bahasan dalam penelitian ini. Permasalahan yang menjadi dasar pendalaman ini adalah tidak adanya administrasi dari guru lapangan pedesaan di Kota Kuta Tinggi, Daerah Salak, Pemerintahan Pakpak Bharat. Hal ini dapat dilihat dari kelompok petani yang hasil panen bawang merah yang banyak. Eksplorasi ini  menggunakan metodologi subjektif tertentu yang memanfaatkan  prosedur pengumpulan  informasi, yailtu persepsi, pertemuan, dan dokumentasi tertentu. Penelitian ini berfokus pada pelayanan penyuluhan pertanian di Desa Kuta Tinggi dan faktor-faktor yang menghambat berfungsinya dengan baik. Akibat dari penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Pemekaran Pertanian di Kota Kuta Tinggi Daerah Salak adalah Badan Pemberdayaan Pertanian belum sepenuhnya hebat dalam memberikan manfaat. Hal ini seharusnya terlihat dari tanda-tanda tanggap dimana Guru Lapangan Pedesaan harus ditingkatkan dan ditingkatkan lagi  agar dukungan pihak penggarap daerah senang dengan pelayanan yang diberikan oleh Pendidik Bidang holtikultura dan juga harus sesuai dengan apa yang dilakukan oleh kelompok petani setempat.
Koordinasi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dalam Penyelenggaraan Pengajuan Pensiun Pegawai Negeri Sipil Fadilla, Imro'atul; Hardjati, Susi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i2.7539

Abstract

Sebuah koordinasi mempunyai peran penting untuk menciptakan keselarasan dalam bekerja sama pada suatu organisasi atau instansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis koordinasi yang dilakukan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam menyelenggarakan pengajuan pensiun. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu koordinasi di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam menyelenggarakan pengajuan pensiun dinilai berjalan dengan baik yang dianalisis berdasarkan faktor-faktor menurut Hasibuan antara lain pembagian kerja, komunikasi, kesatuan tindakan, dan disiplin. Meskipun, pada faktor komunikasi dianggap kurang efektif karena tidak adanya media khusus sebagai tempat untuk komunikasi dengan beberapa pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pengajuan pensiun di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
Penerapan Pelayanan Prima dalam Penerbitan E-KTP Melalui Klampid New Generation (KNG) di Kecamatan Pakal Kota Surabaya Mahrani, Sindy; Hardjati, Susi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.7553

Abstract

Klampid New Generation (KNG) merupakan bentuk inovasi yang diluncurkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dalam upaya mewujudkan pelayanan prima. Pelayanan dapat dikatakan prima jika dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan kepuasan kepada masyarakat. Kecamatan Pakal merupakan salah satu lembaga penyelenggara pelayanan publik yang menerapkan KNG sebagai upaya pemberian pelayanan prima kepada masyarakat. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan teori pelayanan prima yang meliputi kemampuan, sikap, penampilan, perhatian, tindakan, dan tanggungjawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pelayanan prima dalam penerbitan E-KTP melalui Klampid New Generation (KNG) di Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai di Kecamatan Pakal telah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Setiap indikator menunjukkan penilaian yang baik sehingga dalam penerbitan e-KTP melalui KNG di Kecamatan Pakal dapat dikatakan sudah optimal. Artinya, penerapan pelayanan prima sudah dilakukan oleh pegawai di Kecamatan Pakal. Namun hal tersebut harus selalu ditingkatkan dan dipertahankan agar pegawai dapat memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masa mendatang. 
Analisis Manajemen Komunikasi dalam Proses Percepatan Guru Besar Dosen FISIP Universitas Mulawarman Hairunnisa, Hairunnisa; Sherlianika, Eca; Alvis, Laurensia Soraida; Dewi, Ani Sukma
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.8426

Abstract

Professor is the highest academic title for lecturers who are devoting themselves to become educators in higher education units. Not all lecturers can hold the title of professor, because there are various requirements that must be met by lecturers. One of them is at the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University in Samarinda, which has a professor acceleration program to increase the competence and capacity of lecturers in achieving functional positions as professors. Good management is needed in implementing the accelerated professor program so that this program can run well and. smoothly. The implementation of this research aims to find out the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University in managing and developing effective communication management so that the process of accelerating professors can be carried out very well. The theory used in this research is communication management theory. Qualitative research method is the method used in this research by conducting interviews and direct observation as data collection techniques. The results obtained in this study are that the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University manages its communication management in various ways and involves lecturers and various parties related to the process of accelerating professors.Guru besar atau yang biasa disebut profesor merupakan gelar akademik tertinggi bagi dosen yang sedang mengabdikan dirinya untuk menjadi pendidik dalam satuan pendidikan tinggi. Tidak semua dosen dapat menyandang gelar guru besar, karena terdapat berbagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh dosen. Salah satunya pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman di Samarinda yang memiliki program percepatan guru besar untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas dosen dalam mencapai jabatan fungsional sebagai guru besar. Manajemen yang baik diperlukan dalam melaksanakan program percepatan guru besar agar program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman dalam mengelola dan mengembangkan manajemen komunikasi yang efektif sehingga proses percepatan guru besar dapat terlaksana dengan sangat baik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen komunikasi. Metode penelitian kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan wawancara dan pengamatan langsung sebagai teknik pengumpulan data. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman mengelola manajemen komunikasinya dengan berbagai cara dan melibatkan dosen serta berbagai pihak terkait dengan proses percepatan guru besar.
Strategi Program Pusat Pembelajaran Keluarga Dalam Peningkatan Keluarga Sejahtera Di Kelurahan Pegirian Baroroh, Fania Khalsa Utami; Arundinasari, Indira
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.7558

Abstract

Saat ini marak terjadi kasus kekerasan dimana korban dari kekerasan tersebut terjadi pada anak – anak. Mirisnya anak – anak yang seharusnya mendapatkan kebebasan untuk menikmati masa bermainnya akibat kekerasan yang dialami dapat membuat anak – anak menjadi lebih menyendiri dan tidak mau untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Anak – anak merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan pada setiap pasangan manusia seharusnya dipelihara, dijaga, dan diberikan didikan yang baik. Anak – anak memiliki kemampuan yang terbatas mengenai kemampuan fisik, mental, serta sosial untuk menghadapi berbagai risiko dan bahaya yang terjadi. Sehingga masih memerlukan orang dewasa terutama anggota keluarga yang sangat berperan aktif dalam melindungi dan menjaga anak - anak. Perlindungan terhadap anak- anak seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua, keluarga, masyarakat, serta negara. Secara rinci dijelaskan perlindungan yang dapat diberikan yakni terkait dengan kondisi psikologis terutama dalam hal perkembangan jiwanya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan jenis penelitian ini adalah studi pustaka dengan literatur yang relevan. Program yang dijalankan oleh Puspaga dapat membantu mengatasi masalah keluarga dengan menyediakan berbagai layanan dan dukungan yang menargetkan anak, orang tua, wali, calon orang tua, dan orang yaang bertanggungjawab terhadap anak. Pelayanan dalam Puspaga yaitu konseling, sosialisasi, kelas parenting, dan kelas calon pengantin. 
Pengaruh Manajemen Proyek Terhadap Efektivitas Pengelolaan Proyek Pada Dinas Perumahan Kawasan Dan Permukiman Kabupaten Kutai Kartanegara Willyanta, Fahrozi; Marsuq, Marsuq; Maskan, Maskan; Jamiah, Jamiah; Jubaidi, Ahmad
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.8440

Abstract

The Influence of Project Management on the Effectiveness of Project Management at the Regional Housing and Settlement Office of Kutai Kartanegara Regency.  This study aims to determine the influence of project management on the effectiveness of project management at the Housing, Regional and Settlement Office of Kutai Kartanegara Regency.  Based on the results of the calculation of the Correlation Coefficient of Product Moment (Pearson), rhit = 0.712, for n = 30 at the significance level of 5%, which is 0.361. Or it can also be said that rhit = 0.712 > rtab = 0.361. This means that there is a positive influence between the project management variable and the project management effectiveness variable. Based on the hypothesis test, thit = 5.623, this result when compared to the value in the t-student critical price table turned out to be larger, namely thit = 5.623 > ttab = 1.701 at a significance level of 0.05 for n – 2 = 30 (30 – 2 = 28). The meaning is that there is a positive influence between project management variables and project management effectiveness variables. Based on the results of the analysis of the determination coefficient (R2), a value of 0.469 was obtained, which means that the project management variable has an influence of 46.9% on the effectiveness of project management caused by the project management variable where the remaining 53.1% are other variables that are not measured in this study. Thus, it can be said that the formulation of the problem in this study has been answered and the hypothesis proposed in this study can be proven to be true.Pengaruh Manajemen Proyek Terhadap Efektivitas Pengelolaan Proyek Pada Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  pengaruh manajemen proyek terhadap efektivitas pengelolaan proyek pada Dinas Perumahan, Kawasan dan Permukiman Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan hasil perhitungan analisa koefisien korelasi Product Moment (Pearson) diperoleh    rhit = 0,712, untuk n = 30  pada tingkat  signifikasi  5%, yaitu 0,361. atau  dapat dikatakan  pula   bahwa   rhit = 0,712 > rtab = 0,361. hal ini bermakna bahwa terdapat adanya  pengaruh positif antara variabel  manajemen proyek dengan variabel efektivitas pengelolaan proyek. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thit = 5,623, hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 5,623 > ttab = 1,701  pada tingkat signifikansi 0,05 untuk n – 2 = 30 (30 – 2 = 28). Maknanya adalah terdapat pengaruh yang positif antara variabel manajemen  proyek dengan variabel efektivitas pengelolaan proyek. Berdasarkan hasil analisa koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai sebesar 0,469, yang artinya variabel manajemen proyek memiliki pengaruh sebesar 46,9% terhadap efektivitas pengelolaan proyek yang disebabkan oleh variabel manajemen proyek di mana sisanya sebesar 53,1% adalah variabel-variabel lainnya yang tidak diukur dalam penelitian ini. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa rumusan masalah di dalam penelitian ini telah terjawab dan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat dibuktikan kebenarannya.
Resiliensi Badan Usaha Milik Desa Kuta Kencana di Desa Kutanagara Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Safitri, Eneng Devi; Utami, Sawitri Budi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.7630

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kuta Kencana merupakan badan usaha yang dikelola dalam rangka penguatan ekonomi lokal dan pemenuhan kebutuhan masyarakat Desa Kutanagara. Dalam penyelenggaraannya dihadapkan dengan krisis minimnya SDM pengurus sehingga berpengaruh terhadap unit usaha yang dijalankan, pendapatan serta kontribusi PADes, dan tidak terkelolanya potensi daerah di bidang pertanian dan perkebunan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah resiliensi organisasi Hillmann dan Guenther (2021) yang terdiri dari komponen perilaku tangguh, resiliensi sumber daya, dan resiliensi kapabilitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan resiliensi BUMDes Kuta Kencana dalam menghadapi krisis. Pendekatan penelitian yang digunakan kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Komponen perilaku tangguh ditunjukkan dengan respons untuk menjalankan usaha yang telah ada dan merapikan administrasi BUMDes. Komponen resiliensi sumber daya kognitif dengan melakukan pembelajaran sesuai tuntutan, sumber daya struktural dengan penyusunan strategi dan program kerja prioritas, sumber daya relasional membangun hubungan dengan masyarakat dan internal pemerintah desa, dan sumber daya emosional terkait kepercayaan dan dukungan pengurus sudah baik. Komponen resiliensi kapabilitas dilakukan dengan pengamatan lingkungan secara berkala dan menjalankan hasil evaluasi kinerja. Resiliensi organisasi pada BUMDes Kuta Kencana sudah cukup baik namun masih perlu ditingkatkan kembali sehingga memberikan perkembangan terhadap BUMDes.
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Perangkat Desa di Desa Suci Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut Rifayani, Helena Pelly; Candradewini, Candradewini
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.7636

Abstract

As providers of public services, village officials must possess high work morale, with the work environment being a significant factor contributing to its enhancement. Observable issues related to work morale include elevated absenteeism, recurrent tardiness, and the preference to complete tasks at home due to disturbances in concentration caused by noise at the Village Office. Initial observations indicate a need to enhance management associated with the work environment at the Suci Village Office. This research aims to elucidate the extent of the impact the work environment has on the work spirit of village officials at the Suci Village Office, Karangpawitan District, Garut Regency, using quantitative research methods. The correlation coefficient (R) test results reveal a robust and positive correlation of 74.9% between the work environment and work morale. The R Square value of 0.560 indicates that 56% the work morale variable can be influenced by the work environment, while the remaining 44% is influenced by unexplored variables. This underscores that effective management and an improved work environment can significantly boost the work spirit of village officials at the Suci Village Office, Karangpawitan District, Garut Regency.
Collaborative Governance Dalam Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Di Balai RW 02 Penjaringansari Kecamatan Rungkut Kota Surabaya Nahda W, Azizah Ramadhani Mega; Harmawan, Bagus Nuari
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 23, No 3 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v23i3.7581

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menelaah proses serta faktor-faktor dalam pelaksanaan Collaborative Governance pad Program PUSPAGA di Balai RW 02 Penjaringansari, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan menerapkan pendekatan teori Collaborative Governance menurut Ansell and Gash (2007) sebagai tinjauan kajian dalam riset ini. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Berdasarkan keadaan awal, design kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi yang mengarah pada model kolaborasi di PUSPAGA Balai RW 02 Penjaringansari, bahwa Collaborative Governance belum efektif dalam penerapan Program PUSPAGA di Balai RW 02 Penjaringansari, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Hal ini dikarenakan faktor internal dan eksternal seperti kualitas Sumber Daya Manusia yang kurang memadai dan penjadwalan kelas parenting pada jam sibuk, kebijakan Pemerintah Daerah, teknologi, dan kepercayaan warga yang akan menjadi tantangan program ini kedepannya.