cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285353428815
Journal Mail Official
taroajurnalpkmlp2m@gmail.com
Editorial Address
Bima City IAI Muhamamadiyah Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 28281780     EISSN : 28283600     DOI : https://doi.org/10.52266/taroa
Jurnal Taroa adalah jurnal double-blind peer-review dan open-access tentang Pengabdian Masyarakat. Fokus jurnal ini membahas masalah studi akademik terutama berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pelatihan, Loka Karya, Workshop, FGD, maupun dalam bentuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) lainnya. Ruang lingkup jurnal Taroa meliputi beberapa aspek kegiatan pengabdian masyarakat diantaranya; 1) Pengembangan Dan Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat, 2) Pendampingan Usaha Dan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat, 3) Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas/Mitra. 4) Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Pembelajaran, 5) Peningkatan Kapasitas Kesadaran Hukum Dan Politik Bagi Masyarakat, 6) Pengembangan Kegiatan Keislaman dan Kemuhammadiyahan.
Articles 90 Documents
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH SAYURAN RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DI KELURAHAN SASAKE, LOMBOK TENGAH Lestariani, Nurlita
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5480

Abstract

Liquid organic fertilizer (POC) is a type of liquid fertilizer derived from organic materials that is easily absorbed by plants, thereby increasing soil fertility while also serving as an environmentally friendly solution to reduce dependence on chemical fertilizers. Training activities on processing POC from vegetable waste in Sasake Village were carried out using the Asset-Based Community Development (ABCD) method through the stages of counseling, practice, mentoring, and evaluation involving pre-tests, post-tests, and fermentation observations. The results of the activity showed an increase in the community’s knowledge and skills in converting vegetable waste into nutrient-rich, environmentally friendly POC that can be applied in agriculture. The three-week fermentation process demonstrated microbial development, indicating that it was running optimally. This training not only succeeded in reducing organic waste problems but also supported community independence, sustainable agriculture, and environmental conservation.
REVITALISASI MANAJEMEN KARANGTARUNA BAJU KETA DESA LERE MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS SDM DAN DIGITALISASI DALAM MENGELOLA WISATA UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH WISATAWAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT Rafiuddin, Rafiuddin; Akbar, Muhammad; Khairunnisa, Khairunnisa
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5518

Abstract

Pengabidan kepada masyarakat (PKM) bertujuan untuk memperkuat pengelolaan Karangtaruna Baju Keta Desa Lere sebagai mitra melalui Peningkatan Kapasitas SDM dan Digitalisasi dalam mengelola wisata Untuk Meningkatkan Jumlah Wisatawan dan Pendapatan Masyarakat. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, tim pengabidan kepada masyarakat menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan secara intensif kepada mitra. Pendekatan yang dilakukan adalah a)melakukan survei pemetaan awal, b) FGD hasil survei, c) melakukan pelatihan managerial organisasi, kepemimpinan, hospitality, pemanfaatan media sosial, promosi digital,story telling dan short vidio, d) pendampingan antara mitra dan UMKM, e) Desiminasi hasil. Selain pendekatan tersebut, TIM memberikan inovasi dan teknologi kepada mitra beruapa akun media sosial untuk promosi wisata seperti website, facebook, you tube, tiktok dan instagram, papan informasi wisata, papan petunjuk arah dan spot foto. Hasil pengabdian menunjukan bahwa mitra menunjukan peningkatan pemahaman dan skill untuk mengelola organisaisi secara maksmal. Selain itu, meningktnya kunjungan wisata ke desa Lere dan daya beli ke UMKM setempat akibat dari promosi wisata melalui media sosial dan informasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS MODEL MIX TEKNOLOGI WISATA DIGITAL (MIXTAWIS) UNTUK PENGUATAN EKONOMI KREATIF DI KAWASAN WISATA PANTAI WADU JAO Ramadhan, Sahrul; Irfan, Irfan; Amelia, Rizky
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5555

Abstract

Pengembangan destinasi wisata Pantai Wadu Jao di Desa jambu Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Permasalahan yang dihadapi, antara lain terbatasnya infrastruktur digital, rendahnya pemanfaatan teknologi di kalangan pelaku ekonomi kreatif lokal, serta promosi wisata yang semakin tidak dilakukan secara terus menerus. Tujuan kegiatan pengadian guna untuk mengatasi masalah tersebut, Pengabdian kepada masyarat ini menerapkan model “Mix Teknologi Wisata Digital (MIXTAWIS)” yang menggabungkan pelatihan literasi digital, pengembangan konten promosi (website, media sosial, video promosi), dan pendampingan pemasaran digital bagi pelaku ekonomi kreatif di kawasan Pantai Wadu Jao. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan bertahap atara lain; A . penemuan, b . Pelatihan dan pembuatan konten digital, c . pendampingan pelaksana (Pokdarwis) dan Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku ekonomi kreatif serta d . Evaluasi efektivitas dan pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan MIXTAWIS, pelaku ekonomi kreatif dapat mempublikasikan produk atau jasa mereka melalui media sosial dan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung wisata serta pembelian produk lokal dibandingkan sebelum program dijalakan. Kesimpulan model MIXTAWIS terbukti efektif dalam memperkuat kreativitas ekonomi di kawasan Pantai Wadu Jao, serta meningkatkan jumlah pengunjung. Kata Kunci : MIXTAWIS, pemberdayaan_masyarakat, wisata_digital, ekonomi_kreatif, Wadu_Jao
REVITALISASI TRADISI BAPANDUNG SEBAGAI MEDIA EDUKASI UNTUK MENGHINDARI DAMPAK BURUK BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN MELALUI CERITA CARAMIN Indrayadi, Indrayadi; Yuhansyah, Yuhansyah; Ramadhan, Ahmad Rasyid Ridha; Natasya, Nazwa
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5663

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat edukasi sanitasi pada siswa sekolah dasar melalui revitalisasi tradisi bapandung dengan cerita Caramin sebagai media pembelajaran. Edukasi sanitasi menjadi penting karena perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) masih berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak buruk BABS melalui pendekatan budaya yang kontekstual dan mudah dipahami. Metode yang digunakan meliputi storytelling berbasis budaya banjar yaitu Bapandung, penyampaian materi edukasi, serta diskusi interaktif. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa kelas 4 SD Negeri Pemurus Baru 3. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berdasarkan tiga kategori tingkat pengetahuan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan, di mana kategori pengetahuan tinggi awalnya 12,50% menjadi 9,38%, kategori sedang meningkat dari 59,38% menjadi 84,38%, dan kategori rendah menurun dari 28,13% menjadi 6,25%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan bapandung melalui cerita Caramin efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya BABS dan berpotensi dikembangkan sebagai media edukasi sanitasi berbasis budaya di sekolah dasar.
TINGKAT PENGETAHUAN POSYANDU LANSIA TERHADAP DAGUSIBU OBAT DI POSYANDU JAMBU KARANGROTO KOTA SEMARANG Ningrum, Dwi Monika
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6480

Abstract

Pengelolaan obat yang tepat menjadi aspek penting bagi kelompok lansia yang rentan mengalami kesalahan terkait perolehan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat akibat kondisi polifarmasi serta penurunan fungsi kognitif. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Posyandu Jambu, Kelurahan Karangroto, Kota Semarang, dengan melibatkan 18 peserta yang terdiri atas ibu-ibu posyandu dan lansia, bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan mereka mengenai konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukatif dan penggunaan leaflet sebagai media pendukung, serta pengukuran pengetahuan melalui kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 8,83 menjadi 9,94, meskipun uji statistik paired t-test menunjukkan nilai p = 0,111 (p > 0,05), sehingga peningkatan tersebut tidak signifikan secara statistik. Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman pada aspek penggunaan obat sesuai etiket dan pemilihan tempat memperoleh obat yang aman, namun masih ditemukan kelemahan pada aspek penyimpanan dan pembuangan obat. Temuan ini mengindikasikan bahwa satu sesi penyuluhan belum optimal bagi kelompok lansia, sehingga intervensi edukatif yang terstruktur, berulang, dan didukung media multisensori diperlukan untuk memaksimalkan pemahaman dan perubahan perilaku dalam pengelolaan obat.
AROMATIK LITERASI: REVITALISASI RUMAH BACA FLC SEBAGAI CREATIVE HUB ATSIRI UNTUK KEWIRAUSAHAAN GEN Z Fadjria, Neri; Afryandes, Amelya; Elfasyari, Trie Yuni; Fathurrahman, Fathurrahman; Adha, Jaya
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6489

Abstract

Pascapandemi COVID-19 fungsi utama Rumah Baca FLC mengalami penurunan, sehingga perlu adanya revitalisasi untuk menarik kembali Gen Z dalam melakukan kegiatan aplikatif dan bernilai ekonomi. Program pengabdian "Aromatik Literasi" bertujuan melakukan revitalisasi rumah baca FLC menjadi Creative Hub Atsiri dengan memanfaatkan potensi tanaman aromatik lokal, seperti sereh wangi menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 30 peserta, meliputi pengembangan kebun percontohan tanaman aromatik, instalasi mini laboratorium distilasi uap sederhana, dan mengadakan pelatihan komprehensif dari budidaya, distilasi, hingga produk turunan. Hasil program memperlihatkan berdasarkan pre-test dan post-test bahwa transfer pengetahuan mengalami peningkatan dengan skor teknis sebesar lebih dari 100% . Selain itu, FLC kini memiliki fasilitas distilasi permanen yang mampu memproduksi minyak atsiri batch awal dengan rendemen 1.5% dari Sereh Wangi. Program ini efektif mengubah FLC menjadi pusat edukasi, produksi, dan inkubator kewirausahaan yang dinamis, menumbuhkan kemandirian ekonomi Gen Z berbasis sumber daya alam lokal.
PENGENALAN SISTEM PRODUKSI TOYOTA KE PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH Singadipoera, Hessa Sinai; Raya, Dina Kartika; Rohman, Ade; Indratama, Aria; Rinaldi, Rinaldi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6516

Abstract

Perkembangan sumber daya manusia penting untuk perkembangan usaha dalam menghadapi persaingan pasar. Peningkatan keahlian dan pengetahuan pekerja dapat berpengaruh pada peningkatan produktivitas perusahaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar Sistem Produksi Toyota (Toyota Production System/TPS) kepada perusahaan kecil dan menengah agar terjadi peningkatan persamaan persepsi dan budaya kerja yang baik. Pelaksanaan di PT Ragam, sebuah perusahaan manufaktur di bidang metal machining meliputi pelatihan budaya kerja 5R, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Standarisasi Kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap budaya kerja melalui pembelajaran berbasis materi dan project based learning
PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH DALAM PENCATATAN KEUANGAN MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUKUAN BERBASIS MICROSOFT EXCEL Yunarti Manehat, Beatrix; Yanti Sonbay, Yolinda; Betu, Kristina Wada; Noven R. Banfatin, Blasius
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6548

Abstract

Permasalahan pencatatan keuangan yang belum terstruktur masih menjadi kendala utama dalam pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat, termasuk pada TPS3R Muara Abu di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Pencatatan manual yang dilakukan selama ini menyebabkan kesulitan dalam mengetahui posisi keuangan riil, sering terjadi selisih saldo tabungan nasabah, serta terbatasnya kemampuan pengelola dalam melakukan evaluasi dan perencanaan keuangan. Kondisi ini berpotensi menghambat keberlanjutan TPS3R sebagai unit usaha berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola TPS3R Muara Abu dalam manajemen administrasi finansial, khususnya pembukuan akuntansi. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui dua tahapan, yaitu penguatan pemahaman konseptual pencatatan keuangan dan praktik langsung penggunaan Microsoft Excel sebagai alat pembukuan. Kegiatan diikuti oleh Ketua dan Bendahara TPS3R sebagai pengelola inti. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola dalam pencatatan keuangan, ditunjukkan dengan tersusunnya buku kas, rekap tabungan nasabah, laporan keuangan periodik, pencatatan stok, serta daftar aset dan depresiasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat tata kelola keuangan TPS3R Muara Abu sebagai fondasi pengembangan bank sampah yang profesional dan berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK PISANG COKLAT UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF MAHASISWA Fadjria, Neri; Claudia Wardani, Rizqi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6550

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kampung Arar melalui pelatihan pembuatan keripik pisang coklat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya hasil panen pisang yang belum dimanfaatkan secara optimal serta rendahnya nilai jual pisang segar di pasaran. Pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi mengenai pemberdayaan masyarakat dan peluang usaha, demonstrasi langsung proses pembuatan keripik pisang coklat, dan pendampingan branding serta pengemasan produk. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah pisang menjadi produk bernilai tambah, terbentuknya prototype keripik pisang coklat, serta meningkatnya minat berwirausaha di kalangan peserta. Program ini juga memperkuat ekonomi kreatif masyarakat dengan memanfaatkan inovasi produk kuliner sederhana yang memiliki potensi pasar luas. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan membuka peluang terbentuknya UMKM baru berbasis potensi lokal.
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN TERKAIT URGENSI KONSERVASI SUMBER DAYA AIR MELALUI GERAKAN PENGHIJAUAN DI DESA MANDALAMEKAR KABUPATEN BANDUNG Evita, Liza; Faisal, Muhammad; Wijaya, Dodik Pranata; Nuraini, Oktavianisa; Chantika, Suci Chantika5
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5410

Abstract

Konservasi sumber daya air merupakan upaya memelihara keberadaan, keberlanjutan keadaan, sifat, fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan manusia dan makhluk hidup lainnya, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang. Hal ini penting untuk dilaksanakan mengingat air merupakan sumber kehidupan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka memelihara keberadaan sumber daya air adalah melalui gerakan penghijauan, penanaman pohon. Permasalahan utama yang dihadapi oleh Mitra yang dalam hal ini Desa Mandalamekar memiliki potensi 2 sumber mata air, namun jika musim kemarau debit airnya menurun, ini tentu mempengaruhi tingkat kecukupan akan pemenuhan kebutuhan air warga masyarakat setempat, dan pemenuhan sebagai Desa Wisata Rintisan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa tentang pentingnya konservasi sumber daya air, melalui kegiatan penghijauan lahan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan participatory action yang dipadukan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif, sekaligus pendampingan penghijauan lahan desa. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran warga masyarakat mengenai urgensi konservasi sumber daya air, sehingga diharapkan warga masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan sumber daya air dengan baik. Kata kunci : konservasi sumber daya air, kuantitas dan kualitas air, penghijauan