cover
Contact Name
Umar
Contact Email
laodeumarpgmi@gmail.com
Phone
+6285353428815
Journal Mail Official
taroajurnalpkmlp2m@gmail.com
Editorial Address
Bima City IAI Muhamamadiyah Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 28281780     EISSN : 28283600     DOI : https://doi.org/10.52266/taroa
Jurnal Taroa adalah jurnal double-blind peer-review dan open-access tentang Pengabdian Masyarakat. Fokus jurnal ini membahas masalah studi akademik terutama berkaitan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pelatihan, Loka Karya, Workshop, FGD, maupun dalam bentuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) lainnya. Ruang lingkup jurnal Taroa meliputi beberapa aspek kegiatan pengabdian masyarakat diantaranya; 1) Pengembangan Dan Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat, 2) Pendampingan Usaha Dan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat, 3) Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas/Mitra. 4) Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Pembelajaran, 5) Peningkatan Kapasitas Kesadaran Hukum Dan Politik Bagi Masyarakat, 6) Pengembangan Kegiatan Keislaman dan Kemuhammadiyahan.
Articles 69 Documents
PEMANFAATAN PANGAN FUNGSIONAL LOKAL SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN DAN EDUKASI TENTANG GIZI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLO Darmin, Darmin; Faujiah, Nur; Arini, Arini; Rhosmiati, Rhosmiati; Lestari, Eka Puji; Noris, M.
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4209

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya Kota Bima. Rendahnya pengetahuan ibu tentang pola makan sehat menjadi salah satu faktor penyebab utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki bayi dan balita terkait bahaya stunting serta memperkenalkan makanan tambahan (PMT) berbasis pangan fungsional lokal berupa puding ubi ungu. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kolo melalui tahapan persiapan, survei, penyuluhan, pengukuran antropometri, dan pemberian PMT. Sebanyak 49 ibu mengikuti penyuluhan, dan 33 balita menerima PMT. Metode edukasi yang digunakan mencakup penyuluhan interaktif mengenai stunting, pemberian materi gizi, serta pelatihan pengolahan makanan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang. PMT yang diberikan diterima dengan baik oleh balita dan terbukti memiliki manfaat dalam mendukung pertumbuhan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa kombinasi penyuluhan gizi dan inovasi PMT berbasis pangan lokal dapat menjadi strategi yang efektif dalam upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat masyarakat.
PERAN FASILITATOR DALAM PENDAMPINGAN UMKM NASABAH BANK X DI KANTOR CABANG WELERI Andani, Rosy Ayu; Yusuf, Amin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4222

Abstract

UMKM merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses informasi, pengetahuan manajerial, serta keterampilan digital. Hal tersebut juga dirasakan oleh pelaku UMKM Nasabah Bank X yang nasabahnya adalah perempuan prasejahtera produktif. Menjawab tantangan tersebut, Bank X membuat Program Pendampingan Usaha melalui kolaborasi dengan Universitas, sebagai bentuk pemberdayaan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran fasilitator dalam pendampingan usaha. Metode pengabdian dilakukan melalui pendampingan empat sesi dimana setiap sesi ada empat kali pertemuan dengan pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitator menjalankan peran sebagai edukator, motivator dan pendamping teknis yangefektif dalam peningkatan kapasitas usaha, khususnya dalam aspek pemasaran digital dan manajemen usaha. Secara keseluruhan program ini menunjukan bahwa fasilittaor berkontribusi nyata dalam menguatkan usaha UMKM secara partisipatif dan berkenlanjutan.
LITERASI ETIKA DIGITAL UNTUK PELAJAR SMK DALAM MEMBENTUK GENERASI KREATIF DAN BERTANGGUNG JAWAB Rosalina, Indah Fajar; Sari, Wina Puspita; Noer Seyma El Farab, Qoryna; Putrian, Muria; Clementhius Valendyawan, Helix; Ramadhani Kamaludin, Idzni; Ahmad Burhanuddin, Radyta
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4811

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMKN 33 Jakarta terhadap etika dalam berinternet. Pelajar sebagai generasi digital perlu dibekali dengan literasi yang tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga nilai-nilai etis dalam berinteraksi di ruang digital. Melalui pelatihan dan workshop yang dilaksanakan pada 20 Mei 2025, tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi D4 Humas dan Komunikasi Digital Universitas Negeri Jakarta membekali siswa dengan pemahaman mengenai hak cipta, privasi, dan keamanan digital. Pelatihan juga dilakukan dengan pendampingan pembuatan konten dan membuat caption dengan kalimat marketing yang beretika. Praktik pemasaran itu sejalan dengan kebutuhan siswa SMK yang erat dengan aplikatif kegiatan pemasaran. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta dokumentasi kegiatan. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dalam mengenali bentuk pelanggaran etika digital serta mendorong mereka untuk lebih bijak dan produktif dalam memanfaatkan media digital sesuai bidang keahlian mereka
IMPLEMENTASI BALANCE SCORE CARD SEBAGAI PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN SD IT MUHAMMADIYAH BIREUEN Bungsu, Agung Pangeran; Sarinauli, Barep; Sa'adah, Nur
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4242

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem penilaian kinerja berbasis Balanced Scorecard (BSC) di SD IT Muhammadiyah Bireuen sebagai upaya peningkatan kualitas tata kelola tenaga pengajar. Permasalahan utama mitra adalah ketiadaan sistem evaluasi kinerja yang terstruktur serta disparitas kompetensi guru akibat latar belakang pendidikan yang beragam. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan sistem evaluasi kinerja, lokakarya penyusunan KPI, pelatihan pedagogi, uji coba sistem, implementasi dashboard kinerja, serta pelibatan aktif mahasiswa dalam dokumentasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru dan pimpinan sekolah merespons positif penerapan BSC, terbukti dengan keterlibatan aktif dalam penyusunan indikator kinerja dan pengisian dashboard evaluasi. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran pentingnya pengukuran kinerja berbasis data dan memperkuat budaya mutu di lingkungan sekolah. Mahasiswa yang terlibat juga memperoleh pengalaman praktis dalam penerapan konsep manajemen strategis di lembaga pendidikan dasar. Dengan hasil ini, BSC dapat direplikasi di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya sebagai instrumen pengukuran kinerja yang objektif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan
ANALISIS PERAN PELATIHAN DAN WORKSHOP BERBASIS POAC DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SDN 036 UJUNGBERUNG KOTA BANDUNG Juliana, Nurul; Helmawati, Helmawati; Nasyanawati, Nevi; Awaliyah, Ai Siti Hajar; Fadlullah, Fadlullah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4344

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kompetensi yang tinggi dalam aspek pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Untuk menjawab tantangan tersebut, pelatihan dan workshop menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan dan workshop berbasis POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam meningkatkan kompetensi guru di SDN 036 Ujungberung, Kota Bandung. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan mengacu pada teori pelatihan dari Glickman et al. serta teori manajemen POAC oleh G.R. Terry. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan dan workshop yang dirancang dan dilaksanakan berdasarkan prinsip POAC mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru. Dalam tahap perencanaan, program disusun sesuai kebutuhan guru; pada tahap pengorganisasian, pelibatan narasumber dan struktur kegiatan terkoordinasi dengan baik; pelaksanaan kegiatan berlangsung interaktif dan kontekstual; serta pengendalian dilakukan melalui evaluasi berkelanjutan. Temuan ini memperkuat bahwa pelatihan dan workshop yang dikelola secara sistematis mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran, mengelola kelas, serta memperkuat interaksi sosial dan etika profesi. Dengan demikian, implementasi pelatihan berbasis POAC dapat menjadi model pengembangan profesionalisme guru yang efektif di sekolah dasar.
SMONG: SASTRA LOKAL SEBAGAI STRATEGI MITIGASI BENCANA BERBASIS BUDAYA Aminah, Afiqa Aulia; Apriliya, Seni; Mohammad Setiadi, Pidi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4362

Abstract

Smong menjadi sebuah sastra lisan yang berasal dari Pulau Simeulue, Indonesia. Pengetahuan lokal masyarakat Simeulue mengenai Smong terbukti efektif dalam mengurangi korban tsunami 2004 silam. Nilai filosofis dan historis yang terkandung dalam smong menjadi sebuah alasan pentingnya masyarakat diluar Simeulue untuk mengenal sastra lisan ini. Selain menjadi topik menarik dalam mitigasi bencana, smong juga menarik saat diintegrasikan dalam berbagai lintas disiplin ilmu karena nilai – nilai yang terkandung didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Systematic Literature Review (SLR) untuk mengetahui bagaimana integrasi smong dalam persfektif antropologi budaya, pendidikan, ilmu kebencanaan, dan media informasi dari penelitian – penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smong dapat diintegrasikan dalam pembelajaran, tradisi budaya, media penyampai ilmu mitigasi bencana, serta media informasi bagi masyarakat baik di dalam maupun diluar pulau Simeulue. Kemajuan teknologi menjadikan smong diteliti dan dikembangkan lebih luas oleh para peneliti.
PENINGKATAN MANAJEMEN EVENT DESA MELALUI KOLABORASI MAHASISWA DAN KARANG TARUNA DALAM PELAKSANAAN EVENT BULAN BAKTI GOTONG ROYONG DI DESA LARANWUTUN Wago, Gracela Gulielma; Bouk, P. Hendrik Saku
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4841

Abstract

Kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2025 di Desa Laranwutun adalah inisiatif pemerintah desa untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai akademis melalui serangkaian kegiatan strategis. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat antara mahasiswa MBKM Universitas Widya Mandira Program Studi Ilmu Komunikasi dan Karang Taruna Desa Laranwutun, yang bekerja sama dalam perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya kekompakan dan koordinasi dalam Karang Taruna, yang berpotensi memengaruhi kelancaran acara. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini menekankan pada pendekatan partisipatif yang melibatkan aktif mahasiswa, Karang Taruna, serta masyarakat desa dalam setiap tahapan mulai dari tahap : persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, berfokus pada diskusi konsep, pembentukan panitia, penyusunan jadwal, pembagian tugas, dan pengumpulan sumber daya. Dalam tahap pelaksanaan meliputi kegiatan gotong royong untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam masyarakat, perlombaan, pengawasan, malam puncak, evaluasi, dan dokumentasi. Terakhir, tahap evaluasi berfokus pada pengumpulan umpan balik dari semua pihak yang terlibat, identifikasi kekuatan dan kelemahan, serta rekomendasi perbaikan untuk kegiatan mendatang. Kolaborasi antara mahasiswa dan Karang Taruna terbukti menjadi katalisator dalam meningkatkan kerjasama tim, memastikan semua kegiatan berjalan lancar, dan mengatasi kendala yang terjadi di lapangan dengan cepat.
MEMBANGUN INTERAKSI POSITIF DAN RESPONSIF PADA PEMERINTAH DESA LIWULAGAN MELALUI MEDIA BERUPA PAPAN INFORMASI DAN KOTAK SARAN Dulin, Gabriel Lagi; Sahan, Meylisa Yuliastuti; H. Molan, Kristianus Simon
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4767

Abstract

The village government has an important role in realizing transparent, accountable, and participatory governance. One effort that can be made is to build positive and responsive interactions between the village government and the community. This study aims to describe how information boards and suggestion boxes can be used to strengthen two-way communication between the Liwulagan Village government and its residents. Information boards are used as a means of conveying information about village programs, activity agendas, and accountability reports, while suggestion boxes are a medium for the community to convey aspirations, criticisms, and suggestions directly. The implementation of activities is carried out through field practice, where the team together with the village government installs information boards and places suggestion boxes in strategic locations in the village. The results of observations show that this media is able to increase community participation and encourage the village government to respond more quickly to the needs of residents. However, challenges such as lack of community awareness in providing input and limited resources still need to be overcome. Overall, the use of information boards and suggestion boxes has proven effective in building positive communication and strengthening relations between the village government and the community in Liwulagan Village. Keywords: Interaction, Village Government, Information Boards, Suggestion Boxes, Community Participation.
SI PBB TRENGGINAS: UPAYA OPTIMALISASI PEMBAYARAN DAN PEMUTAKHIRAN DATA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN MAGELANG Ernawati, Nimas Jimi; Azzahra, Cindy Latvia; Kirana, Cahaya; Tehupuring, Kefas A.J.; Maulana, Adrian; Tantia, Erida Novi; Rosada, Amrina; Agustin, Shifana Neta; Khamidah, Isnaini Fajri; Lani, Anggieta Puspa
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4210

Abstract

ABSTRAK: Pajak merupakan salah satu instrumen keuangan negara yang berperan strategis dalam menunjang pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Pajak Bumi dan Bangunan memiliki peran strategis dalam mengembangkan daerah karena seluruh pendapatannya digunakan untuk membiayai pembangunan lokal, sehingga perlu ditingkatkan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang efektif. Inovasi "Si PBB Trengginas" yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pengabdian dilakukan dengan cara terjun langsung ke Balai Desa yang ditunjuk guna membantu optimalisasi penggunaan sistem Si PBB Trengginas bersama petugas PBB setempat.Implementasi sistem ini telah berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 8.2% antara tahun 2022 hingga 2024. Peningkatan Kapasitas SDM, Penguatan infrastruktur, Optimalisasi sistem, dan Edukasi publik diharapkan dapat meningkatkan realisasi target PBB-P2 mencapai 95% pada 2026 sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital di Kabupaten Magelang.