cover
Contact Name
Abdi Hanra Sebayang
Contact Email
sinergi@polmed.ac.id
Phone
+628126526644
Journal Mail Official
sinergi@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No 1 Kampus USU Medan 20155 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sinergi Polmed : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Polmed Press, Politeknik Negeri Medan dan melalui blind review dengan p-ISSN: 2089-7766. Ruang lingkup jurnal ini meliputi dibidang Teknik mesin, Teknik konversi energi, energi baru terbarukan, korosi, material dan metalurgi, energi termal, dinamika fluida, tribologi dan bioenergi. Tahun 2012 pertama kali terbit secara offline, dan mulai Februari tahun 2021 jurnal ini dipublikasikan secara online dengan e-ISSN 2777-1202 dan dapat diakses pada http://ojs.polmed.ac.id/index.php/Sinergi/index. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah yang berguna untuk perkembangan dunia Pendidikan khusunya bidang Teknik mesin. Kami menerima artikel dari seluruh Indonesia dan anggota Dewan Editorial kami adalah peneliti internasional dan nasional yang aktif pada bidangnya.
Articles 97 Documents
PERBANDINGAN KUALITAS BRIKET CANGKANG KAKAO DAN LIMBAH PLASTIK SELULOSA ASETAT Alfian, Devia Gahana Cindi; Hidayatullah, M Taufik; Muhyi, Abdul; Syaukani, Muhammad; Afisna, Lathifa Putri; Silitonga, Dicky Januarizky; Kolala, Putra Andi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i1.1948

Abstract

Pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi alternatif merupakan solusi potensial dalam mendukung keberlanjutan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik briket berbahan dasar kulit kakao yang dipadukan dengan selulosa asetat dalam tiga variasi komposisi (%), yaitu A (95:5), B (93:7), dan C (90:10). Briket diproses menggunakan tekanan sebesar 60 kg/cm² dan dikeringkan pada suhu 100°C selama 4 jam. Pengujian dilakukan untuk menentukan kadar karbon, kadar zat terbang, kadar abu, nilai kalor, serta laju dan durasi pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar karbon tertinggi diperoleh pada variasi A (79,29%), yang mendekati standar SNI 1683-2021 dengan batas minimal 79%. Kadar zat terbang pada semua variasi memenuhi standar, dengan nilai terendah pada variasi A (7,05%), lebih rendah dari batas maksimal SNI, yaitu 10-17%. Namun, kadar abu masih jauh melebihi standar, dengan variasi C memiliki kadar abu tertinggi (20,83%), sedangkan batas maksimal SNI adalah 4%. Dari segi nilai kalor, seluruh variasi belum memenuhi standar SNI yang mensyaratkan minimal 6500 kal/g, dengan nilai tertinggi hanya mencapai 4671,63 kal/g. Laju pembakaran tertinggi terjadi pada variasi C (0,26 g/menit) dengan waktu pembakaran 69 menit, sementara variasi A memiliki laju pembakaran terendah (0,22 g/menit) tetapi dengan durasi terpanjang (81 menit), menunjukkan efisiensi pembakaran yang lebih baik. Secara keseluruhan, briket kulit kakao dengan selulosa asetat memiliki potensi sebagai bahan bakar alternatif, tetapi masih memerlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan nilai kalor dan menurunkan kadar abu agar sesuai dengan standar nasional.
KAPASITAS PENDINGINAN DALAM LABORATORIUM MATERIAL Samarul Fuad, Muhammad Zamir Aizat; Munisamy, Loganraj; Sui, Jing Xian; Jehuda, Marthin; Silitonga, Dicky Januarizky
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i1.2103

Abstract

Kondisi ruangan yang nyaman dapat mempengaruhi performa kognitif serta kreativitas penghuninya. Ini dapat menjadi salah satu perhatian dalam merencanakan ruang-ruang diskusi akademik di kampus yang mendukung pembelajaran dan kolaborasi mahasiswa serta dosen. Mengingat iklim tropis Indonesia, diperlukan sistem pendingin yang efektif untuk menjaga kenyamanan penghuni ruangan. Penelitian ini menganalisis beban pendinginan di suatu ruang yang peruntukan utamanya adalah untuk diskusi. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis pada beban pendinginan serta perbandingan dengan kapasitas pendinginan terpasang dari salah satu ruang diskusi di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Tujuannya adalah untuk mengevaluasi serta merekomendasikan kapasitas pendinginan yang ideal. Metodologi yang digunakan mencakup pengukuran karakteristik ruangan, sumber panas internal dan eksternal, serta faktor transmisi panas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas sistem pendingin ruangan yang terpasang saat ini lebih kecil daripada beban pendinginan yang diperlukan dalam dua skenario yang dianalisis, yaitu dengan semua lampu dinyalakan dan dimatikan. Faktor-faktor seperti jumlah penghuni, penggunaan peralatan, pencahayaan, serta transfer panas melalui dinding dan jendela berkontribusi terhadap tingginya beban pendinginan. Hasil studi ini menyarankan perlunya peningkatan kapasitas pendinginan guna memastikan kenyamanan termal di ruangan serta efisiensi energi.
SISTEM PEMANTAUAN TEMPERATUR MESIN BERBASIS ARDUINO PADA MOTOR MATIC 150cc UNTUK PERAWATAN OPTIMAL Setiawan, Feddy Wanditya; Wahyudi, Ikhsan
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i1.2111

Abstract

Sistem pemantauan temperatur berbasis Arduino pada sepeda motor matic 150cc merupakan solusi inovatif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi perawatan mesin kendaraan melalui integrasi teknologi sensor dan IoT. Sistem ini menggunakan sensor temperatur LM35 dan MLX90614 untuk pengukuran temperatur akurat dengan metode kontak langsung maupun non-kontak, memiliki toleransi kesalahan masing-masing sebesar ±0,5°C dan ±0,2°C. Arduino Uno bertindak sebagai pusat kendali utama yang mengolah data temperatur secara cepat dan akurat, sementara modul ESP32 memungkinkan pengiriman data secara nirkabel melalui konektivitas Wi-Fi, sehingga pengguna dapat memantau temperatur mesin secara real-time. Sistem ini juga dilengkapi fitur notifikasi otomatis yang mengingatkan pengguna jika temperatur mesin melebihi ambang batas aman. Pengujian menunjukkan bahwa sistem ini stabil dalam rentang temperatur 30°C hingga 85°C, dengan ketahanan tinggi terhadap getaran mesin berkat casing pelindung berstandar IP65. Konsumsi daya yang rendah, rata-rata 175–210 mAh, memastikan sistem ini tidak membebani aki motor, menjadikannya ideal untuk penggunaan harian. Waktu respons yang cepat, hanya 0,1 detik untuk sensor inframerah, serta latensi pengiriman data ke perangkat pengguna yang rendah, yaitu 50–200 milidetik, meningkatkan keandalan sistem dalam mencegah overheating. Desain kompak dan integrasi IoT memudahkan pemantauan dari jarak jauh, menjadikan sistem ini efisien, mudah diimplementasikan, dan relevan untuk pengendara sehari-hari maupun aplikasi industri otomotif. Dengan manfaat tersebut, sistem ini mampu menjaga performa mesin, memperpanjang umur kendaraan, dan mengurangi risiko kerusakan, menawarkan solusi untuk perawatan kendaraan modern.
PEMANFAATAN LIMBAH BATERAI ZINK KARBON DENGAN MENAMBAHKAN AIR AKI ZUUR UNTUK MENYALAKAN LAMPU LED 2 WATT Nurfida, Anita; Manik, Martua; Zainudin, Muhamad
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i1.2143

Abstract

Baterai merupakan salah satu sumber energi listrik yang dihasilkan melalui proses redoks dan bersifat sekali habis pakai. Baterai secara umum mengandung logam-logam berat yang bersifat non-renewable dan non-degradable, sehingga limbah baterai bekas pakai masuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang apabila dibuang ke tanah maupun air dapat membahayakan bagi kesehatan dan lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan pemanfaatan kembali untuk menyalakan lampu LED 2 Watt dengan penambahan variasi air aki zuur (  sebesar 5 ml, 10 ml, dan 15 ml. Hasil penelitian menunjukkan penambahan air aki zuur sebesar 15 ml menghasilkan tegangan sebesar 3,0 Volt, arus 2,4 Amper, daya 7,3 Watt dan dapat menyalakan lampu LED 2 Watt selama ± 34 jam. Semakin banyak cairan elekrolit yang diberikan akan meningkatkan tegangan, arus listrik dan waktu pakai lebih lama. Dampak positif lainnya yaitu; pemakaian lebih tahan lama, dapat diisi ulang dengan air aki zuur, harga pembuatan terjangkau, energi yang dihasilkan lebih besar dan dapat mengurangi limbah B3 baterai.
SERAPAN AIR BIOKOMPOSIT POLYVINYL ALCOHOL (PVA) YANG DIPERKUAT PHYTOPLANKTON Ariksa, Jeri; Adib, Adam Zuyyinal; Wijianti, Eka Sari
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i1.2147

Abstract

Penggunaan bahan alami untuk menghasilkan biokomposit ramah lingkungan telah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir, dengan salah satu fokus utama pada polivinil alkohol (PVA). PVA dianggap sebagai pilihan potensial untuk plastik ramah lingkungan karena dapat terurai secara alami. Namun, harga PVA yang relatif tinggi mendorong pengembangan biokomposit yang diperkuat dengan serat alami untuk menurunkan biaya dan meningkatkan kekuatan. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Phytoplankton sebagai bahan penguat dalam biokomposit PVA. Phytoplankton, yang kaya akan protein, dikenal sebagai bioindikator kualitas air dan memiliki potensi besar sebagai bahan baku biopolimer untuk plastik ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Phytoplankton dapat mempengaruhi serapan air pada biokomposit. Pada PVA murni, serapan air meningkat secara konsisten dari 1,35% pada 30 menit hingga 8,90% pada 450 menit. Namun, penambahan Phytoplankton, baik 10 ml, 20 ml, maupun 30 ml, menyebabkan penurunan serapan air, dengan penurunan paling signifikan pada 30 ml. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin banyak penambahan Phytoplankton, semakin rendah kapasitas serapan air PVA. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai potensi Phytoplankton sebagai bahan penguat biokomposit dalam pengembangan plastik ramah lingkungan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
BIOMASSA SEBAGAI SOLUSI ENERGI TERBARUKAN UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP: KAJIAN PENGGUNAAN DAN EFISIENSI Bachtiar, Gian; Rusirawan, Dani
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2188

Abstract

Kebutuhan energi di dunia semakin meningkat, namun emisi gas rumah kaca juga meningkat akibat penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara yang masih mendominasi sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik di dunia. Realisasi komitmen peralihan penggunaan bahan bakar fosil menuju energi baru terbarukan membutuhkan waktu yang lama maka perlu upaya untuk solusi jangka pendek terutama mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satu upaya adalah penggunaan biomassa sebagai bahan bakar pada steam power plant. Pada artikel ini diawali dengan penjelasan metode simulasi pemodelan menggunakan perangkat lunak Ebilson® professional, untuk mendapatkan analisa performa penggunaan biomassa pada steam power plant. Selanjutnya dijelaskan juga metode pengaplikasian biomassa sebagai campuran bahan bakar fosil atau dikenal dengan istilah co-firing pada Pembangkit Listrik, sistem ini banyak dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan solusi jangka pendek untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Terakhir disajikan hasil dari metode simulasi dan penggunaan sistem co-firing dapat mengurangi emisi gas rumah kaca yang signifikan dengan nilai 1.000.000 t/tahun, merujuk dari hasil penelitian yang sudah ada.
OPTIMASI CELAH KATUP TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG DENGAN PENDEKATAN TAGUCHI Wahyudi, Ikhsan; Pranoto, Hadi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi ukuran celah katup dan kecepatan putaran mesin (RPM) terhadap emisi gas buang pada kendaraan Toyota bermesin 5K keluaran tahun 1993. Mesin ini masih banyak digunakan di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya pada kendaraan niaga serta komunitas pecinta mobil klasik dan tua, meskipun tren teknologi mesin saat ini didominasi oleh sistem injeksi. Studi ini menggunakan pendekatan eksperimental yang memadukan metode Taguchi dan analisis varian (ANOVA). Fokus penelitian diarahkan pada faktor-faktor yang memengaruhi kadar emisi gas buang. Eksperimen dilakukan dengan menguji berbagai konfigurasi celah katup intake (0,15; 0,20; 0,25 mm) dan exhaust (0,25; 0,30; 0,35 mm), serta tiga tingkat putaran mesin (1000, 2000, dan 3000 RPM). Pengukuran dilakukan terhadap kadar CO, HC, dan CO₂ sebagai indikator utama polusi kendaraan. Perancangan percobaan dilakukan secara efisien menggunakan matriks ortogonal dari metode Taguchi, yang memungkinkan pengujian kombinasi faktor secara optimal dengan jumlah percobaan yang minimal. Sementara itu, ANOVA digunakan untuk mengevaluasi tingkat signifikansi dari setiap faktor terhadap perubahan emisi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pengaturan celah katup dan RPM yang tepat dapat secara signifikan menurunkan emisi gas buang. Diantara kedua faktor, celah katup intake memberikan kontribusi paling besar dalam menekan emisi dibandingkan RPM. Temuan ini memberikan wawasan berharga dalam mengoptimalkan setelan mesin guna mengurangi dampak lingkungan, serta mendukung pengembangan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi nyata dalam merumuskan strategi pengaturan mesin yang lebih bersih dan menawarkan solusi praktis bagi industri otomotif dalam upaya menurunkan tingkat emisi kendaraan.
KARAKTERISTIK AERODINAMIKA AIRFOIL NACA 0015 DAN NACA 4415 MELALUI KAJIAN EKSPERIMENTAL DAN SIMULASI NUMERIK Suramta, Suramta; Bintoro, Carolus; Warsono, Warsono
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2264

Abstract

Penelitian tentang airfoil terus berkembang untuk meningkatkan performa aerodinamika, khususnya dalam menghasilkan gaya angkat yang lebih besar sehingga pesawat dapat mengangkut beban dengan lebih mudah. Analisis performa aerodinamika pada penampang airfoil menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan gaya angkat maksimum serta berbagai gaya lain yang bekerja pada penampang tersebut. Pengujian model Airfoil NACA dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu metode eksperimen dan metode komputasi. Dibandingkan dengan metode eksperimen, metode komputasi lebih efisien karena tidak memerlukan ruang pengujian yang besar dan dapat menghemat waktu secara signifikan. Penelitian ini membahas karakteristik aerodinamika airfoil simetris NACA 0015 dan tidak simetris NACA 4415 melalui analisis numerik menggunakan CFD NUMECA dan eksperimen di wind tunnel. Penelitian dilakukan dengan variasi sudut serang 0o, 2o, 6o, 8o, 10o, 12o, 14o, 16o dan 18o untuk mengamati distribusi kecepatan, tekanan, koefisien gaya angkat, dan koefisien gaya hambat. Hasilnya menunjukkan peningkatan sudut serang memengaruhi gaya angkat dan gaya hambat pada kedua airfoil. Titik separasi aliran pada NACA 0015 terjadi pada sudut 10o komputasi dan 14o eksperimen, sedangkan pada NACA 4415 pada sudut 12o komputasi dan 14o eksperimen. Pola distribusi gaya angkat dan gaya hambat dari kedua metode menunjukkan kecenderungan yang serupa, sehingga dapat disimpulkan semulasi numerik memiliki prediksi yang akurat.
SIMULASI PENGARUH ALIRAN MASSA UAP TERHADAP DAYA TURBIN PADA PLTP SARULLA UNIT 1 MENGGUNAKAN CYCLETEMPO 5.1 Simanjuntak, Melvin Emil; Haloho, Ghabe Pratama; Simanjuntak, Janter P.
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2303

Abstract

Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 23.000 MW, dengan suhu uap berkisar antara 150 – 225°C. Kisaran temperatur ini sesuai untuk digunakan pada pembangkit listrik sistem biner. PLTP Sarulla Operation Ltd di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, memiliki kapasitas terpasang 3 × 110 MW dan menggunakan pentana sebagai fluida kerja sekunder. Setiap unit terdiri dari STG, OEC brine, dan OEC bottoming turbine. Laju aliran massa uap bervariasi akibat perubahan beban dan tekanan dari sumur, yang memengaruhi daya turbin. Analisis dilakukan melalui observasi, perhitungan literatur, dan simulasi menggunakan CycleTempo 5.1. Hasil menunjukkan bahwa pada STG turbine, laju aliran massa uap 190 kg/s menghasilkan daya 67 MW, sedangkan 200 kg/s menghasilkan 72 MW. Pada OEC brine turbine, laju aliran 115 kg/s menghasilkan daya 11,7 MW, sedangkan 135 kg/s menghasilkan 13,7 MW. Pada OEC bottoming turbine, laju aliran 85 kg/s menghasilkan 6,7 MW, sedangkan 105 kg/s menghasilkan 7,8 MW. Daya yang dihasilkan berbanding lurus dengan laju aliran massa uap. Semakin kecil laju aliran, semakin kecil daya yang dihasilkan. Secara keseluruhan, total daya maksimum yang dihasilkan di PLTP Sarulla Unit 1 mencapai sekitar 110 MW.
KARAKTERISASI DAN INVESTIGASI TRIBOLOGI BIOPELUMAS CAMPURAN MINYAK NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM) DAN MINYAK MIMBA (AZADIRACHTA INDICA) Pulungan, Muhammad Anhar; Sebayang, Adri Rakha; Pinem, M Ihsan
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis, mengkarakterisasi, dan menginvestigasi performa tribologi dari pelumas campuran yang terbuat dari minyak nyamplung (Calophyllum inophyllum) dan minyak mimba (Azadirachta indica). Minyak dari kedua tanaman ini diekstraksi dan dicampurkan untuk menghasilkan pelumas yang ramah lingkungan, yang kemudian diuji melalui berbagai metode karakterisasi fisik dan kimia. Karakterisasi meliputi pengukuran viskositas, densitas, bilangan asam, titik nyala, dan indeks viskositas. Formulasi biopelumas yang dihasilkan memiliki nilai indeks viskositas sebesar 201,01, yang menunjukkan kestabilan viskositas yang sangat baik terhadap perubahan suhu. Selain itu, uji tribologi dilakukan untuk mengevaluasi koefisien gesekan, keausan, dan daya tahan pelumas dalam kondisi operasi mesin yang bervariasi. Hasil uji tribologi menunjukkan bahwa formulasi biopelumas memiliki diameter keausan sebesar 0,096 mm, yang mengindikasikan performa perlindungan aus yang sangat baik. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa campuran minyak nyamplung dan minyak mimba memiliki potensi yang baik dalam mengurangi gesekan dan keausan, serta memberikan performa yang stabil pada temperatur tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa minyak mimba dan minyak nyamplung dapat menjadi alternatif pelumas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk industri, meskipun masih memerlukan modifikasi lebih lanjut untuk meningkatkan kinerjanya.

Page 9 of 10 | Total Record : 97