cover
Contact Name
Abdi Hanra Sebayang
Contact Email
sinergi@polmed.ac.id
Phone
+628126526644
Journal Mail Official
sinergi@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No 1 Kampus USU Medan 20155 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sinergi Polmed : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Polmed Press, Politeknik Negeri Medan dan melalui blind review dengan p-ISSN: 2089-7766. Ruang lingkup jurnal ini meliputi dibidang Teknik mesin, Teknik konversi energi, energi baru terbarukan, korosi, material dan metalurgi, energi termal, dinamika fluida, tribologi dan bioenergi. Tahun 2012 pertama kali terbit secara offline, dan mulai Februari tahun 2021 jurnal ini dipublikasikan secara online dengan e-ISSN 2777-1202 dan dapat diakses pada http://ojs.polmed.ac.id/index.php/Sinergi/index. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah yang berguna untuk perkembangan dunia Pendidikan khusunya bidang Teknik mesin. Kami menerima artikel dari seluruh Indonesia dan anggota Dewan Editorial kami adalah peneliti internasional dan nasional yang aktif pada bidangnya.
Articles 110 Documents
OPTIMASI KINERJA FURNACE PELEBURAN ALUMINIUM MELALUI APLIKASI CERAMIC FIBER SEBAGAI MATERIAL ISOLASI TERMAL Hariyanto, Rudi; Kurniawan, Pradhana; Widiharsa, Fransiskus Asisi; Widyastuti, Ike; Lestari, Dicky Candra
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2331

Abstract

Proses peleburan alumunium membutuhkan kalor setara temperatur 660°C. Selama proses peleburan, energi panas di ruang peleburan mengalami kerugian berupa perpindahan panas secara konduksi, melalui dinding furnace  ke lingkungan. Agar proses peleburan logam bisa berjalan efektif, maka penting memilih bahan dinding furnace yang mampu meredam kerugian kalor. Penelitian ini membahas perbandingan unjuk kerja furnace peleburan alumunium berdasar perbandingan perpindahan panas secara konduksi yang terjadi pada dinding furnace peleburan antara yang menggunakan dan tanpa menggunakan isolator berupa lapisan ceramic fiber. Dinding furnace dibuat dari bahan semen tahan api dengan ketebalan 3 cm. Adapun tebal lapisan ceramic fiber yang digunakan  5 cm. Hasil pengujian perbandingan tanpa dan menggunakan ceramic fiber adalah temperatur ruang peleburan tertinggi yang tanpa (TinS) = 394°C dan yang menggunakan (TinSc) = 616°C.  Temperatur luar dinding furnace tertinggi yang tanpa (Touts) = 127°C dan  yang menggunakan (Toutsc) = 61°C.  Nilai perubahan panas furnace berdasar perbandingan pada temperatur dinding dalam dan dinding luar furnace menunjukkan furnace yang menggunakan lapisan ceramic fiber menghasilkan nilai 1,72 kali lebih tinggi. Adapun perbandingan pemanfaatan kalor bahan bakar untuk peleburan adalah dari 0,615% untuk furnace tanpa lapisan ceramic fiber menjadi 1,26% untuk dinding furnace dengan lapisan ceramic fiber. Unjuk kerja furnace yang menggunakan ceramic fiber sebagai lapisan dinding furnace mampu meningkatkan unjuk kerja furnace peleburan alumunium 2 (dua) kali lebih baik dibanding dinding furnace tanpa dilapisi keramic fiber.
STUDI LITERATUR DESAIN & KINERJA TURBIN CROSS-FLOW MINI HIDRO Putra, Alrivan Prananda; Zaki, Fatih; Anggraini, Widiya; Gimnastyar, Andrias; Valentino, Alvaro; Khafid; Saputra, Rico Arya; Adiwibowo, Priyo Heru
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2393

Abstract

Ketersediaan listrik yang belum merata di daerah-daerah terpencil masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Salah satu solusi yang efektif dan ramah lingkungan adalah pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), yang memanfaatkan aliran air kecil untuk menghasilkan energi listrik. Di dalam sistem ini, turbin cross-flow banyak dipilih karena desainnya yang sederhana, kemampuannya bekerja stabil pada berbagai kondisi debit, dan efisiensinya yang relatif tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam parameter-parameter desain turbin cross-flow yang paling berpengaruh terhadap kinerjanya, dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Puluhan artikel ilmiah dari tahun 2015 hingga 2024 dianalisis dari berbagai sumber terpercaya seperti ScienceDirect, IEEE Xplore, dan Google Scholar. Hasil telaah menunjukkan bahwa rasio diameter runner (D₂/D₁) yang ideal berada di kisaran 0,66–0,68 dan dapat menghasilkan efisiensi hingga 88%. Jumlah sudu terbaik berada antara 22–28 bilah, dengan sudut masuk sudu 16°–22° dan sudut keluar 90°. Penggunaan guide vane berbentuk hidrofoil dapat meningkatkan efisiensi hingga 2%, terutama saat kondisi beban parsial, sementara nosel melengkung dengan sudut masuk sekitar 50° mampu mengarahkan aliran lebih stabil dan efisien. Dari sisi material, baja karbon rendah dan stainless steel AISI 304 dinilai paling tahan terhadap tekanan dan korosi. Kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan sistem PLTMH yang efisien dan andal, sehingga bermanfaat langsung bagi masyarakat di daerah terpencil yang membutuhkan akses energi bersih dan berkelanjutan.
PENGARUH HOT DIP GALVANIZING BAJA KARBON RENDAH TERHADAP KETEBALAN STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN Napitupulu, Richard A M; Perangin angin, Siwan E A; Sihaloho, Wandipu P
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2478

Abstract

Baja ST41 merupakan baja karbon rendah yang banyak digunakan sebagai material komponen mesin, namun memiliki kelemahan berupa nilai kekerasan yang rendah. Salah satu metode untuk meningkatkan kekerasan baja karbon rendah adalah dengan proses Hot Dip Galvanizing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pencelupan terhadap nilai kekerasan dan komposisi kimia pada baja ST41. Proses galvanisasi dilakukan pada temperatur 440°C, 450°C, dan 460°C dengan variasi waktu pencelupan selama 30, 45, dan 60 detik. Pengujian meliputi uji kekerasan menggunakan mikrometer Vickers, uji ketebalan lapisan, struktur mikro, dan uji komposisi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses hot dip galvanizing dapat meningkatkan kekerasan baja ST41, dengan nilai tertinggi sebesar 223,80 VHN pada suhu 460°C dan waktu pencelupan 60 detik. Ketebalan lapisan seng yang terbentuk masing-masing adalah 12,10 µm, 13,93 µm, dan 13,69 µm. Pengamatan struktur mikro menunjukkan pembentukan lapisan yang merata, yang terdiri dari fasa eta, zeta, delta, dan gamma sebagai hasil dari proses difusi antara seng dan baja.
ANALISIS EFISIENSI BOILER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR BIOMASSA DI PLTU PT. GIP GROWTH ASIA Nainggolan, Rufinus; Ritonga, Fatima Sari; Juwita, Erna; Bangun, Ary Johanda; Marbun, Abri Andry Saresa
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2498

Abstract

Boiler atau ketel uap yang dimiliki oleh PLTU PT. Global Inovasi Prima Growth Asia adalah jenis ketel pipa air Merek TAKUMA N2200 dengan spesifikasi tekanan kerja 46 Bar, temperatur 380oC, dan kapasitas 70 ton/jam. Boiler digunakan untuk pembangkitan listrik 15 MW dengan seluruhnya menggunakan bahan bakar biomassa. Penelitian ini mengkaji nilai efisiensi boiler yang menggunakan tiga jenis biomassa, yang terdiri dari fiber (40,395%), kayu giling (40,569%), dan sekam padi (19,036%)., harga nilai kalor atas atau HHV 19.714 kJ/kg dan nilai kalor bawah atau LHV 17.122,776 kJ/kg. Data pengoperasian boiler yang diperoleh tanggal 21 Juni 2024, menunjukkan tekanan sebesar 34,62 Bar, temperatur 372,62oC, dan kapasitas uap 65,62 ton/jam sehingga diperoleh efisiensi boiler sebesar 58,25%. Efisiensi aktual boiler biomassa lebih rendah dari efisiensi teoritis yang diharapkan berdasarkan data operasional boiler (63,3%) mungkin disebabkan oleh variasi kelembaban bahan bakar yang digunakan.
PEMODELAN DAN ANALISIS EYEBOLT TERHADAP BEBAN DAN SUDUT ANGKAT MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT ANALYSIS Fathurrahman; Widiastuti, Hanifah; Albana, Muhammad Hasan
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2556

Abstract

Eyebolt berperan sebagai bagian dari komponen pengangkatan peralatan yang dibutuhkan dalam proses pemindahan peralatan berat. Meskipun demikian, eyebolt memiliki potensi kegagalan yang tinggi akibat dari ketidaksesuaian standar sudut pengangkatan yang akhirnya berakibat pada kerusakan eyebolt. Penelitian ini akan memfokuskan kepada analisis pembebanan terhadap eyebolt dari variasi sudut pengangkatan yang diberlakukan. Sehingga penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk pengaplikasian Eyebolt dalam aktivitas pengangkatan komponen peralatan berat di kemudian hari. Simulasi Finite Element Analysis (FEA) merupakan metode numerik komputasi untuk mengetahui perilaku suatu material atau struktur ketika diberi pembebanan. Dalam penelitian ini akan mensimulasikan tiga skenario pembebanan dengan variasi sudut berbeda, yaitu 90°, 75°, 45°, dan 30° terhadap Eyebolt Australian Standard 2371:2018 for eyebolt grade 4. Parameter yang diamati dalam penelitian kali ini berfokus pada perbandingan dari faktor deformasi material, factor of safety, tegangan dan regangan yang mempengaruhi aspek kesuksesan pengangkatan.
UNJUK KERJA BATERAI VRLA (VALVE REGULATED LEAD ACID) TERHADAP PEMBEBANAN DAN USIA PAKAI Suprianto, Suprianto
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2487

Abstract

Penelitian unjuk kerja baterai VRLA terhadap pembebanan dan usia pakai bertujuan untuk mengetahui karakteristik baterai berdasarkan pembebanan dan usia pakai baterai. Objek penelitian ini adalah baterai 24 Volt 100 ampere-jam (Ah) merek x dengan usia pakai 6 tahun, baterai 24 Volt 100 Ah merek y dengan usia pakai 2 tahun, baterai 24 Volt 20 Ah dan baterai 24 Volt 12 Ah masing-masing merek y dengan usia pakai 0,5 tahun. Target khusus yang dicapai adalah mengetahui tingkat DoD (Depth of Discharge) dari baterai terhadap pembebanan dan usia pakai. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu mengumpulkan data dari hasil pengukuran besaran-besaran listrik pada sistem. Peralatan yang digunakan adalah baterai 24 Volt 100 Ah merek x, baterai 24 Volt 100 Ah merek y, baterai 24 Volt 20 Ah merek y, baterai 24 Volt 12 Ah merek y,  inverter 2000 watt, multimeter digital, circuit breaker 100 ampere, solar charge controller dan peralatan pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukan nilai DoD baterai 24 Volt 100 Ah merek x dengan usia pakai 6 tahun adalah 20%, sedangkan nilai DoD baterai 24 Volt 100 Ah merek y dengan usia pakai 2 tahun adalah 4%, kedua baterai memiliki nilai DoD dibawah standar yaitu dibawah 30%. Untuk baterai 24 Volt 20 Ah merek y dengan usia pakai 0,5 tahun dan baterai 24 Volt 12 Ah merek y dengan usia pakai 0,5 tahun  memiliki nilai DoD diatas 30%, hal ini menunjukkan bahwa baterai dalam kondisi baik. Dengan demikian hasil penelitian menunjukan tidak semua baterai dengan usia pakai yang lebih lama menyebabkan nilai DoD menjadi lebih rendah dibandingkan dengan baterai dengan usia pakai yang lebih baru. Jenis baterai dan bagaimana perlakuan pembebanan baterai itu sendiri pada saat beroperasi adalah merupakan hal yang mempengaruhi tingkat DoD.
ANALISIS BEBAN DAN TEGANGAN PADA KNUCKLE ARM MOBIL LISTRIK FORMULA STUDENT Iskandar, Don Joean; Kardiman; Siswadi; Fachrudin, Afif; Tabayyun, Candan; Arum, Ardiansyah
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2464

Abstract

Knuckle arm merupakan salah satu komponen penting pada sistem suspensi kendaraan yang berfungsi sebagai penghubung antara sistem kemudi, suspensi, dan roda. Dalam konteks kendaraan listrik, efisiensi struktural dan ketahanan terhadap beban menjadi hal krusial untuk menjamin performa dan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons mekanis knuckle arm terhadap variasi beban statik menggunakan pendekatan simulasi berbasis metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Proses pemodelan geometri dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks, sedangkan simulasi dan analisis struktural dilakukan dengan variasi pembebanan sebesar 500 N, 800 N, dan 1000 N. Material yang digunakan adalah Aluminium 6061-T6 dengan tegangan luluh sebesar 275.000.000 N/m². Parameter yang dianalisis meliputi tegangan von mises, deformasi total (displacement), dan faktor keamanan (safety factor). Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh nilai tegangan maksimum berada jauh di bawah tegangan luluh material, dengan nilai tegangan tertinggi sebesar 4.408.601 N/m² pada beban 1000 N. Deformasi maksimum yang terjadi adalah 0,004 mm, dan nilai safety factor konstan sebesar 3,000. Sehingga diketahui desain knuckle arm yang dianalisis memiliki ketahanan struktural yang baik dan aman digunakan dalam rentang beban statik tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan desain komponen kendaraan listrik yang lebih efisien dan andal secara struktural.
KAJIAN TEKNIS KEHILANGAN MINYAK PADA KOLAM FAT PIT DALAM UPAYA PENINGKATAN RENDEMEN CRUDE PALM OIL Hariyanto; Nelza, Novia; Arsil, Fikri; Gusfiyesi; Maulidna
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i1.2396

Abstract

Kehilangan minyak produksi memiliki nilai standar secara nasional dan standar pabrik. Kadar kehilangan minyak yang tinggi mempengaruhi efisiensi produksi pengolahan dan menimbulkan kerugian. Angka kehilangan/kerugian minyak sawit merupakan banyaknya minyak yang tidak terambil pada proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase oil losses di fat pit sesuai dengan standar pabrik, berapakah persentase kehilangan minyak (oil losses) produksi yang terbuang pada kolam fat pit dan apa sajakah faktor-faktor yang menyebabkan kehilangan minyak (oil losses) pada kolam fat pit di pabrik kelapa sawit PT. X. Analisis oil losses dilakukan dengan metode ekstraksi. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh rata-rata minyak basah yang terkandung dalam sampel lumpur kolam fat pit sebesar 0,59% dimana rata-rata minyak basah tersebut telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pabrik (maks 0,60%). Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa rata-rata minyak kering yang terkandung dalam sampel lumpur kolam fat pit sebesar 12,91% dimana rata-rata minyak basah tersebut telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pabrik (maks 15%).
KAJIAN REKAYASA PERANCANGAN SEAL AIR FAN PULVERIZER PADA BOILER PLTU 400 MW Yuliyani, Ika; Muwahid, Iqbal; Suharto, Budi; Indriyani; Melkias, Alvera Apridalianti; Mutiarani, Rizky; Luqiyana, Nur Hasyyati; Febriatna, Triya Setia
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i1.2519

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) masih menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Indonesia dengan batu bara sebagai bahan bakar utama. Pada PLTU 400 MW di Cilegon, dua unit Seal Air Fan (SAF) menyuplai udara perapat ke pulverizer dan coal feeder. Awalnya, sistem beroperasi dengan empat pulverizer sehingga satu SAF dapat siaga. Namun, penurunan kualitas batu bara mengharuskan lima pulverizer beroperasi bersamaan, sehingga kedua SAF harus aktif tanpa cadangan. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan operasi jika salah satu SAF trip, karena tekanan udara perapat akan menurun dan dapat menyebabkan shutdown. Penelitian ini merancang SAF yang mampu memenuhi kebutuhan udara perapat untuk lima pulverizer dan coal feeder. Tahapan penelitian mencakup pengumpulan data, perhitungan manual perancangan, dan validasi desain melalui simulasi menggunakan perangkat lunak CFTurbo. Fan dirancang menghasilkan aliran 8,81 m³/s dengan kenaikan tekanan 635 mmWg. Spesifikasi utama hasil rancangan meliputi diameter impeller 1,149 m, 25 sudu, lebar volute casing 0,436 m, radius leher volute 1,044 m, dan poros baja karbon S30C berdiameter 63 mm. Rancangan ini meningkatkan efisiensi energi sistem dibandingkan kondisi existing dengan penurunan konsumsi daya listrik sebesar 31,8%. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan keandalan operasional PLTU serta mendukung ketahanan energi nasional.
PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN PURWARUPA MESIN MIXER KEDELAI DAN RAGI SISTEM CONTINUOUS BARREL DENGAN FEEDER SCREW CONVEYOR UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI TEMPE Dhani, Harsa; Mbulu, Bernardus Crisanto Putra; Kurniawan, Marcelinus Anggi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i1.2618

Abstract

Tempe merupakan produk pangan fermentasi kedelai yang memerlukan proses pencampuran kedelai dan ragi yang homogen untuk memastikan kualitas produk akhir. Penelitian ini merancang dan membangun purwarupa mesin mixer kedelai dan ragi tipe continuous barrel dengan sistem feeder screw conveyor untuk produksi tempe secara kontinu dan otomatis. Mesin terdiri dari feeder ragi, feeder kedelai, dan barrel mixer dengan screw conveyor yang mengatur aliran bahan secara stabil. Kapasitas teoritis dan eksperimental screw conveyor dianalisis untuk menilai kinerja mesin, sementara homogenitas pencampuran dievaluasi berdasarkan pertumbuhan kapang Rhizopus oligosporus pada tempe hasil fermentasi. Kapasitas riil screw kedelai pada putaran 10, 20 dan 30 rpm didapatkan 0,62, 1, dan 1,4 gram/s, sementara itu untuk screw ragi didapatkan 0,003, 0,001, dan 0,016 gram/s. Tempe yang diproduksi memiliki tekstur padat dan kapang yang tersebar merata dengan perbandingan ragi minimal 1,4% dari massa kedelai yaitu pada putaran screw ragi, screw kedelai, dan barrel sebesar 30 rpm. Mesin purwarupa ini berpotensi meningkatkan produktivitas sampai 300% dan mutu produksi tempe pada skala industri kecil dan menengah. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis proses pencampuran di dalam barrel, bagaimana proses stretching dan folding yang terjadi untuk mencampur bahan.

Page 10 of 11 | Total Record : 110