cover
Contact Name
Abdi Hanra Sebayang
Contact Email
sinergi@polmed.ac.id
Phone
+628126526644
Journal Mail Official
sinergi@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No 1 Kampus USU Medan 20155 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sinergi Polmed : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Polmed Press, Politeknik Negeri Medan dan melalui blind review dengan p-ISSN: 2089-7766. Ruang lingkup jurnal ini meliputi dibidang Teknik mesin, Teknik konversi energi, energi baru terbarukan, korosi, material dan metalurgi, energi termal, dinamika fluida, tribologi dan bioenergi. Tahun 2012 pertama kali terbit secara offline, dan mulai Februari tahun 2021 jurnal ini dipublikasikan secara online dengan e-ISSN 2777-1202 dan dapat diakses pada http://ojs.polmed.ac.id/index.php/Sinergi/index. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah yang berguna untuk perkembangan dunia Pendidikan khusunya bidang Teknik mesin. Kami menerima artikel dari seluruh Indonesia dan anggota Dewan Editorial kami adalah peneliti internasional dan nasional yang aktif pada bidangnya.
Articles 97 Documents
POTENSI ENERGI ALIRAN AIR TERJUN ROMO’AN DI DUSUN TEMPALA KABUPATEN LANDAK Julio Jeto, Herkulanus; Pratomo, Tri; Supandi; Andriani, Devi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1553

Abstract

Dusun Tempala Desa Keranji Pa Idang Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak merupakan salah satu daerah yang memiliki aliran air sungai/beda ketinggian, yang bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air, akan tetapi debit dari aliran sungai belum diketahui. Dengan harapan adanya potensi aliran sungai tersebut dapat memberikan peluang yang dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Hal tersebut menjadikan alasan bagi penulis untuk mengangkat judul skripsi dengan tema Potensi Energi Aliran Air Terjun Romo’an di Dusun Tempala Kabupaten Landak. Adapun tujuan dari skripsi ini yaitu menghitung debit air, daya hidrolis dan menentukan jenis turbin yang cocok untuk air terjun Romo’an. Metode yang penulis gunakan ialah mencari referensi jurnal, mempersiapkan alat dan bahan untuk membantu dalam penelitian, mengumpulkan data primer (berupa data mentah seperti mengukur panjang aliran air, lebar aliran, kedalaman air, luas penampang, head/beda ketinggian, dan kecepatan aliran) dan data sekunder (berupa data klimatologi yang diambil di kantor BMKG dan data titik koordinat lokasi penelitian yang diambil di kantor KPH), mengolah data, menganalisis hasil dan pembahasan, merekomendasikan jenis pembangkit listrik apa yang cocok untuk dibangun di air terjun Romo’an, dan yang terakhir menyimpulkan hasil data yang telah diperoleh. Untuk hasil data yang sudah penulis dapatkan setelah melakukan penelitian selama 6 minggu yaitu sebagai berikut, data rata-rata debit air sebesar 0,69 m³/s, data rata-rata daya hidrolis sebesar 63,50 kW, data rata-rata daya yang dibangkitkan sebesar 50,80 kW, dan jenis turbin yang cocok untuk air terjun Romo’an ialah turbin crossflow.
STUDI PERGANTIAN MATERIAL TUBE DARI CARBON STEEL MENJADI 309 STAINLESS STEEL PADA PENUKAR PANAS KONDENSER SHELL AND TUBE Bujaeromy, Bujaeromy; Sari, Dessy Agustina
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1555

Abstract

Shell and tube exchanger merupakan salah satu alat penukar panas yang menyediakan efisiensi perpindahan panas yang tinggi. Peralatan ini digunakan untuk mengubah amonia gas menjadi amonia liquid dengan media pendingin berupa air pendingin (disirkulasikan melalui tube). Kontak fluida proses selama di dalam alat penukar panas menjadi salah satu permasalahan dengan hadirnya pengotor maupun terbentuknya korosi pada material tube. Hal ini mampu memicu kerusakan pada dinding tube dan akibatnya berlanjut kebocoran pada tube. Studi artikel ini melibatkan penggunaan persamaan matematis terkait pergantian material tube desain yaitu carbon steel ke 309 stainless steels. Sejumlah parameter dalam shell and tube exchanger terevaluasi untuk meninjau A, U, dan perubahan yang terjadi pada dimensi alat penukar panas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa adanya perbedaan nilai AC, Af  pengotor, UC, Uf pada material carbon steel dan 309 stainless steel sehingga kedua material memberikan kisaran sebesar 32,52-33,82; 520,16-521,46 m2; 21691,15– 22558,79; dan 14006,65–1410,17 W/m2.K; secara berturut-turut. Kemudian, perubahan nilai ID ­shell dan jumlah tube berupa 1069 menjadi 1070 mm dengan 906 menuju 908 buah. Peningkatan nilai parameter yang terevaluasi sebesar 3-4% pada peralatan penukaran perpindahan panas dari penerapan material 309 stainless steel dibandingkan carbon steel sebelumnya. Capaian ini mampu menyediakan laju perpindahan panas lebih baik bagi shell and tube condenser dan menjadi pertimbangan positif untuk mengganti material tube. Opsi tersebut jika dilanjutkan turut membutuhkan peninjauan kembali untuk aspek dimensi penukar panas terhadap area industri untuk proses penukar panas yang telah beroperasi selama ini.
PENGARUH PENGGUNAAN MAGNET EKSTERNAL DAN VARIASI ARUS PADA PENGELASAN TIG TERHADAP STRUKTUR MIKRO KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK BAJA KARBON RENDAH Paundra, Fajar; Yudanta, Faturrizky Rakha; Muhyi, Abdul; Pujiyulianto, Eko; Syanur, Farid Nanda; Darsono, Febri Budi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1561

Abstract

Medan magnet eksternal dapat meningkatkan kualitas dari hasil pengelasan TIG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh medan magnet eksternal dalam proses pengelasan TIG. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja SS400. Proses pengelasan menggunakan TIG (Tungsten Inert Gas)  dengan variasi arus 70 A, 80 A, 90 A, dan 100 A serta menggunakan tambahan 2 magnet eksternal jenis Neodymium. Pengujian hasil pengelasan berupa struktur makro, mikro, uji kekerasan vickers dan uji tarik. Hasil pengujian struktur makro menunjukan beberapa cacat hasil pengelasan seperti Porositas, Incomplete Penetration, Underfill, dan Distorsi. Sedangkan hasil pengujian struktur mikro menunjukan pada base metal terdapat struktur jenis Ferrite dan Pearlite. Bagian HAZ terdapat struktur jenis Ferrite, Pearlite, dan Martensite. Hasil pengujian tarik paling tinggi terdapat pada sambungan pengelasan TIG tanpa menggunakan magnet dengan arus 100 A yaitu sebesar 368,234 MPa. Hasil pengujian kekerasan paling tinggi terdapat pada sambungan pengelasan TIG menggunakan magnet dengan arus 100 A yaitu sebesar 176,712 HVN. Penggunaan magnet eksternal dapat menghasilkan penetrasi besar saat proses pengelasan dan mengahasilkan sambungan las yang baik. Sebaliknya, hal tersebut dapat berakibat buruk terhadap hasil pengelasan jika jarak busur listrik dengan material tidak tepat, dan torch tidak bergerak sesuai pada jalur pengelasan.
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS BERDASARKAN DISTRIBUSI TEMPERATUR MELALUI VARIASI DIMENSI FIN ENGINE BLOCK Ajiban, Mochammad Hildad
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1572

Abstract

Mesin sepeda motor berpendingin udara melepaskan panas ke atmosfer melalui mode konveksi paksa, fin adalah komponen penting untuk meningkatkan laju perpindahan panas disediakan di permukaan luar blok silinder. Laju perpindahan panas tergantung pada geometri fin, permukaan fin, ketebalan fin, panjang, kecepatan udara dan suhu sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari variasi ketebalan dan panjang fin pada engine block kendaraan dengan menggunakan metode eksperimen. Variasi dimensi ketebalan fin yang digunakan adalah 1 mm; 1,5 mm; 2 mm dan variasi panjang fin adalah 16 mm; 17 mm; 18 mm. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ketebalan fin 2 mm dan panjang fin 18mm memberikan hasil pelepasan kalor yang baik pada perpindahan panas engine block yamaha mio sporty tahun 2007.
ANALISIS ENERGI INDONESIA SEBAGAI BAHAN STUDI KETAHANAN ENERGI NASIONAL Sukendar, Tateng; Lisapaly, Leonard; Manik, Martua
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1573

Abstract

Informasi ilmiah yang berbasis keberlanjutan energi dibutuhkan saat ini untuk menentukan langkah kebijakan pemerintah dalam mengahadapi krisis global. Kebijakan dan tujuan keberlanjutan energi dalam hal ini harus tepat. Tujuan penelitian ini adalah menyajikan, menyelidiki dan mengembangkan berbagai indikator baru dalam menentukan langkah kebijakan terhadap keberlanjutan energi. Setelah meninjau semua indikator, tujuh di antaranya dipilih dalam penelitian ini. Semua data indikator dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode analisis korelasi untuk mendapatkan indikator kuat dan lemah, sehingga tahap terakhir dapat ditentukan langkah kebijakan. Hasil analisis menunjukkan data tahun 2022 lebih baik dibandingkan data tahun sebandingnya dengan indikator kebijakan pada rentang angka 1 sebagai korelasi positif yang sangat kuat untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menggantinya dengan energi terbarukan, sehingga pemerintah dan para ahli energi harus memiliki perencanaan yang matang untuk menerapkan kebijakan yang telah ditetapkan dengan memperhatikan keseimbangan perekonomian, keamanan pasokan energi, dan pelestarian fungsi lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan dimasa depan.
ANALISIS PENGARUH VARIASI LOGAM PENGISI (FILLER) PADA PROSES PENGELASAN GTAW PADUAN ALUMINIUM TERHADAP UJI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO Lubis, Riadini Wanty; Dharma, Surya; Rahmawaty, Rahmawaty; Sebayang, Rihat; Bahri, Nisfan; Aditya, M. Aldi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1581

Abstract

Paduan Aluminium pada umumnya digunakan untuk automotif maupun alat-alat konstruksi. Pada perancangan konstruksi menggunakan material paduan Aluminium, banyak melibatkan unsur pengelasan dengan sambungan las sebagai alternatif untuk menyambung bagian-bagian tertentu. Pembuatan sambungan las secara teknis memerlukan keterampilan yang tinggi bagi pengelasnya agar diperoleh sambungan dengan kualitas baik. Penelitian menggunakan metode eksperimen. Pengelasan GTAW menghasilkan manik las yang rapih dan tidak menghasilkan spatter atau percikan logam las yang menempel pada logam induk. Dari hasil pengelasan dengan filler ER 4043 dan ER 5356 nilai kekerasannya tidak berbeda jauh. Nilai kekerasan pengelasan dengan filler ER 5356 pada daerah HAZ lebih besar dibandingkan pada pengelasan dengan filler ER 4043. filler ER 5356 tidak mengalami distorsi ataupun cacat visual, sedangkan pada variasi filler ER 4043 mengalami distorsi, Pengelasan dengan filler ER 5356 hasil nilai tertingginya 70,6 HVN sedangkan pengelasan dengan filler ER 4043 hasil nilai tertinginya 69,9 HVN, pada variasi filler ER 5356 dan ER 4043 di perbesaran 50x,200x,500x, di daerah base metal, haz dan weld area.
ANALISIS CRANE PORTABLE DENGAN KEMAMPUAN ANGKAT 1 TON Kadriadi, Kadriadi; Wirakusuma, Kadex Widhy; Opu, Agus Salim; Alfian, Muhammad
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1652

Abstract

Crane portable merupakan salah satu alat bantu angkat dan angkut material yang dapat berpindah tempat dalam satu lingkungan kerja dengan bantuan roda. Perkembangan teknologi sekarang telah banyak menghasilkan kreasi yang bertujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia, serta dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat crane portable dengan kemampuan angkat 1 ton agar mempermudah proses pengangkatan dan pengangkutan barang. Dalam perancangan alat ini juga memperhatikan safety factor agar pada saat pengoperasian tidak terjadinya kecelakaan yang diinginkan. Alat ini dioperasikan dengan arus listrik sebagai sumber penggerak motor untuk menggerakkan drum dengan transmisi gearbox dan tali yang digunakan sebagai media angkat adalah tali sling. Safety factor yang diperoleh pada bagian utama dari alat ini yaitu sebesar Safety factor yang diperoleh pada bagian utama dari alat ini yaitu sebesar 1,497 N/m2, sehingga aman untuk mengangkat beban sebesar 1000 kg.
ANALISIS ALAT PELAPIS LOGAM PORTABEL DENGAN METODE ELECTROPLATING TERHADAP HASIL PENGUJIAN KEKERASAN MATERIAL LOGAM ST37 Putra, Eriek Aristya Pradana; Kadriadi, Kadriadi; Wirakusuma, Kadex Widhy; Pratama, Angga Bahri; Boangmanalu, Eka Putra Dairi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1653

Abstract

Electroplating adalah proses pelapisan logam yang memanfaatkan arus listrik untuk melapisi benda kerja dengan logam lain. Proses ini banyak digunakan dalam industri untuk meningkatkan kualitas atau mencegah korosi pada logam. Fokus utama pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tegangan dan durasi electroplating pada kekerasan benda kerja. Rancang bangun alat pelapis logam dengan metode electroplating didesain lebih kecil dari biasanya agar mudah dioprasikan dimana saja. Dari hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan rata-rata nilai kekerasan pada spesimen 1 (1,5 volt dengan waktu 20 menit ialah 282,98 HV), spesimen 2 ( 2 volt dengan waktu 20 menit ialah 308,2 HV), spesimen 3 (2,5 volt dengan waktu 20 menit ialah 311,24 HV), spesimen 4 (1,5 volt dengan waktu 30 menit ialah 292,42 HV), spesimen 5 (2 volt dengan waktu 30 menit ialah 318,38 HV), dan spesimen 6 ( 2,5 volt dengan waktu 30 menit ialah 353,18 HV). Faktor penting yang mempengaruhi hasil adalah tegangan dan durasi electroplating. Semakin lama durasi dan semakin tinggi tegangan, semakin keras pula benda kerja yang dihasilkan.
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING KOPRA SKALA INDUSTRI KECIL MENENGAH DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Wirakusuma, Kadex Widhy; Kadriadi, Kadriadi; Alfian, Muhammad; Afandy, Moh; Mubarok, Abdul Haris
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1662

Abstract

Proses pengolahan kopra yang dilakukan oleh petani    kelapa dengan cara pengasapan, cara ini tidaklah efektif, karena asap yang ditimbulkan dari proses pengasapan menjadi polusi sehinga proses pengeringan dengan metode pengasapan tidak ramah lingkungan, dan proses relatif tidak optimal karena proses pengeringan memanfaatkan asap pembakaran menggunakan bahan bakar sambuk kelapa menyebabkan suhu dan kelembapan tidak terkontrol sehingga kualitas kopra yang dihasilkan bermutu rendah. Sehingga dibutuhukna proses pengerin kopra yang lebih ramah lingkungan. Tujuan dari metode ini adalah menghasilkan rancangan yang sesuai dengan harapan dari pelaku IKM pengering kopra, sehingga dalam proses mendesain alat pengering kopra penelitian ini menggunakan pendekatan QFD, dengan pendekatan QFD dalam proses mendesain alat pengering kopra memungkinkan para pelaku IKM terlibat langsung dalam prosesnya sehingga hasil rancangan sesuai dengan keinginan pengguna alat. Rancang bangun ini menghasilkan alat yang mempunyai dimensi, panjang 119 cm, lebar 93 cm, dan tinggi 142,8 cm. Dari matriks HoQ diperoleh kebutuhan teknis dari harapan pengguna alat berupa bahan yang berkualitas, bentuk alat tidak membutuhkan space yang banyak, kehandalan alat, dan maintenance alat. Aspek teknis dari matriks HoQ menjadi pertimbangan dalam mendesain alat pengering kopra. Dari hasil uji coba alat diperoleh suhu 75oC dengan lama waktu pengeringan selama 3 jam
ANALISIS KUALITAS DAYA LISTRIK AKIBAT DAMPAK BEBAN NONLINEAR Nadeak, Omsar Rudyanto; Sinambela, Rismen; Manik, Martua
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1664

Abstract

Gedung Komplek Badan Pendidikan Kristen PENABUR Harapan Indah merupakan pusat data dan informasi penting sekolah, dimana tingginya penggunaan perangkat elektronik sebagai beban nonlinier menjadi penyebab utama timbulnya harmonik yang dapat mengganggu sistem distribusi kelistrikan baik kerugian secara teknis maupun finansial. Oleh karena itu, investigasi pengaruh beban nonlinier terhadap tegangan, frekuensi, faktor daya, dan THD menjadi penting untuk dilakukan pengukuran. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan alat ukur Power Quality Analyzer Fluke 43B pada titik beban panel listrik yang telah terpasang trafo 1100 kVA, kapasitor bank 525 V 50 Hz dengan turned reactor sebagai filter harmonik pasif. Data hasil pengukuran diambil satu kali pada setiap waktu pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi gedung mengalami ketidakseimbangan antara jumlah beban yang menyebabkan gelombang arus tidak sinusoidal dan bernilai positif akibat beban nonlinear. Namun, penggunaan trafo, kapasitor bank, dan turned reactor sebagai filter harmonik pasif memberikan dampak yang signifikan pada hasil pengukuran yaitu: nilai tegangan memenuhi standar SPLN-1-1995 tertinggi sebesar 227,1 V pada fasa T dengan batas izin antara 198-231 V; nilai rata-rata frekuensi memenuhi standar IEC sebesar < 50 Hz; nilai  memenuhi standar IEEE 519-1992 sebesar 3,41% dengan batas izin < 5%, dan nilai  memenuhi standar sebesar 7,13% dibawah batas izin < 15%; nilai faktor daya memenuhi standar SPLN 70-1 sebesar 0,98 mendekati angka1(satu) dan bernilai positif.

Page 7 of 10 | Total Record : 97