cover
Contact Name
Titis Bayu Widagdo
Contact Email
jurnalcerdik@gmail.com
Phone
+6285204266300
Journal Mail Official
editor.jurnalcerdik@gmail.com
Editorial Address
Fakutas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya Jl. MT Haryono 169 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2809414X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jcerdik
Topik artikel ilmiah yang akan diproses dan diterbitkan adalah bidang pendidikan dan pengajaran. Topik ini tidak dibatasi pada satu bidang pendidikan dan pengajaran saja, tetapi pada seluruh jenjang pendidikan dan pengajaran. Lingkup Topik Berdasarkan Tingkat Pendidikan: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) TK SD/MI SMP/MTs SMA/SMK/MA Perguruan Tinggi Lingkup Topik Pengajaran Berdasarkan Bidang Studi: Bahasa IPA IPS Olahraga Seni Budaya Matematika BK Lingkup Topik Lain: Pembelajaran Inklusi Teknologi Pembelajaran Manajemen pendidikan
Articles 81 Documents
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI PENDEKATAN KERAGAMAN PESERTA DIDIK UNTUK MEMENUHI TARGET KURIKULUM Kirana Wardani; darmawan, puguh
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan menjelaskan konsep-konsep yang berkaitan dengan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi target kurikulum berdasarkan keragaman peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang membantu proses pembelajaran peserta didik sesuai dengan profil belajar, kesiapan belajar, dan minat peserta didik. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan kepustakaan dengan metode pengumpulan data dokumen-dokumen dari buku, artikel, jurnal ilmiah, serta literatur yang berkaitan dengan pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan keragaman peserta didik untuk memenuhi target kurikulum setelah  menganalisis berbagai sumber terpercaya, peneliti dapat menghasilkan kesimpulan yang valid dan bermanfaat. Kesimpulan Peserta didik memiliki keberagaman setiap individu seperti minat, kesiapan, profil belajar. hal ini membutuhkan kurikulum dan pembelajaran  yang dapat memfasilitasi kebutuhan dan karakter peserta didik  salah satunya kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran diferensiasi terdiri dari tiga aspek yaitu diferensiasi konten, diferensiasi produk, dan diferensiasi proses
Analisis Kesulitan Guru Dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran Di Sekolah Dasar Flora Florensia
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.05

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam pelaksanna evaluasi di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang melibatkan publikais ilmiah lainnya yang telah dipublikasikan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan dalam pelaksanaan evaluasi oleh guru di tingkat sekolah dasar. Hasil studi menunjukan bahwa bebrapa faktor, seperti kurangnya pemahaman tentang konsep evaluasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa, merupakan beberapa dari banyak kesulitan yang dihadapi oleh guru. Implikasi daru temuan ini mencakup perlunya penyediaan pelatihan dan dukungan yang memadi bagi guru dalam mengembangkan keterampilan evaluasi mereka, serta pentingnya peran lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung praktik evaluasi yang efektif di sekolah dasar. Studi ini memberikan wawasan yang berharga bari para praktisi pendidikan dan peneliti untuk meningkatkan pelaksanaan evaluasi di tingkat sekolah dasar.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH MELALUI POJOK BACA SEBAGAI PENINGKATAN MINAT BACA SISWA SDN 04 DUWET Diva, Diva nadia Vega
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.08

Abstract

Upaya peningkatan minat baca siswa terus dilakukan, pemerintah meluncurkan gerakan literasi sekolah (GLS). GLS tidak hanya fokus pada kegiatan membaca, tetapi juga meliputi menulis, menyimak, dan mendengarkan. Pada sekolah dasar, siswa memerlukan kemampuan membaca yang baik agar mereka dapat menjadi gemnerasi penerus bangsa yang melek terhadap literasi. Rendahnya minat baca siswa menjadi alasan penting untuk membenahi persoalan literasi. Penelitian ini menganalisis implementasi pojok baca sebagai peningkatan minat baca siswa sebagai salah satu tujuan dari gerakan literasi sekolah. Pengumpulan data diperoleh melalui metode penelitian kualitatif dengan mengunakan pendekatan deskkriptif yang menggunakan teknik observasi dan wawancara tidak terstruktur. Dari hasil penelitian ini, diperoleh hasil bahwa penggunaan pojok baca masih kurang membangkitkan minat siswa terhadap literasi membaca siswa SDN 04 Duwet.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 2 KABAWETAN Septriani, Amanda Putri; Vara, Cherryna Gumay; Nadilah, Wika; Putri, Abelia Aisya
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.03

Abstract

Keterampilan belajar merupakan kemampuan yang penting untuk mencapai kesuksesan dalam  prestasi akademik. Self efficacy juga penting yang akan menunjukkan tingkat keyakinan individu dalam menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis karangan deskripsi dan tingkat self efficacy siswa serta melihat korelasi antar variabel tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Responden penelitian siswa SMP Negeri 2 Kabawetan sebanyak 63 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen keterampilan menulis dan self efficacy. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan analisis korelasi. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi Excel dan SPSS.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa siswa yang menjadi responden penelitian, sebagian besar memiliki keterampilan menulis karangan deskripsi dalam kategori sedang. Para siswa dalam penelitian ini sebagian besar juga memiliki self efficacy yang sedang. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa self efficacy berkorelasi positif yang signifikan dengan keterampilan menulis karangan deskripsi.
MENGHADAPI TANTANGAN KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA: SOLUSI KOLABORATIF ANTARA PENDIDIKAN DAN LAYANAN KESEHATAN Irawan, M. Ferry; Bella, Sinta; Nurhijatina, Havifa
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.01

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi menjadi perhatian yang semakin mendalam karena dampaknya terhadap kesejahteraan dan prestasi akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara partisipasi dalam program kesehatan mental dan kesejahteraan mental mahasiswa. Melalui survei terhadap 500 mahasiswa dan wawancara mendalam dengan sejumlah partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam program kesehatan mental cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, tingkat depresi yang lebih rendah, dan tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak berpartisipasi. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya promosi dan pendukungan terhadap partisipasi mahasiswa dalam program-program kesehatan mental di institusi pendidikan tinggi guna meningkatkan kesejahteraan mental mereka. Dengan demikian, hasil ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana program-program kesehatan mental dapat berkontribusi pada kesejahteraan mental mahasiswa, serta menyoroti perlunya pendekatan kolaboratif antara lembaga pendidikan dan layanan kesejahteraan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi kesehatan mental mahasiswa.
Peran psikologi pendidikan dalam kegiatan pembelajaran Hidayah, Nurul
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.06

Abstract

Psikologi pendidikan memainkan peran penting dalam proses pembelajaran dalam penelitian ini. Studi ini menyelidiki hubungan, ruang lingkup, kajian, pentingnya, dan peran psikologi dalam pendidikan, terutama dalam kegiatan pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran psikologi dalam pendidikan sangat penting untuk mengambil tindakan psikologis yang sesuai dengan setiap aspek pendidikan. Oleh karena itu, guru harus memahami keadaan mental siswa mereka sehingga mereka dapat melakukan pengukuran terkait pemahaman serta kemampuan siswa mereka supya kegiatan belajar dan mengajar berjalan dengan optimal serta efektif. Dengan bantuan psikologi pendidikan, guru dapat (1) mengerti bahwa setiap siswa mereka tidaklah sama; (2) menentukan suatu metode serta strategi pembelajaran; (3) membuat lingkungan pembelajaran yang kondusif; (4) memfasilitasi siswa dengan arahan serta bimbingan; dan (5) menilai hasil belajar.
MEMPELAJARI BENCANA ALAM MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SD KELAS 1 TEMA 8 SUBTEMA 4 KURIKULUM 2013 ihsanudin, raisan; Indriani, Tania; Febrian, Muhamad; Rustini, Tin
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.09

Abstract

Ring of fire yang melewati Indonesia membuat Indonesia menjadi wilayah yang rentan mengalami gempa bumi, tidak hanya gempa bumi karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan pun membuat indonesia rentan terkena tsunami. Tulisan ini menjelajahi bagaimana Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dapat menjelaskan pengertian yang lebih mendalam tentang bencana alam. Selain itu, disajikan juga metode penelitian yang digunakan, yakni pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, serta pembahasan mengenai analisis buku siswa kelas 1 tema 8 “Bencana Alam”. Tantangan dan peran guru dalam menjelaskan materi ini juga dibahas, termasuk bagaimana mereka dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis, menyediakan sumber belajar tambahan, dan menekankan pentingnya memahami bencana alam.
PERSEPSI GURU PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP PENTINGNYA SARANA DAN PRASARANA DI BIDANG OLAHRAGA Febiana, Olga; Hazra, Reisya; Putri, Khairani
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.10

Abstract

Sarana dan prasarana dalam pendidikan jasmani merupakan hal yang penting untuk mendukung kegiatan belajar siswa dalam bidang olahraga di sekolah dan membantu siswa untuk meningkatkan prestasi mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi guru pendidikan jasmani terhadap pentingnya sarana dan prasarana di bidang olahraga di SMP IT Ibnu Qoyyim Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menganggap sarana dan prasarana sangat penting dalam pembelajaran olahraga di sekolah. Sarana dan prasarana dinilai  sebagai media ajar karena pembelajaran pendidikan jasmani lebih sering dilakukan di luar kelas dengan menggunakan fasilitas dan infrastruktur yang tersedia. Sarana dan prasarana di SMP IT Ibnu Qoyyim Pekanbaru dikategorikan memadai kisaran, namun terjadi penurunan kualitas karena kurangnya pengelolaan dan perawatan yang baik. Pengelolaan yang baik diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan merangsang minat siswa terhadap olahraga. Guru bertanggung jawab dalam pengelolaan sarana dan prasarana dengan strategi kolaborasi serta penggunaan teknologi untuk memperbaiki kondisi tersebut.
PENGEMBANGAN MEDIA JAM NAMA MALAIKAT UNTUK MATA PELAJARAN PAI DI KELAS 3 SEKOLAH DASAR Wiwi Nur Apriyani; Rizka Tya Febriyani; Eka selviana; Sirli Amroina; Dila Nurfadilah; Misbah Binasdevi
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.04

Abstract

Hasil observasi di SDN Pelandakan 1 menunjukkan bahwa setiap kelas belum menggunakan media pembelajaran di kelas, salah satunya adalah penggunaan jam nama malaikat untuk membuat materi ajar yang kreatif. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk membuat produk jam nama malaikat dan untuk menentukan apakah jam nama malaikat dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran dalam proses belajar siswa di kelas. Untuk penelitian ini model ADDIE digunakan sebagai metode penelitian dan pengembangan. Model disusun dalam lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, penelitian ini hanya sampai pada tahap implementasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN Pelandakan 1. Data dikumpulkan melalui angket validasi yang dianalisis melalui penskoran dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media jam nama malaikat layak untuk digunakan, dengan hasil 89,6% dari analisis kepraktisan siswa. Berdasarkan analisis siswa, dapat disimpulkan bahwa media jam nama malaikat dapat membantu dalam proses pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING Eka Kurniawati, Dian; Putranta, Himawan
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2024.003.02.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi pemanasan global di kelas X salah satu sekolah menengah atas di Kotagede, Yogyakarta. Studi ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan sampel 10 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode ini melibatkan dua pertemuan, masing-masing beralokasi 2 x 35 menit, yang meliputi pretest, pembelajaran dengan menerapkan model discovery learning, dan posttest. Hasil analisis menggunakan paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 65,5 meningkat menjadi 83,0 pada posttest. Penerapan model discovery learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik mengenai materi pemanasan global. Berdasarkan hasil penelitian ini, model discovery learning direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika di sekolah menengah atas.