cover
Contact Name
Mesiono
Contact Email
pemajournal@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
pemajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Pasar V Medan Estate Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mudabbir: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27748391     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Mudabbir (Journal Research and Education Studies) is Published by the Association of Indonesian Islamic Education Managers (PERMAPENDIS) North Sumatra. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education. Articles published in journals are the results of research or areas of educational thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue. This journal is published regularly twice in the period January-June and July-December.
Articles 698 Documents
Gerakan Sekolah Cerdas Berliterasi Dalam Menyaring Informasi Obat Bagi Siswa Generasi Z MA Islamic Center Ali Bin Abi Thalib Raihan Nasution, Muhammad Adam; Fatria, Fita; Daulae, Alfi Syahrina; Ghadati, Ayudia Lintang; Margolang, Nurul Irwah; Nevertity, Shireen
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2358

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan siswa Generasi Z sangat mudah mengakses informasi, termasuk informasi mengenai obat-obatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesalahan dalam memahami informasi obat, seperti penggunaan obat tanpa aturan yang benar dan kepercayaan terhadap informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Gerakan Sekolah Cerdas Berliterasi dalam meningkatkan kemampuan siswa Generasi Z dalam menyaring informasi obat secara kritis dan bertanggung jawab, serta membentuk sikap kritis dan bijak dalam menerima dan menggunakan informasi kesehatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Penelitian dilakukan di Sekolah Islamic Center Ali bin Abi Tholib dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi informasi obat melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan membaca, serta integrasi nilai-nilai keislaman mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap penggunaan obat yang rasional. Gerakan ini dinilai efektif sebagai upaya preventif dalam membentuk perilaku sehat dan kritis pada siswa. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Gerakan Sekolah Cerdas Berliterasi mampu memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya informasi obat yang benar, aman, dan berbasis sumber terpercaya.
Analisis Kemampuan Dosen Pengembangan Materi PAI dalam Menyusun RPS OBE di UIN Sumatera Utara Purba, Alvira Asri Br; Fadly, Mhd. Fahrizal; Halimah, Siti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2362

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan prinsip Outcome-Based Education (OBE) dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada dua mata kuliah pengembangan materi di Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Sumatera Utara: Pengembangan Materi Akidah Akhlak (MI–MTS–MA) dan Pengembangan Materi Fikih. Dengan pendekatan evaluatif dan metode analisis isi terhadap dokumen RPS (studi dokumen multisitus), analisis difokuskan pada konstruktif alignment antara CPMK, Sub-CPMK, aktivitas pembelajaran, serta instrumen asesmen dan rubrik penilaian. Hasil menunjukkan bahwa penerapan OBE belum konsisten: RPS Akidah Akhlak relatif lebih selaras dibandingkan RPS Fikih, namun kedua dokumen masih mengandung kelemahan signifikan, terutama ketidaklengkapan dan ketidakjelasan Sub-CPMK yang berdampak pada aktivitas pembelajaran kurang terarah dan asesmen yang kurang valid. Rubrik penilaian umumnya bersifat global sehingga membatasi keterukuran capaian mahasiswa. Temuan mengindikasikan bahwa tantangan utama terletak pada kemampuan operasionalisasi prinsip OBE oleh dosen, bukan format RPS semata. Rekomendasi meliputi penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan teknis, pendampingan penyusunan RPS, penyediaan template mapping, dan pengembangan rubrik asesmen autentik. Penelitian terbatas pada analisis dokumen dua RPS; studi lanjutan perlu menguji implementasi dan dampak perbaikan RPS di kelas.
Analisis Kesesuaian Metode Pembelajaran PKn dengan Profil Pelajar Pancasila SDN 0113 Sibuhuan Nasution, Ardian Soleh; Maryani, Fialina; Siregar, Elmi; Lubis, Mintana Rizki; Nasution, Etika Rahmi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian metode pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan Profil Pelajar Pancasila di SDN 0113 Sibuhuan. Profil Pelajar Pancasila merupakan kerangka penguatan karakter dalam Kurikulum Merdeka yang mencakup enam dimensi utama, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran PKn yang diterapkan, seperti diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan kontekstual, dan pembelajaran berbasis proyek sederhana, secara umum telah sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Kesesuaian tersebut terlihat pada penguatan nilai akhlak mulia, sikap gotong royong, toleransi, kemandirian, dan kemampuan bernalar kritis peserta didik. Namun demikian, pengembangan dimensi kreatif dan penguatan bernalar kritis secara mendalam masih perlu ditingkatkan melalui variasi metode dan media pembelajaran yang lebih inovatif.
Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Sikap Nasionalisme Siswa Kelas 5 SD Negeri 1007 Tanjung Baringin Nasution, Ardian Soleh; Halimah, Halimah; Rahmadani, Nia; Hanipa, Nur
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode bermain peran terhadap sikap nasionalisme siswa kelas 5 SD Negeri 1007 Tanjung Baringin. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan bentuk non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 yang berjumlah 20 orang, dibagi menjadi kelas eksperimen (10 orang) dan kelas kontrol (10 orang). Instrumen yang digunakan adalah angket sikap nasionalisme yang telah divalidasi dan diuji keandalan. Data dianalisis menggunakan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan metode bermain peran terhadap sikap nasionalisme siswa (t_hitung = 4,21 > t_tabel = 2,028 dengan taraf signifikansi 0,05). Rata-rata skor sikap nasionalisme kelas eksperimen (82,3) lebih tinggi daripada kelas kontrol (71,5). Kesimpulan penelitian adalah metode bermain peran efektif meningkatkan sikap nasionalisme siswa kelas 5 SD Negeri 1007 Tanjung Baringin.
Peran Guru BK Dalam Membina Akhlak Siswa Melalui Keteladanan Zalsabilla, Adinda; Aulia, Natasya; Kholid, Muhammad; Halimah, Nur; Rambe, Mirza Syadat
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2374

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik merupakan sasaran utama pendidikan yang tidak hanya menyoroti aspek kognitif, tetapi pula pembentukan watak dan moral. Dalam lingkup sekolah, pendidik Bimbingan dan Konseling (BK) memegang kedudukan penting dalam mengasuh akhlak siswa sebab relasi pribadi yang bersifat personal, simpatik, dan berlandaskan keyakinan. Riset ini bertujuan untuk mengobservasi fungsi guru BK dalam mengasah akhlak siswa lewat keteladanan sebagai metode pengajaran. Riset ini memakai corak kualitatif dengan tipe kajian kepustakaan (library research). Informasi didapatkan dari kitab, jurnal ilmiah, dan studi terdahulu yang bersinggungan dengan akhlak, pendidikan watak, dan bimbingan konseling. Penguraian data dilaksanakan lewat metode analisis isi (content analysis). Temuan telaah memperlihatkan bahwa keteladanan guru BK memainkan bagian krusial dalam internalisasi norma susila siswa lewat konsistensi sikap, integritas diri, dan tingkah laku etis dalam pergaulan sehari-hari. Keberhasilan pembinaan akhlak pun dipengaruhi oleh dukungan suasana sekolah dan pembiasaan norma secara berlanjut.
Komunikasi Empatik Guru Dalam Membimbing Siswa Bermasalah Akbar, Ali; Nisa, Hoirum; Rahayu, Adisti; Rambe, Mirza Syadat
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2378

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguraikan fungsi komunikasi empatik pendidik dalam menuntun murid bermasalah serta pengaruhnya terhadap modifikasi tingkah laku murid di institusi pendidikan. Kajian ini memakai pendekatan kualitatif dengan ragam deskriptif kualitatif. Narasumber penelitian terdiri atas guru dan siswa bermasalah yang dipilah secara sengaja. Metode pengumpulan informasi dikerjakan melalui pengamatan, tanya jawab semi-terstruktur, dan pencatatan. Pengolahan informasi memakai model analisis interaktif mencakup pemadatan informasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara kebenaran data dipelihara melalui triangulasi sumber dan metode. Temuan studi memperlihatkan bahwa komunikasi empatik pendidik dihidupkan melalui sikap menyimak aktif, pemakaian bahasa yang tidak menghakimi, serta penyediaan tanggapan yang mendukung. Penerapan komunikasi empatik tersebut dapat menciptakan keyakinan dan keterbukaan siswa, sehingga mendorong transformasi perilaku siswa menuju yang lebih baik. Oleh karena itu, komunikasi empatik pendidik mempunyai peran penting dalam tahapan penuntunan siswa bermasalah di sekolah.
The Importance of Syntax in Linguistic Analysis: A Comprehensive Library-Based Review of Theoretical Perspectives Veriyansah, Veriyansah; Khuailid, Ahmad Ridho; Nasution, Raja Farhan Ansory; Ismahani, Siti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2379

Abstract

Syntax has long occupied a central position in linguistic theory due to its role in explaining how linguistic elements are systematically organized into meaningful structures. While syntax is often introduced as a technical component of grammar concerned with sentence formation, its theoretical significance extends far beyond mechanical rule application. Syntax provides insight into speakers’ implicit grammatical knowledge and serves as a bridge between form, meaning, and language use. Nevertheless, syntactic studies are frequently perceived as abstract and detached from communicative reality, leading to a limited appreciation of their analytical value. This article aims to examine the importance of syntax in linguistic analysis through a comprehensive library-based review of major theoretical perspectives. Employing a qualitative descriptive approach, the study synthesizes key works from structural, generative, functional, and cognitive linguistics. Rather than privileging a single framework, the article adopts an integrative stance, highlighting how different syntactic theories contribute complementary insights into the nature of grammatical structure. The findings of this review indicate that syntax remains indispensable for linguistic explanation. Across theoretical traditions, syntax consistently emerges as a foundational component that shapes interpretation, grammatical relations, and discourse patterns. The study concludes that a pluralistic understanding of syntax offers the most productive approach for contemporary linguistic analysis.
Students’ Problems in Learning Speaking Skills (A Case Study Atsma Negeri 1 Panyabungan Selatan) Tamara, Indah; Siregar, Ayu Meita Puteri; Yahsya, Akhrif
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.2396

Abstract

This research aims to identify the problems faced by students during the process of learning English speaking skills at SMA Negeri 1 Panyabungan Selatan and to find out why the problems students face become factors that hinder their English speaking ability at SMA Negeri 1 Panyabungan Selatan, specifically focusing on 12th-grade students in MIA II. The study employs a qualitative descriptive method, emphasizing the interpretation of events and the acquisition of real data to depict the actual conditions experienced by students. Primary data were collected through questionnaires and observations, focusing on the challenges students encounter in mastering English speaking skills, including low vocabulary mastery, grammatical barriers, pronunciation issues, shyness, nervousness, fear of making mistakes, lack of confidence, limited practice, the dominance of the mother tongue, and low motivation. This research was conducted over four sessions at SMA Negeri 1 Panyabungan Selatan, focusing on the MIA II class, involving 20 students, from August 30, 2024, to September 30, 2024. The findings reveal that the English-speaking skills of the 12th-grade MIA II students remain at a low level. While some students demonstrated better speaking skills, the majority struggled to express themselves in English. In-depth classroom and outside observations showed that most students were unable to convey their thoughts effectively in English. Several factors hinder students' ability to speak English effectively. A primary issue is low vocabulary mastery, which makes it difficult for students to form simple sentences and leads to struggles in finding the right words and uncertainty about pronunciation. Many students also lack a solid understanding of English grammar, resulting in frequent errors that disrupt communication and diminish their confidence. Difficulties with pronunciation further discourage participation in speaking activities due to fear of mistakes or ridicule. Additionally, limited practice, as students focus more on written tasks and rely heavily on their mother tongue in the classroom, reduces their opportunities to practice English. Lastly, low motivation affects their progress, as many students show little interest in improving their speaking skills or understanding the relevance of English proficiency. Collectively, these factors significantly limit their overall progress in speaking English fluently.
Students’ Common Errors in Constructing Simple¬-Past Tense Interrogative Sentences Khofifah, Rizky; Lubis, Rica Umrina; Fitriani, Fitriani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.2397

Abstract

This study analyzes common errors made by students in constructing simple past tense interrogative sentences, focusing on English language learners at STAIN Mandailing Natal who have completed the Intermediate Grammar course. This study uses a qualitative descriptive approach to analyze the types of errors that students often encounter when constructing simple past tense interrogative sentences, such as incorrect verb forms after the auxiliary verb “did”, confusion between positive, negative, and interrogative forms, and inappropriate placement of auxiliary verbs. The findings indicate that these errors stem from a lack of understanding of tense structures and a lack of practice in constructing interrogative sentences. This study highlights the importance of grammar in effective communication and suggests that teachers implement targeted teaching strategies to address these common errors. By identifying specific areas where students experience difficulties, this study aims to contribute to better teaching methods and improve students’ proficiency in using simple past tense interrogative sentences. Ultimately, this study underlines the importance of integrating grammar education into the English curriculum to foster better language acquisition and communication skills among learners.
Menjaga Kemurnian Bahasa Arab: Sejarah Lahirnya Ilmu Balaghah dan Ragam Gaya Bahasa Tasybih Siregar, Idris; Azmi, Amalia; Mawalda, Marisa; Ritonga, Syahril Sofyan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2398

Abstract

Kajian ini membahas tentang betapa pentingnya peran ilmu balaghah dalam menjaga keaslian bahasa Arab, serta melihat kembali sejarah awalnya sebagai cara mempertahankan gaya bicara bangsa arab. Munculnya ilmu ini bermula dari keinginan para ahli untuk menjaga agar pesan dalam al-Quran tidak salah dipahami akibat masuknya pengaruh asing yang merusak tata bahasa. Pembahasan utama dalam tulisan ini adalah tentang gaya bahasa tasybih yang sering digunakan untuk membandingkan dua hal dalam ilmu bayan. Dengan menggunakan cara penjelasan yang sederhana dan mengambil dasar dari pemikiran tokoh besar seperti Abdul Qahir al-Jurjani tulisan ini mengupas bagian dalam tasybih seperti benda yang dibandingkan serta alasan kesamaannya. Hasil dari pembahasan ini menunjukkan bahwa tasybih bukan sekadar hiasan agar kalimat terdengar indah saja tetapi juga berfungsi untuk menjelaskan ide yang sulit agar lebih mudah dimengerti lewat contoh nyata. Memahami sejarah dan jenis tasybih merupakan kunci utama agar seseorang bisa tetap lancar dan benar dalam berbahasa Arab. Maka ilmu balaghah adalah penjaga abadi bagi keindahan dan kebenaran makna bahasa arab agar tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.