cover
Contact Name
Mesiono
Contact Email
pemajournal@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
pemajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Pasar V Medan Estate Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mudabbir: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27748391     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Mudabbir (Journal Research and Education Studies) is Published by the Association of Indonesian Islamic Education Managers (PERMAPENDIS) North Sumatra. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education. Articles published in journals are the results of research or areas of educational thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue. This journal is published regularly twice in the period January-June and July-December.
Articles 698 Documents
Penerapan Wahdatul Ulum dalam Penelitian Ilmiah Khairani, Ridha; Sumanti, Solihah Titin; Harahap, Muhammad Riduan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2277

Abstract

Pemisahan antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum sudah lama terjadi di Universitas Islam, yang menimbulkan masalah kemanusiaan dan anggapan bahwa keduanya tidak dapat dipertemukan karena perbedaan objek, metode, hingga institusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menyajikan penerapan paradigma Wahdatul Ulum (Kesatuan Ilmu) dalam penelitian ilmiah sebagai solusi atas dikotomi tersebut, khususnya di UIN Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan transdisipliner yang berlandaskan kerangka Pendekatan Sistem (Levels of Reality) dan Logika Tengah yang Dimasukkan (The Logic of the Included Middle). Pendekatan ini menuntut rekonstruksi metodologi ilmu-ilmu keislaman agar artikulasi agama dapat terhubung dengan realitas. Kebaharuan penelitian ini terletak pada penegasan urgensi integrasi pengetahuan melalui pendekatan Transdisipliner yang secara holistik melibatkan akademisi dan pemangku kepentingan non-akademisi sebagai fondasi metodologis untuk mengimplementasikan Wahdatul Ulum dalam aktivitas penelitian ilmiah di UIN Sumut. Oleh karena itu, UIN di Sumut harus memiliki sikap beradaptasi dengan segala macam perubahan, khususnya UIN Sumut yang harus memulai untuk menggunakan paradigma wahdatul ulum dalam penelitian ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan transdisipliner sangat cocok di era ketidakpastian saat ini dan menjanjikan untuk mengatasi kompleksitas persoalan hidup dengan sinergi beragam disiplin. Dengan pendekatan transdisipliner, Wahdatul Ulum sangat cocok di era tidak ketidakpastian ini di mana kemajuan teknologi digital menjadi faktor utama.
Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis Game Edukatif Berbantuan Gimkit Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Rantai Makanan di Kelas V Aulia, Eli; Yarshal, Dinda
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2278

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan: 1). Menganalisis kelayakan instrumen penilaian berbasis permainan edukatif yang dibantu Gimkit pada mata pelajaran Ilmu Sosial, materi rantai makanan di kelas V 2). Menganalisis reliabilitas instrumen penilaian berbasis permainan edukatif yang dibantu Gimkit pada mata pelajaran Ilmu Sosial, materi rantai makanan di kelas V 3). Menganalisis kepraktisan instrumen penilaian berbasis permainan edukatif yang dibantu Gimkit pada mata pelajaran Ilmu Sosial, materi rantai makanan di kelas V 4). Menganalisis efektivitas instrumen penilaian pembelajaran berbasis permainan edukatif yang dibantu Gimkit pada mata pelajaran Ilmu Sosial, materi rantai makanan di kelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE melalui lima tahapan yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi. Hasil yang diperoleh dari beberapa validator ahli yang relevan, yaitu ahli instrumen penilaian mendapat skor kelayakan 87%, ahli materi mendapat skor kelayakan 86%, reliabilitas instrumen penilaian mendapat skor 0,93 dalam kategori sangat baik, dan respons guru mendapat skor kelayakan 100%. Dengan demikian, Instrumen Penilaian berbasis Permainan Edukasi yang dibantu Gimkit pada mata pelajaran Sains dengan materi "Rantai Makanan" di kelas V sangat cocok digunakan dalam proses pembelajaran.
Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Etika Peserta Didik SDN 0112 Nasution, Ardian Sholeh; Nasution, Siti Masitoh; Nurdingin, Nurdingin; Pohan, Srimaulina; Inriyani, Melni
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penggunaan media sosial, kondisi etika peserta didik, serta dampak penggunaan media sosial terhadap etika peserta didik kelas V dan VI di SDN 0112 Janjilobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap peserta didik dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang paling banyak digunakan oleh peserta didik adalah YouTube, TikTok, dan WhatsApp, dengan tujuan utama sebagai sarana hiburan dan komunikasi. Pemanfaatan media sosial untuk kepentingan pembelajaran masih terbatas dan belum optimal. Kondisi etika peserta didik secara umum masih sesuai dengan norma sekolah, namun ditemukan kecenderungan penurunan etika pada sebagian peserta didik, terutama dalam aspek kesantunan berbahasa, kedisiplinan, dan sikap sosial. Penggunaan media sosial memberikan dampak positif berupa peningkatan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan akses terhadap informasi edukatif. Namun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pendampingan menimbulkan dampak negatif terhadap etika peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam memberikan pendampingan dan pengawasan penggunaan media sosial agar dapat mendukung pembentukan etika dan karakter peserta didik secara optimal.
The Use of Formal Language in English Debate Forums on YouTube Siregar, Deasy Yunita; Maryam, Annajmi Mastari; Aiya, Naliza; Septiani, Nasywa Dwi; Fataya, Azzurra; Mahrani, Eka; Salsabila, Alfia
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2296

Abstract

This study examines the use of formal language in English debate forums on YouTube by analyzing authentic utterances produced by debaters and moderators in formal debate settings. Using a qualitative descriptive approach, this research analyzes three debate videos, including Youth Leadership Debate competitions and a Harvard student debate held at the John F. Kennedy Jr. Forum. The data consist of selected utterances taken directly from debate transcripts that reflect formal language use in openings, argumentation, disagreement, and closing statements. Brown and Levinson’s Politeness Theory is employed to explain how speakers manage disagreement while maintaining professionalism and social harmony. The findings show that formal language in debate forums is realized through institutional greetings, structured argument framing, mitigated criticism, and evaluative closing statements. Expressions such as formal audience address, guided argument markers, and indirect disagreement demonstrate that formality in debate goes beyond basic politeness and is shaped by academic and institutional norms. This study highlights the importance of formal spoken English in debate contexts and suggests that debate videos on YouTube provide valuable data for analyzing academic oral discourse.
Implementasi Kebijakan Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai Medan Adinda Lubis, Nurul; Hasanah, Uswatun; Ibnu, Muhammad; Usiono, Usiono
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2298

Abstract

Kebijakan sertifikasi guru merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru sebagai faktor utama penentu mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan sertifikasi guru serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja guru di MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah dan guru yang telah tersertifikasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sertifikasi guru telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memberikan dampak positif terhadap kinerja guru, khususnya dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab profesional, perencanaan pembelajaran, serta pelaksanaan proses belajar mengajar, meskipun peningkatan kinerja tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih adanya pemahaman guru yang memaknai sertifikasi sebatas pemenuhan administratif. Dengan demikian, sertifikasi guru berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru, namun efektivitasnya perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan komitmen profesional guru agar berdampak maksimal terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Basic Concepts of English Syntax: Structure, Patterns, and Common Issues in English Writing Tarigan, Zulayha Ulinta; Kinanti, Kinanti; Hanum, Atika; Kholijah, Siti; Ismahani, Siti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2310

Abstract

Syntax is a core component of linguistic knowledge that plays a crucial role in the construction of meaningful sentences. In English, syntactic rules determine how words are organized into phrases, clauses, and sentences to convey clear and accurate meaning, particularly in written communication. This article discusses the basic concepts of English syntax by outlining its definition, fundamental elements, sentence structures, and practical use in writing. In addition, common syntactic problems frequently encountered by English learners are examined along with their theoretical causes. The article is intended as a conceptual and pedagogical overview rather than a research report, aiming to support students and general readers in developing a clearer understanding of English sentence structure and improving writing quality through appropriate syntactic use.
The “Grammar Police” Phenomenon in English Use: The Impact of Informal English Corrections on PBI UINSU Students’ Self-Confidence Siregar, Deasy Yunita; Harahap, Syasi Aulya; Zawhara, Zawhara; Damanik, Denaida Hidayah; Ariela, Diva Nahda; Sherina, Dea
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2312

Abstract

The “Grammar Police” phenomenon, in which people fix grammar faults in casual communication without being asked, has emerged as a result of the widespread usage of English in informal contexts. Even while grammatical correction is a crucial component of learning a language, improper correction in casual settings can have an impact on students’ emotional states and self-esteem. This study looks into how students in the State Islamic University of North Sumatra (UINSU) English Education Study Program (PBI) feel about themselves after receiving informal grammar correction. 21 PBI students who were chosen by convenience sampling participated in a survey as part of a quantitative research design. A 13-item Likert-scale questionnaire was used to gather data, and descriptive statistics were used for analysis. The results demonstrate that students’ confidence and willingness to use English informally are negatively impacted by informal grammar corrections, which frequently cause emotions of unease, anxiety, and dread of making mistakes. Additionally, students favor personalized, courteous, and encouraging grammar feedback. The study comes to the conclusion that maintaining students’ confidence in casual English speaking requires sympathetic and context-appropriate grammar correction.
Nilai-Nilai Hadits Sebagai Fondasi Penanaman Pendidikan Karakter Siswa: Analisis Kompetensi Guru Modern Maulidiyah, Nurul Izzah; Sahirah, Rafidatun; Shiddiq, Ahmad; Amnur, Ismail; Sinaga, Ali Imran
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai hadits sebagai fondasi dalam penanaman pendidikan karakter dalam tinjauan kompetensi guru di era modern. Kajian ini juga menjelaskan bagaimana nilai-nilai hadits berperan, apa sajs hadits yang mengajarkan tentang penanaman akhlak, bagaimana hadits menjelaskan kompetensi guru. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur primer dan sekunder yang berkaitan dengan hadits, pendidikan karakter, serta penerapannya dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai hadits sangat berperan dalam menanamkan dan membentuk pendidikan karakter yang hal ini memiliki kesatuan utuh terhadap kompetensi guru sehingga penanaman akhlak berdasarkan hadits menjadi pedoman penting untuk mewujudkan pendidikan karakter di sekolah.
Implementasi Strategi Pembelajaran Inquiry Learning Pada Mata Pelajaran Al-Qur`an Hadis dalam Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di MAN 3 Medan Arlina, Arlina; Rahmayani, Anisa; Syahpitri, Nabila; Perangin-Angin, Andhika
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Inquiry Learning pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di MAN 3 Medan. Penelitian dilaksanakan di MAN 3 Medan pada semester berjalan dengan melibatkan peserta didik sebagai subjek penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena penelitian ini berupaya memahami proses pembelajaran secara mendalam berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung selama proses pembelajaran berlangsung, wawancara dengan guru Al-Qur’an Hadis dan peserta didik, serta dokumentasi pendukung yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan secara sistematis untuk memperoleh informasi yang komprehensif terkait penerapan strategi inquiry dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga data yang diperoleh dapat diorganisasikan dan dipahami secara utuh. Keabsahan data dijaga melalui pengamatan yang berkelanjutan sejak awal hingga akhir pembelajaran, pengamatan terhadap perilaku peserta didik selama proses belajar, serta penerapan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran inquiry mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, mendorong keterlibatan peserta didik, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami materi Al-Qur’an Hadis secara lebih mendalam.
Harmonisasi Antara Adat dan Islam: Studi Kasus Ritual Pemakaman Adat Karo di Desa Relokasi Siosar Simacem Kabupaten Karo, Sumatera Utara Indryansa, Afiva; Syahrani, Nisa; Munthe, Ratna Sari; Fitriyani, Nurul; Tanjung, Abdillah Rizki
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya relasi antara adat dan agama yang dilakukan secara Islam meskipun didaerah monoritas. Penelitian ini mengajukan pertanyaan bagaimana praktik integrasi antara adat Karo dan praktik keagamaan Islam dalam prosesi pemakaman di Desa Relokasi Siosar Simacem. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi lapangan, penelitian dimaksudkan mengeksplorasi adanya integrasi antara adat dan Islam, bahwa kedua sistem nilai tersebut berinteraksi dan beradaptasi satu sama lain dalam konteks pemakaman Masyarakat Karo. Temuan menunjukan bahwa Desa Relokasi Simacem adalah masyarakat yang mayoritas beragama Islam, namun adat istiadat Karo tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam upacara kematian. Temuan menegaskan penelitian ini adanya sinergi yang harmonis antara adat dan Islam, di mana unsur-unsur adat Karo tidak ditinggalkan melainkan menjasi bentuk integrasi dengan praktik keagamaan Islam yang menciptakan prosesi pemakaman secara Islami dengan tidak meninggalkan peran adat Karo. Hal ini disebabkan karena otoritas pemangku adat yang lebih adaptif yang mementingkan nilai keharmonisan beragama. Dengan demikian integrasi ini menunjukkan fleksibilitas dan adaptasi masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya mereka di tengah tantangan moderasi beragama di wilayah minoritas.