cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENGAJARAN BIPA MELALUI VIDEO ANIMASI CERITA RAKYAT INDONESIA DI SEKOLAH CANBERRA AUSTRALIA Liliana Muliastuti; Iqbal Ifada
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accordance with the mandate of Article 44 Paragraph (1) of Law Number 24 of 2009, the Indonesian government successfully proposed the Indonesian language as an official language at a UNESCO session. This proposal was unanimously accepted during the UNESCO General Assembly on November 20, 2023, making Indonesian one of the ten official languages used in the session. This designation enhances Indonesia's image on the global stage as a nation that supports cultural diversity and is committed to promoting these values internationally. However, in Australia, the teaching of Indonesian as a foreign language (BIPA) has seen a decline over the past two decades. To revive interest in learning Indonesian, the Faculty of Languages and Arts at Universitas Negeri Jakarta (FBS-UNJ), through its Master of Indonesian Language Education Program, introduced Indonesian folklore through animated videos to students at two schools—Trinity Christian School and Burgmann Anglican School—in February 2024. The evaluations from both schools indicated that teaching BIPA through animated folklore videos is a highly effective means of promoting Indonesian language and culture. They expressed hope that similar programs could be continued and expanded with internship opportunities and joint research initiatives. Keywords: bipa teaching; folktales; animated video   Abstrak Pemerintah Indonesia, sesuai dengan amanat Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, telah berhasil mengajukan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam sidang UNESCO. Usulan ini diterima secara bulat pada Sidang Umum UNESCO tanggal 20 November 2023, menjadikan bahasa Indonesia salah satu dari sepuluh bahasa resmi yang digunakan dalam sidang tersebut. Penetapan ini memperkuat citra Indonesia di mata dunia sebagai negara yang mendukung keragaman budaya dan berkomitmen mempromosikan nilai-nilai tersebut di tingkat global. Namun, di Australia, pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) telah mengalami penurunan selama dua dekade terakhir. Untuk menghidupkan kembali minat belajar bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS-UNJ) melalui Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, melaksanakan kegiatan pengenalan cerita rakyat Indonesia melalui video animasi kepada siswa di dua sekolah, yaitu Trinity Christian School dan Burgmann Anglican School pada Februari 2024. Berdasarkan hasil evaluasi oleh kedua sekolah bahwa pengajaran BIPA melalui video animasi cerita rakyat sebagai sarana mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia sangat efektif dan berharap agar program serupa dapat dilanjutkan dan diperluas dengan program magang serta penelitian bersama. Kata Kunci: pembelajaran bipa; cerita rakyat; video animasi
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA TEKNOLOGI PADA GURU DI SMP MADINATUL ILMU MUARA GEMBONG Rina Febriana; Ivan Hanafi; Rizka Putri Aulia Rahmah; Meilissa Nabila
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muara Gembong is the most remote coastal area in Bekasi Regency, West Java. This location causes the learning process carried out by teachers to be conventional, both in the use of learning media, methods, and presentation of modules as teaching materials.  The purpose of this community service (PkM) is to increase participants' knowledge and skills in designing learning tools using Gemini AI, Canva, and Quizziz applications. The training method used is a training method with lecture, participatory and simulation learning techniques. After the training activities, participants filled out an evaluation questionnaire to assess the implementation of training activities. The results of the PkM achieved were an increase in the aspects of (1) the knowledge of teachers at Madinatul Ilmi Islamic Junior High School in making learning tools increased, indicated by a gain value of 0.32 with a percentage of 55% obtained from the pre-test and post-test results (2) The training activities of mentoring the development of technology-based learning tools for teachers at Madinatul Ilmi Muara Gembong Junior High School have a positive effect as evidenced by the teachers being able to understand how to develop more interesting and creative learning tools. The long-term target is to provide convenience for the development of teaching materials and support the improvement of the quality of education in Muara Gembong District. Keywords: learning tools, technology media, application Abstrak Muara Gembong merupakan wilayah pesisir paling ujung di Kabupaten Bekasi, Jawab Barat. Lokasi ini menyebabkan proses pembelajaran yang dilakukan guru-guru masih konvensional, baik dalam penggunaan media pembelajaran, metode, dan penyajian modul sebagai bahan ajar.  Tujuan pengabdian pada masyarakat (PkM) ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mendesain perangkat pembelajaran menggunakan aplikasi Gemini AI, Canva, dan Quizziz. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode pelatihan dengan teknik pembelajaran ceramah, partisipatif dan simulasi. Setelah kegiatan pelatihan peserta mengisi kuesioner evaluasi untuk menilai penyelenggaraan kegiatan pelatihan. Hasil PkM yang dicapai adalah peningkatan dalam aspek (1) pengetahuan para guru di SMP Islam Madinatul Ilmi dalam membuat perangkat pembelajaran meningkat, ditunjukkan nilai gain 0,32 dengan persentase 55% yang diperoleh dari hasil pre test dan post test (2) Kegiatan pelatihan pendampingan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis media teknologi pada guru di SMP Madinatul Ilmi Muara Gembong berpengaruh positif dibuktikan dengan para guru bisa memahami cara mengembangkan perangkat pembelajaran yang lebih menarik dan kreatif. Target jangka panjang adalah memberikan kemudahan untuk pengembangan bahan ajar dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Muara Gembong. Kata Kunci: perangkat pembelajaran, media teknologi, aplikasi
Enhancing Teacher Competence through a Workshop on Developing Ethnophysics-Based Teaching Modules Winny Liliawati; Agus Danawan; Harun Imansyah; Iyon Suyana; Rizki Zakwandi; Nurdini Nurdini; M. Reza Dwi Saputra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of a workshop on developing Ethnophysics-based teaching modules as part of a community service program. The workshop was conducted to enhance the ability of Physics teachers to develop teaching modules relevant to local cultural contexts, making Physics learning in schools more contextual and meaningful. The workshop was held online, combining synchronous and asynchronous learning through a video conferencing platform and a Learning Management System (LMS). A descriptive qualitative method was used to analyze data from 97 participating teachers from various provinces in Indonesia. The instruments included questionnaires to understand teachers' profiles and perceptions of teachers in developing Ethnophysics-based teaching modules, and participant worksheets to identify knowledge and local cultural practices relevant to physics concepts. The results from teachers' perceptions of Ethnophysics indicate that most teachers require guidance in understanding and developing Ethnophysics-based teaching modules. The outcomes of this community service activity also show that teachers were able to identify and plan Ethnophysics-based teaching modules appropriate to the local wisdom of their respective regions. These findings serve as a foundation for developing more structured mentoring programs for high school teachers to support their competencies in applying Ethnophysics in teaching. Keywords: ethnophysics; teaching modules; community service program
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG CUMI BERBASIS POTENSI LOKAL Funco Tanipu; Wila Rumina Nento
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Community service in Kampung Cumi, Langgula Village, Batudaa Pantai Sub-district, Gorontalo Regency, aims to empower the community through the utilization of local potential, especially in processing squid as a superior product. This activity involves training on squid processing skills into various innovative products, such as squid sticks and squid chili sauce, which are expected to increase added value and community income. The results of the community service activities showed an increase in community knowledge and skills in product processing and marketing. Training participants reported an increased understanding of good processing techniques and effective marketing strategies. In addition, the training also covered aspects of business management, allowing the community to be more independent in managing their business. This activity not only improves individual skills, but also encourages the formation of business groups that can collaborate in marketing products more widely. With the support of digital marketing, processed squid products from Kampung Cumi began to be recognized in a wider market, thus increasing the economic potential of the village. Thus, this service succeeded in creating a positive impact on the Kampung Cumi community by increasing skills, knowledge, and income, and strengthening economic independence based on local potential. Keywords: squid village; local potential; processed products; squid; langgula Abstrak Pengabdian masyarakat di Kampung Cumi, Desa Langgula, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal, khususnya dalam pengolahan cumi sebagai produk unggulan. Kegiatan ini melibatkan pelatihan keterampilan pengolahan cumi menjadi berbagai produk inovatif, seperti stik cumi dan sambal cumi, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam proses pengolahan dan pemasaran produk. Peserta pelatihan melaporkan peningkatan pemahaman mengenai teknik pengolahan yang baik dan strategi pemasaran yang efektif. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup aspek manajemen usaha, yang memungkinkan masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelola usaha mereka. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan individu, tetapi juga mendorong terbentuknya kelompok usaha yang dapat berkolaborasi dalam memasarkan produk secara lebih luas. Dengan dukungan pemasaran digital, produk olahan cumi dari Kampung Cumi mulai dikenal di pasar yang lebih luas, sehingga meningkatkan potensi ekonomi desa. Dengan demikian, pengabdian ini berhasil menciptakan dampak positif bagi masyarakat Kampung Cumi dengan meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Kata Kunci: kampung cumi; potensi lokal; cumi-cumi;langgula produk olahan;
PENERAPAN KEAHLIAN 3D PRINTING BAGI KARANG TARUNA UNTUK USAHA KREATIF DI WILAYAH KECAMATAN TAMBUN UTARA BEKASI eko arif syaefudin; ,Ahmad Kholil; Siska Titik Dwiyati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The application of 3D printing expertise for the Karang Satria Village Youth Organization is an effort to encourage creativity and community empowerment in the North Tambun District Area, Bekasi. Through this activity, Karang Taruna will be trained and given a deep understanding of 3D printing technology, as well as its use in the context of developing creative businesses. The training method used will focus on practical and participatory learning, allowing Karang Taruna members to acquire relevant skills that can be applied directly in their daily lives as well as in their business ventures. In addition, this program will also provide an understanding of market potential and business opportunities related to products produced through 3D printing technology. The results of the study show that the youth organization can participate in activities well so that it acquires the expertise to produce creative products that have added value to generate income for the youth organization. Keywords: 3D Printing Expertise, Youth Organization, Creativity, 3D Products. Abstrak Penerapan keahlian 3D printing bagi Karang Taruna Desa Karang Satria merupakan sebuah upaya untuk mendorong kreativitas dan pemberdayaan masyarakat di Wilayah Kecamatan Tambun Utara, Bekasi. Melalui kegiatan ini, Karang Taruna akan dilatih dan diberikan pemahaman mendalam mengenai teknologi 3D printing, serta pemanfaatannya dalam rangka pengembangan usaha kreatif. Metode pelatihan yang digunakan akan berfokus pada pembelajaran praktis dan partisipatif, memungkinkan anggota Karang Taruna untuk memperoleh keterampilan yang relevan dan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam usaha bisnis mereka. Selain itu, program ini juga akan memberikan pemahaman mengenai potensi pasar dan peluang bisnis yang terkait dengan produk-produk yang dihasilkan melalui teknologi 3D printing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karang taruna dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga memperoleh keahlian untuk menghasilkan produk-produk kreatif yang memiliki nilai tambah untuk menghasilkan income bagi karang taruna. Kata kunci: Keahlian 3D Printing, Karang Taruna, Kreativitas, Produk 3D.
SISTEM PENERANGAN DAN KEAMANAN BERBANTUAN TENAGASURYA DI DAERAH PARIWISATA PANTAI JOLOSUTRO DESA RINGINREJO KECAMATAN WATES KABUPATEN BLITAR Ira Kumalasari; Dityo Kreshna Argeshwara; Achmad Safi’i; Dyah Lestari; Yuni Rahmawati; Dito Valentino; Fido Arya Kusuma; M. Farrel Akbar Firzatullah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Ringinrejo Village, Wates District, Blitar Regency is the easternmost area of Blitar Regency. The Village Head's office of Ringinrejo is located at Jl. Basuki Rahmat No. 107, Ringinrejo, Wates District, Blitar Regency. Currently, Ringinrejo Village is striving to develop the village. Because Ringinrejo Village borders directly on the coast, one of the vital focuses of village development is on the coast. The beach in this area is called Jolosutro Beach. This beach is approximately 45 km from the city of Blitar and is famous for its large waves and the potential for dangerous tsunamis. Despite this, many tourists come to vacation on this beach. With the potential for tsunamis, a large number of tourists, and many houses of local residents around the beach, the community service team has investigated the problems at Jolosutro Beach. There are several problems faced in this village, including the lack of good street lighting on the beach, the absence of security cameras to monitor the security of the beach, especially on the beachside, and when the PLN electricity is off, activities that use PLN electricity will be completely shut down, both electricity and surrounding communication facilities. Then, a search for appropriate solutions to help the villagers (beach) was carried out, followed by the creation of a concept and implementation of the solutions that can be applied and the handover of the results of community service. After that, the community service team conducted periodic evaluations and monitoring to determine the usefulness of appropriate technology on the beach. Keywords: Jolosutro Beach; Solar Energy; CCTV; Street Light Abstrak Desa Ringinrejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar merupakan daerah paling Timur daerah kabupaten Blitar. Kantor Kepala desa Ringinrejo terletak di Jl. Basuki Rahmat No. 107, Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Saat ini, Desa Ringinrejo tengah berusaha melakukan pembangunan desa. Karena desa ringinrejo berbatasan langsung dengan pantai maka salah satu fokus pembangunan desa yang vital terdapat pada pantai. Pantai di daerah ini dinamakan dengan pantai jolosutro. Pantai ini berjarak sekitar 45 km dari kota blitar dan terkenal dengan pantai yang ombaknya besar dan memiliki potensi tsunami yang berbahaya. Walaupun demikian banyak wisatawan yang datang untuk berlibur ke pantai ini. Dengan adanya potensi tsunami, jumlah wisatawan yang banyak serta terdapat banyak rumah penduduk sekitar pantai maka tim pengabdian menggali permasalahan di pantai jolosutro. Terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi pada desa ini antara lain di pantai belum memiliki penerangan jalan yang baik, tidak adanya kamera pengaman untuk memonitoring keamanan Pantai terutama ditepi pantai, serta ketika listrik PLN padam maka kegiatan yang menggunakan Listrik PLN akan mati total baik listrik maupun sarana komunikasi sekitar. Lalu dilakukan pencarian solusi tepat guna untuk membantu warga desa (pantai) dan dilanjutkan dengan pembuatan konsep serta implementasi dari solusi yang dapat diterapkan serta serah terima hasil pengabdian. Setelah itu, tim pengabdian melakukan evaluasi dan pemantauan berkala untuk mengetahui kebermanfaatan teknologi tepat guna pada pantai. Kata Kunci: Pantai Jolosutro; Tenaga Surya; CCTV; Penerangan Jalan
PELATIHAN REGULASI EMOSI UNTUK MEMBENTUK EMOSI POSITIF REMAJA DI PASIR TANJUNG, TANJUNGSARI, BOGOR Zarina Akbar; Mauna; Ernita Zakiah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Adolescence is a phase full of turmoil that often causes psychological problems such as stress. Some stressors, such as conflict and tension, affect adolescents' negative emotions. This makes them tend to follow their emotions in their behaviors and actions. Adolescents filled with negative emotions can have a negative influence on others, have concentration problems, always or like to be alone, have self-adjustment struggles, and be not focused. Emotion problems in adolescents include anxiety or depression, social withdrawal or stress, social issues, thinking problems, concentration problems, behavior that violates rules or norms, and lastly aggressive behavior. The ups and downs of emotions experienced by adolescents make the ability to control emotions crucial. One of the psychological aspects that can reduce negative emotions and increase positive emotions is emotional control. The ability of individuals to manage and control emotions is called emotional regulation. Emotional regulation is the ability of individuals to manage and control their thoughts, behaviors, and expressions related to the emotions they are feeling. The participants of this community service were teenagers in Pasir Tanjung Village, Tanjungsari Sub-district, Bogor. The program was carried out by providing training on emotional regulation. Keywords: training; adolescence; emotional regulation; positive emotion Abstrak Remaja adalah fase yang penuh dengan gejolak yang sering menimbulkan masalah psikologis seperti stres. Ada beberapa stresor seperti konflik dan tekanan memungkinkan untuk memunculkan emosi negatif pada remaja. Hal ini membuat remaja cenderung mengikuti emosinya dalam perlakuan dan tindakan. Remaja yang dipenuhi emosi negatif mampu memengaruhi orang lain dengan negatif, sulit berkonsentrasi, selalu atau senang menyendiri dan juga tidak fokus dan mengalami kesulitan dalam penyesuaian diri. Permasalahan emosi pada remaja antara lain kecemasan atau depresi, menarik diri atau tertekan, keluhan somatik, masalah sosial atau pergaulan, kesulitan berpikir, kesulitan konsentrasi, perilaku melanggar aturan atau norma, dan yang terakhir perilaku agresif. Kondisi naik turunnya emosi yang dialami remaja membuat kemampuan mengontrol emosi menjadi sengat penting. Salah satu aspek psikologis yang mampu menurunkan emosi negatif dan meningkatkan emosi positif adalah dengan cara mengendalikan emosi, kemampuan individu dalam mengendalikan dan mengontrol emosi disebut regulasi emosi. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu untuk mengelola dan mengontrol pikiran, perilaku, serta ekspresi terkait emosi yang sedang dirasakannya. Subjek pengabdian masyarakat adalah remaja di Pasir Tanjung, Tanjungsari, Bogor. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pelatihan tentang regulasi emosi. Keywords: pelatihan; remaja; regulasi emosi; emosi positif
SOSIALISASI IMPLEMENTASI PROGRAM SANITASI TEMPAT TINGGAL BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI JOHOR BAHRU, MALAYSIA Setiakarnawijaya, Yasep Setiakarnawijaya; Samsi Setiadi; Kuswahyudi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Indonesia Migrant Workers (IMW) in the Johor Bahru region of Malaysia as a community service partner, face problems related to the quality of sanitation in their residences due to the lack of knowledge, understanding, insight, and awareness of Indonesia's migrant workers. This problem of the quality of sanitation in residential areas has an impact on the quality of life of migrant workers in Johor Bahru, Malaysia. In order and efforts to increase the knowledge, insight, and awareness of Indonesia migrant workers in the Johor Bahru area regarding the quality of sanitation in their homes, this community service activity was carried out in collaboration with LPPM-ALPTKNI and in collaboration with one of the universities in Johor, namely Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). This activity will also support the efforts of the Indonesian Community Center (ICC) by the Indonesian Consulate General in Johor Bahru in the context of empowering Indonesia migrant workers in Malaysia. The methods used in the training are lectures, mentoring and providing assistance for ICC administrators. This service activity aims to: 1) increase IMW's knowledge, understanding, insight, and awareness regarding residential sanitation; 2) increasing behavioral understanding and awareness of the importance of maintaining a healthy environment for a better quality of life. The results of the service received appreciation from the Indonesian Consulate General in Johor Bahru and the ICC where the service was carried out. The Consulate General of the Republic of Indonesia and the ICC hope that the service activities that involving Indonesia Migrant Workers in Johor Bahru can be done in the following year. Keywords: Sanitation of Housing, Indonesia Migrant Workers, Quality of Life. ABSTRAK Pekerja Migran Indonesia (IMW) di wilayah Johor Bahru Malaysia sebagai mitra pengabdian masyarakat, menghadapi permasalahan terkait kualitas sanitasi tempat tinggal akibat kurangnya pengetahuan, pemahaman, wawasan, dan kesadaran pekerja migran Indonesia. Masalah kualitas sanitasi tempat tinggal ini berdampak pada kualitas hidup pekerja migran di Johor Bahru, Malaysia. Dalam rangka dan upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kesadaran para pekerja migran Indonesia di wilayah Johor Bahru mengenai kualitas sanitasi tempat tinggal, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan LPPM-ALPTKNI dan bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Johor, yaitu Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Kegiatan ini juga akan mendukung upaya Indonesian Community Center (ICC) oleh KJRI Johor Bahru dalam rangka pemberdayaan pekerja migran Indonesia di Malaysia. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, pendampingan dan pemberian bantuan bagi pengurus ICC. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan, pemahaman, wawasan, dan kesadaran IMW mengenai sanitasi tempat tinggal; 2) meningkatkan pemahaman perilaku dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan yang sehat demi kualitas hidup yang lebih baik. Hasil Pengabdian mendapat apresiasi dari KJRI Johor Bahru dan ICC tempat pengabdian dilaksanakan. Pihak KJRI dan ICC berharap agar kegiatan pengabdian yang melibatkan Pekerja Migran Migrant Indonesia di Johor Bahru dapat dilakukan pada tahun tahun berikutnya. Kata Kunci: Sanitasi Tempat tinggal, Pekerja Migran Indonesia, Kualitas hidup.
PENDAMPINGAN WORKSHOP DESAIN KEMASAN DAN FOTOGRAFI PRODUK BAGI PELAKU WIRAUSAHA “UMKM PINTER” Sita Yuliastuti Amijaya; Yordan Kristanto Dewangga; Wiyatiningsih; Vinsa Cantya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Eye-catching product packaging is a great way to attract potential buyers. Packaging with good aesthetic value represents the expectations of potential buyers and reflects consumers' expectations for a product's contents. The design must convey the idea of the product maker to consumers. This product packaging design workshop is tailored to the needs of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) "Pinter" members in the Brayut Parish area, Pandowoharjo Village, Sleman, DIY. The workshop aims to provide additional knowledge about effective, targeted, and 'selling' product packaging design to boost the selling power of Pinter MSME entrepreneurs' products. The participants include entrepreneurs in the culinary and food product fields, such as catering, snacks or klethikan, herbal tea products, and craft producers in the form of batik. The workshop includes providing materials by resource persons, followed by training or workshops through direct practice in planning packaging designs and photographing products using each participant's smartphone. The workshop results showed an increase in participants' knowledge of applying design techniques to their product packaging. Additionally, participants can now display their products through good and attractive photo results to promote them through trending social media platforms. Keywords: packaging design, product photography, social media, micro, small and medium enterprises (MSME), workshop Abstrak Kemasan produk yang menarik merupakan salah satu cara jitu untuk menarik minat calon pembeli. Sebuah kemasan atau packaging produk dengan nilai estetika yang bagus akan mewakili harapan dari calon pembeli terhadap produk yang akan dibelinya. Kemasan yang menarik juga mewakili harapan dari konsumen atas isi atau konten dari sebuah produk. Desain kemasan harus mampu merepresentasikan gagasan si pembuat produk untuk disampaikan kepada konsumen. Kegiatan workshop desain kemasan produk ini merupakan tindak lanjut dari kebutuhan pelaku usaha yang tergabung pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) “Pinter” di wilayah Paroki Brayut, Desa Pandowoharjo, Sleman, DIY. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tambahan tentang desain kemasan produk yang baik, tepat sasaran dan ‘menjual’ serta untuk meningkatkan daya jual hasil produksi para pelaku wirausaha UMKM Pinter. Para pelaku wirausaha banyak berkecimpung pada bidang kuliner dan produk makanan seperti: katering, snack jajanan atau klethikan, produk teh herbal, juga pelaku produksi kerajinan berupa batik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian materi oleh narasumber dengan dilanjutkan pelatihan atau workshop melalui praktik langsung merencanakan desain kemasan dan praktik memotret produk menggunakan smartphone masing-masing peserta. Hasil workshop menunjukkan peningkatan pengetahuan para peserta dalam menerapkan teknik-teknik desain pada kemasan produk mereka. Selain memahami prinsip dasar kemasan produk, peserta dapat menampilkan produk mereka melalui hasil foto yang bagus dan menarik untuk melakukan promosi melalui media sosial yang sedang tren pada masa kini. Kata Kunci: desain kemasan, fotografi produk, media sosial, UMKM, workshop
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI METODE PEMASARAN ONLINE DI PERUMAHAN SUBSIDI GRIYA SAHLA DESA PASIRNANJUNG SUMEDANG Sri Wulandari; Marketplace; Norma Nurul Ilmi; Putri Dwi Candra; Minda Hurulaini; Setia Budi; Irwan Saputra; Neneng Siti Silfi Ambarwati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In the increasingly rapid digital era, online marketing is the key to business success, including micro, small and medium enterprises (MSMEs) based on processed food products. However, people in rural areas are often hampered by limited access to adequate information and technology. The Community Service Program (PKM) integrated with Real Work Lectures (KKN) at Griya Sahla Subsidized Housing, Sumedang is here as a solution to overcome this problem. Through intensive digital marketing training, people are taught how to use market platforms to market their processed food products. As a result, local products are increasingly known and in demand, thereby increasing people's income and contributing to the local economy. This program has not only succeeded in overcoming the digital divide, but also shows the great potential of local processed food products and the important role of universities in empowering communities. Keywords: Community service; Economic empowerment; Improving product quality; Online marketing; Digital technology; Marketplace Abstrak Dalam era digital yang semakin pesat, pemasaran online menjadi kunci keberhasilan usaha, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis produk pangan olahan. Namun, masyarakat di daerah pedesaan seringkali terkendala oleh terbatasnya akses terhadap informasi dan teknologi yang memadai. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Perumahan Subsidi Griya Sahla, Sumedang hadir sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Melalui pelatihan pemasaran digital intensif, masyarakat diajarkan cara memanfaatkan platform marketplace untuk memasarkan produk pangan olahan mereka. Hasilnya, produk lokal semakin dikenal dan diminati, sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat dan memberikan kontribusi pada perekonomian lokal. Program ini tidak hanya berhasil mengatasi kesenjangan digital, tetapi juga menunjukkan potensi besar produk pangan olahan lokal dan peran penting perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat. Kata Kunci: Pengabdian masyarakat; c; Pemasaran online; Teknologi digital; Marketplace