cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MELALUI MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) KELAS IV DI SD NEGERI 155708 PO MANDUAMAS 2 KABUPATEN TAPANULI TENGAH Tumanggor, Suci Rusadi; Harahap, Melwan Ady Rezki; Sabri, Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 3 (2024): Vol. 4 No. 3 Edisi Agustus 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i3.1430

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh prestasi belajar matematika siswa yang belum mencapai KKM (65) siswa kelas IV SD Negeri 155708 PO Manduamas 2. Hal ini disebabkan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang variatif, hanya menggunakan metode ceramah sehingga minat belajar siswa menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut, diterapkan model Team Games Tournament (TGT) yang dapat meningkatkan kemampuan matematika pada operasi hitung bilangan bulat untuk siswa kelas IV SD Negeri 155708 PO Manduamas 2. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan, (1) siklus I pertemuan pertama rata-rata 57,14 (8 siswa lulus), (2) siklus I pertemuan kedua rata-rata 69,47 (11 siswa lulus) , (3) siklus II pertemuan pertama rata-rata 82,63 (tuntas 17 siswa), dan siklus kedua pertemuan kedua rata-rata 87,89 (tuntas 17 siswa). Disimpulkan bahwa penggunaan model Team Games Tournament (TGT) mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 155708 PO Manduamas 2.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TEMA 6 SUBTEMA 1 AKU DAN CITA-CITAKU MENGGUNAKAN MODEL SCRAMBLE DI KELAS IV SDN 100111 HUTA TUNGGAL Hairani, Susi; Samakmur, Samakmur; Nasution, Sartika Rati Asmara; Batubara, Ulfah Nury
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 3 (2024): Vol. 4 No. 3 Edisi Agustus 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i3.1574

Abstract

This study aims to determine the improvement and student learning outcomes in theme 6 subthemes 1 me and my ideals using the Scramble model in class IV SDN 100111 Huta Tunggal. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were fourth grade students at SDN 100111 Huta Tunggal. The instruments used were observation and tests to collect data. The results showed that student learning outcomes in the first cycle of scramble  were 51,53, which was in the less category. Then the second cycle of learning from observations of learning activities using the Problem Based Learning learning model obtained an average value of 77,69 which is in the good category. This achievement shows that the learning process has been going well. the learning outcomes of cycle I found that the highest score achieved by students was 90 while the lowest score was 0. The number of students who completed was 5 students or around 38%. While participants did not complete as many as 8 students or as much as 62%. Then learning cycle II is known that the highest score achieved by students is 95 while the lowest score is 40. It is known that the percentage level is 77% where there are as many as 11 students complete in cycle II learning. The number of incomplete students is 3 students or as much as 23%. This shows an increase in student outcomes from cycle I to cycle II.
PENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN AGAMA DI NEGERIKU DI KELAS IV SD NEGERI 200107/10 Anggraini, Nia Devi; Siregar, Rosnida; Nurbaiti, Nurbaiti; Piliang, Epa Kardila
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 3 (2024): Vol. 4 No. 3 Edisi Agustus 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i3.1694

Abstract

  This research aims to determine the use of the Problem Based Learning learning model in learning ethnic and religious diversity in my country and determine the increase in student learning outcomes in learning ethnic and religious diversity in my country after learning using the problem based learning learning model in Class IV State Elementary School 200107/ 10. In this research, the PTK (Classroom Action Research) type of research was used. Data collection techniques used were observation and tests. The subjects of this classroom action research were Class IV students at SD Negeri 200107/10 Padangsidimpuan, totaling 20 students. The object of this research is improving student learning outcomes in learning about ethnic and religious diversity in my country, class IV at SD Negeri 200107/10 Padangsidimpuan through the problem based learning model. The results of the research showed that there was an increase in the results of learning observations where the results of observations from learning activities in cycle I obtained an average score of 65, which was in the poor category. Meanwhile, in cycle II, a score of 81.25 was obtained, which was in the good category. This means that learning carried out using the PJBL learning model can be improved from cycle I learning. And there is an increase in learning outcomes which can be seen from the results of the cycle I test. It is known that out of 20 students there were 12 students who completed with a completion percentage of around 60% of the KKM score and as many as 8 students did not complete with a percentage of around 40%. The average value of the first cycle test results obtained was an average value of 71.30 in the sufficient category. Meanwhile, in the second cycle, 18 students completed with a completion percentage of around 83.8% and 2 students did not complete with a percentage of around 16.2%.  
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA TEMA 2 SUBTEMA 1 MANFAAT TUMBUHAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA MENGGUNAKAN MODEL ROLE PLAYING DI KELAS III SD NEGERI 200217 PADANGSIDIMPUAN Siregar, Dina Farikah; Lubis, Ilham Sahdi; Asmara, Sartika Rati; Zulfadli, Zulfadli; Sabri, Sabri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1738

Abstract

This study aims to improve the learning creativity of third grade students of SD Negeri 200217 Padangsidimpuan learning Theme 2 Subtheme 1 Benefits of Plants for Human Life by using the Role Playing Model. The type of research is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in 2 cycles using the Role Playing learning model. Each cycle includes planning, action, observation and reflection stages. The subjects in the study were teachers and third grade students of SD Negeri 200217 Padangsidimpuan with a total of 16 students consisting of 4 male students and 12 female students. The instruments used in the study were questionnaire sheets and observation sheets. Data on the average value of student learning creativity in cycle I reached 53.25% can be included in the criteria "Very less creative”. While in cycle II the average value of student learning creativity 83.43% can be included in the criteria "Creative". So it can be concluded that the application of the role playing learning model can increase student learning creativity in learning theme 2 subtheme 1 the benefits of plants for human life in class III SD Negeri 200217 Padangsidimpuan  
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SDN 13 SOJOL Rahmah, Nur; Niska, Niska
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 3 (2024): Vol. 4 No. 3 Edisi Agustus 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i3.1786

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing di kelas V SDN 13 Sojol. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dimana instrument penilaiannya terdiri dari observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Lembar observasi digunakan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Data hasil observasi aktivitas siswa dan guru dianalisis dalam bentuk persentase. Tes digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep IPA siswa setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model inkuiri terbimbing. Wawancara digunakan untuk memperoleh informasi secara langsung dari siswa dan juga dari guru selama kegiatan berlangsung melalui penerapan model inkuiri terbimbing. Dokumentasi sebagai data pendukung dan pelengkap dari penggunaan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini terdiri dari 16 orang siswa SDN 13 Sojol Bersama dengan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Meningkatnya aktivitas siswa dan guru dari siklus I ke siklus II disebabkan oleh adanya refleksi terhadap kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru dan juga dalam penerapan model inkuiri mengalami peningkatan pada hasil belajar siswa dikarenakan siswa mengalami langsung percobaan tersebut. Peningkatan juga ditunjukkan oleh hasil tes evaluasi yaitu pada siklus I daya serap klasikal (DSK) hanya mencapai 71,63% dengan ketuntasan belajar klasikal (KBK) hanya mencapai 56,25%. Kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,63% untuk daya serap klasikal (DSK) sedangkan ketuntasan balajar klasikal (KBK) mengalami peningkatan menjadi 100%. Hal tersebut disebabkan oleh 6 langkah pembelajaran model inkuiri terbimbing yang dikaitkan pada materi kedalam kontekstual dimana hal tersebut dialami siswa dikehidupan sehari-hari sehingga memudahkan siswa untuk memahami materi. Kata Kunci: Pemahaman konsep, Model Inkuiri Terbimbing, IPA.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB TEMA II PENTINGNGYA MAKANAN SEHAT BAGI TUBUH DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIND MAPPING DI KELAS V SDN 100308 PANOMPUAN Nasution, Angela; Nasution, Sartika Rati Asmara; Ningtyas, Rani Kusuma; Sucahyo, Eko
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1822

Abstract

  This study aims to improve student learning outcomes in science learning outcomes in science learning in class V of SD Negeri 100308 Panompuan East Angkola sub-district. This type of research is classroom action research (PTK) consist of two cycles which include planning, action, observing and reflection. The subject were 23 fifth grade student at SD Negeri 100308 Panompuan, East Angkola District. Data collection tekchinques throught activity sheets and test sheest. Based on the observer’s observations, teacher and student activity increased in each cycle. In cycle I the teacher’s aktivities score of 65,62% and in cyle II it was 85,93%. While student avtivities in cycle I obtained an average score of 64,28% and cycle II was 89,28%. In learning cycle I to cycle II there was an increase in student learning outcomes. The value of student learning in cycle I was an average of 74,78% and in cycle II there was an increase in student learning outcomes with an average value of 85,21%. The result of this research show that the mind mapping method can improve student learning outcomes.             
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TEMA 4 SUBTEMA 1 JENIS-JENIS PEKERJAAN DI KELAS IV SD Harahap, Erlina Aisyah; Theresia, Monica; Siregar, Royhanun; Nurzanna, Nurzanna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa tema 4 subtema 1 Jenis-Jenis Pekerjaan menggunakan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 4 subtema 1 Jenis-Jenis Pekerjaan dikelas IV SD Negeri 100010 Sababalika danMengetahui apakah penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 4 subtema 1 Jenis-Jenis Pekerjaan kelas IV SD Negeri 100010 Sababalik Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), objek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 100010 Sababalik Kabupaten Padang Lawas Utara. Selanjutnya ditetapkan subjek sebanyak 16 orang. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data adalah tes, observasi.Kemudian data hasil penelitian diolah dengan teknik analisa data yaitu  penggunaan model pembelajaran Jigsaw meningkat ditandai hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Jigsaw di kelas IV SD Negeri 100010 Sababalik Kec. Batang Onang Kab. Padang Lawas Utara. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa pada tahap prasiklus sebesar 43,75%, pada siklus I meningkat menjadi 56,25% dengan nilai rata-rata sebesar 68,43, dan pada siklus II meningkat menjadi 81,25% dengan nilai rata-rata sebesar 78,75. Adapun besarnya peningkatan dari tahap siklus I ke siklus II sebesar 25%. Selain terjadi peningkatan hasil belajar siswa saat melakukan penerapan model pembelajaran Jigsaw, peneliti juga memperoleh hasil peningkatan pada aktivitas siswa saat melakukan penerapan model pembelajaran Jigsaw. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan siklus I ke siklus II, dimana hasil aktivitas siswa pada siklus I  memperoleh nilai rata-rata sebesar 74,63 dengan nilai persentase sebesar 68,75%, kemudian pada siklus II aktivitas siswa meningkat dengan memperoleh  nilai rata-rata sebesar 82,75 dengan nilai persentase sebesar 81,25%. Adapun besarnya peningkatan dari tahap siklus I ke siklus II sebesar 12,5%.  
PENERAPAN DAN PERSEPSI PEMBELAJARAN TERPADU DALAM KURIKULUM SD KELAS 5 DI TAMBUN: TANTANGAN DAN PELUANG Hamna, Hamna; Ummah BK, Muh. Khaerul; Handayani , Marshanda Intan; Ali , Zulkivli J.; Araroh , Winda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan dan persepsi pembelajaran terpadu dalam kurikulum SD kelas 5 di Tambun, serta mengevaluasi tantangan dan peluang yang muncul dari implementasi metode ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran, yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari tiga kelompok stakeholder utama: guru, siswa, dan orang tua. Survei kuantitatif digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan dan efektivitas pembelajaran terpadu, sementara wawancara dan observasi digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pengalaman dan tantangan dalam implementasi pembelajaran terpadu di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran terpadu secara umum diterima baik oleh guru dan orang tua, dan telah meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa. Namun, beberapa siswa mengalami kesulitan dengan integrasi lintas mata pelajaran yang kompleks. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk sekolah yang ingin mengimplementasikan atau memperbaiki praktik pembelajaran terpadu.
PENERAPAN METODE HABITUASI SEBAGAI UPAYA PENANAMAN NILAI KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Maknun, Lu’luil; Annisa, Amalia Putri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1845

Abstract

Sekolah merupakan tempat yang paling penting untuk menyelenggarakan Pendidikan karakter. Penerapan metode habituasi sangat cocok untuk diterapkan pada anak-anak sekolah dasar. Orang tua dan pendidik wajib memberikan Pendidikan karakter sejak dini agar anak didik mempunyai landasan yang kuat untuk kehidupan sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, artinya kami mengumpulkan data dari artikel jurnal yang relevan, dan menganalisisnya untuk menarik kesimpulan. Adapun pendekatan pembiasaan yang dapat dilakukan untuk membentuk karakter riligius siswa, yaitu: (1) melaksanakan pembiasaan dalam akhlak, (2) melaksanakan pembiasaan dalam ibadah, (3) melaksanakan pembiasaan dalam akidah. Tujuan penelitian ini adalah guna mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai karakter religius dapat ditanamkan pada anak sekolah dasar melalui metode pembiasaan.
PENGARUH FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS III SD NEGERI 101504 BASILAM BARU Wulandari, Nia; Nurbaiti, Nurbaiti; Ilahi, Afdhal; Safitri, Reviva; Dongoran, Rahmad Afandi; Hidayanthi, Rahma
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Edisi Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i2.1851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi perbaikan karakter siswa kelas III SD Negeri 101504 Basilam Baru. Karakter siswa kelas III SD Negeri 101504 Basilam baru cukup memprihatinkan, karena masih banyak siswa yang kurang sopan terhadap guru dan sering berkelahi didalam sekolah. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menyarankan salah satu cara yaitu dengan menerapkan film animasi Nussa dan Rara episode baik itu mudah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis pendekatan pre- experimental design dengan desain penelitian one group pretest dan posttest dengan sampel 33 siswa serta menggunakan teknik pengambilan non probability sampling dengan jenis sampling total. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata angket sebelum penerapan film animasi Nussa dan Rara sebesar 74,96% dan setelah penerapan film animasi Nussa dan Rara hasil perhitungan rata-rata angket sebesar 84,33% maka terdapat perubahan karakter siswa sebesar 9,36%. Hal ini juga diperkuat oleh hasil olah data SPSS 22 yang memperoleh nilai signifikan sebesar 0,000˂0,005 yang berarti film animasi Nussa dan Rara episode baik itu mudah memang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap karakter siswa kelas III SD Negeri 101504 Basilam Baru.