cover
Contact Name
Angelalia Roza
Contact Email
jts@itp.ac.id
Phone
+6285364392830
Journal Mail Official
angelaliaroza@gmail.com
Editorial Address
Kampus Institut Teknologi Padang Gedung B Lt.2 Jln.Gajah Mada Kandis Kec.Nanggalo Kota Padang - 25143 Telp.0751-7055202 Fax. 0751-444842
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
ISSN : 23548452     EISSN : 2614414X     DOI : https://doi.org/10.21063/jts.2022.V902
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang atau disingkat JTS ITP ini dikelola oleh Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Institut teknologi Padang, Sumatra Barat, Indonesia. JTS ITP terbit 2 (dua) kali setiap tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli, sejak tahun 2014. Terhitung Juli 2016, publikasi pada Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang telah mengikuti sitem terbuka (Open System Jurnal) pada https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil dan telah terakreditasi SINTA 5 sejak tahun 2019, sekarang ini JTS ITP sudah imigrasi ke OJS 3 dengan link https://jts.itp.ac.id/index.php/jts. Tujuan penerbitan Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang memuat artikel terkait dengan ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, rekayasa hydro dan bangunan air, rekayasa transportasi dan perkerasan jalan, manajemen konstruksi serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 172 Documents
Pemanfaatan Limbah Green Coke dari Pengolahan Minyak di PT Pertamina RU II Dumai sebagai Bahan Tambah Agregat Halus dalam Campuran Aspal Abdillah, Nuryasin; Srihandayani, Susy; Andriani, Fenny Octa; Hafrida, Lis
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0222-227

Abstract

Aspal merupakan salah satu material yang banyak digunakan sebagai bahan pembuatan jalan raya. Untuk menekan jumlah kebutuhan akan aspal dapat dilakukan dengan meminimalisir penggunaan bahan dasar aspal, melakukan peningkatan mutu aspal dalam campuran dengan menambahkan bahan tambahan yang mampu mengatasi kelemahan aspal, seperti rendahnya ketahanan terhadap deformasi plastis, kerusakan akibat temperatur tinggi dan daya rekat yang kurang terhadap agregat. Dalam penelitian ini, digunakan material Green Coke sebagai bahan tambah agregat halus (pasir) dalam campuran aspal AC - BC. Penelitian dilakukan untuk menguji salah satu alternatif pemanfaatan limbah Green Coke dalam pembuatan aspal dengan metode tes Marshall. Green Coke yaitu salah satu produksi akhir dari pengolahan minyak di PT. Pertamina RU II Dumai. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap campuran aspal beton lapis AC - BC menggunakan Green Coke sebagai bahan tambah agregat halus (50% - 80%)  ternyata tidak dapat digunakan dalam campuran aspal AC - BC. Semakin tinggi kadar Green Coke yang digunakan, maka semakin rendah hasil stabilitas dan flow yang didapatkan berdasarkan pengujian terhadap benda uji.
Pengaruh Penggunaan Abu Ampas Tebu Sebagai Substitusi Fly Ash Terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolimer Mualim, Muhammad Firas; Desimaliana, Erma; Shima, Ratih Dewi
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0186-193

Abstract

Penggunaan semen dalam pembuatan mortar konvensional berpotensi menyebabkan dampak negatif bagi lingkungan, terutama emisi gas rumah kaca CO2. Hal tersebut dapat diatasi dengan pembuatan mortar geopolimer, yang material penyusunnya terdiri dari fly ash (FA) dan abu ampas tebu (AAT) sehingga menjadi lebih ramah lingkungan. Kandungan SiO2 dan Al2O3 pada kedua material ini bersifat pozzolanik dalam pembentukan reaksi geopolimerisasi dengan larutan alkali aktivator (AA). Larutan AA dengan rasio 1 NaOH : 2 Na2SiO3. Inovasi penggunaan AAT pada mortar geopolimer diharapkan dapat meningkatkan kuat tekan dan memperlambat setting time. Metode penelitian ini berupa eksperimental di laboratorium dengan 3 variasi mixed-design mortar geopolimer yaitu 100%FA:0%AAT, 85%FA:15%AAT, dan 70%FA:30%AAT. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini meliputi uji setting time serta uji kuat tekan mortar geopolimer pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan AAT mampu meningkatkan nilai kuat tekan mortar geopolimer sebesar 1,88% pada variasi 2; sedangkan pada uji setting time terjadi perlambatan seiring dengan bertambahnya AAT yang digunakan dalam campuran mortar geopolimer.  Hal ini menunjukkan bahwa AAT dapat direkomendasikan sebagai substitusi FA sebesar 15% pada campuran mortar geopolimer karena mampu melebihi kuat tekan rencana mortar tipe M sebesar 41,68 MPa sehingga dapat diaplikasikan pada dinding dekat tanah, adukan pipa air kotor/dinding penahan tahan/untuk jalan.
Evaluasi Kinerja Saluran Drainase pada Ruas Jalan Mesjid Raya Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara Mahmud
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.001-16

Abstract

Ruas jalan Mesjid Raya Lasusua merupakan kawasan yang sering tergenang air walaupun diguyur hujan beberapa jam saja. Hal ini disebabkan tidak berfungsinya sistem jaringan drainase untuk mengalirkan debit limpasan yang begitu banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi saluran drainase jalan raya serta mengevaluasi kondisi kapasitas tampung saluran eksisting drainase pada ruas jalan Mesjid Raya Lasusua. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu metode perhitungan dan penjabaran dari hasil pengolahan data lapangan. Perhitungan data curah hujan mengikuti Pedoman Perencanaan Drainase dari Departemen Pekerjaan Umum dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Analisis distribusi curah hujan dilakukan dengan distribusi Normal, Log Normal, Log Person III dan Gumbel. Kemudian di uji kesesuaian dengan uji chi kuadrat dengan taraf pengujian 0,05, hasil curah hujan yang memenuhi syarat adalah Log Person III dengan nilai curah hujan 542,98 mm. Dengan rumus Van Breen, didapat nilai intensitas curah hujan untuk periode ulang 5 tahun sebesar 103,27 mm/jam. Hasil penelitian didapatkan debit banjir rencana (Qr) dengan menggunakan rumus rasional dengan periode ulang 5 tahun sebesar 0,350 m3/detik sedangkan kapasitas daya tampung saluran (Qs) sebesar 0,253 m3/detik sehingga Qr>Qs dalam hal ini saluran drainase jalan mesjid raya tidak mampu menampung debit limpasan sehingga perlu mendimensi ulang.
Evaluasi Mutu Beton dengan Metode Non-Destructive Test pada Kolom Gedung Parkir Menara USM Prasetya, Bagas; Zhafira, Talitha; Sagara, Nandhika Jihan; Widorini, Trias; Sitorus, Mentari S.
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.040-45

Abstract

Semarang adalah salah satu kota dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Hal ini membuat lahan di kota Semarang menjadi sempit sehingga pembangunan gedung parkir dan basement menjadi salah satu solusi yang bisa ditawarkan oleh masyarakat modern di zaman sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui nilai mutu beton pada gedung parkir dan basement Menara Universitas Semarang apakah sudah sesuai dengan perencanaan. Nilai mutu beton kolom suatu gedung dapat diketahui dengan melakukan uji kualitas fisik bangunan dengan cara tidak merusak beton (non-destructive) atau metode NDT, yaitu dapat menggunakan metode dan peralatan pengujian rebound number (Schimidt Hammer Test). Menara Universitas Semarang merupakan salah satu gedung termuda di Universitas Semarang yang dibangun pada tahun 2019 dan saat ini telah berusia ±4 tahun. Gedung Menara Universitas Semarang sendiri memiliki 10 lantai dengan kolam renang pada lantai paling atasnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder, di mana data primer yang didapat adalah dengan cara melakukan survey atau uji tes non-destructive secara langsung pada kolom gedung parkir dan basement menara Universitas Semarang. Sedangkan data sekunder didapatkan dengan cara meminta data kepada instansi  terkait. Penelitian ini dilakukan pada 20 titik, di mana setiap titik diberikan pemukulan sekitar 10 pukulan. Dari perencanaan gedung parkir dan basement menara Universitas Semarang menggunakan mutu kolom beton K-375 atau setara dengan fc’ 31,125 MPa. Hasil penelitian ini mendapatkan nilai kuat tekan beton yang sudah sesuai dengan perencanaan.
Kajian Perbandingan Harga Renovasi Talud Sepanjang 200 meter dengan Pasangan Batu Muka dan Slab Beton dengan Tulangan Wiremesh Supratikno; Aini, Syarifah; Ratnanik; Ghaosmarino, Rizal Muhammad Alik
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.077-82

Abstract

Talud merupakan bangunan penahan tanah dari sebuah diding, baik itu dinding sebuah bukit jalan raya, saluran air ataupun dinding penahan tanah lainnya. Kondisi talud yang tidak kokoh akan membahayakan jika terjadi kelongsoran. Dalam penelitian ini telah dikaji pembiayaan renovasi talud sebuah sungai di kampung Nayu Timur kalurahan Nusukan kota Surakarta sepanjang 200 meter yang sudah rusak dan sangat membahayakan rumah penduduk di sekitarnya. Jarak rumah penduduk dengan sungai hanya sekitar 50 cm dan kondisi tanah di sana tergolong tanah gerak. Tanah labil/gerak akan menimbulkan kelongsoran dan dapat merusak bagunan yang ada sampai pada keruntuhan. Dalam perhitungan dengan memakai standar SNI untuk pekerjaan talud beton didapatkan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp.108.400.000, sedangkan untuk talud pasangan batu muka didapatkan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp 83.200.000 yang mana lebih kecil Rp 25.200.000 atau 23,25% dibandingkan dengan talud cor beton fc = 21,7 MPa  (K250) dengan tulangan dari besi wiremesh.
Batako Ramah Lingkungan dengan Penambahan Bahan Limbah Abu Sekam Padi sebagai Pengganti Sebagian Semen Mengacu kepada SNI 03-0349-1989 Agus Ariana, I Komang; Budiarnaya, Putu; Wismantara, I.G.N.N.; Saputra, I Komang Harsen Jimmy
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.026-32

Abstract

Bata beton pejal atau batako press merupakan bata yang mempunyai penampang pejal 75% ataupun lebih dari luas penampang keseluruhan serta mempunyai volume pejal di atas 75% volume bata keseluruhan. Jumlah kebutuhan batako pejal sebagai bahan konstruksi tentunya mengakibatkan peningkatan kebutuhan material dalam pembuatannya. Pengembangan inovasi perlu dilakukan agar dapat mengurangi penggunaan material berlebih contohnya dalam penggunaan semen. Proses pengelolaan semen menghasilkan panas yang cukup tinggi. Dalam hal ini, pengurangan panas dilaksanakan dengan mengurangi penggunaan semen yang berlebih, di antaranya dengan pemanfaatan abu sekam padi. Tujuan dilakukannya penelitian ialah mengetahui penyerapan air dan kuat tekan pada batako dengan campuran abu sekam padi. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimental untuk pencampuran pembuatan batako pejal dengan bahan tambahan limbah abu sekam padi. Penggunaan abu sekam padi untuk campuran batako yang dipergunakan yakni 11%, 12%, 13% dan 14% yang dikurangi atau diambil dari berat semen dengan perbandingan campuran 1:8 (1 semen : 8 pasir cor). Dalam pembuatan benda uji masing – masing menggunakan 5 buah benda uji dari setiap variasi abu sekam padi. Dalam pengujian penyerapan air dan kuat tekan setelah batako berusia 14 hari. Menurut hasil pengujian didapatkan nilai penyerapan air yang rendah dan kuat tekan yang tinggi berada dicampuran variasi 14% abu sekam padi, dengan kuat tekan 46,54 Kg/cm2 yang masuk pada tingkat mutu III sesuai SNI 03-0349-1989 dan penyerapan air didapat nilai 20,89% yang masuk pada tingkat mutu I dalam SNI 03-0349-1989. Maka dapat dibuat kesimpulan penggunaan abu sekam padi layak untuk dipergunakan menjadi pengganti sebagian semen.
Pemasangan HDPE Jacket pada Tiang Pancang Jalan Tol Bali Mandara sebagai Proteksi Korosi Dharmayasa, I Gusti Ngurah Putu; Riana, I Nengah; Sugianitri, Ni Made Fibri; Sukadana, I Wayan
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.017-25

Abstract

Jalan tol merupakan jalan umum nasional yang memerlukan pembayaran bagi penggunaannya. Pembangunan jalan tol dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan distribusi barang dan jasa yang mendukung pertumbuhan ekonomi, mendukung pembangunan yang merata dan adil, serta memperlancar lalu lintas. Jalan Tol Bali Mandara adalah jalan tol pertama di Bali yang dibangun di atas laut. Oleh karena itu, perawatan khusus pada fondasi tiang pancang, terutama pada sambungan tiang pancang, diperlukan karena struktur fondasinya berada pada zona percikan (splash zone) dan zona pasang surut (tidal zone). Perawatan khusus pada tiang pancang jalan tol perlu dilakukan untuk melindungi sambungan tiang pancang dari korosi, salah satunya dengan memasang lapisan HDPE jacket pada tiang pancang. Pekerjaan pemasangan HDPE jacket di Jalan Tol Bali Mandara dibagi menjadi 8 tahapan, yaitu: persiapan, pembersihan, pendempulan, penggantian pelat baja sambungan tiang pancang, pemasangan material primer atau petroleum paste, pemasangan petrolatum tape, pemasangan HDPE, dan tahap pembersihan akhir. Dalam pekerjaan pemasangan HDPE jacket pada Jalan Tol Bali Mandara, digunakan 3 bahan penting, yaitu petroleum paste sebagai lapisan dalam, petrolatum tape sebagai lapisan kain bukan tenunan yang berisi pasta anti-korosi, serta HDPE jacket sebagai lapisan paling luar (outer cover). Material-material ini digunakan untuk memberikan perlindungan dari korosi pada tiang pancang yang terletak di zona percikan air (splash zone) dan zona pasang surut (tidal zone). Dengan memasang HDPE jacket pada semua sambungan tiang pancang yang ada di Jalan Tol Bali Mandara, maka tiang-tiang pancang tersebut dapat terlindungi dengan baik, sehingga dapat mempertahankan kekuatan dan umur rencana dari Jalan Tol Bali Mandara.
Penilaian Kriteria Green Building pada Fakultas FISIP Universitas Pattimura Sangadji, Fauzan A.; Buyang, Christy Gery; Soplanit, Salamu Nirwati
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.033-39

Abstract

Isu yang sedang dihadapi oleh masyarakat global saat ini adalah pemanasan global yang diyakini peneliti disebabkan adanya kegiatan pembangunan. Telah dipahami bahwa setiap rangkaian kegiatan pembangunan mempunyai potensi dampak negatif terhadap lingkungan sehingga diperlukan kesadaran dan pengetahuan bagi pelaku konstruksi dalam meminimalkan pengaruh negatif tersebut. Salah satu solusi yang dapat dilakukan para pelaku konstruksi dalam membangun di antaranya adalah menerapkan green building. Adanya program Eco-Campus yang sedang berkembang di Indonesia sebagai dukungan terhadap peduli lingkungan, memacu berbagai perguruan tinggi untuk mewujudkannya, termasuk di gedung FISIP Unpatti. Meskipun diawal pembangunan gedung FISIP Unpatti tidak dirancang sesuai kriteria green building, namun secara  sekilas penerapan konsep tersebut dapat dilihat walaupun hasilnya belum maksimal seperti yang diharapkan. Oleh karena itu perlu dilakukannya identifikasi terhadap bangunan untuk mengetahui sejauh mana penerapan kriteria green building pada bangunan tersebut agar dapat dijadikan sebagai langkah awal program Eco-Campus ke depannya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di gedung FISIP Unpatti, gedung FISIP Unpatti memperoleh dua syarat kelayakan bangunan sedangkan untuk kesesuaian kriteria dalam greenship untuk ASD memperoleh 11 poin, EEC 19 poin, WAC 2 poin, MRC 5 poin, IHC 10 poin, dan BEM tidak memperoleh poin dan total semua poin yang diperoleh sebesar 47 poin. Oleh karena itu gedung FISIP Unpatti masuk ke dalam kategori perunggu.
Analisis Penurunan Muka Air Akibat Pembangunan Floodway di Muara Sungai Batang Air Haji, Kabupaten Pesisir Selatan Syofyan, Elvi Roza; Umar, Zahrul; Yurisman, Yurisman; Utama , Nursahaya; Husadi, Anisa Endah
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.056-64

Abstract

Pesisir BaratPesisir Barat Provinsi Sumatera Barat memiliki panjang pantai ±540 km dan sungai yang mengalir ke pantai barat kurang lebih 63 sungai salah satunya Batang Air Haji di Kabupaten Pesisir Selatan. Selain airnya digunakan untuk pertanian, muara Batang Air Haji juga digunakan sebagai tempat bersandar perahu nelayan. Saat ini muara Batang Air Haji membelok ke selatan sejauh 3 km. Hal ini terjadi karena arah gelombang laut di lokasi ini dominan datang dari utara dan menyebabkan muara Batang Air Haji lebih panjang dengan kemiringan dasar sungai yang sangat landai. Hal ini menyebabkan kecepatan aliran air menjadi sangat lambat dan ketika terjadi debit sungai yang besar maka banjir terjadi di bagian hulu muara Batang Air Haji yaitu Kenagarian Air Haji. Kajian ini berisi tentang pengaruh pembangunan floodway yang dibangun tegak lurus pantai dengan memperpendek muara Batang Air Haji terhadap penurunan muka air banjir di Kenagarian Air Haji Kabupaten Pesisir Selatan. Data yang digunakan adalah data hujan harian maksimum tahunan, analisis frekuensi curah hujan dengan menggunakan Distribusi Probablitas Normal, Distribusi Probablitas Gumbel, Distribusi Probablitas Log Normal, Distribusi Probablitas Log Person Tipe III. Uji distribusi probablitas dilakukan dengan menggunakan metode chi kuadrat dan metode smirnov kolmogorof. Analisis debit banjir rencana dengan menggunakan metode rasional, metode hasper, metode HSS Nakayasu. Kemudian software HECRAS 5.0.3 digunakan sebagai pembuatan model hidrologi dalam bentuk model tiruan sungai Batang Air Haji. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa penurunan muka air di Muara Batang Air Haji akibat pembangunan floodway adalah setinggi  0,510 m. Propinsi Sumatera Barat memiliki panjang pantai ±540 km dan sungai yang mengalir ke pantai barat kurang lebih 63 sungai salah satunya Batang Air Haji di Kabupaten Pesisir Selatan. Selain airnya digunakan untuk pertanian, muara Batang Air Haji juga digunakan sebagai tempat bersandar perahu nelayan. Saat ini muara Batang Air Haji membelok ke selatan sejauh 3 km. Hal ini terjadi karena arah gelombang laut di lokasi ini dominan datang dari utara dan menyebabkan muara Batang Air Haji lebih panjang dengan kemiringan dasar sungai yang sangat landai. Hal ini menyebabkan kecepatan aliran air menjadi sangat lambat dan ketika terjadi debit sungai yang besar maka banjir terjadi di bagian hulu muara Batang Air Haji yaitu Kenagarian Air Haji. Kajian ini berisi tentang pengaruh pembangunan floodway yang dibangun tegak lurus pantai dengan memperpendek muara Batang Air Haji terhadap penurunan muka air banjir di Kenagarian Air Haji Kabupaten Pesisir Selatan. Analisis dilakukan dengan menggunakan aplikasi pemodelan numerik HEC-RAS. Hasil dari penelitian ini mengetahui penurunan muka air di Muara Batang Air Haji akibat pembangunan floodway adalah setinggi  0,510 m.
Analisis Run-Off Menggunakan Cara Manual dan Software Hydrognomon pada DAS Batang Lembang Amri, Syaiful; Syofyan, Elvi Roza; Yurisman; Wahyuni, Fitri; Kurniawan, Jhoni
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.046-55

Abstract

Batang Lembang terdiri dari dua sub DAS yaitu sub DAS Batang Lembang dan sub DAS Batang Sumani dan bertemu di Kenagarian Selayo, Kota Solok. Belakangan ini Batang Lembang kerap meluap dan menimbulkan banjir, seperti yang terjadi pada 12 Januari 2021 yang merendam Sembilan desa di Kota Solok serta Kenagarian Selayo dan Koto Baru di Kabupaten Solok. Banjir ini telah menimbulkan kerugian yang cukup besar terhadap sawah, jalan dan pemukiman penduduk. Akibatnya banyak lahan yang beralih fungsi dari lahan terbuka menjadi lahan terbangun seperti pemukiman, jalan, dan perkantoran. Tujuan penelitian adalah untuk menghitung HRU pada masing-masing sub-DAS dan menghitung besar perbedaan curah hujan rencana  dan debit banjir yang terjadi dengan periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun menggunakan cara manual dan software Hydrognomon. Batang Lembang didominasi oleh kedalaman tanah (solum) mencakup horizon A dan B. Sedangkan untuk jenis tanahnya memiliki butiran yang halus, untuk kemiringan DAS, pada daerah hulu DAS terdapat perbukitan dengan kemiringan antara 25 - 40% dan ada juga kemiringan > 40%. Hasil selisih perhitungan curah hujan rencana sebesar 0.004% - 0.193 % dan debit banjir rencana 0.004% - 0.725%, yang didapat dari cara manual dan menggunakan software hydrognomon.

Filter by Year

2014 2025