cover
Contact Name
Angelalia Roza
Contact Email
jts@itp.ac.id
Phone
+6285364392830
Journal Mail Official
angelaliaroza@gmail.com
Editorial Address
Kampus Institut Teknologi Padang Gedung B Lt.2 Jln.Gajah Mada Kandis Kec.Nanggalo Kota Padang - 25143 Telp.0751-7055202 Fax. 0751-444842
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
ISSN : 23548452     EISSN : 2614414X     DOI : https://doi.org/10.21063/jts.2022.V902
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang atau disingkat JTS ITP ini dikelola oleh Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Institut teknologi Padang, Sumatra Barat, Indonesia. JTS ITP terbit 2 (dua) kali setiap tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli, sejak tahun 2014. Terhitung Juli 2016, publikasi pada Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang telah mengikuti sitem terbuka (Open System Jurnal) pada https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil dan telah terakreditasi SINTA 5 sejak tahun 2019, sekarang ini JTS ITP sudah imigrasi ke OJS 3 dengan link https://jts.itp.ac.id/index.php/jts. Tujuan penerbitan Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang memuat artikel terkait dengan ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, rekayasa hydro dan bangunan air, rekayasa transportasi dan perkerasan jalan, manajemen konstruksi serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 172 Documents
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan Proyek Konstruksi Jalan Provinsi Sumatera Barat (Studi Kasus Proyek Hibah Jalan Daerah) Nofrizal, Elva; Prihantony, Des Indri
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0147-152

Abstract

Proyek Hibah Jalan Daerah dalam penelitian ini merupakan kerjasama Indonesia Australia Infrastruktur (KIAT) yang didadanai oleh pemerintah Australia dari tahun 2000 sampai tahun 2022. Tedapat 13 pekerjaan yang mengalami keterlambatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi dan menganalisis faktor yang paling dominan yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi jalan provinsi Sumatera Barat khususnya pada proyek hibah jalan daerah. Metoda penelitian kuantitatif digunakan yaitu dengan menyebar  kuesioner kepada para responden. Responden yang dipilih adalah kontraktor yang terlibat dalam pekerjaan proyek hibah jalan daerah pada tahun anggaran 2020, 2021 dan 2022 di Provinsi Sumatera Barat. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi jalan diperoleh melalui kajian literatur dan dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 faktor yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi jalan provinsi Sumatera Barat yaitu 1) Faktor penyiapan atau kesiapan sumber daya; 2) Faktor eksternal; 3) Faktor lingkup dan dokumen pekerjaan yang terdiri dari perubahan (gambar/ spesifikasi); 4) Faktor perencanaan dan penjadwalan. Faktor yang paling dominan yang menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi jalan Provinsi Sumatera Barat adalah faktor penyiapan  atau kesiapan sumber daya. Untuk kedepannya penyedia jasa konstruksi agar sumber daya disesuaikan dengan yang dikebutuhan di lapangan.
Investigasi Iklim Keselamatan Konstruksi Proyek Irigasi di Sumatera Barat dan Hubunganya dengan Kinerja Keselamatan Saputra, Mariandi; Utama, Wahyudi Putra; Maidiawati
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0172-177

Abstract

Pekerjaan irigasi memiliki aktifitas konstruksi yang sangat komplek sehingga mempengaruhi tingkat kecelakaan kerja. Tingkah laku dan kondisi yang tidak selamat dapat menjadi faktor penyumbang terjadinya kecelakaan kerja di samping faktor lain. Menurut para ahli IKK telah terbukti menjadi indikator untuk mengukur KK. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor IKK, mengukur KK dan membangun model hubungan faktor IKK dengan KK pada proyek irigasi di Sumatera Barat. Untuk menjawab tujuan penelitian maka digunakan metode penelitian kuantitatif, data didapat melalui kuisioner kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek irigasi, data yang terkumpul sebanyak 255 sampel. Teknik analisis data di lakukan dengan teknik EFA. Sebelumnya dilakukan uji reliabelitas, uji kecukupan sampel, uji MSA, MO, Barlett, dan Komunalitas, kemudian untuk menentukan hubungan IKK dengan KK menggunankan model persamaan SEM via Smart PLS. Hasil penelitian menyatakan bahwa iklim keselamata kerja pada proyek pembangunan irigiasi provinsi Sumatera Barat sudah baik dengan ditandai dengan faktor-faktor keselamatan kerja  tidak hanya persepsi akan tetapi juga sikap terhadap keselamatan, dari semua level jenjang pekerja, mulai dari pekerja paling bawah sampai dengan top manajemen, serta kebiasaan dan nilai-nilai yang mendorong perilaku aman, selamat, serta perilaku lapor apabila ada insiden tanpa takut mendapatkan sanksi dari pihak perusahaan juga sudah terbudaya pada proyek ini. Kegiatan safety talk/safety meeting yang secara rutin dilaksanakan di lokasi pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung oleh para pekerja mulai level paling bawah sampai dengan level top manajemen menjadikan semua pekerja mendapatkan informasi terbaru mengenai keselamatan kerja. Oleh karena itu tingkat iklim keselamatan kerja dikategorikan cukup tinggi,  dan begitupun tingkat kinerja keselamatan kerja didapat juga dengan kategori cukup tinggi.
Pengaruh Faktor - Faktor Penyebab Addendum terhadap Kinerja Waktu Pelaksanaan pada Pekerjaan Konstruksi (Studi Kasus Konstruksi Jalan di Kabupaten Sijunjung) Oktarina, Yenni; Honesti, Leli; Prihantony, Des Indri
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0153-161

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi selalu mengalami permasalahan, salah satunya adalah perubahan-perubahan atau addendum kontrak. Faktor- faktor penyebab addendum dapat dikategorikan dalam 3 (tiga) kelompok yaitu faktor teknis (X1), faktor administrasi (X2), dan faktor personil (X3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor- faktor penyebab addendum terhadap kinerja waktu pelaksanaan (Y) yang paling sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan di Kabupaten Sijunjung dari tahun 2021 sampai dengan 2023, sehingga dapat meminimalkan terjadinya addendum pada pekerjaan konstruksi jalan di Kabupaten Sijunjung ke depannya. Metode penelitian yang dilakukan secara kuantitatif menggunakan aplikasi SmartPls. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Hasil penelitian pengaruh faktor –faktor penyebab addendum terhadap kinerja waktu pelaksanaan pada pekerjaan konstruksi jalan di Kabupaten Sijunjung adalah faktor teknis dan faktor administrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja waktu pelaksanaan dalam arti setiap perubahan yang terjadi pada faktor teknis dan faktor administrasi akan mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan. Sedangkan faktor personil berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja waktu pelaksanaan dalam arti setiap perubahan yang terjadi pada faktor personil belum tentu mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan. Pengaruh faktor penyebab addendum terhadap kinerja waktu pelaksanaan pada pekerjaan konstruksi jalan di Kabupaten Sijunjung adalah faktor teknis sebesar 71,2%, faktor administrasi 20,9% dan faktor personil 7,0%. Faktor penyebab addendum yang paling dominan mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan adalah faktor teknis sebesar 71,2% dengan T statistik sebesar 10.211.
Pengaruh Regulasi Tender Pekerjaan Konstruksi Ditinjau dari Sisi Teknis dan Kualifikasi terhadap Hasil Pekerjaan Konstruksi di Kabupaten Sijunjung Rachman, Arif; Honesti, Leli; Ridwan, Muhammad
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0162-171

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah sejak diberlakukannya Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021, khusus untuk pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung terjadi kecenderungan peningkatan persentase pekerjaan yang mengalami keterlambatan baik itu dikenakan denda keterlambatan maupun yang mengalami putus kontrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh regulasi tender pekerjaan konstruksi saat ini terhadap hasil pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung. Ruang lingkup variabel dalam penelitian meliputi regulasi tender pekerjaan konstruksi dari sisi teknis dan kualifikasi terhadap hasil pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung. Sedangkan batasan penelitian adalah pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung yang dikerjakan pada tahun anggaran 2021 s/d 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Responden yang dipilih adalah pihak yang terlibat langsung dalam proses pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Konsultan pengawas, tim teknis, Panitia Tender serta Kontraktor. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel regulasi tender pekerjaan konstruksi ditinjau dari sisi kualifikasi menjadi faktor yang paling berpengaruh untuk meningkatkan hasil pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung menjadi lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diantara 2 (dua) variabel yang diuji yakni variabel teknis dan variabel kualifikasi, ternyata variabel yang lebih dominan berpengaruh terhadap hasil pekerjaan konstruksi di Kabupaten Sijunjung adalah variabel kualifikasi. Sebagai contoh variabel kualifikasi dalam penelitian ini adalah kemampuan keuangan penyedia jasa dan track record penyedia jasa dalam proyek sebelumnya.
Evaluasi Kinerja Terminal Latambaga Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Adnan, Septi; Puspaningtyas, Retno; Ode, Al Tafakur La
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0180-187

Abstract

Terminal Latambaga merupakan salah satu terminal yang ada di Kabupaten Kolaka yang salah satu fungsinya adalah sebagai tempat pergantian moda angkutan kendaraan. Sebagai salah satu terminal yang ada di Kabupaten Kolaka proses pelayanan Terminal latambaga terhadap pengguna, masih jauh seperti yang diharapkan atau distandarkan oleh pemerintah. Minimnya fasilitas, banyaknya pelangaran-pelangaran yang sering terjadi serta kurangnya perhatian dari pemerintah yang menjadi masalah utama pada Terminal Latambaga. Penelitian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran dan penilaian tentang pelayanan dan kinerja Terminal Latambaga. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan saran atau gagasan kepada pihak pengambil keputusan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan survei lapangan tentang luasan terminal, jumlah kendaraan, jumlah penumpang pada rute jaringan trayek. Berdasarkan hasil survei, kinerja Terminal Latambaga masih perlu dievaluasi lagi terutama pada area parkir, fasilitas utama dan penunjang, rambu-rambu lalu lintas, proses bongkar muat barang atau penumpang, dan perlunya penambahan armada angkutan.
Evaluasi Keselamatan Jalan di Ruas Jatinegara-Slawi Berdasarkan Defisiensi Perlengkapan Jalan Menggunakan Metode HIRARC Hanin, Inas Fadiyah; Putri, Carissa Rahma; Mariano, Aldo Nabilla Valiant; Hadi, Suprapto; Ayu, Brasie Paradana Sela Bunga Riska
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0194-205

Abstract

Perkembangan ekonomi dan urbanisasi di Kabupaten Tegal meningkatkan jumlah kendaraan bermotor, yang memicu permasalahan keselamatan lalulintas, terutama di ruas jalan dengan infrastruktur tidak memadai. Penelitian ini mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko kecelakaan di Jalan Raya Jatinegara-Slawi, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode HIRARC untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada 32 segmen jalan di ruas Jatinegara-Slawi. Segmen 30 dikategorikan berbahaya dengan nilai risiko 350, sedangkan segmen 12 memiliki risiko rendah (nilai risiko 30). Rekomendasi meliputi perbaikan teknis serta pemasangan perlengkapan jalan dalam kurun waktu maksimal dua bulan setelah hasil audit disetujui untuk menurunkan risiko kecelakaan. Jalan Raya Jatinegara-Slawi dinilai berbahaya, khususnya pada malam hari. Penelitian ini menyarankan perbaikan infrastruktur untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah tersebut.
Analisis Potensi Bahaya Jalan Yomani Kabupaten Tegal Menggunakan Metode HIRARC Arhandika Saputra, Marendra Athasyah; Hadi, Suprapto; Marwanto, Riza Phahlevi; Lestari, Astri; Ayu, Brasie Paradana Sela Bunga Riska
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0206-214

Abstract

Objek wisata Guci merupakan salah satu destinasi favorit dengan akses utama melalui Jalan Simpang Yomani-Tanjakan Clirit, yang merupakan jalan kabupaten dengan dua lajur dan dua jalur tak terbagi (2/2 UD). Jalan ini didominasi tanjakan dan turunan, termasuk Tanjakan Clirit yang cukup curam, sehingga memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan keselamatan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi penanganan permasalahan di ruas jalan tersebut guna meminimalkan risiko kecelakaan, dengan fokus pada kondisi perkerasan, fasilitas jalan, serta alinyemen vertikal dan horizontal. Penelitian ini menggunakan metode analisis HIRARC berdasarkan manajemen risiko AS/NZS 4360:2004, dengan pengumpulan data menggunakan dua teknik yaitu data primer dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruas jalan Simpang Yomani-Tanjakan Clirit sepanjang 7,6 km ini memiliki lebar efektif 6 m dan bahu jalan 1,3 m. Alinyemen vertikal tertinggi terdapat pada 6,8 km dengan kemiringan 14,71% sepanjang 100 m. Ditemukan berbagai masalah seperti rambu lalu lintas yang rusak, marka jalan pudar, dan pagar pengaman yang memerlukan perbaikan. Segmen 1 dan 2 dikategorikan sebagai risiko sedang, sementara segmen 3 dan 4 termasuk dalam kategori risiko tinggi. Penanganan yang direkomendasikan meliputi penambahan rambu peringatan, alat pengendali dan pengaman jalan di lokasi berbahaya, serta redesain geometrik jalan sesuai standar yang berlaku.
Analisis Pencahayaan Buatan Berdasarkan SNI 03-6575-2001 Pada Ruang Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Namlea Kabupaten Buru Wattiheluw, Moh. ilham Syah; Sangadji, Fauzan A.; Buyang, Christy G.
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0215-221

Abstract

Pencahayaan buatan yang sesuai dengan standar sangat diperlukan di lingkungan rumah sakit untuk menunjang kenyamanan visual dan pemulihan pasien, serta mendukung efektivitas kerja tenaga medis. Ruang pasien seperti rawat inap, operasi, UGD, dan laboratorium pada rumah sakit umum Namlea memiliki kondisi layout letak pencahayaan yang kurang memadai dengan kondisi pencahayaan buatan yang belum cukup terang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian pencahayaan buatan di ruang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea, Kabupaten Buru, berdasarkan standar SNI 03-6575-2001. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengukuran intensitas cahaya menggunakan alat lux meter di ruang rawat inap, ruang operasi, UGD, dan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang rawat inap memiliki intensitas pencahayaan rata-rata sebesar 89,92 lux, di bawah standar minimum 250 lux, sementara ruang operasi mencapai 158 lux dari standar 300 lux, ruang UGD hanya mencapai 105 lux dari standar 300 lux dan laboratorium hanya mencapai 74 lux dari standar 500 lux yang juga belum memenuhi standar. Penyimpangan ini disebabkan oleh penggunaan lampu dengan spesifikasi yang tidak tepat serta tata letak armatur yang kurang optimal. Rekomendasi yang diberikan meliputi penambahan jumlah lampu, penggunaan lampu LED yang lebih efisien, serta penyesuaian tata letak pencahayaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen rumah sakit, terkhususnya pada bangunan bidang kesehatan dengan klasifikasi rendah dalam meningkatkan kualitas pencahayaan agar sesuai dengan standar SNI 03-6575-2001, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi pasien serta tenaga medis.
Analisis Penggunaan Sumur Resapan untuk Mengatasi Banjir di Desa Tlogo Mulyo Kecamatan Pedurungan Semarang Istianah, Istianah; Ziadaturohman, Habin Zuhdi; Sanjaya, Avino Enriko Ade
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0235-243

Abstract

Perubahan iklim global menyebabkan durasi musim hujan makin pendek dan musim kemarau makin panjang, tetapi intensitas hujan cenderung makin meningkat yang bisa menimbulkan bencana banjir. Banyaknya pemanfaatan aspal, paving block dan beton dalam pembangunan infrastruktur memiliki andil dalam permasalahan pengelolaan sumber daya air karena memiliki sifat impermeable atau tidak mudah ditembus air. Salah satu sistem drainase yang dilakukan untuk pengendalian air adalah dengan bangunan resapan. Tujuan penelian ini membuat sumur resapan sebagai upaya peningkatan cadangan air tanah dan pengendalian banjir di desa Tlogo Mulyo Kecamatan Pedurungan, Semarang. Metode penelitian menggunakan analisis hidrologi. Hasil penelitian menyatakan bahwa debit resapan yang ditampung oleh sebuah sumur resapan adalah sebesar 0,22608 m3 dan debit limpasan air hujan yang dapat di tampung sumur resapan adalah sebesar 15,296 m3.
Analisis Potensi Likuifaksi Pada Beberapa Lokasi di Kota Padang Menggunakan Kurva Tsuchida dan Chinese Criteria Haryati, Novy; Amrina, Elita; Ramadona, Dimas Ilham; Safitry, Greschea Jheskhilka Ananda
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0228-234

Abstract

Likuifaksi merupakan salah satu fenomena geoteknik yang dapat menyebabkan kerusakan struktural serius, khususnya pada wilayah dengan kondisi tanah jenuh dan aktivitas seismik tinggi seperti Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi likuifaksi di lima lokasi berbeda melalui pengujian laboratorium dan pendekatan empiris menggunakan kurva Tsuchida serta Chinese Criteria. Pengambilan sampel dilakukan di GOR H. Agus Salim, Kampus 1 dan 2 Institut Teknologi Padang, Lubuk Lintah, dan Parak Karakah. Pengujian meliputi analisis saringan, kadar air, batas Atterberg, berat jenis dan berat isi kering. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa seluruh sampel tergolong pasir seragam (SP) dengan kadar butiran halus <5%. Analisis Tsuchida mengindikasikan dua lokasi memiliki potensi likuifaksi tinggi, sedangkan tiga lokasi lainnya berada dalam zona transisi hingga tidak likuifaksi. Evaluasi Chinese Criteria menunjukkan bahwa tiga lokasi memenuhi kriteria potensi likuifaksi tinggi berdasarkan nilai LL < 35%, PI < 10, dan rasio wc/LL > 0,8. Hasil evaluasi ini divisualisasikan dalam bentuk peta lokasi berdasarkan koordinat geografis. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemetaan awal zona rawan likuifaksi dan dapat dijadikan referensi mitigasi risiko geoteknik di kawasan perkotaan.

Filter by Year

2014 2025