cover
Contact Name
Sayuri
Contact Email
yurifeo@gmail.com
Phone
+62085250027988
Journal Mail Official
jurnal.fenomena@gmail.com
Editorial Address
LP2M UINSI Samarinda JL HAM Rifadin, Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
FENOMENA: Jurnal Penelitian
ISSN : 24603902     EISSN : 26154900     DOI : https://doi.org/10.21093
FENOMENA: Jurnal Penelitian, a peer-reviewed journal, is an interdisciplinary publication of original research on Islamic Studies. The journal aims to provide a forum for scholarly understanding and promote the process of knowledge, values, and skills. The journal encompasses research articles, original research reports, reviews, and scientific commentaries on Islamic studies, including Islamic Education and Islamic Law.
Articles 178 Documents
History of Islamic Civilization in the Ayyubiyah Dynasty (1171-1250 AD) Mizan, Khairul; Hajar, Ibnu; Fawzani, Nurul; Mubaraq, Zulfi
FENOMENA Vol 15 No 1 (2023): FENOMENA VOL 15, NO. 1, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v15i1.5652

Abstract

Islamic civilization during the Ayyubid dynasty is very important to study, especially the development of Sunni because Sunni is a form of school that became Shalahuddin's first policy to replace Shia at that time. This paper aims to discuss concrete forms of Sunni development during the Ayyubid dynasty, factors of Sunni development, and the impacts of its development. The type of research used was library research, the data were obtained from previous literature so that data collection technique used was documentation. This study found, first, the form of Sunni development began with the change of schools of thought from Shia to Sunni, the incessant development of madrasas, the prohibition on using books left by the Fatimids and the elimination of the sentence Hayya Ála Khairi Amal at the call to prayer; second, Sunni development was caused by internal factors such as the founding of the Ayyubid dynasty and Shalahuddin's Sunni background. Apart from these factors, Sunni development was also caused by external factors, namely, the majority of the world's Muslims are Sunnis and the dualism of the Shiites in Egypt; and third, the impact of Sunni developments on education, in which many madrassas were built and the reactivation of the Azhar mosque into a Sunni-based university.
Lembaga Pendidikan Zaman Klasik dalam Perspektif Mesjid dan Kuttab Ade Adnin; Iswantir Iswantir; Ilian Ikhsan
FENOMENA Vol 14 No 1 (2022): FENOMENA VOL 14, NO. 1, 2022
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v14i1.5830

Abstract

In the development of Islamic education from the time of the Prophet until now, Islamic education has gone through several phases and stages including: Islamic education using places such as: Mosque and Kuttab. The mosque is a place used by the prophet and his companions to carry out prayers as an obligation for a Muslim. Apart from that, the mosque is also used as place to discuss and convey the most important Islamic da’wah, namely the issue of monotheism. In the mosque the propet usually preaches the most fundamental problem to his companions, namely the prolem of monotheism. After the problem of monotheism was firmly in the heart and souls of the companions. Apart from the mosque which serves as a place for the development of knowledge in Islam has development of Islam has develoved very rapidly so that it is no longer possible to only taech it in the mosque and indeed requires a place to broadcast the Islamic religion.
Resepsi Mubaligh Online atas Hadis Tasyabbuh dan Niat Safri Nur Jannah; Moh. Isbat Alfan Ghoffari
FENOMENA Vol 14 No 1 (2022): FENOMENA VOL 14, NO. 1, 2022
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v13i2.5839

Abstract

Hukum mengucapkan natal oleh kaum muslim, selalu hangat diperdebatkan dan dapat menjadi salah satu indikator untuk memetakkan tingkat moderasi beragama suatu kelompok. Setidaknya terdapat tiga kelompok muncul dalam perdebatan tentang hukum mengucapkan selamat natal yaitu pihak yang membolehkan pengucapan selamat natal, pihak yang melarang, dan pihak situasional (membolehkan dan melarang pada kondisi tertentu). Salah satu tokoh yang muncul dan menyita perhatian publik menyoal hukum mengucapkan selamat natal adalah Dr. Buya Ar Razzy. Melalui podcast YouTube bersama public figur Deddy Corbuzier, Ar Razzy memaparkan pandangan tentang hukum mengucapkan selamat natal. Dengan melakukan analisis terhadap konten podcast didapatkan hasil bahwa resepsi hadis tasyabbuh dan niat yang dilakukan oleh Buya ar Razzy masuk dalam kategori negosiasi. Pola resepsi hadis negosiasi inilah yang mengantarkan dan sekaligus menjadi salah satu bukti bahwa ar Razzy memiliki dan menyebarkan pola piker moderat dalam hal mengucapkan selamat natal. Sepanjang podcast, ar Razzy tidak menitikberatkan pada satu fatwa, ar Razzy memilih untuk menjelaskan keduanya dengan seimbang. Moderatisasi pemikiran yang coba disampaikan oleh ar Razzy dalam podcast bersama Deddy Corbuzier berimplikasi pada terciptanya masyarakat muslim (terutama digital) yang lebih bijak dalam menyikapi perbedaan. Hal ini setidaknya tergambar dalam respon digital dalam kolom komentar podcast. Selain itu, kemunculan banyak cuplikan video dalam unggahan YouTube Shorts dengan judul video bernarasi positif, menjadi bukti penguat lainnya bahwa lebih banyak pihak yang setuju dengan pendapat dan misi moderat yang dibawa ar Razzy dalam podcast.
Nafs dan Qalb dalam Perspektif Neurosains dan Impliksinya terhadap Pendidikan Islam Muhammad Fajrul Mahardhika
FENOMENA Vol 14 No 1 (2022): FENOMENA VOL 14, NO. 1, 2022
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v14i1.5965

Abstract

Hakikatnya bahwa Allah SWT. menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangan. Nafs dan qalb dalam kehidupan seseorang tidak lah bisa terpisahkan sebab saling berhubungan dalam sebuah sistem syaraf. Nafs merupakan suatu perilaku yang sudah ada pada diri manusia sejak lahir atau bisa dikatakan syahwat atau nafsu seseorang. Sedangkan, qalb merupakan fungsi dari system limbik yang memahami atau menyadari dalam melakukan sesuatu hal. Pendidikan islam sendiri ialah suatu pentaatan diri sendiri terhadap suatu kekuasan Allah SWT, mengembangkan suatu aspek ritualistas dibandingkan mengembangkan aspek spiritual. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif.
Pembacaan Hadrah Basaudan (Studi Living Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatus Salikin Desa Pembuang Hulu) Maulidah, Afwah Nur; Erawati, Desi; Munirah, Munirah
FENOMENA Vol 14 No 2 (2022): FENOMENA VOL 14, NO. 2, 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v14i2.5966

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena pembacaan Hadrah Basaudan sebagai solusi di masyarakat yang saat ini memiliki rendahnya tingkat kesadaran terhadap pentingnya membumikan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ada dua tujuan dalam penelitian ini yaitu menggali prosesi pelaksanaan dan pemaknaan tradisi Hadrah Basaudan serta melihat persepsi santri putri terhadap pembacaan Hadrah Basaudan. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif yang menguraikan secara sistematis fakta dan data secara faktual. Sumber data utama yang digunakan adalah hasil wawancara dan survei kegiatan pembacaan Hadrah Basaudan yang dilakukan oleh santri putri pondok pesantren Hidayatus Salikin serta literatur yang relevan. Penelitian ini menggunakan teori paradigma masyarakat kultural oleh Emile Durkheim dan resepsi fungsional oleh Ahmad Rafiq. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Praktik tradisi pembacaan Hadrah Basaudan dilakukan dengan rutin dan berisi bacaan yang berintikan sebagai pujian kepada Nabi Muhammad disertai dengan interaksi terhadap ayat al-Qur’an yaitu surat al-Fatihah, surat Yasin dan surat al-Anbiya ayat 101-112 yang memiliki makna sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, Nabi Muhammad, dan tokoh-tokoh mulia dalam Hadrah Basaudan. 2) Persepsi para santri putri terhadap Hadrah Basaudan adalah sebagai proses pensucian diri kepada Ilahi, memperlancar bacaan al-Qur’an, perlindungan diri, tolak bala, penjagaan hati, pengabulan hajat, mempermudah urusan dan sebagai pengingat untuk diri.
Manajemen Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Nurhalimah, Kartika Fitri; Tahir, Muhammad; Suratman, Suratman
FENOMENA Vol 14 No 2 (2022): FENOMENA VOL 14, NO. 2, 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v14i2.6159

Abstract

Manajemen Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. UNESCO menyebutkan Indonesia menempati peringkat ke dua terbawah mengenai literasi dunia. Central Connecticute State University, Indonesia menjadi pemegang rangking 60 dari 61 Negara terkait dalam hal ketertarikan untuk membaca, dibawah Negara Thailand yang menduduki peringkat 59. Kalimantan Timur menduduki peringkat ke- 4 di Indonesia. Dilihat dari data yang dimiliki oleh perpustakaan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, minat baca di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda harus terus ditingkatkan, guna memperoleh hasil yang lebih baik untuk kedepan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca mahasiswa, serta mengetahui suasana minat baca yang ada di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian Mix Method jenis Sequential Exploratory. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data statistik sederhana dan analisis data tunggal yang meliputi kondensasi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dalam menggunakan jasa layanan perpustakaan masuk ke dalam kategori memuaskan dengan presentase sebesar 78,07%. Selanjutnya suasana minat baca memperoleh kategori Tinggi dengan hasil presentase sebesar 66,66%. Jadi, secara keseluruhan hasil yang diperoleh dari data kualitatif diperoleh kategori memuaskan. Sedangkan data kuantitatif sebesar 73,64% yang mana termasuk dalam kategori tinggi.
Desain Pembelajaran Aqidah Akhlak Kelas IV di MI TPI Keramat Banjarmasin Mahmuda, Nur
FENOMENA Vol 15 No 1 (2023): FENOMENA VOL 15, NO. 1, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v15i1.6160

Abstract

Abstract Aqidah Akhlak at Madrasah Ibtidaiyah includes Islamic Religious Education which aims to introduce, understand, and maintain true beliefs or faith, and learn how to interact with fellow human beings (Habluminannas) and with God (Habluminallah). In the learning objectives of Aqidah Akhlak, it includes three aspects of basic abilities which are a benchmark for student success in the learning process, namely cognitive, affective, and psychomotor aspects. The design pattern of Aqidah Akhlak learning must be carefully prepared and implemented as well as possible so that learning becomes effective and efficient so that it can achieve learning objectives. This research is a field research with a qualitative approach and descriptive method. The results of this study can be concluded that in the preparation and development of the Aqidah Akhlak learning design at MI TPI Keramat Banjarmasin the following things are carried out: 1) Analyze and pay attention to student characteristics; 2) Select and define learning approaches, strategies and methods; and 3) Establish a learning evaluation. Keywords: Desain, Pembelajaran Aqidah Akhlak
The History of Muhammadiyah and Its Existence in Building Educational Institutions in Berau District Samsiadi, Samsiadi
FENOMENA Vol 15 No 1 (2023): FENOMENA VOL 15, NO. 1, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v15i1.6502

Abstract

This study aims to determine the history of expanding the development of Muhammadiyah educational institutions off the Java. In this case, the researcher will examine the early history of Muhammadiyah development in the Berau Regency and its existence in building Muhammadiyah educational institutions in the Berau Regency. This is qualitative research with historical methods. The data collection techniques used in this study were literature studies and interviews. The result of the study was in 1933, Muhammadiyah had begun to be known by the people of Berau Regency since the presence of two Muhammadiyah cadres. The presence of the two preachers named Soetomo from Surabaya, East Java and Ustaz Muhammad Maksum Ideris from Banjarmasin, South Kalimantan. In 1937, a building with the center of Muhammadiyah activities was built, which is located at Jalan Jendral Sudirman, Tanjung Redeb, Berau Regency. In the early 1980 Muhammadiyah Tanjung Redeb began to seem to be stretching again and began to organize formal education, the first formal schools built were TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) in 1980, SD Muhammadiyah 1980, SMP Muhammadiyah in 1983, SMA Muhammadiyah 1982, Muhammadiyah Vocational School in 2002. STIE Muhammadiyah 1991 has now changed to University of Muhammadiyah Berau 2020. STIT Muhammadiyah in 2003.
Penolakan Permohonan Dispensasi Perkawinan di Pengadilan Agama Samarinda: Analisis Yuridis dan Hukum Islam Muliani, Mila; Murjani, Murjani; HS, Maisyarah Rahmi; Yuni, Lilik Andar
FENOMENA Vol 14 No 2 (2022): FENOMENA VOL 14, NO. 2, 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v14i2.6925

Abstract

Sebagian besar permohonan dispensasi perkawinan dikabulkan oleh Hakim terlebih apabila terdapat alasan yang mendesak. Namun kenyataan di lapangan faktanya tidak demikian, dimana tidak semua permohonan dispensasi perkawinan yang terdapat alasan mendesak disetujui oleh Majelis Hakim. Seperti halnya putusan dispensasi perkawinan Nomor 335/Pdt.P/2021/PA.Smd dimana permohonan ini tidak diterima dan putusan Nomor 153/Pdt.P/2021/PA.Smd ditolak. Penetapan Pengadilan Kelas 1A ini menarik untuk diteliti untuk melihat perbedaan pertimbangan Majelis Hakim dan alasan permohonan tidak diterima dan ditolak yang seperti kita ketahui adalah hal yang berbeda. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, dokumentasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu dari sisi yuridis Majelis Hakim mempertimbangkan syarat formil dan materil dari permohonan. Permohonan Nomor 335/Pdt.P/2021/PA.Smd tidak diterima disebabkan oleh tidak terpenuhinya syarat formil dan syarat materil sedangkan permohonan dispensasi perkawinan Nomor 153/Pdt.P/2021/PA.Smd ditolak disebabkan tidak terpenuhinya syarat materil permohonan. Dari sisi Hukum Islam Majelis Hakim mempertimbangkan dispensasi perkawinan Nomor 335/Pdt.P/2021/PA.Smd dan Nomor 153/Pdt.P/2021/PA.Smd dengan melihat maslahat dan mafsadat dari kedua permohonan kemudian menggunakan kaidah fiqh dan maslahah daruriyah sebagai pertimbangannya.
Gadai pada Era Kontemporer: Perspektif Hadis dan Kearifan Lokal Ardiansyah, Ardiansyah; Yuspin, Andi Didi; Zakariya, Zakariya; Husain, Hukmiah
FENOMENA Vol 15 No 1 (2023): FENOMENA VOL 15, NO. 1, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v15i1.7091

Abstract

Abstract This research examines the practice of pawning in accordance with religious values ​​and local wisdom which is the philosophy or way of life of the people so that they can identify pawning practices that are unfair and detrimental. This study aims to determine the practice of land pawning based on the perspective of hadith and local wisdom of the community. This study uses qualitative methods, data collection is done by means of observation, interviews and documentation. Data collection in this study is divided into two ways. First, literature research by looking for sources from the Koran and hadith related to pawning. Second, conducting interviews with the community regarding pawning practices based on local wisdom principles. The results of this study indicate that the hadith narrated by Muslim Number 3008 after takhrij hadith, sanad criticism, matan criticism, and syarah hadith are declared as valid hadith and can be used as evidence and provide information that pawning transactions are allowed in Islam. In addition, the results of this study also provide information that the people of Kading Village make use of Bugis local wisdom values, namely Getteng, Lempu, Ada Tongeng in pawn transactions, so that even though there is no written evidence between the two parties they still trust one another. Keywords: Pawn Practice, Hadith Perspective, Local Wisdom