cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Analisis Penerapan Metode Statistical Process Control untuk Mengendalikan Kualitas Produk Papan Plywood Dekoratif Aura Salsabila Yusup; Ade Momon S
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1139

Abstract

Dalam upaya mempertahankan daya saing, PT XYZ menghadapi masalah tingginya persentase produk defect papan plywood dekoratif dan postforming yang mencapai 3,85%, melebihi batas toleransi 3,40%. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dengan peta kendali-P serta alat bantu pareto, histogram, dan diagram Ishikawa untuk menganalisis akar penyebab cacat. Hasil menunjukkan jenis defect dominan berupa noda kotor, kertas luka, kerusakan plywood, dan pinhole, yang sebagian besar dipicu oleh ketidakteraturan bahan baku dan prosedur kerja. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada penguatan pengawasan material, standarisasi proses, serta pelatihan operator. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pendekatan berbasis data untuk menekan tingkat cacat, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat daya saing produk di pasar domestik maupun internasional.
Design Optimization of CNC Router 2413 for the Interior Design Industry Using Reverse Engineering and DFMA Ramadhan, Chandra; Dewa Kusuma Wijaya; Rudi Tjahyono
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1148

Abstract

The wood industry faces prolonged production times due to the use of conventional tools and the declining number of artisans. This study aims to design the CNC 2413 machine to meet the production needs of the interior design industry by improving efficiency, precision, and adaptability. The design process applies the Reverse Engineering approach combined with Design for Manufacturing and Assembly (DFMA). The key technical aspects include torque calculation, Center of Gravity (CoG) analysis, and assembly mapping. The results indicate that a 3-axis CNC router is sufficient for cutting and engraving tasks, requiring a minimum torque of 0.4116 N·m (Y-axis), 0.3528 N·m (X-axis), and 0.0156 N·m (Z-axis), with a spindle torque of 0.159 N·m. The Nema 24 stepper motor and Bosch GKF router were selected as they meet the specified requirements. The CoG analysis produced X = 56.9–63.0 cm, Y = 100.9–127.3 cm, and Z = 3.884 cm, demonstrating structural stability and resistance to vibration. This design is considered feasible and reliable for long-term use. In addition, the study offers practical significance in terms of potential production cost savings through lower power consumption compared to conventional machines and the opportunity to enhance the production capacity of small and medium enterprises (SMEs) in the interior design sector. This research provides a practical reference for developing CNC routers using locally sourced components, aligned with the technical and economic needs of the interior design industry.
The Effect of Human Resource Competency Development on The Productivity of Salted Fish UMKM Centers In Pulau Pasaran Lampung Titin Rosdyanti; Bunga Aditi; Pratama, Reza Hardian; Eka Gustinasari; Elita Yuni Setiyarini
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1173

Abstract

National economic growth is supported by micro, small, and medium enterprises (MSMEs). To meet community needs, this study analyses the influence of human resource (HR) competency development on the productivity of salted fish MSMEs in Pasaran Island, which is known as a traditional fish processing centre in Bandar Lampung, Indonesia. The research focuses on four key indicators of HR competency: technical skills training, improvement of managerial abilities, mastery of simple technology, and participation in certification or quality improvement programs. A quantitative associative approach was employed, involving 100 respondents selected through purposive sampling. Data were analysed using Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with SmartPLS 3.2.9. The results show that all four variables significantly affect MSME productivity, with certification or quality improvement programs having the strongest influence. These findings highlight the importance of structured HR development strategies in enhancing production efficiency, product quality, and business sustainability. This study provides theoretical contributions to HR management science and practical recommendations for MSME actors and policymakers in improving the competitiveness of traditional fish processing industries at both local and national levels. The finding that certification or quality improvement programs have the strongest influence provides new empirical evidence that formal legitimacy (certification) and quality standardisation are integral to HR development. The results also emphasize the importance of participating in technical training, improving managerial abilities, mastering simple technology, and actively participating in certification programs to enhance productivity and product quality.
Analisis Nilai Kekerasan, Nilai Ketangguhan dan Struktur Mikro pada Multiple Repair dan Post Weld Heat Treatment (PWHT) Pengelasan HARDOX 500 Andiana, Rocky; Mukhlis; Wiratama, Daffa Ramadhan Arya; Zindhu Maulana Ahmad Putra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/xzgr4c53

Abstract

Perbaikan berulang (multiple repair) pada baja HARDOX 500 menggunakan las berisiko menurunkan sifat mekanisnya. Penelitian menganalisis dampak dari jumlah repair dan durasi Post-Weld Heat Treatment (PWHT) terhadap sifat mekanis dan mikrostruktur. Metode penelitian adalah eksperimental dengan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) pada baja HARDOX 500. Variabel meliputi jumlah repair (tanpa repair, 1x, dan 2x) serta durasi holding time PWHT (30 dan 60 menit). Analisis dilakukan melalui uji kekerasan Vickers, uji impak Charpy, dan pengamatan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan penambahan jumlah repair dapat meningkatkan nilai kekerasan namun menurunkan nilai ketangguhan material. Fenomena ini diatribusikan pada peningkatan masukan panas kumulatif dan formasi fasa bainit. Sebaliknya, proses PWHT dengan durasi holding time yang lebih lama (60 menit) terbukti efektif menurunkan nilai kekerasan, yang konsisten dengan terjadinya pertumbuhan butir dan pembentukan fasa ferit asikular yang lebih lunak. PWHT disimpulkan dapat memulihkan sebagian ketangguhan yang hilang akibat proses repair.
Analisis Kegagalan Sistem Ship Unloader 2 Menggunakan Metode FMEA dan FTA Maulidy, Muhammad Satrio; Akhmad Wasiur Rizqi; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kegagalan sistem ship unloader 2 di PT ABC dengan mengintegrasikan metode failure mode and effect analysis (FMEA) dan fault tree analysis (FTA). Data penelitian diperoleh dari catatan breakdown periode November 2024 – April 2025 serta kuesioner kepada enam responden berpengalaman. FMEA digunakan untuk mengidentifikasi mode kegagalan dan menghitung risk priority number (RPN) berdasarkan parameter severity, occurrence, dan detection. Hasil analisis menunjukkan empat komponen dengan nilai RPN tertinggi, yaitu motor vertikal 2M2 (152), gear pinion inlet device (119), baut shaft vertikal No.1 (110), dan motor vertikal 2M1 (103). Komponen tersebut selanjutnya dianalisis dengan FTA guna menelusuri akar penyebab kegagalan melalui struktur logika AND/OR hingga ke basic events. Hasil FTA mengungkap bahwa faktor dominan pemicu kerusakan adalah beban berlebih, material scaling, vibrasi berlebih, kelelahan material, serta keausan mekanis akibat usia dan benturan. Berdasarkan temuan ini, disusun rekomendasi mitigasi berupa pengendalian beban material, pemasangan sensor monitoring, inspeksi rutin, dan penguatan prosedur operasional. Kontribusi penelitian ini bersifat teoritis, dengan menunjukkan efektivitas integrasi FMEA dan FTA dalam menganalisis kegagalan peralatan bongkar muat curah, serta praktis, melalui usulan strategi mitigasi yang dapat diimplementasikan langsung oleh PT ABC untuk menekan downtime dan meningkatkan keandalan sistem.
Analisis Waktu Dan Biaya Proyek Sistem Sie Water Menggunakan Metode CPM DAN PERT: (Studi Kasus: PT.Swadaya Graha) Nur Fitria Lauriska; Yanuar Pandu Negoro; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1194

Abstract

Proyek fabrikasi baja memerlukan perencanaan yang komprehensif untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif dalam aspek waktu, biaya, dan mutu. Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara waktu dan biaya pada proyek sistem side water di PT Swadaya Graha dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT). Kedua metode digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis, memperkirakan durasi penyelesaian proyek, serta mengevaluasi aktivitas yang berpotensi menyebabkan keterlambatan. Sebagai pengembangan dari analisis utama, penelitian ini juga menambahkan variabel biaya yang dihitung berdasarkan durasi aktivitas dan estimasi biaya per hari pada kondisi normal, percepatan (crashing), dan keterlambatan. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar biaya proyek terkonsentrasi pada aktivitas di jalur kritis, sehingga pengawasan dan pengendalian pada jalur tersebut menjadi prioritas utama. Integrasi analisis waktu dan biaya menunjukkan bahwa percepatan proyek mampu menurunkan total biaya sebesar Rp209.400.000 dibandingkan dengan skenario keterlambatan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen proyek dalam mengoptimalkan efisiensi sumber daya serta meminimalkan risiko keterlambatan dan pemborosan anggaran.
Analisis Pengaruh Keanggotaan BRICS Terhadap Ekspansi Pasar dan Daya Saing UMKM di Indonesia Syaqiq, Muhammad; Kharisma Nawang Sigit; Amy Novalia Esmiati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keanggotaan Indonesia dalam BRICS terhadap ekspansi pasar dan daya saing UMKM, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung yang dapat memperkuat posisi UMKM di pasar internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kombinatif melalui system approach dan metode Delphi. System approach digunakan untuk memetakan hubungan antara kebijakan internasional, dukungan pemerintah, kesiapan UMKM, serta peluang dan tantangan pasar global. Sementara itu, metode Delphi melibatkan responden yang terdiri dari akademisi, pelaku UMKM, dan para ahli untuk memperoleh konsensus faktor-faktor strategis dalam penguatan daya saing UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanggotaan Indonesia dalam BRICS berpotensi memperluas akses pasar ekspor, terutama ke Tiongkok dan India yang menjadi tujuan utama. Namun, UMKM menghadapi tantangan berupa keterbatasan kualitas produk, standarisasi internasional, serta persaingan ketat dengan produk lokal negara BRICS. Faktor pendukung utama yang diidentifikasi meliputi dukungan kebijakan pemerintah, inovasi produk, digitalisasi dan e-commerce, serta akses pembiayaan ekspor. Dengan sinergi antara pemerintah, asosiasi bisnis, dan pelaku UMKM, keanggotaan Indonesia dalam BRICS dapat menjadi peluang strategis untuk memperkuat daya saing UMKM di tingkat global.
Peramalan Permintaan Produksi Gempur 480sl 5 Liter Menggunakan Metode Moving Average Dan Exponential Smoothing Herlambang Adriano, Moh Kevin; Andesta, Deny; Salim Dahda, Said
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1221

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, permasalahan utama yang dihadapi adalah gangguan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) seperti gulma, yang berdampak pada menurunnya hasil produksi. Salah satu solusi yang digunakan adalah herbisida, di antaranya produk Gempur 480SL (5 liter) yang diproduksi PT XYZ. Permintaan terhadap produk ini menunjukkan pola fluktuatif yang signifikan sepanjang tahun 2024, dengan total penjualan 137.115 box. Fluktuasi tersebut menimbulkan tantangan dalam perencanaan produksi dan distribusi karena berisiko menyebabkan overstock maupun stockout. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang tepat untuk membantu perusahaan dalam mengantisipasi kebutuhan permintaan di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola permintaan dan menentukan metode peramalan yang paling akurat. Data yang digunakan adalah data penjualan bulanan tahun 2024. Beberapa metode yang digunakan dalam peramalan antara lain Moving Average (periode 1 bulan dan 3 bulan), Single Exponential Smoothing dengan berbagai nilai α (0,1; 0,5; dan 0,9), serta Triple Exponential Smoothing (Holt-Winters). Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Triple Exponential Smoothing memberikan tingkat akurasi terbaik dengan nilai MAPE sebesar 14%, dibandingkan metode lainnya yang memiliki tingkat error lebih tinggi. Dengan demikian, metode ini direkomendasikan sebagai pendekatan yang lebih efektif bagi PT XYZ dalam memproyeksikan permintaan Gempur 480SL. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu peramalan agroindustri, khususnya dalam pemilihan metode forecasting yang tepat untuk mengatasi fluktuasi permintaan produk pestisida. Penelitian ini diharapkan dapat membantu PT XYZ dalam mengoptimalkan manajemen rantai pasok serta mengurangi risiko kelebihan atau kekurangan stok.
Penetapan Prioritas Lokasi Pembangunan Jaringan Fiber Optic Telkom Makassar Dengan Menggunakan AHP-TOPSIS Nabila, Niken Salma; Ciptomulyono, Udisubakti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan prioritas lokasi pembangunan jaringan fiber optic Telkom Makassar, yang dilatarbelakangi dengan tingginya jumlah ODP Black sebanyak 992 titik hingga tahun 2025, serta fluktuasi alokasi Capex dari Rp 87 Miliar pada 2022 menjadi Rp 77 Miliar pada 2024. Ketidaktepatan perencanaan tersebut menunjukkan perlunya pendekatan pengambilan keputusan yang lebih sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode kombinasi AHP-TOPSIS, dimana AHP yang diintegrasikan dengan metode Delphi untuk menjaring opini 5 (lima) responden para ahli digunakan dalam penentuan bobot kriteria, dan TOPSIS digunakan untuk meranking prioritas lokasi pembangunan jaringan fiber optic dengan total alternatif 17 (tujuh belas) lokasi Sentral Telepon Otomat (STO). Hasil penelitian ini diperoleh bobot untuk masing-masing subkriteria dari hasil integrasi Delphi dan AHP dengan mean ≥ 5 (lima)  yaitu Jumlah Calon Pelanggan (0.1754), Capex per Port (CPP) (0.1247), Okupansi (0.1106), Jumlah Homepass (0.1099), Perizinan Jalur Kabel (0.1076), Kepadatan Hunian (0.0906), Pendapatan per kapita Penduduk (0.0757), Sitac (0.0752), Kualitas Core Idle (0.0682), dan Jalur Kabel (0.0620). 10 (sepuluh) subkriteria yang kemudian diolah dengan metode TOPSIS dan diperoleh 3 (tiga) lokasi prioritas untuk pembangunan jaringan fiber optic Telkom Makassar yaitu STO Sungguminasa, STO Panakkukang, dan STO Balaikota.
Peramalan permintaan produksi gempur 480sl 1 liter menggunakan metode Double exponential smoothing dan Triple exponential smoothing Al-rozaq, Faisal akbar; Salim Dahda, Said
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1223

Abstract

Peramalan permintaan produk merupakan aspek penting dalam perencanaan dan pengendalian produksi, khususnya di industri agrokimia yang menghadapi fluktuasi kebutuhan pasar. PT XYZ sebagai produsen pestisida menghadapi tantangan dalam menentukan jumlah produksi herbisida sistemik cair Gempur 480 SL kemasan 1 liter, yang memiliki permintaan pasar bersifat dinamis dipengaruhi faktor musiman, cuaca, serta kondisi pertanian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola permintaan produk, mengaplikasikan beberapa metode peramalan, serta mengidentifikasi metode dengan tingkat akurasi terbaik. Data yang digunakan berupa permintaan historis selama periode Januari 2023 hingga Desember 2024 dengan total permintaan sebanyak 252.400 box. Metode peramalan yang diterapkan meliputi,Double Exponential Smoothing, dan Triple Exponential Smoothing (Winters). Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pola permintaan bersifat musiman dengan tingkat fluktuasi yang cukup tinggi. Evaluasi akurasi menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil analisis, metode Triple Exponential Smoothing (Winters) dengan parameter α = 0,59; β = 0,14; γ = 0,10 menghasilkan tingkat kesalahan terkecil dengan nilai MAPE sebesar 40%, MAD sebesar 3.516, dan MSE sebesar 17.312.362. Dengan demikian, metode ini direkomendasikan sebagai pendekatan yang lebih tepat dalam meramalkan permintaan produk Gempur 480 SL, karena mampu menangkap pola data musiman dan tren secara lebih akurat dibandingkan metode lain. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu perusahaan dalam merencanakan produksi, meminimalkan risiko overstock maupun stockout, serta mendukung efisiensi biaya dan peningkatan daya saing perusahaan.