cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Analisis Perbandingan Metode Full Costing Dan Variable Costing Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi Kue Kering Kembang Goyang: (Studi Kasus: UMKM Langgeng Rasa) Putra Adinata, Luthfi; Dahda, Said Salim
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan metode full costing dan variable costing dalam penentuan harga pokok produksi (HPP) pada UMKM Langgeng Rasa yang memproduksi kue kering tradisional kembang goyang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penentuan HPP yang tepat sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk agar UMKM mampu bersaing dan memperoleh keuntungan optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan meliputi biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik baik tetap maupun variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode full costing menghasilkan nilai HPP yang lebih tinggi karena memasukkan seluruh unsur biaya produksi, sedangkan metode variable costing hanya menghitung biaya variabel sehingga menghasilkan nilai HPP yang lebih rendah. Perbedaan ini memberikan implikasi terhadap strategi penetapan harga jual dan analisis profitabilitas. Dengan demikian, pemilihan metode yang tepat dapat membantu UMKM dalam meningkatkan akurasi perhitungan biaya, penentuan harga, serta pengambilan keputusan manajerial.
Optimasi Sistem Selective Catalytic Reduction (SCR) Dengan Cairan Urea Untuk Reduksi Emisi NOx Pada Mesin Diesel Caterpillar 3600 Pembangkit Listrik Yunus Lapu Toding; Atus Buku; Corvis L Rantererung
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1145

Abstract

Emisi nitrogen oksida (NOx) dari mesin diesel pembangkit listrik merupakan tantangan utama dalam mencapai standar emisi lingkungan yang semakin ketat sesuai Peraturan Menteri LHK No. 13 Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) menggunakan cairan urea dalam mereduksi emisi NOx pada mesin diesel Caterpillar 3600 series di PT Puncak Jaya Power. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain before-after control impact (BACI) pada tiga unit mesin (LIP-1, LIP-2, LIP-3) dengan pengukuran emisi menggunakan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) sesuai standar ISO 8178. Data baseline menunjukkan emisi NOx rata-rata 806 ppm sebelum optimasi sistem SCR. Setelah implementasi dan optimasi parameter operasional SCR, unit LIP-4 berhasil mencapai reduksi NOx hingga 68,2% dengan emisi turun dari 286 ppm menjadi 91 ppm. Namun, unit LIP-1, LIP-2, dan LIP-3 masih menunjukkan emisi tinggi rata-rata 900 ppm, mengindikasikan perlunya optimasi lebih lanjut pada parameter suhu operasi, rasio stoikiometri urea, dan kondisi katalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem SCR dengan pengaturan optimal mampu memenuhi target emisi <200 ppm, namun memerlukan penyesuaian spesifik untuk setiap unit mesin berdasarkan kondisi operasional dan karakteristik katalis.
Penerapan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) pada Mesin Produksi untuk Peningkatan Keandalan Bilqis Nada Nabila; Salim Dahda, Said; Dhartikasari Priyana, Efta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1208

Abstract

PT. XYZ sebagai produsen beton masih menghadapi permasalahan kualitas produk berupa retak, segregasi, kuat tekan tidak sesuai, serta dimensi produk tidak presisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kegagalan yang muncul pada proses produksi beton serta merancang langkah pengendalian menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Data terkait cacat produk dihimpun selama periode juli 2024 hingga januari 2025, kemudian dilakukan analisis untuk menghitung nilai Risk Priority Number (RPN). Dari hasil perhitungan, diketahui bahwa cacat dengan nilai RPN tertinggi adalah retak pada beton (RPN=288), diikuti segregasi (RPN=168), kuat tekan tidak sesuai (RPN=162), dan dimensi produk tidak presisi (RPN=48). Analisis lanjutan dengan FTA mengungkap bahwa akar penyebab berasal dari faktor manusia, lingkungan, dan mesin. Usulan perbaikan difokuskan pada peningkatan pelatihan operator, perawatan mesin secara berkala, standarisasi prosedur curing dan mixing, serta pengendalian kondisi lingkungan produksi. Temuan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk beton dan mengurangi tingkat cacat produksi.
Efisiensi Biaya Pengiriman Bahan Baku NPK Menggunakan Dump Truck 25 Ton Dengan Model Linear Programming : (Studi Kasus: PT. Pupuk Kujang) Jabbar Burhan, Anwar Abdul; Nur Amalia, Akhsani
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1225

Abstract

Penelitian ini mengkaji efisiensi biaya logistik menggunakan model linear programming berbasis optimasi multi-kendala dengan mempertimbangkan kapasitas angkut dan biaya inventori. PT. Pupuk Kujang menghadapi tingginya frekuensi pengiriman bahan baku NPK yang dikirim dari gudang asal ke gudang transit. Saat ini PT. Pupuk Kujang masih menggunakan metode lama yang hanya mempertimbangkan dump truck kapasitas 5 ton yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional. Dalam penelitian ini, penentuan kapasitas dump truck dilakukan dengan memilih antara 2 jenis kapasitas, yaitu dump truck kapasitas 5 ton dengan 25 ton. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model linear programming mampu meningkatkan efisiensi operasional logistik hingga 62%, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data dalam manajemen transportasi industri pupuk. Hal ini berpengaruh terhadap rendahnya frekuensi pengiriman bahan baku.
Pemetaan Zona Imbuhan dan Lepasan Air Tanah pada Cekungan Air Tanah (CAT) Camplong Dengan GIS dan Penginderaan Jauh Joko Suparmanto; Welem Daga; Yacob Victor Hayer; Arnoldus Nama; Thessa Bria
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.1230

Abstract

Cekungan Air Tanah (KTA) Camplong terletak di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat zona imbuhan air tanah di Waduk Camplong menggunakan SIG dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penentuan bobot faktor pengaruh menggunakan analisis hierarki dengan metode Analytical Hierarchy Process. Bobot masing-masing faktor pengaruh yang dihasilkan dari analisis hierarki AHP adalah: kerapatan garis geologi (LD) 28%, Geologi 24%, tutupan lahan penggunaan lahan (LULC) 19%, tanah (Soil/S) 16%, kemiringan lereng (SL) 8%, dan kerapatan jaringan sungai (Drainage density/DD) 5%. Zona imbuhan air tanah diperoleh dengan melapiskan peta tematik faktor-faktor pengaruh yang telah dibobot. Hasil overlay peta tematik, zona imbuhan airtanah di lokasi penelitian (GWB Camplong) diklasifikasikan menjadi 3, yaitu zona non potensial, rendah, dan tinggi dengan luas masing-masing zona: zona “Tinggi” dengan luas sekitar 51,05 km2; zona “Rendah” dengan luas sekitar 42,26 km2; zona “Non potensial” dengan luas sekitar 6,69 km2.
Re-Layout Tata Letak Fasilitas Industri Kecil Menengah Iwan Batako Menggunakan Metode Systematic Layout Planning dan Grafik Faredo Shaputra; Fitra; Fathaniah Hashifah; M Zaruhul Khalish
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/ef2nma03

Abstract

Iwan Batako merupakan salah satu industri kecil menengah yang bergerak di bidang produksi bahan galian bukan logam yang memproduksi batu batako dan gorong-gorong. Ditemukan beberapa jarak antar fasilitas yang berjauhan sehingga waktu pemindahan proses produksi menjadi lama. Berdasarkan permasalahan tersebut, Penulis melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana tata letak usulan untuk Iwan Batako dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik untuk mengoptimalkan proses produksi. Berdasarkan hasil evaluasi, alternatif layout yang terpilih adalah layout dengan metode SLP yang memiliki jarak perpindahan sebesar 2429 dibandingkan dengan metode Grafik sebesar 2569,3. Pengurangan jarak dari metode SLP sebesar 1,05 % dari metode Grafik. Untuk luas kebutuhan area produksi layout usulan Iwan Batako didapatkan sebesar 999,1 m2 dari luas area layout awal sebesar 964 m2. Sehingga dengan re-layout tata letak fasilitas tersebut, Iwan Batako dapat lebih memperhatikan tata letak untuk ruang produksi di pabrik agar lebih efektif dan efisien sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Evaluasi Kualitas Layanan pada Jasa Ritel: Pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) untuk Kepuasan Pelanggan Alfatiyah, Rini; Sukwadi, Ronald; Bastuti, Sofian
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian antara ekspektasi pelanggan dengan persepsi mereka terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh minimarket, dengan menggunakan pendekatan Importance Performance Analysis (IPA). Fokus utama dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi atribut-atribut layanan yang memerlukan peningkatan kualitas serta atribut yang kinerjanya sudah sesuai dengan harapan pelanggan dan patut dipertahankan. Sebanyak 100 responden dipilih secara purposive sampling dan diminta untuk memberikan penilaian terhadap 50 atribut layanan melalui instrumen kuesioner dengan skala Likert. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menghitung Tingkat Kesesuaian Indeks (Tki) dan memetakan setiap atribut ke dalam empat kuadran dalam kerangka IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 dari 50 atribut layanan tergolong dalam kuadran Concentrate Here, yang menandakan bahwa atribut-atribut tersebut memiliki tingkat kepentingan tinggi namun performanya masih rendah, sehingga menjadi prioritas utama untuk diperbaiki. Di sisi lain, sebanyak 14 atribut masuk ke dalam kuadran Keep Up the Good Work, yang mencerminkan bahwa minimarket telah memberikan layanan dengan kualitas baik dan sesuai harapan pelanggan, sehingga keberlanjutannya perlu dijaga. Sisa atribut tersebar pada kuadran Low Priority dan Possible Overkill, yang mengisyaratkan adanya peluang untuk efisiensi dalam alokasi sumber daya tanpa mengorbankan kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil tersebut, studi ini merekomendasikan agar manajemen minimarket memfokuskan upaya perbaikan pada atribut-atribut yang dianggap penting namun belum memenuhi ekspektasi pelanggan, sekaligus mempertahankan kinerja atribut yang telah berjalan optimal. Diharapkan, strategi tersebut dapat berkontribusi pada peningkatan kepuasan pelanggan secara menyeluruh serta mendukung efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan dalam jangka panjang.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kecurangan  Laporan Keuangan Dalam Perspektif Fraud Triangle Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Nur Enggelita; Muttiarni; Hasanuddin
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan (pressure), kesempatan (opportunity) dan rasionalisasi (rationalization) terhadap kecurangan laporan keuangan dalam perspektif fraud triangle terhadap potensi terjadinya kecurangan. Objek penelitian ini adalah perusahaan food & beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling, dengn total 18 perusahaan selama tiga tahun pengamatan, menghasilkan 54 data observasi. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan masing – masing perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji koefisien determinasi (R2) menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan, kesempatan dan rasionalisasi berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperkuat sistem pengendalian internal serta menanamkan budaya integritas dalam pengelolaan keuangan untuk meminimalkan risiko fraud.
Analisis Pola Pengangguran Menggunakan Metode Clustering Algoritma K-Means Di Wilayah Kabupaten Cirebon Misbakhul Anam; Annisa Maulana Majid; Ermanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.743

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh banyak daerah di Indonesia, termasuk salah satunya di wilayah Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa lebih dalam terkait pola pengangguran di wilayah Kabupaten Cirebon pada tingkat Kecamatan menggunakan teknik clustering algoritma K-Means yang dipadukan dengan aplikasi RapidMiner.  Data penelitian terkait pola pengangguran diperoleh dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon periode tahun terbaru yakni tahun 2024, yang meliputi data riwayat pencari kerja seperti Latar Belakang Pendidikan dari terendah sampai tertinggi (SD-S1), Jenis Kelamin, Alamat, serta data jumlah Penyerapan Angkatan Kerja Perusahaan berdasarkan Kecamatan. Hasil 3 cluster dengan kategori Pola Pengangguran Tinggi, Pengangguran Rendah, dan Pengangguran Sedang, dipilih sebagai hasil final dalam penelitian ini dengan nilai evaluasi DBI 0.063 yang menunjukan hasil kualitas clustering mendapatkan nilai yang sangat baik. Visualisasi grafik dan pemetaan wilayah menggunakan ArcGIS pada penelitian ini bertujuan untuk mempermudah dalam memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah, khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, dalam merancang program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan terstruktur untuk menanggulangi indikasi pola pengangguran yang ada di wilayah Kecamatan Kabupaten Cirebon berbasis data.
Pengaruh Moral Pajak Terhadap Kepatuhan Pajak Orang Pribadi Dengan Trust Sebagai Pemoderasi: (Studi Kasus: Bank Sulselbar Cabang Barru) Rismayanti; Mira; Masrullah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/j9h5p368

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh moral pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, serta peran trust sebagai variabel moderasi di Bank Sulselbar Cabang Barru. Menggunakan metode kuantitatif dengan 40 responden dan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), hasil menunjukkan moral pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak, menegaskan pentingnya aspek psikologis dalam kebijakan perpajakan. Selain itu, trust memoderasi hubungan tersebut, di mana kepercayaan pada otoritas pajak, sistem, dan kebijakan pemerintah meningkatkan kepatuhan sukarela melalui persepsi positif terhadap transparansi, keadilan, dan pelaya.