cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 828 Documents
Pelatihan Copywriting Periklanan dan Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi UMKM Kelurahan Mangunharjo, Semarang Setyowati, Lenny; Stefani Fierzca Dewi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.11365

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam kegiatan KKU dan KKS pada semester genap tahun akademik 2023–2024. Sasaran pengabdian kepada masyarakat adalah mitra UMKM, tim penggerak, dan ibu-ibu PKK di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Permasalahan yang dihadapi oleh para mitra adalah adanya usaha kecil dan menengah, namun produk dan jasa yang mereka miliki belum semuanya diketahui oleh masyarakat luas, terutama di luar Kelurahan Mangunharjo. Tidak semua mitra mempromosikan potensi dan produk UMKM mereka melalui media sosial. Beberapa mitra masih mengandalkan promosi melalui gethok tular (dari mulut ke mulut), sebagian lain menggunakan media sosial, namun dengan pengetahuan yang masih sederhana. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan media sosial dan teknik advertising copywriting agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat menjadi lebih efektif. Selain itu, mitra juga belum mampu mengelola keuangan UMKM dengan baik, sehingga pengeluaran, pemasukan, dan keuntungan tidak tercatat secara rapi. Pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan sebagian besar pelaku UMKM di Kelurahan Mangunharjo yang menunjukkan bahwa mereka belum mempromosikan produk melalui media sosial dan belum mencatat keuangan secara baik. Hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa selama ini usaha mereka masih dapat berjalan. Inilah yang menjadi fokus perhatian tim pengabdian. Metode yang digunakan adalah pemberian pelatihan penggunaan media sosial untuk pemasaran, pelatihan advertising copywriting, dan pelatihan pelaporan keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias dan mulai memikirkan langkah-langkah untuk mempromosikan produk serta mengembangkan usaha mereka, serta menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang baik.  
Peningkatan Keterampilan Mahasiswa Universitas Gunung Kidul melalui Pelatihan Budidaya Tanaman Sayur dalam Polybag Utami, Angki Intan; Lestari, Rosalia Widhiastuti Sri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.11440

Abstract

Kemampuan budidaya tanaman sayur bagi mahasiswa sangat penting untuk ditingkatkan melalui pelatihan. Hal ini selain untuk memberikan keterampilan soft skill dan hard skill bagi mahasiswa, juga memberikan bekal bagi mahasiswa untuk berwirausaha. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Gunung Kidul. Peserta pelatihan budidaya tanaman sayur dalam polybag adalah 28 mahasiswa Program Studi Administrasi Publik angkatan masuk tahun 2022 yang sedang menempuh mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat. Jumlah polybag yang dibudidayakan sebanyak 84 polybag. Pelatihan diawali dengan mempersiapkan media tanam, masing-masing mahasiswa membudidayakan tiga polybag, dengan tanaman yang berbeda, yaitu kangkung, bayam, dan sawi. Mahasiswa melakukan pemeliharaan tanaman, berupa penyiraman setiap hari, pemupukan, dan proteksi tanaman secara mekanis ketika ditemukan hama di sekitar tanaman. Pemupukan dilakukan dua kali dengan pupuk kandang dan pupuk NPK 16-16-16. Hasil produksi menunjukkan persentase tanaman mati untuk tanaman kangkung adalah 10,7%, tanaman bayam adalah 42,8%, dan tanaman sawi adalah 35,7%. Tingginya persentase tanaman mati karena adanya serangan hama ulat dan cuaca ekstrem hujan tiga hari berturut turut saat awal pertumbuhan. Total keberhasilan budidaya tanaman sayur dalam polybag sebesar 70,23% dan meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang budidaya tanaman sayur sebesar 77,36%.
Integrasi Kegiatan Ecoprint dalam Pendidikan Tinggi untuk Mendukung Kreativitas, Kewirausahaan, dan Pelestarian Alam Siwi Pambayun, Lintang Panjali; Rosalia Widhiastuti Sri Lestari
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.11459

Abstract

Ecoprint merupakan metode pencetakan yang memanfaatkan pewarna alami yang berasal dari daun, batang, maupun bunga di sekitar lingkungan. Teknik ini dianggap ramah lingkungan karena menggunakan bahan-bahan alami yang mudah dijumpai. Motif yang dihasilkan oleh ecoprint sangat khas, tergantung dari jenis daun, batang, atau bunga yang digunakan, meskipun tidak semua bahan dapat langsung diaplikasikan dalam proses ini. Pelatihan ecoprint dilakukan dengan membekali mahasiswa pengetahuan dan bimbingan terkait tahapan-tahapan dalam pembuatan ecoprint. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dengan pemanfaatan bahan alam sehingga mereka dapat ikut melestarikan potensi yang ada di Indonesia serta menghasilkan produk yang bernilai ekonomis serta dapat diaplikasikan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Metode yang dilakukan memiliki tahapan yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Hasil ecoprint yang telah dibuat menjadi berbagai produk yang bernilai guna, seperti tote bag. Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan bahwa pelatihan ini berfungsi sebagai upaya untuk memanfaatkan potensi lokal dari tumbuhan sebagai sumber bahan alami.
Perencanaan Desain Tugu Batas Desa Ujan Mas Kota Pagar Alam Dwi Sastika Putri, Rosyani; Sinta Devi, Debby; Nahriri Bastam, Mukhlis; Khoirul, Ahmad
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11143

Abstract

The construction of the village boundary monument is a form of community service that aims to provide clarity on the administrative boundaries of an area and strengthen village identity. This activity was carried out by lecturers and students of Indo Global Mandiri University in Ujan Mas Village, Jangkar Mas Village, Pagar Alam City, South Sumatra Province, considering that this village does not have a clear boundary marker. The method of implementing this activity consists of several stages, namely location surveys, designing designs using AutoCAD, preparing a Budget Plan (RAB) with Microsoft Excel, making 3D designs using SketchUp and building monuments according to agreed designs. The survey was conducted to determine the strategic location in accordance with the administrative boundaries of the village, while the design was made by considering the aesthetic aspects and character of the village. The preparation of the RAB aims to manage cost needs effectively, so that development can run according to the available budget, the Budget Plan needed for the construction of the village boundary monument is IDR 9,526,500. The result of this activity is a village boundary monument that not only functions as an area marker, but also as a symbol of village identity that strengthens cultural values and clarifies administrative boundaries. The existence of this monument is expected to support more organized regional management and provide long-term benefits for the Ujan Mas Village community.
Desain Sistem Penjualan Pada Juvara Food Rio, Laurentius Rio Ageng Surya Susandy; Novi, Ignatius Novianto Hariwibowo; B. Subhashini; Ni Putu Ayu Utari Widiantini; Christina Nathasya Putri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11232

Abstract

The Juvara Food Sales System is designed to make it easier for customers to find and order cooking spices online. This system is a solution for individuals who want to cook practically without having to mix their own spices. In addition, this system also supports restaurants in obtaining high-quality spices without additional ingredients such as MSG. This service aims to design a sales information system that can help Juvara Food. The development process includes needs analysis, web-based system design, and feasibility evaluation from economic aspects. The design is carried out using context diagrams, data flow diagrams (DFDs), and entity-relationship diagrams (ERDs) to ensure that the system can operate optimally. It is hoped that this system will be able to speed up the digital ordering and payment process as well as expand the target market, as well as provide a more convenient shopping experience for customers.
Tak Mau Menyerah, Ibu-Ibu Warga Desa Jatiendah Belajar Editing Video dengan Capcut Ratnadewi, Ratnadewi; Pasodung, Aikho; Andrianto, Heri; Yapinus, Pin Panji; Meythi, Meythi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11418

Abstract

Residents of RT 5, RW 3, Jatiendah Village, mostly earn as construction workers, open stalls, and sell food. The women in Jatiendah Village, who are primarily housewives dependent on their husband's income, they want to sell food. Limited income and small business capital make it difficult for them to rent a place to sell. High rental costs create an imbalance between income and expenses, ultimately causing their capital to dwindle as they incur losses. The problem that occurs is their inability to create video content to promote their sales. The purpose of this activity is to provide training for the women of Jatiendah Village on how to create video content using the CapCut application. The method used is Asset Based Community Development (ABCD) which develops the ability to make videos. As a result, the women were very enthusiastic about learning the new things. The conclusion of this activity is that Jatiendah villagers benefit from knowledge after being given training in video making and video editing with Capcut. Abstrak— Warga RT 5, RW 3, Desa Jatiendah, sebagian besar berpenghasilan sebagai pekerja bangunan, membuka warung, dan menjual makanan. Untuk ibu-ibu warga desa Jatiendah yang kebanyakan ibu rumah tangga dan bergantung pada penghasilan suaminya, membuat mereka ingin berjualan makanan. Penghasilan yang terbatas dan modal usaha yang kecil membuat mereka kesulitan untuk menyewa tempat berjualan. Sewa tempat yang mahal membuat pemasukan dan pengeluaran menjadi tidak seimbang. Akhirnya modal habis karena mereka merugi. Permasalahan yang terjadi adalah ketidak mampuan mereka untuk membuat konten video untuk mempromosikan jualannya. Tujuan kegiatan di sini adalah memberi pelatihan kepada ibu-ibu warga desa Jatiendah untuk membuat konten video dengan aplikasi Capcut. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang mengembangkan kemampuan membuat video. Hasilnya ibu-ibu sangat antusias belajar hal baru yang mereka dapatkan. Simpulan dari kegiatan ini warga desa Jatiendah mendapat manfaat pengetahuan setelah diberi pelatihan pembuatan video dan editing video dengan Capcut.    
Penyuluhan Penggunaan Listrik yang Efisien dan Aman di Dusun Palintang, Cipanjalu, Cilengkrang, Kabupaten Bandung Heri Andrianto; Aikho Pasodung
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11643

Abstract

One of the prevalent issues in rural communities is the low awareness of efficient and safe use of electricity and electrical appliances, often resulting in hazards such as short circuits, electric shocks, and residential fires, particularly among housewives as the primary users. In response, an educational outreach was conducted on March 18, 2025, as part of the Community Service Program (KKNT) in Palintang Hamlet, Cipanjalu Village. The objective was to provide education and raise awareness about efficient and safe electricity use. Sixteen housewives participated, using the Participatory Action Research (PAR) method with a pre-test and post-test design. The content included electrical safety tips, demonstrations of proper cable installation, and best practices for using electrical appliances. To assess effectiveness, participants completed pre- and post-tests. Results indicated a significant knowledge improvement, with average scores increasing from 73 to 98. This demonstrates the training’s effectiveness in enhancing awareness and understanding of safe electricity use. Participants showed high engagement and expressed intentions to apply the knowledge in their households. This initiative highlights the potential of practical electrical education in rural settings to improve community safety.
Pendidikan Seksual Sejak Dini Melalui Pemutaran Film dan Penyuluhan di PKK RW 30 Batursari, Demak Setyaningrum, Ratna Asih; Taruna Budiono; Amelia Syafira; Nabila Zahrotul Jannah; Bintang Denissa Kemala Putri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.11973

Abstract

Child marriage remains a critical issue in Central Java, including in Demak Regency, particularly due to cases of premarital pregnancy. One of the root causes is the lack of early sexual education. This Community Service Program aimed to raise awareness and understanding among parents—specifically PKK women cadres in RW 30, Batursari Village—on the importance of providing sexual education at home from an early age. The activity employed a participatory outreach method, beginning with the screening of short films on sexual education, followed by an educational session led by an educational psychologist. The results indicate an increase in participants’ understanding of early sexual education, along with a stronger readiness to discuss the topic openly with their children or grandchildren. The use of film proved effective in building empathy and served as an emotional bridge to open dialogue. This program demonstrates that media and communication-based interventions, when applied contextually and sensitively, can help shift public perception on issues still widely considered taboo. Keywords— child marriage, early sexual education, film media, parental role, participatory outreach. Abstrak—Pernikahan anak masih menjadi isu yang mengkhawatirkan di Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Demak, terutama akibat kehamilan di luar nikah. Minimnya pendidikan seksual sejak dini menjadi salah satu penyebab utama. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua, khususnya ibu-ibu kader PKK RW 30 Kelurahan Batursari, tentang pentingnya memberikan pendidikan seksual sejak dini di lingkungan keluarga. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan berbasis partisipatif yang diawali dengan pemutaran film pendek bertema pendidikan seksual, dilanjutkan dengan sesi penyuluhan oleh psikolog pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pendidikan seksual sejak dini, serta tumbuhnya kesiapan untuk mulai membicarakan topik tersebut secara terbuka dengan anak atau cucu. Film terbukti efektif membangun empati dan menjadi jembatan emosional untuk membuka ruang diskusi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis media dan komunikasi yang sensitif konteks dapat mendorong perubahan persepsi masyarakat terhadap isu yang selama ini dianggap tabu. Kata Kunci— media film, pendidikan seksual sejak dini, penyuluhan partisipatif, peran orang tua, pernikahan anak.
Peningkatan Literasi Keuangan, Efikasi Diri, dan Perilaku Kredit Berisiko melalui Workshop Smart Money Management bagi Mahasiswa Kirirom Institute of Technology, Cambodia Junita, Imelda; Malinda, Maya; Dharmasetiawan, Johannes Buntoro; Joni, Joni; , Meythi; Martusa, Riki; Setiawan, Santy; Rapina; Kuang, Tan Ming; Setyawan, Surya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.12009

Abstract

The Smart Money Management community service program was designed to improve financial literacy, self-efficacy, and reduce risky credit behavior among students at Kirirom Institute of Technology (KIT), Cambodia. In the context of students facing challenges in personal financial management due to lack of knowledge and experience, this program aims to equip them with basic knowledge of financial management through an educational and interactive approach. The implementation method includes delivering materials on the concepts of SMART Goal and Smart Money Management, as well as participatory training activities in the form of frugal living action pictures. The evaluation results showed that the financial literacy score increased from 2.37 to 2.57, and self-efficacy from 3.28 to 3.7, while the perception of risky credit behavior decreased by 0.08 points. In addition, the results of the personal assessment showed an increase in the number of students who had a high understanding of finance from 2 to 7 people. These findings indicate that the program was successful in improving participants' understanding and positive attitudes towards financial management. Thus, this program contributes to strengthening students' ability to make wise financial decisions and fostering a disciplined and independent attitude in managing their finances in the future.
Optimalisasi Nilai Komersial Produk Pertanian Kelompok Tani Melalui Pemasaran Digital Untuk Mendukung Program Patuwen Kopi Irawan, Paulus Lucky Tirma; Windra Swastika; Sultan Arif Rahmadianto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.12037

Abstract

The Patuwen Kopi program initiated by Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) involves four coffee farmer groups in Malang and Jombang that face significant challenges in product marketing. The primary problems include limited marketing access, dependency on middlemen, and lack of knowledge about digital marketing strategies, resulting in declining economic value of coffee products. This study aims to optimize the commercial value of agricultural products through the development of a website-based digital marketing platform to support the sustainability of the Patuwen Kopi program. The research employed Participatory Rural Appraisal (PRA) methodology consisting of four stages: problem identification using 5 Whys technique, community needs identification, determination of alternative solutions and problem-handling priorities, and identification of ideal solutions. This approach ensures active participation of farmer groups in formulating sustainable solutions. The study successfully developed an e-commerce website application with five main features: landing page for digital marketing media, product page for catalog and ordering, article page for community branding, admin page for dynamic content management, and transactional page for sales recording. The website is integrated with WhatsApp to facilitate communication and transactions, equipped with monthly sales reporting system. The developed digital platform successfully meets the needs of farmer groups in terms of digital marketing, community branding, and transaction recording. The application has undergone limited testing and meets community expectations to support the Patuwen Kopi program, with potential for further development according to future business needs.