cover
Contact Name
Dhanan
Contact Email
lppm.amni@gmail.com
Phone
+6289667747299
Journal Mail Official
admin@jurnal.unimar-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Sukarno Hatta No. 180 Semarang, 50199
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : https://doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman, Kepelabuhanan, Ilmu kenautikaan, Teknik Mesin, permesinan kapal. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 248 Documents
ANALISIS PENGARUH HUMAN FAKTOR TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DI KAPAL PENUMPANG PERUSAHAAN SURABAYA Malik, Djamaludin; Mudiyanto; Widodo, Wisnoe
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.457

Abstract

Kecelakaan tidak disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan tunggal, tetapi diakibatkan oleh serangkaian kesalahan. Kesalahan manusia dapat digambarkan sebagai kesalahan pengambilan keputusan, tindakan yang tidak dilakukan dengan benar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pengaruh human factor terhadap keselamatan pelayaran. Manusia mempunyai kemampuan dan keterbatasan tertentu. Kinerja manusia dipengaruhi oleh pengetahuan dan ketrampilan. Ada banyak faktor manusia yang mempengaruhi keselamatan dalam domain ini seperti yang kelelahan, kesadaran situasi, komunikasi, serta stress. Pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini adalah dengan menguji teori dengan cara mengukur variabel-variabel dalam penelitian ini secara numerik dan menganalisis data menggunakan prosedur statistik. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data dengan teknik non-probability sampling pada Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan 120 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode statistik inferensial yang digunakan dalam analisis data penelitian adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa human factor berpengaruh signifikan terhadap keselamatan pelayaran. Artinya adalah Faktor ketrampilan awak kapal di kapal penumpang sebagai kompetensi wajib yang dimiliki untuk bernavigasi di laut lepas maupun di alur pelayaran. Keselamatan pelayaran juga dipengaruhi oleh komunikasi. Komunikasi sangat penting, baik komunikasi dengan pihak pelabuhan/agen, maupun komunikasi dengan perusahaan, terlebih penting komunikasi antar kapal untuk menghindari bahaya tubrukan
MENGKAJI TINGKAT KESEIMBANGAN KEHIDUPAN-KERJA DAN KESEJAHTERAAN HIDUP ALUMNI PENDIDIKAN VOKASI KEMARITIMAN (STUDI PADA ALUMNI PROGRAM DIPLOMA NAUTIKA) Hermawati, Renny; Aryani, Desy Yuli; Suherman; Sagala, Ade Irma
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.459

Abstract

Kepeminatan masyarakat pada pekerjaan awak kapal di Indonesia semakin meningkat. Padahal menjadi seorang awak kapal bukanlah hal yang mudah, sebab dituntut untuk bekerja secara professional, salah satunya adalah dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan masa kontrak yang telah disepakati antara awak kapal dengan perusahaan dimana hal tersebut dituangkan melalui Perjanjian Kerja Laut. Namun, di balik tuntutan profesionalisme tersebut, kesejahteraan hidup pelaut menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kemampuan mereka untuk menjalankan tugas dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi determinan pendorong tingkat keseimbangan kehidupan serta kesejahteraan alumni pendidikan vokasi kemaritiman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, yang dilaksanakan dengan pendekatan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan pendorong tingkat keseimbangan kehidupan kerja alumni pendidikan vokasi kemaritiman meliputi: kesadaran akan karakteristik pekejaan, keseimbangan waktu, kelebihan beban kerja dan kepemimpinan Nakhoda. Sedangkan determinan pendorong kesejahteraan alumni pendidikan vokasi kemaritiman meliputi:pendapatan, pengeluaran, jaminan keuangan, kondisi lingkungan sosial, fasilitas kesehatan yang tersedia, dan fasilitas transportasi. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan masukan bagi perusahaan pelayaran, untuk pendeteksian worklife ballance pada awak guna mendeteksi lebih dini jika terjadi penurunan keseimbangan kehidupan kerja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi landasan dalam merancang kebijakan yang lebih komprehensif untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan kesejahteraan awak kapal.
PENGEMBANGAN MODEL MATEMATIKA LAJU KOROSI ALUMINIUM 5083 PADA KAPAL CEPAT RUDAL 60 METER Fajri, Khoirul; Misni, Hafanza; Triwahyu, Mohammad
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.460

Abstract

Kapal Rudal Cepat 60M (KCR 60M) sering kali menghadapi tantangan korosi yang dapat membahayakan kekuatan dan ketahanan materialnya, khususnya aluminium 5083. Meskipun memiliki ketahanan korosi yang tinggi, aluminium 5083 tetap rentan terhadap korosi galvanik dan korosi lubang di lingkungan laut. Studi ini mengembangkan model matematika berdasarkan persamaan diferensial untuk memprediksi laju korosi aluminium 5083, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti konsentrasi ion korosif, molaritas oksigen, dan laju oksidasi. Analisis stabilitas dilakukan untuk memastikan stabilitas sistem, dan simulasi numerik digunakan untuk memvalidasi prediksi model. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem tersebut stabil di berbagai parameter, dengan model yang memberikan prediksi risiko korosi yang akurat. Penelitian ini berkontribusi pada strategi mitigasi korosi yang lebih efektif dan meningkatkan masa pakai kapal, khususnya dalam aplikasi maritim yang keras.
UNDERSTANDING THE CHALLENGES OF MARITIME ENGLISH TERMINOLOGIES AMONG INDONESIAN CADETS Abimanto, Dhanan; Mahendro, Iwan
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.467

Abstract

This paper provides a comprehensive analysis of the multifaceted challenges Indonesian maritime cadets face in mastering Maritime English (ME) terminologies. It aims to synthesize the linguistic, psychological, and pedagogical barriers contributing to the persistent gap between international proficiency standards and cadet performance, and to evaluate evidence-based interventions. A qualitative literature review was conducted, synthesizing findings from peer-reviewed research published since 2019, with a focus on Indonesian Maritime Education and Training (MET) institutions. The findings reveal a complex, interconnected system of challenges. Cadets' difficulties are rooted in foundational linguistic deficiencies, particularly in vocabulary and pronunciation, which are significantly exacerbated by predictable first-language (L1) interference from Bahasa Indonesia. These struggles fuel a debilitating psychological cycle of communication apprehension and low confidence. This cycle is perpetuated by a pedagogical ecosystem often characterized by a "curriculum-reality chasm," outdated teaching methods, and a lack of qualified instructors. Conversely, the review identifies significant positive outcomes from implementing Task-Based Language Teaching (TBLT) and high-fidelity simulator-based training, which effectively bridge the gap between classroom theory and professional practice. This study contributes a holistic framework that connects these disparate challenges into a coherent system, providing actionable recommendations for key stakeholders. The paper's novelty lies in its synthesis of recent, context-specific research to inform a targeted strategy for closing the ME proficiency gap, ultimately enhancing the safety and global competitiveness of Indonesian seafarers.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PERANCANGAN KAPAL AMBULANCE BOAT UNTUK FASILITAS KESEHATAN PULAU TERLUAR DI KABUPATEN DONGGALA, SULAWESI TENGAH Maulana, Mochamad Aldi; Basuki, Minto
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.382

Abstract

Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah adalah kabupaten terluas ke-7 dan populasi terpadat ke 4 di Sulawesi Tengah. Kabupaten Donggala memiliki beberapa pulau yang berpenghuni maupun tak berpenghuni, yang berpenghuni meliputi Pulau Maputi, Pulau Pangalasiang dan Pulau Toguan. Maka diperlukan alat transportasi (ambulance boat) yang diperlukan untuk memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat yang berada di pulau - pulau tersebut. Dalam analisis teknis dan ekonomis ambulance boat ini akan menghasilkan desain kapal berbahan dasar fiberglass. Menggunakan analisis kondisi perairan dan owner requirement sebagai pedoman dalam menentukan dimensi kapal, yang dianalisis menggunakan pendekatan metode regresi linear. Pada tahap analisis desain rencana umum kapal menurut KEPMENKES No. 143 Th. 2021 dan pendekatan dimensi antropometri masyarakat Indonesia, analisa hambatan menggunakan software maxsurf resistance dan perhitungan dan rencana kontruksi kapal fiber menggunakan regulasi BKI FRP 2016, analisa kondisi stabilitas menggunakan software maxsurf stability. Rancangan anggaran biaya produksi kapal menggunakan pendekatan bill of quantity. Analisis teknis dan ekonomis digunakan sebagai refrensi untuk pengadaan sarana transportasi kesehatan diperairan Kabupatan Donggala atau perairan sejenis yang ada di Indonesia.
ANALISIA REABILITAS (KEKUATAN DAN KEMUDAHAN) PADA SUBTITUSI “END CAP” DENGAN MENGGUNAKAN “END PLATE” PADA SPOOL UNTUK PENGETESAN PRE COMMISIONING – HYDRO TEST Pasaribu, Ardiansyah
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.436

Abstract

In the piping fabrication process and to meet the client’s requirements and specifications, hydrotest testing is needed to test the strength of the welding/connection process and test for leaks in the product or production output. Each testing stage definitely has obstacles, one of the obstacles that occurs ih Hydrotest work is the unavailability on the market of the material needed for the Pre Commissioning Test-Hydro Test, namely End Cap, to overcome this obstacle the engineering team recommends a substitute solution for “End Cap” by using “End Plate”. The research carried out will identify the suitability of the analyzes mentioned above. The research method is experimental with quantitative methods. The results of the research show that the substitution of using an End Plate for an End Cap is considered to have sufficient strength value in terms of strength, shows that the substitution of using an End Plate for an End Cap is stated to have a greater convenience value than using an End Cap in terms of ease of obtaining material, shows that the substitution of using an End Plate for an End Cap is stated to have a greated to have a greater convenience value than using an End Cap in terms of ease of installation/fit up and is stated to have a smaller convenience value than using an End Cap in terms of ease in the welding/welding process.
EVALUASI KESELAMATAN KERJA DALAM PEKERJAAN BLOK FABRIKASI DI PT KARIMUN SEMBAWANG SHIPYARD DENGAN METODE PENDEKATAN HIRARC Kurniawan, Doni
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.437

Abstract

The number of work accidents in Indonesia continues to increase. Based on BPJS Employment data, the number of cases in 2019 was recorded at 182,835 cases. Furthermore, the number consistently increased, 221,740 in 2020 and 234,370 in 2021. Then in 2022, the number increased again to 297,725. The purpose of this research is to determine the implementation of identifying hazards in block fabrication work at PT. Karimun Sembawang Shipyard using the HIRARC method. The sample of this research was 68 people. Primary data was collected by means of field observation, distributing questionnaires, and documentation. Pay more attention to manual cutting when making blocks, there are several workers who cut close to oxygen hoses and LPG/Acetyline hoses, which causes the hoses to catch fire and can later cause a fire when making ship blocks.
PENGARUH SISTEM VESSEL TRAFFIC SERVICES (VTS) TERHADAP STASIUN RADIO PANTAI (SROP) DALAM PELAYANAN TELEKOMUNIKASI KEDATANGAN KAPAL DI WILAYAH PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Naila Andin Tazkiya Gian Nafisah; Sianturi, Intan; Ratnaningsih, Dyah; Dahri, Muh
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.438

Abstract

Vessel Traffic Services (VTS) is an expansion of the Coast Radio Station (SROP) function in the field of shipping telecommunications in the Navigation District. However, its presence makes the function of the Coast Radio Station (SROP) limited. This was observed by the author when carrying out land practices which were then researched in this scientific work. The purpose of this study is to identify whether the Vessel Traffic Services (VTS) function can affect the Shore Radio Station (SROP). There are 30 Vessel Traffic Services (VTS) installation operators and the Surabaya Coastal Radio Station (SROP) as population, sample and respondents. This study uses a quantitative approach to data collection methods in the form of observation field data, interviews, and questionnaires with simple regression analysis data analysis techniques. The results of the test show a significant effect because tcount> ttable or 4.1806 < 2.048 which indicates the alternative hypothesis (H1) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected. The direction of the positive t value corresponds to the calculated correlation coefficient (r ≈ 0.6199), indicating that the correlation is positive.
PERANCANGAN APLIKASI FISH SEEKER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Zulva Azizah, Naila; Putri Bachri, Naisya; Yustia Zahra, Karin; Bintang Arkanaufal, Muhammad
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.440

Abstract

The development of digital application-based learning media is becoming increasingly important in supporting the teaching and learning process, especially in Vocational High Schools (SMK) that emphasize practical and contextual competencies. This study aims to design the Fish Seeker application as an interactive learning medium in the field of freshwater fisheries (Agribusiness of Freshwater Fisheries – APAT) at SMK. The development model used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). In the Analysis stage, the needs of students and teachers for interesting and relevant learning media were identified. The analysis revealed a demand for media that could display various species of freshwater fish along with their scientific names and provide interactive learning experiences. During the Design stage, core features such as a freshwater fish gallery, digital learning modules, quizzes on fish species and scientific names, and a completion screen after each quiz were developed. The application was built in the Development stage using Java and XML for Android. Implementation involved testing the application with students and a brief training session for teachers. Evaluation was conducted formatively and summatively, showing that the Fish Seeker application enhances student interest and contextual understanding. The application is therefore considered suitable as a digital learning alternative in SMK. Future improvements could include AI integration for automatic fish identification and learning outcome tracking.
ANALISIS PM. NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA INDUK PELABUHAN TANJUNG EMAS UNTUK PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PELABUHAN Nur Irawan, Muhammad Feri; Muhammad Dahri; Henna Nurdiansari; Otri Wani Sihaloho
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 26 No. 1 (2025): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v26i1.444

Abstract

Pelabuhan Tanjung Emas merupakan salah satu pelabuhan strategis di wilayah Jawa Tengah yang memiliki peran penting dalam mendukung sistem logistik nasional. Untuk mengarahkan pengembangannya secara terencana, Pemerintah Indonesia telah menetapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2013 tentang Rencana Induk Pelabuhan Tanjung Emas. Namun dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai kendala yang mempengaruhi pencapaian target pembangunan infrastruktur pelabuhan seperti yang telah dirancang dalam rencana induk pelabuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis gap, didukung dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan rencana induk pelabuhan telah dilakukan namun belum sepenuhnya sesuai dengan tahapan yang direncanakan terutama pada tahap jangka pendek antara lain reklamasi lahan dan pembangunan breakwater sisi barat pelabuhan yang berdampak pada keterlambatan pelaksanaan tahapan jangka menengah dan jangka panjang. Berdasarkan hasil gap analysis, ditemukan bahwa terdapat deviasi signifikan pada Dermaga Pelabuhan Dalam I dan II. Dermaga Pelabuhan Dalam I mengalami deviasi panjang sebesar -231 meter dari perencanaan 517 meter menjadi aktual 288 meter. Sementara Dermaga Pelabuhan Dalam II mengalami deviasi sebesar -604,5 meter dari 834 meter menjadi 230 meter. Kendala utama yang teridentifikasi meliputi aspek teknis (perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan), administratif (hambatan perizinan dan tumpang tindih kewenangan), keterbatasan anggaran, dampak kondisi lingkungan seperti banjir rob dan penurunan tanah. Selain itu, kurangnya koordinasi antarlembaga yang belum terintegrasi secara strategis. Berdasarkan temuan tersebut, studi ini merekomendasikan perlunya review rencana induk pelabuhan secara berkala, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan merumuskan strategi pengembangan yang adaptif dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Tanjung Emas sebagai simpul logistik nasional.